(AWAS. KHUSUS ***++ ADA BANYAK ADEGAN MEMANCING GAIRAH. JANGAN YA DEK YA) Dia dikhianati pacarnya. Dia berusaha menenangkan diri di kamar sebuah hotel. Tapi dia malah diperkosa oleh Gerson, seorang CEO sombong karena suatu kesalah-pahaman.
Bella hamil dan diusir orang tuanya dari rumah. Dia harus melahirkan dalam kondisi sulit.
Tujuh tahun kemudian, Bella kembali dipertemukan dengan Gerson dan harus bekerja di kantornya Gerson.
Di saat yang sama, Bella melihat wawancara Gerson di Youtube. Dia meminta anak-anaknya untuk menjauh kalau melihat Gerson.
Tapi anak kembarnya yang jenius itu, memilih untuk bertindak sebaliknya. Bukannya menjauh, mereka malah terus menyerang Gerson.
Sejak itu, hidup Gerson tidak lagi tenang karena terus diganggu oleh si kembar jenius.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gregorious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28 Nasib Malang Ibu Cantik
"Begini, aku sudah mendapatkan informasi di mana apartemen baru Ayah kita itu. Jadi, sebelum Ayah kita tinggal di situ, kamu harus pergi ke situ dan memperkenalkan diri kepada tetangga-tetangga di sekitar apartemennya Ayah kita. Kamu perkenalkan dirimu sebagai anak Ayah kita," kata Julius mulai melakukan briefing kepada Julian.
"Lalu?" tanya Julian penasaran.
"Pasti tidak susah bagimu, Julian, karena kamu jago dalam main drama. Iya kan? Kamu harus memberi kesan sebagai seorang anak yang kesepian karena ayahnya selalu berpergian dan selalu bermain dengan cewek-cewek. Dengan demikian, tetangga Ayah kita akan memihakmu."
"Terus, keuntungannya apa?"
"Setelah para tetangga memihak kamu, maka kamu berikan nomor telepon kamu supaya setiap saat tetangga ayah kita itu akan menghubungi kita kalau Ayah kita membawa perempuan lain."
"Jadi, kamu ingin supaya para tetangga merintangi Ayah kita membawa perempuan lain ke apartemennya. Begitu?"
"Iya. Selain itu, ini juga adalah langkah kedua, penjagaan bagiku, kalau alatku kembali ngadat seperti sebelumnya."
"Oke, aku mulai mengerti maksudmu."
"Kamu harus mengambil hati para tetangga itu yang sudah aku periksa file-file mereka. Mereka semua adalah orang-orang yang sudah berkeluarga, orang-orang yang sudah berumur di atas 50 tahunan bahkan ada yang 60 tahunan. Ajak mereka untuk merintangi Ayah kita kalau dia mulai main cewek lagi atau macam-macam lagi."
"Oke. Sekarang aku sudah mengerti. Lalu bagaimana? Apakah aku akan pergi sendiri ke apartemen itu."
"Ya kamu pergi sendiri. Tapi jangan khawatir. Aku akan mengawasimu dari kejauhan. Kamu akan naik taksi online dan pergi sendiri menuju apartemen itu. Mengerti?"
"Lalu bagaimana kalau Bibi Een mencariku?"
"Aku akan bilang kalau kamu sedang main game dan tidak mau diganggu. Kalau dia ingin memberi makan, maka aku akan mengambilkan makanan itu dan aku akan bilang aku yang akan menyuapimu."
"Oke."
"Sekarang kamu bisa pergi. Aku sudah memesankan taksi online dan taksi online itu sudah menunggu di luar. Kamu harus lewat pintu samping karena Bibi Een berada di ruang tamu."
"Lalu gimana dengan ayah kita? Apa kamu akan mengikutinya dengan drone-mu?"
"Dia sedang nginap di rumah temannya. Mungkin aku gak akan ikuti dia dulu. Karena aku lagi fokus mengikutimu sambil memperbaiki sensor drone kecilku yang kemarin sempat bermasalah itu."
"Oke."
**
Di tempat lain, Gerson sudah berada di Panti Asuhan. Dia sengaja datang bersama dengan salah seorang anak buahnya yang bawa mobil van yang berisi barang-barang keperluan untuk Panti Asuhan yang dia yui pada ini
Pemimpin Panti Asuhan yaitu ibu Ayu sudah menyambut Gerson di depan pintu masuk panti asuhan. "Terima kasih, Pak. Terima kasih atas semua sumbangan yang Bapak berikan. Kami tidak bisa membalas, hanya Tuhan yang bisa membalas semuanya."
"Sama-sama, Ibu Ayu. Aku juga ingin mendata kalau-kalau ada yang perlu direnovasi di Panti Asuhan ini, Bu."
"Oh iya. Aku sudah meminta supaya Ibu cantik untuk mendata apa saja yang diperlukan oleh Panti Asuhan ini. Kebetulan latar belakangnya adalah seorang arsitek. Tapi tentu saja semuanya atas persetujuan bapak."
"Ibu cantik? Siapa dia? Perasaan sebelum-sebelumnya, saat aku ke panti asuhan ini, tidak ada yang disebut ibu cantik. Iya kan?"
"Oh iya. Pak Gerson memang belum pernah ketemu dengan ibu cantik ini karena si Ibu cantik ini baru sekitar 3 bulan belakangan ini aktif di Panti Asuhan ini."
"Oh iya. Kayaknya terakhir aku ke sini udah 7 atau bulan yang lalu."
"Itulah."
"Apa ibu cantik ini mengajar di Panti Asuhan ini?"
"Iya. Dia setiap hari Sabtu atau hari libur dia akan menyempatkan waktu untuk datang ke sini mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak di sini. Sebenarnya pada awalnya dia itu datang ke sini guna merayakan ulang tahun anak kembarnya pada sekitar 3 bulan yang lalu."
"Oh. Terus keterusan, ya?"
"Iya. Terus dia tertarik untuk menyumbangkan waktu dan kemampuannya. Dia kesini ya setiap sabtu untuk ngajar dan juga kalau ada acara ketemu dengan donatur kek sekarang."
"Oh."
"Jadi selama 3 bulan ini, setiap kali ada acara, dia akan selalu datang untuk bantu-bantu. Nah hari ini dia sudah berjanji akan ikut membantu. Dia juga berjanji akan membuat daftar apa saja renovasi yang harus dibuat di Panti Asuhan ini."
"Eh, lalu orangnya mana?"
"Orangnya belum datang. Tapi barusan dia telpon, bilang kalau dia sudah di jalan menuju ke arah sini."
"Oke." Gerson sangat penasaran ingin bertemu dengan orang yang disebut ibu cantik oleh ibu Ayu ini.
Ayu nampak menatap Gerson, kemudian berkata, "kasihan sekali sih Ibu cantik itu. Hidupnya menyedihkan," kata Ayu sambil menghela nafas.
"Memang kenapa?"
"Dia pernah bilang kepadaku ... tapi, ini sudah masuk ranah pribadi. Nampaknya aku tidak enak mengatakannya."
"Tapi Ibu Ayu sudah sempat Spil sedikit, karena itu, aku ingin versi lengkapnya. Jangan buat aku penasaran, bu."
"Baik. Tapi berjanjilah kalau bapak tidak akan menceritakan hal ini kepada siapapun bahkan sebaiknya Bapak tidak menyinggung hal ini saat berada di dekat Ibu cantik. Bagaimana, Pak? Bisa kan? Karena aku nggak enak kalau rahasia si Ibu cantik ini yang dia percayakan padaku, sudah aku bilang ke orang lain."
Karena penasarannya, Gerson langsung mengangguk. "Oke. Ceritakan padaku dan aku tidak akan ceritakan soal ini kepada orang lain. Aku akan menjaga kepercayaan ibu dan tidak menceritakan hal ini kepada orang lain dan aku tidak akan menyinggung tentang hal ini di depannya."
"Oke. Kalau begitu, aku mau cerita. Gini, sebenarnya Ibu cantik itu tidak pernah menikah tapi memiliki dua anak."
"Apa pacarnya meninggalkan dia?" tebak Gerson.
"Pacarnya memang meninggalkan dia tapi bukan pacarnya yang menghamilinya?"
"Hah? Lalu bagaimana ceritanya?"
"Ceritanya gini. Dia sudah pacaran dengan pacarnya sejak dia masih duduk di bangku SMA tapi dia tidak pernah berhubungan intim dengan pacarnya hingga dia mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Stanford Amerika."
"Mereka terpisah, dong?"
"Iya. Mereka berdua menjalani hubungan LDR-an, istilah anak muda jaman sekarang."
"Hmmm. I see. Dia pasti sangat pandai sehingga dapat beasiswa di Amerika."
"Iya. Terus waktu dia secara diam-diam pulang ke Jakarta karena ingin membuat kejutan kepada pacarnya, dari bandara dia langsung menuju ke rumah pacarnya dan dia mendapatkan hal yang memilukan. Dia melihat sebuah peristiwa yang menyakiti hatinya."
"Apa yang terjadi?"
"Ternyata pacarnya sedang berhubungan intim dengan teman baiknya sendiri dan ini membuat dia sangat amat sangat terpukul."
"Kasihan Ibu cantik itu."
"Tunggu dulu, Pak. Nasib malangnya masih berlanjut. Sesudah itu... "
"Apa yang terjadi?" tanya Gerson penasaran.
"Karena terus menangis, dia tidak berani pulang ke rumahnya. Maka dia memutuskan untuk tidak pulang ke rumahnya tapi memilih untuk menyewa sebuah kamar hotel."
"Oh."
"Rencananya dia ingin menenangkan diri barang sehari dua hari di hotel, sebelum dia pulang ke rumahnya. Apalagi memang tidak ada yang tahu kalau dia akan pulang ke Jakarta saat itu."
"Lalu?"
"Belum lama dia di kamar hotel, Tiba-tiba seorang pria mabuk masuk ke kamarnya."
"Hah?"
"Iya. Dia malah diperkosa oleh seorang pria mabuk yang memperkosa dia dengan sadis. Padahal dia sudah berteriak-teriak meminta pria itu menghentikan perbuatannya tapi pria itu terus melakukannya."
Gerson mengurutkan keningnya mendengarkan kata-kata dari Ibu Ayu ini.
dia tukang celap celup dan itu menjijikan
kuharap ada tokoh yang lebih baik dari dia buat jadi jodohnya Bella
dari judul cerita ini tuh menceritakan anak kembar yang jenius, jadi saya harap jodoh nya Bella bukan gersang
kalo aku jadi Bella sih kuludahin aslii
karna ga bakal ada laki laki yang bisa benar benar lepas dari kebiasaan nya apalagi ini soal kenikmatan duniawi