NovelToon NovelToon
CIO Pelindung Gadis Rese

CIO Pelindung Gadis Rese

Status: tamat
Genre:Ketos / Tamat
Popularitas:366.6k
Nilai: 5
Nama Author: adi kharisma

zendra al fatih tak bisa mengejar wanita yang sudah mengikat tangan dan kaki nya, wanita itu dengan tertawa riang sambil bernyanyi asal keluar dari apartemen suami nya.
zen mendengus kesal, kini dia merogoh handphone nya menghubungi bara, kakak ipar nya sendiri.

"dimana kau"?. ketus zen pada bara.

"ada apa? ini masih pagi hari kau mengganggu tidurku", kesal bara pada adik ipar nya.

"cepat ke apartemen, adikmu berulah aku tak bisa turun dari ranjang!, kesal zen meneriaki kakak ipar nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adi kharisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27

aulia membuka mata nya, dia tak melihat suami nya.

aulia teringat kejadian semalam, bahkan tubuh nya masih memakai handuk saat ini, aulia turun dalam perasaan cemas.

dia merasa ngilu di bagian bawah nya, tapi karena rasa cemas aulia memaksakan berjalan keluar kamar mencari keberadaan suami nya.

"kenapa keluar kamar"?, tanya zen yang juga akan masuk ke dalam kamar.

"aku takut kamu kabur", jawab aulia dengan wajah cemberut.

zen tersenyum, menatap gemas istri nya lalu menggendong menuju meja makan dan mendudukan tubuh istri nya di pangkuan nya.

"kamu masak"?, tanya aulia dengan wajah ceria melihat masakan suami nya.

"ia masak, masa kabur", canda zen membuat aulia cemberut.

zen mengambil makanan dan mereka makan bersama dengan zen menyuapi istri nya.

selesai makan zen membawa istri nya kamar mandi dan memandikan istri nya, aulia merasa malu tapi dia hanya diam dengan hati berbunga bunga.

"ga usah di tutup, aku ga akan macam macam", ucap zen karena berkali kali aulia menutup bagian bawah dan atas sama telapak tangan nya.

"tapi di novel kalau mandi bareng suami suka minta lagi tau", ucap aulia memberitahukan suami nya.

"kita akan ke ibu kota hari ini, aku ga ingin kamu lelah di perjalanan", ucap zen masih menggosok tubuh istri nya.

aulia tersenyum lega, lalu mengecup bibir suami nya dan tersenyum menggoda.

"makasih sayang", ucap aulia tulus.

zen yang sebenar nya sedari tadi menahan hasrat tak tahan dengan perlakuan istri nya.

satu jam kemudian aulia menggerutu kesal pada suami nya.

"dasar pembohong", gerutu aulia kesal yang sedang di pakaikan baju oleh suami nya.

zen hanya diam, sejak di kamar mandi istri nya menggerutu, dia tetap memakaikan baju istri nya dan mengeringkan rambut istri nya.

aulia hendak di gendong zen, namun istri nya itu menolak, aulia berjalan perlahan menuju keluar kamar.

zen membawa dua koper milik nya dan istri nya keluar apartemen dan berjalan menuju lip.

"laki laki sama saja ga ada yang bisa di percaya", kesal aulia masih menggerutu.

"apa maksud kamu"?, tanya zen akhir nya terpancing.

"enggak", ketus aulia berjalan mendahului suami nya.

"kamu dekat dengan laki laki lain? kenapa kamu bilang semua laki laki hah"?, kesal zen yang sudah cemburu buta.

aulia tersenyum kecil tanpa di sadari suami nya, dia sengaja mengatakan itu memancing reaksi suami nya dan berhasil.

"kamu mau menuduhku"?, tanya aulia berbalik menatap tajam suami nya.

zen gelagapan dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

"ya kamu kenapa bilang gitu", kesal zen tapi juga dia bingung sendiri.

aulia tersenyum dan mendongak lalu mengecup bibir suami nya sambil berjingjit.

"kamu jangan cemburu buta, aku cuma milik kamu", ucap aulia tersenyum menggoda.

zen gemas sendiri dengan tingkah aneh istri nya itu.

kedua nya masuk ke dalam lip.

"kenapa ke atas"?, tanya aulia heran.

"ayah mertua mu yang meminta", ucap zen santai.

aulia hanya diam dia belum mengerti maksud ucapan suami nya.

kini aulia tau yang di maksud suami nya, anak buah zen mengambil dua koper tersebut dan membawa naik ke dalam helikopter.

zen menggendong istri nya naik ke dalam helikopter.

Mesin helikopter mulai hidup, perlahan terbang membuat aulia kaget.

ini kali pertama bagi aulia, dia memeluk pundak suami nya yang nampak santai karena sudah terbiasa.

sekitar empat puluh menit penerbangan akhir nya helikopter turun tepat di rumah utama pranaja corp.

kedua nya di sambut sang presdir al pranaja dan juga nyonya kharisma.

"naura dimana bu"?, tanya aulia pada ibu mertua nya.

"dia kuliah", jawab ibu sambil memeluk menantu nya.

"kamu ikut ke kantor", perintah al pada putra nya.

"aku baru sampai", tolak zen kesal pada ayah nya.

"cepat", perintah al tak ingin di bantah.

zen menggerutu tapi dia menuruti perintah ayah nya, zen mengecup kedua pipi wanita berbeda usia itu.

saat melihat ayah nya mengecup kening ibu mertua nya aulia malu sendiri, berbeda dengan zen yang malah terlihat kesal.

"sudah tua juga", gerutu zen masih terdengar ketiga nya.

al menyodorkan tangan nya, dengan cepat aulia mencium telapak tangan mertua dingin nya.

al menarik telinga putra nya membawa masuk ke dalam mobil.

aulia dan kharisma terkekeh lalu masuk ke dalam rumah.

"aya sudah bangkrut"?, ejek zen karena dia harus mengemudikan kendaraan nya tanpa sopir.

al hanya diam duduk di samping kemudi.

dalam perjalanan di jalan cukup padat karena jam masuk kantor akan segera tiba.

"kau sudah besar dan dewasa zen, jaga keluarga dan perusahaan kita dengan baik", ucap al pelan namun seperti ada ke khawatiran.

"ayah ngomomg apa sih, kepala keluarga tetap ayah, zen tetap putra ayah", jawab zen menatap lurus ke depan.

"umur ga ada yang tau zen", jawab al serius.

"ayah masih sehat dan bugar", jawab zen tak terima perkataan ayah nya.

"zen ga akan terima kalau ayah sama seperti umi", lanjut zen tak ingin ayah nya sama seperti nenek nya meninggal kan nya tinggal di kampung.

al hanya tersenyum kecil menatap putra nya yang sudah dewasa.

"bukan nya kamu yang selalu meninggalkan ayah dan ibu", sindir al pada putra nya.

mata zen berkaca kaca, dulu dia memang selalu jauh dengan ibu ayah bahkan adik nya, namun entah kenapa saat baru saja dia akan memulai bekerja secara resmi di kantor, zen malah takut kehilangan keluarga nya.

"sudah kau setir yang fokus, sebentar lagi kita sampai", lanjut al menepuk pundak putra nya.

mobil masuk ke halaman kantor dan berhenti di depan loby utama kantor pranaja corp.

semua orang menyambut kedatangan presdir mereka, dan di kejutkan dengan sosok laki laki muda yang sangat mirip seperti presdir versi muda.

al dan zen berjalan masuk ke dalam loby utama, lalu masuk ke dalam lip khusus petinggi, zen sama seperti ayah nya yaitu berwajah dingin.

"apa itu tuan muda zen"?, tanya penjaga yang sudah lama bekerja sejak zen masih sering bolak balik ke kantor ini.

"entah lah tapi kenapa tuan muda jadi dingin seperti tuan besar", jawab yang lain nya heran.

zen sering datang ke kantor ini sampai usia sebelas tahun, itu arti nya zen empat belas tahun tak pernah datang ke kantor ini membuat semua nya tak mengenal zen.

hanya jey rey dan alex serta para istri dan putra putri nya mengenal zen, sebab ketiga keluarga itu sering datang ke rumah utama pranaja.

jey rey dan alex merupakan orang kepercayaan presdir al, jey dan rey orang kepercayaan di kantor sementara alex lebih sering mengurus urusan al di luar kantor.

1
Siska Damayanti
ish manis nya😍
Siska Damayanti
bukan nya di bab awal aulia bawa motor gede milik zen?
Siska Damayanti
suka cerita nya ringan tapi seru
Ref Nita Pilii
Luar biasa
Ida Miswanti
kalo tak takut istri bisa berkurang jatah di kamar lalu di suruh tidur di luar😛🤣🤣🤣
Maminya Hendra
🤣🤣🤣presdir kok takut sama istri
Aston Renaldo
Buruk
Aston Renaldo
luar biasa
Enok Wahyu.S GM Surabaya
ye yg salah Aulia....
terlalu bar bar sich
abid aqila: begitulah kaum hawa 🤣
total 1 replies
Eriyanti Eriyanti
siapa penulis cerita ini
abid aqila: penulis cerita nya jelek ya kakak 😁 mohon maaf masi tahan belajar 🤗
total 2 replies
Rani Jan
mni lebayyy
Nania Nia
Luar biasa
abid aqila: terimakasih suport nya kakak 🤗
total 1 replies
Rani Jan
lebay si aulya/Gosh/
abid aqila: asli, mimin jg gemes 😁
total 1 replies
Rani Jan
jgn jutex donk ma suami
abid aqila: nanti juga bucin pada waktu nya kak 😁
total 1 replies
abid aqila
masi polos, nanti juga enggak kak 🤣
Rani Jan
maka nya CPT duriannya di belah,nnti di duluin c Reza br nyaho lo
abid aqila: nanen sawah kak, bukan belah durian 😂🤣
total 1 replies
Rani Jan
dsr oon mau aja di ajak ke club
Putry Anasthasya Kinasih
dah q baca thor di bab 6 dokter laura
Putry Anasthasya Kinasih
kenan itu kan org tuax rio yg dendam sm zen
Putry Anasthasya Kinasih: owh gtu ea yowes pokoke nyimak trus smpe the end happy ending
total 2 replies
Putry Anasthasya Kinasih
ea beruntung bagi u aulia v bagi zen musibah, sbb punya istri manjax ga ktulungan sbntr" mewek sbntr" mewek ngadu ke mertua mntang" mertuax manjain ga tw diri. smpe suamix berxx disiksa ayahx istri macam apa bukan membela n mndukung suami v sllu mnyiksa suami. n kburukan suami sllu diadui kmrtua bukan ditutupin. bnr" ga respect sm tokoh aulia trlalu lebay termehek" ga tw diri dr kasta rendah diangkat derajadx jd ratu v otakx error mwx menang sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!