NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagaimana Jika Dia Berbohong

Setiap kata yang sudah dia rangkai, rencana yang sudah di siapkan, semuanya tidak sesuai dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika kata berpisah, lebih dulu dikalahkan dengan kata mencintai. Eva bukan egois, bukan juga ingin terus berbohong seperti ini. Dia hanya perlu waktu, semuanya tidak mudah. Sebenarnya yang membuatnya berada dalam posisi ini bukan hanya karena kesalahannya, semuanya karena dia membantu Laila. Tapi salahnya, karena menggunakan hati saat bersama Byan.

Televisi besar di depannya menyala, menayangkan sebuah film terbaru. Dan Eva berada di sofa bed dalam pelukan Byan. Pria itu seperti belum mau melepaskan Eva hari ini, sampai hari sudah malam, tapi mereka masih di Apartemen. Menonton film bersama.

Byan meraih tangan Eva, memainkan jemarinya. Melihat jari manis Eva masih kosong, dengan iseng Byan mengukur lingkar jari tangannya dengan jarinya.

"Sayang, nanti ketika menikah kau mau mahar apa dariku?"

Eva terdiam, ini seperti sebuah pertanyaan yang terlalu serius untuk dua orang yang baru saja saling menyatakan cinta. Bahkan Eva sendiri tidak berani berpikir sampai sejauh itu, hanya berpikir tentang sekarang dia bisa bersama Byan saja sudah cukup untuknya. Untuk sekarang dia hanya ingin menikmati waktu bersama ini yang tidak akan lama.

"Kita bicarakan nanti saja Mas, aku masih belum memikirkan tentang itu"

Byan mengangguk, dia mengelus kepala Eva dengan lembut. Mengecup puncak kepalanya beberapa kali. "Kita akan persiapkan pernikahan kita nanti sesuai impianmu"

Eva melirik ke arah jam dinding disana, sudah hampir jam 9 malam. Dia bangun dari pelukan Byan. "Mas, sepertinya aku harus pulang. Sudah malam"

"Bukannya kau ingin bicara denganku? Apa yang mau dibicarakan?" tanya Byan, baru tersadar jika sejak tadi Eva tidak membahas apapun.

Eva terdiam, semua niatnya untuk mengakhiri semua ini benar-benar gagal. Bodohnya, dia juga tidak mau saat bahagia ini berakhir begitu cepat.

"Sebenarnya tidak ada apa-apa, bukan hal yang penting. Sekarang aku harus pulang ya, sudah malam"

"Ah baiklah, ayo aku antar kau pulang"

Meski ingin menolak, tapi pastinya Byan tidak akan membiarkannya pulang sendiri. Dan Eva hanya perlu pasrah saat ini, ketika dia di antar pulang ke rumah Laila. Di hari yang sudah malam, dia juga tidak akan mudah mendapatkan taksi, jadi Eva memilih menghubungi Laila dan bilang saja kalau dia berada di depan rumahnya.

"Apa semuanya baik-baik saja?" tanya Laila yang sudah tidak tenang sejak tadi siang memikirkan Eva dan Byan.

Eva duduk di sisi tempat tidur, menghembuskan napas panjang. Dia menatap Laila dengan lekat, tatapannya penuh beban. "Nona, Mas Byan menyatakan cinta padaku"

Laila mengerjap pelan, awalnya dia cukup tertegun, tapi akhirnya dia tersenyum. "Terus bagaimana? Kamu menerimanya? Bukannya kamu juga mencintainya"

Bahu Eva melemas, bahkan untuk bercerita sangat sulit untuknya. Beberapa kali hanya menghembuskan napas kasar. "Mas Byan memang menyatakan cinta, tapi itu pada Nona Laila. Bukan padaku, kalau dia tahu identitas aku yang sebenarnya, pasti dia akan membenciku. Iyakan?"

Laila terdiam, merasa bersalah karena sudah melibatkan Eva dalam masalah ini. Tapi sekarang sudah tidak ada waktu menyesali semuanya. Laila juga sudah memikirkan banyak cara untuk menghentikan semua ini, tapi memang satu-satunya cara hanya dengan kejujuran.

"Eva, aku benar-benar minta maaf karena sudah melibatkan kamu dalam masalah ini. Tapi sekarang, aku juga bingung harus bagaimana"

Keduanya menghela napas panjang, memang sejak awal rencana mereka hanya membuat Byan membatalkan perjodohan ini, tapi ternyata semuanya tidak sesuai dengan rencana. Ketika hati yang ikut bermain dalam peran, maka semuanya akan kacau karena perasaan ikut serta dalam permainan ini.

"Beri saja aku waktu Nona, aku akan berkata jujur pada Mas Byan secepatnya. Tapi tunggu sebentar lagi"

Laila mengangguk, dia menepuk pelan punggung Eva seperti sedang memberinya semangat baru. "Aku akan berusaha tetap melindungimu, Eva jika nanti akan terjadi sesuatu padamu"

"Terima kasih ya Nona"

*

Pagi di jalani dengan semangat baru untuk Byan. Sejak bangun tidur dia sudah mengirimkan pesan pada kekasihnya.

Selamat pagi Sayang, jangan lupa sarapan ya. Pasti masih tidur ya, hubungi aku kalau sudah bangun ya cinta.

Ini bukan sebuah gombalan atau di buat-buat, pria hangat seperti Byan tentunya akan menjadi pria yang sangat menghargai wanitanya. Ketika dia bisa merasakan jatuh cinta, maka di akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat wanitanya tetap nyaman dan aman bersamanya.

Byan masuk ke ruangan Bara, senyumnya begitu lebar hari ini. "Apa yang ingin kau bicarakan padaku kemarin? Aku tidak sempat datang ke rumahmu, karena kemarin aku ada urusan dengan Laila"

Bara menatap sepupunya dengan lekat, tatapan yang dingin, tajam, dan tidak seperti biasanya. Seolah menyembunyikan sesuatu dari Byan.

"Apa yang kau lakukan dengan Laila kemarin?"

Byan tersenyum, tidak bisa lupa dengan apa yang terjadi semalam. Pernyataan cinta yang akhirnya terungkap juga.

"Aku menyatakan cinta padanya, dan sekarang kami resmi pacaran"

Bara terdiam, tidak bisa membohongi wajahnya yang terkejut. Dia menatap Byan dengan lekat. "Kalian pacaran sekarang? Apa kau benar-benar yakin dengan perempuan itu?"

Byan mengerutkan keningnya, merasa pertanyaan Bara kali ini seperti mengandung kecurigaan yang besar. "Apa maksud ucapanmu itu?"

"Begini, jika suatu saat kau tahu jika wanita yang kau cintai ternyata membohongimu dalam hal besar, apa kau akan menerima?"

Byan mengerutkan keningnya, merasa bingung dengan sikap Bara kali ini. "Ada apa denganmu? Tidak biasanya kau berbicara berandai-andai seperti itu. Memangnya apa yang sedang kau curigai dari Laila? Apa dia memang berbuat kebohongan?"

Bara terdiam, wajahnya terlihat bingung dan penuh beban berat. Entah apa yang sebenarnya sedang dia pikirkan sekarang, namun itu membuat Byan merasa aneh dengan sikap sepupunya.

"Sudahlah, kalau kau memang belum menyukai Laila, aku paham. Tapi nanti kau akan suka dia, karena kau tahu aku belum pernah jatuh cinta, dan dia adalah wanita satu-satunya yang membuatku jatuh cinta. Jadi, kau bisa paham betapa berharganya dia untukku"

Bara terdiam, tidak berkata apapun lagi. Dia membiarkan Byan keluar ruangannya, hanya menatap punggung sepupunya itu dengan helaan napas pelan.

"Itu yang aku takutkan, ketika kau merasa dia sangat berharga. Tapi, dia telah membohongimu, Byan"

Bara membuka berkas di depannya, sudah ingin memberikan ini pada Byan. Tapi ketika mendengar dia baru saja menyatakan cinta dan wajahnya yang berseri bahagia, membuat Bara ragu untuk menunjukan isi berkas ini.

"Aku hanya peduli padamu, Byan. Tapi untuk sekarang aku akan mencari waktu lagi yang lebih tepat untuk memberitahumu tentang ini"

Byan menutup kembali berkas itu dan menyimpannya di paling bawah tumpukan berkas-berkas lainnya.

Bersambung

1
sunaryati jarum
Semoga karyawan yang dipecat ke.depannya tidak membuat masalah
sunaryati jarum
Akhirnya terurai juga masalah mereka,Laila sungguh hatinya baik dan bertanggung jawab apa yang dilakukannya.Semoga orang tua Byan menerima Eva.
sunaryati jarum
Jujur saja tentang perasaan kamu Eva
sunaryati jarum
Baru mampir
Les Tary
semoga org tua Abyan menerima Eva
Sastri Dalila
👍👍👍
Lianty Itha Olivia
enk dan bagus punya kayak abyan
Lianty Itha Olivia
ra ISO ngomong
Les Tary
Bagus Abyan klu ada karyawan yg semena mena pecat aja💪
Milla
Serius thorrr aku g nabung bab loh benaran tiap up aku baca thor malahan aku nunggu2 update tan lo karena penasaran ama kisah nyaa byan dan eva soalnya juga tinggal byan kan yang belum punya pasangan 🥰
Milla
Thor aku g nabung bab kok cius deh suwer begitu ada update tan aku langsung gass poollllll 🤗 🥰 semangat up thorrrr 💪
Mita Paramita
gak Thor sekali update langsung baca . ceritanya seru gini kok🔥🔥🔥
Mita Paramita
lanjut eva😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍🤣
Les Tary
Nah klu jujur jadi lega tinggal jalani dengan baik💪💪
Oma Gavin
siapa disini yg suka nabung bab tolong author nya yg sudah bikin cerita gratis bantu baca
vania larasati
lanjut
Pujiastuti
semoga eva dan byan tetap bisa bersama karena mereka saling mencintai
Pujiastuti
hayooooo lu laila byan marah tu, ayo kasih penjelasan kasihan kalau eva jadi dimarahin sama byan
Les Tary
Semoga Byan mau memaafkan Eva
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!