NovelToon NovelToon
After 5 Years Apart

After 5 Years Apart

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah
Popularitas:226.6k
Nilai: 5
Nama Author: Virzha

Dipertemukan dengan cinta pertamanya yang terpisah 5 tahun lalu, membuat rasa sesal timbul di hati Rexha.

Siswi paling berandal di sekolahnya ini, tidak menyangka kalau ia akan bertemu kembali dengan sang mantan yang telah kembali dari luar negeri.

Ingatan akan kepergian Andra saat ia sedang hamil, kembali muncul. Akankah Rexha memberitahu Andra kalau mereka memiliki seorang anak di masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A5YA 26. Apakah Sesakit Itu?

Rexha membawa Dara pulang dengan air mata yang tidak henti mengalir, ia sudah mencoba menahannya, tapi sakit hatinya juga tidak bisa diabaikan. Padahal baru saja tadi siang ia merasa sangat bahagia karena Andra melamarnya, membayangkan membangun pernikahan yang indah.

Namun, dalam sekejap saja rasa bahagia itu musnah tanpa sisa. Lagi-lagi ia yang salah karena terlalu berharap sampai lupa jika dulu ia pernah bertemu Andra dengan seorang wanita. Bagaimana ia bisa berpikir jika selama lima tahun Anda tidak pernah punya wanita lain yang mengisi hari-hari pria itu selama ia tidak ada.

'Ya, memang sejak dulu dirinya lah yang bodoh.'

"Dara masuk kamar langsung tidur, besok kita akan pergi," titah Rexha pada putrinya.

"Pergi ke mana ibu? Kenapa ibu menangis? Kita tidak jadi bertemu nenek?" Dara bertanya dengan wajahnya yang ingin tahu.

"Ibu tidak apa-apa. Kita ketemu nenek kapan-kapan aja. Dara masuk ya," ucap Rexha dengan senyuman tapi matanya sudah basah karena air mata.

"Tapi ibu, kenapa Ayah tidak ikut pulang? Nenek nggak suka ya sama kita?" Dara adalah anak yang cerdas, ia tidak mudah dibohongi dan bisa membaca situasi yang terjadi disekitarnya.

"Dara, ibu bilang cepat masuk kamar," sergah Rexha mulai tidak bisa mengontrol nada bicaranya sendiri, rasa sakit yang luar biasa membuat seluruh tubuhnya bergetar dan ingin sekali marah.

"Tapi ibu-"

"Ibu bilang masuk sekarang!" bentak Rexha sudah tidak bisa menahan suaranya, ia benar-benar sangat kacau sekali hari ini.

"Ibu ...." Dara menangis terisak akibat bentakan ibunya.

"Sayang, maafkan ibu, maafkan ibu." Rexha baru tersadar dengan apa yang dilakukannya, ia langsung memeluk tubuh Dara kecil yang bergetar karena tangis, anak itu pasti sangat kaget mendengar suara ibunya yang sangat keras.

"Rexha, kenapa dengan Dara?"

Rexha yang semula memeluk putrinya tersentak saat mendengar suara berat pria yang paling tidak ingin ia dengar. Ia langsung menoleh dengan tatapan matanya yang tajam.

"Ayah," ucap Dara memandang Ayahnya.

"Dara kenapa menangis?" Andra segera mendekat, tapi dengan cepat Rexha menyembunyikan anak itu di belakangnya.

"Dara masuk ke kamar sekarang, ibu ingin berbicara dengan pria ini," ujar Rexha menahan segala emosinya saat melihat wajah Andra.

Dara sebenarnya tidak ingin pergi, tapi karena tidak ingin dibentak ibunya lagi, gadis kecil itu segera berlari ke kamarnya. Kini hanya tersisa Andra dan juga Rexha yang saling bertatapan.

"Rexha, aku bisa-"

"Kemasi barang-barangmu sekarang. Aku tidak sudi menampung calon suami orang di rumahku." Rexha tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Andra, ia segera mengambil barang-barang Andra lalu memasukkannya ke dalam koper pria itu.

"Rexha, kamu salah paham. Aku nggak mungkin nikahin wanita lain selain kamu. Semua ini benar-benar bukan keinginan aku, Rexha," ujar Andra menahan tangan Rexha, ia mencoba menjelaskan dengan sabar agar tidak menjadi blunder.

"Berhentilah membohongiku Andra! Sudah cukup kamu mempermainkan perasaanku. Kamu pikir aku wanita bodoh ha? Kalau kamu memang tidak akan menikah dengan wanita itu, dia tidak akan melakukan persiapan sampai menyebar undangan!" teriak Rexha begitu marah, ia ingin melupakan segala emosi yang menghimpit dadanya hingga terasa sangat sesak.

"Itulah yang aku tidak tahu, selama ini aku selalu ada disini. Mami dan Denada yang sudah mempersiapkan segalanya. Kamu tahu aku Xha, aku tidak mungkin melamarmu jika aku memang akan menikahi wanita lain," ujar Andra lagi.

"Lalu, bagaimana dengan janjimu? Kamu memberikannya janji, makanya dia berharap lebih padamu!" Rexha masih berteriak keras, kali ini sorot matanya penuh luka saat memandang Andra.

Andra terdiam, itulah kesalahannya. Ia tidak bisa menolak dengan tegas saat Denada meminta ia berjanji untuk menikahi putrinya, ia tidak pernah berpikir jika buntut masalah itu akan separah ini dan ia juga tidak menyangka kalau Denada benar-benar akan mempersiapkan pesta pernikahan.

Rexha tersenyum kecut, memang seharusnya ia tidak berharap apapun lagi pada Andra. Ia segera memasukkan baju-baju Andra ke koper lalu membawa koper itu pergi.

"Pergilah, tempatmu bukan di rumah wanita berandalan seperti diriku. Aku bukan wanita impian keluargamu dan wanita yang sepadan denganmu," kata Rexha menghalau air matanya yang terus keluar.

"Rexha, aku tahu aku salah. Tapi aku benar-benar tidak ingin menikah dengan Denada. Aku hanya mencintaimu, apa kamu tidak percaya? Kita bisa pergi Xha, kita bertiga pergi dan membangun keluarga kita sendiri. Aku hanya butuh kalian!" Andra terpancing, ia membentak dan mencengkram kedua lengan Rexha dengan sangat kuat.

"Aku sudah muak Andra! Aku sudah muak dihina-hina terus. Aku tidak butuh kamu dan aku bisa membesarkan putriku sendiri. Aku tidak membutuhkannya Andra!" Rexha justru semakin marah, ia mendorong Andra dengan sangat kasar.

"Tapi Dara itu butuh aku karena aku Ayahnya, dan aku juga berhak atas Dara!" teriak Andra.

"Kamu salah sekali tidak berhak, kamu tidak pernah tahu kapan dia ada, bagaimana aku berjuang melahirkannya Andra! Kamu sama sekali tidak berhak Andra! Kamu hanya laki-laki jahat, aku tidak butuh dirimu, pergilah dari sini!" Rexha semakin tidak mau mengerti dan amarahnya tersulut karena Andra menyebut pria itu berhak atas Dara, ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

"Enggak, aku nggak mau pergi. Aku akan tetap tinggal dimana putriku tinggal," kata Andra tidak perduli Rexha mengusirnya, ia justru ingin masuk kedalam kamar putrinya.

"Andra! Berhentilah bersikap seenaknya saja, kenapa kamu selalu ingin menyiksaku? Aku sudah lelah Andra, tolong jangan membuat hidupku semakin rumit. Aku mohon Andra ...." Rexha sudah tidak sanggup lagi untuk terus berbicara, ia menjatuhkan dirinya ke lantai dan menangis sejadi-jadinya. Sudah cukup luka yang ia rasakan saat ini.

Langkah Andra terhenti, ia memejamkan matanya seraya mengepalkan tangannya sangat kuat.

"Apa sesakit itu, Xha? Aku ingin kita bahagia bersama," kata Andra mulai melembutkan nada bicaranya.

"Kita tidak akan bisa berbahagia jika bersama. Aku hanya butiran debu dimata ibumu, dan selamanya akan selalu seperti itu. Sekuat apapun kamu mencobanya, aku tetaplah kotoran yang harus disingkirkan jauh-jauh dari kehidupanmu ...."

Hati Andra sakit sekali mendengarnya, ia segera mendekati Rexha lalu tanpa aba-aba mencium bibirnya dengan lembut. Ia tidak bisa mengungkap perasaannya, semuanya terlalu menyakitkan dan lagi-lagi ia yang salah karena selalu tidak berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu.

Rexha hanya diam saja saat Andra menciumnya, ia merasakan pria itu juga menangis. Setelah cukup lama, Andra langsung memeluknya sangat erat.

"Ayo pergi Xha, tinggalkan negara ini. Kita hidup bersama putri kita. Aku sangat takut kehilangan kalian ...."

Happy Reading.

TBC.

1
tris tanto
bc 2 bb sicow kurang tegas
Aditya Ivander
sabar mommy rexha😥
Tua Jemima
kampret gk jelas gini certanya
Tuti Hayuningtyas: lanjuuuut teruuuuus thooooooooor
total 1 replies
Sera Sera
owhiw
Sera Sera
oqn
Sarah Harona
Andra lanjut thor ..moga cepat sembuh slm sehat bahagia sellu
Qorie Izraini
kenapa setelah 4 bln andra baru menyadari itu obat utk apa..
kemarin2 kemana aja.
dan mungkin Han adalah orang ny Denada yg mengganti kan posisi Tom
Qorie Izraini
siluman rubaherasa berada di atas angin...
tapi ingat Hukum tabur tuai pasyi. ada
Qorie Izraini
siluman rubaherasa berada di atas angin...
tapi ingat Hukum tabur tuai pasyi. ada
Qorie Izraini
dasar nenek lampir..
dia yg slh kok malah nyalahin orang lain.
pen nypahin nenek lampir kena struck biar tau rasa 😁😁😁
Qorie Izraini
dasarSiluman Rubah...
Thv😍
semoga cepat sembuh thor 🥰 Aku sellau nunggu updatenya Andra sama Rexha dan tetep mau kawal mereka sampai bahagia. harus bahagia ya Thor, hihihih
Ig: @putriaayu_98: terimakasih banyak kak 🥰
total 1 replies
Husnul96
cepat sembuh y kk author... tk tunggu update mu... jgn lama2 y
Ig: @putriaayu_98: siap kak, terima kasih atas doanya 😍
total 1 replies
Naufal Affiq
cepat sehat,biar bisa up lagi
Ig: @putriaayu_98: Terima kasih banyak kak atas doanya 😍 jaga kesehatan juga ya 🥰
total 1 replies
Dwi ratna
Dahlah pda pndah smw dr NT, biar kapok #noveltoon_ambyar
Dwi ratna: mngkin perlu dviralin ka biar yg punya NT gk sakarepe dewek...😆😆😆😆
total 2 replies
Qorie Izraini
Dunia holang2 kaya emang susah di tebak
Sarah Harona
semangat thor di tunggu lanjutanyanya..
Eni Etiningsih
tolong cepet up nya , lamaa sudah aku menunggu..
Eni Etiningsih
aku tunggu lanjutan karya ini othor jangan lama2 up n aku makin penasaran, tapi klo kelamaan nunggu bisa ambyar..
Ig: @putriaayu_98: besok aku usahakan up ya kakak sayang
total 1 replies
Thv😍
keren Andra, gitu dong langsung gas 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!