NovelToon NovelToon
365 Days Wedding

365 Days Wedding

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:415.4k
Nilai: 5
Nama Author: Haasaanaa

Sebelum baca cerita ini, disarankan untuk membaca Menikahi Duda Impoten. Agar paham dengan alur ceritanya 🥰


Radit mengajak Ghea untuk menjalani pernikahan selama satu tahun. Dengan iming-iming akan membiayai Ghea kuliah jenjang kedokteran. Ghea yang memiliki sedikit rasa kepada Radit akhirnya setuju, tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Kisah cinta mereka yang rumit dan penuh dengan rintangan sangat membuat hubungan mereka menjadi kuat dan terkadang juga tidak.

bagaimana dengan kisah mereka? ayo follow, Vote, Komentar dan Like ya😆 Agar novel ini bersinar🥰Sederhana gitu kan buat author bahagia hihi😍







Follow IG:authorhaasaanaa
Visual setiap karya saya, ada disana 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EP 27

Ghea memegang pundak Radit, ia mengecup kening Radit dengan lembut. Hal itu sukses membuat Radit membeku, ia tidak percaya dengan apa yang dilakukan Ghea barusan tadi. 

"Maafkan aku, kita akan menghabiskan malam lagi" Ucap Radit, ia menggendong Ghea dan meletakkan nya secara perlahan diatas kasur. Radit tersenyum kala melihat wajah panik Ghea, apa lagi saat Radit menarik tali untuk menutupi bagian dada nya. "Kak, jangan berlebihan!" Bisik Ghea, ia menatap tajam Radit. 

"Ibu masih mengintip, dan terpaksa aku harus melakukan ini. Pura-pura mendesah lah"

"Ha? Pura-pura? Mana bisa kak, kau gila!"

Radit berdecak, ia juga tidak mengerti dengan ibu nya yang mengintip sampai selama itu. Radit membuka tali lingerie itu, hingga terlihatlah bukit kembar Ghea. Terlihat sangat sintal dan indah dimata Radit, "kak, aku malu" Ucap Ghea, bagaimana tidak? Radit menatap bukit nya terus menerus. 

Radit tersenyum kecil, ia merema* boba itu dengan perlahan-lahan, dan suara itu akhirnya keluar dari bibir Ghea. Ia merasa benar-benar gila kali ini, baru ini Ghea merasakan sentuhan seperti ini. 

Radit mengintip pintu yang sudah terkunci rapat kembali, ia melepas remasan nya. "Maaf, aku harus melakukan itu agar ibu yakin. Sekali lagi maaf" Ucap Radit, ia menutup bagian atas Ghea dengan selimut. 

Ghea memerhatikan Radit yang segera bangkit dan menghela napas panjang. Ghea seperti sakit hati dengan itu, padahal mereka juga suami istri. Radit tidak perlu merasa bersalah seperti itu menyentuh nya, "lain kali jangan pakai pakaian seperti itu lagi, aku takut tidak bisa mengendalikan diri lagi" Ucap Radit, ia menatap kearah Ghea yang menunduk. 

Ghea menangis dalam diam, ia seperti kehilangan harga diri dimata Radit. "Ghea.." Panggil Radit, ia melihat tubuh Ghea yang bergetar seperti menahan tangis. "Kau menangis? Apa kau tersinggung dengan yang ku lakukan?" Tanya Radit, ia naik keatas kasur dan langsung memeluk Ghea erat. 

Ghea menangis dalam dekapan Radit, ia benci dengan kenyataan hanya dirinya yang menganggap nyata hubungan ini, dan ia benci dengan rasa nya yang semakin besar kepada Radit. "Maafkan aku, lain kali aku akan mengatakan pada ibu untuk tidak menginap disini. Aku janji" Ucap Radit, ia mengambil kesimpulan sendiri. 

Ghea terus menangis hingga tertidur didalam dekapan Radit, bahkan mata nya sampai bengkak karna menangis terus menerus. Jika Radit bertanya dan mengatakan maaf, maka tangis Ghea akan kembali pecah dan terus merengek lagi. Radit merasa aneh dengan itu, tapi ia tidak menyalahkan Ghea.

~

Silau matahari mengganggu tidur Ghea, ia membuka mata nya yang masih sangat mengantuk. Ghea merasa ada tangan yang melingkar di pinggang nya, dan dari pantulan kaca Ghea dapat melihat Radit yang tertidur dengan memeluk nya. Tubuh Radit yang besar membuat Ghea benar-benar bag boneka didalam pelukan nya. 

Ghea melepaskan kaitan tangan Radit secara perlahan, ia tidak ingin pria itu terbangun dari tidur nya. Ghea merasa malu dan belum siap untuk menatap wajah Radit, mengingat tangis nya kemarin malam. Ghea malu sekali kala mengingat itu, ia segera bersiap-siap untuk ke Kampus sebelum Radit terbangun. 

Ghea pergi ke Kampus tidak bersama dengan Lovie, ia pergi terlalu cepat bahkan sampai melewatkan sarapan nya. Karna perut nya juga sudah sangat lapar, Ghea makan di kantin Kampus seorang diri. 

"Ghea!" Sapa Aksa, ia tidak menyangka bisa bertemu dengan Ghea lagi di kantin sepagi ini. 

"Loh Aksa, tumben pagi banget sudah datang?"tanya Ghea, pria itu sudah duduk tepat dihadapan nya. " Aku mengumpulkan tugas ku, jadi aku terpaksa datang secepat ini"jelas nya, Ghea mengangguk sambil menyantap nasi goreng pesanan nya. 

"Kenapa kau datang ke kampus?" Tanya Aksa, Ghea menatap kearah Aksa yang menanyakan hal aneh pada nya. "Bukannya kelas mu ada nya besok?" Tanya Aksa lagi, seketika Ghea tersedak. 

Aksa langsung memberikan minum kepada nya, dan Ghea langsung meminumnya hingga kandas. "Aku lupa.." Lirih nya, Aksa seketika tertawa. Ia tidak menyangka Ghea sepikun itu, "benar-benar lucu" Ucap Aksa. 

Ghea tertawa kecil, ia jadi bingung harus apa sekarang. Ia sedang menghindari Radit, dan tidak mungkin kembali ke rumah ibu mertua nya. "Kau sibuk, Aksa?"tanya nya kepada Aksa yang sedari tadi memerhatikan nya makan. 

" Sebenarnya tidak, tapi aku harus memberi sesuatu kepada Keyna. Itu semua atas perintah dari kak Danu"jawab nya, kebetulan Ita tadi mengirim pesan pada nya. Mengatakan jika hari ini sang ibu berkunjung ke Mansion Utama, dengan senyum lebar nya Ghea menatap kearah Aksa. "Aku ikut ya Aksa, kebetulan aku juga mau kesana"

"Ayo, malah bagus sama kamu."

Aksa dan Ghea menuju Mansion utama, kebetulan Aksa menaiki mobil tadi. Akan kasihan jika Ghea terkena angin pagi, "Ghea, kau sudah ingin menikah belum?" Tanya Aksa sembari fokus dengan jalanan nya. Ghea menatap ke arah Aksa, "seperti nya sudah, kenapa nanya gitu?" Tanya Ghea balik. 

Aksa tersenyum kecil dan Ghea dapat melihat nya dengan baik, "tidak ada, aku hanya bertanya saja" Jawab nya. Ghea berdecak karna ia yakin bukan itulah alasan sebenarnya Aksa bertanya. 

Tak terasa mereka sudah sampai di kediaman keluarga Pradipta, Aksa membawa kotak kecil yang Ghea tidak tahu isi nya apa. "Selamat pagi kak" Sapa Aksa kepada Ezra yang sedang menikmati Secangkir kopi nya bersama dengan Keyna yang terus berlari menyambut Ghea. 

"Loh Aksa, kok pagi-pagi udah disini?" Tanya Ezra, karna Aksa sangat jarang berkunjung. Lain dengan Danu yang selalu datang tanpa di undang, dan pulang juga dengan diusir Radit. 

"Aku mau memberi pesanan kak Danu, ia menyuruh ku untuk memberikan ini kepada Keyna" Ucap nya, Ezra menerima kotak kecil itu. "Dasar Danu!" Umpat Ezra, andai Danu ada disini sudah habis riwayat hidup pria itu. 

Keyna tersenyum tipis melihat Ezra yang kesal, "katakan pada Kak Danu, aku sangat suka dengan hadiah dari nya" Ucap Keyna, Aksa mengangguk paham. "Kau beneran suka, sayang?" Tanya Ezra penuh curiga. 

Aksa dan Ghea hanya diam memerhatikan pasutri itu, "iya, lagian niat kak Danu itu baik. Hargai orang, jangan sombong begitu" Hardik nya kepada sang suami yang terlihat marah. Karna omelan Keyna akhirnya Ezra hanya diam menerima kotak hadiah itu. Isi nya kalung yang sangat indah, sejujurnya Ezra menyembunyikan semua titipan Danu kepada sang istrinya. Pria itu selalu memberi hadiah kepada istri nya setiap bulan, dan Ezra selalu membuang nya atau bahkan memberi nya kepada karyawan kantor nya. 

Ghea dan Aksa disuruh duduk oleh Keyna, mereka disajikan minum teh dan berbagai cemilan oleh Pak Mus, "kau tidak bekerja?" Tanya Keyna kepada Ezra, seketika Ghea baru ingat. Jika Radit akan selalu menyusul Ezra sebelum pergi ke Kantor, "astaga.. Kau bodoh Ghea!" Gumam Ghea didalam hati. Padahal ia sengaja bersembunyi dari Pria itu, eh malah akan bertemu disini. 

1
Shifa Burhan
poin2 masalah dalam novel kalian adalah pemikiran2 egois wanita
*wanita yang menyukai radit akan kalian cap wanita jahat dan murahan yang cintanya menjijikan dan kalian perlakukan sangat kasar
*lelaki yang menyukai Ghea kalian cap lelaki baik2 dan cinta nya tulus dan kalian perlakukan sangat2 lembut

*suami interaksi suami dengan wanita lain kalian anggap kesalahan fatal
tapi semua interaksi istri dengan lelaki lain kalian bela dan benarkan, malah kalian memutar balik fakta jadi suami yang balik salah

*istri cemburu maka suami yang salah karena tidak peka dan bisa menjaga perasaan istri
tapi ketika suami cemburu maka suami juga yang salah karena cemburu buta dan tidak bisa percaya istri

*asas kepercayaan hanya kalian perlakuan jika istri melakukan kesalahan tapi saat suami melakukan kesalahan asas kepercayaan yang kalian bangga2kan hilang entah kemana

dengan pemikiran2 egois kayak gini kalian bangga dengan novel kalian, miris
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Liie
ghea mode singa🤣
Liie
🤣🤣🤣
Atiah arini
luar biasa good
Ema bjm
/Facepalm/
Lina aja
lanjut n semangat
Lina aja
y ampun terbayang kan badan kekar tapi pas ngomong mendayu.....walah
Lina aja
ye Radit m ada"j sakit juga
Lina aja
😭😭😭😭🥺🥺🥺🥺
Lina aja
kasian banget Ghea....andai tau yg menimpa Radit
Lina aja
kasian banget ni m Azka....moga ada jodoh terbaik untuk mu
Lina aja
ahk kebiasaan buruk Ghea itu g pernah tanya dulu.....negatif tinkking
Lina aja
parah banget ini pakmil.....ko bisa y thor ikut ngidam gtu
Lina aja
kebawa hamil y gampang tantrum.....ahk suami idaman
Lina aja
y ampun kasian kan Bu Clara yg denger peperangan antara mereka.....hadeuh
Lina aja
hadeuh bumil masih j cemburuan
Lina aja
ulat bulu nya harus di habisi itu
Lina aja
wah klw Danu n lovie jadian.....Radit jadi ipar Danu donk
Lina aja
pasti Mayra ingin mengganggu rumah tangga mereka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!