Semua orang pasti memiliki Cinta Pertama..
Kapan waktunya kita tak dapat menentukannya..
Seperti yang dialami Intan , gadis remaja yang kini baru merasakan cinta pertamanya di sekolah menengah pertama..
Bagas kakak kelas Intan, sosok yang selalu membuat jantung Intan berdebar lebih cepat dari biasanya..
Dari sinilah perjalanan cinta Intan di mulai..
Bagaimana kah, kelanjutan kisah cinta pertamanya? akan kah terbalas? ataukah sebaliknya??..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pelatihan (2) : misi1_Drama
Setelah beristirahat sejenak dan mengemas barang bawaan, mereka menuju aula utama untuk sholat dhuhur dan makan siang.
Setelah itu, mereka duduk melingkar dengan kelompok masing-masing yang beranggotakan 10 orang.
Kebetulan waktu itu di kelompok Intan ada empat anggota perempuan dan enam anggota laki-laki, dengan komposisi 5:5 di kelas 7&8.
Setelah perundingan akhirnya ketua kelompok telah ditetapkan, ia teman sekelas Bagas, Okky kakak kelas yang duduk bersama Ifa.
Pritt ... Pritt
Suara peluit menunjukkan bahwa perwakilan kelompok harus berkumpul kepada pembina untuk menerima instruksi lanjutan.
5 menit kemudian ...
"Kita disuruh ngapain nih sekarang?" tanya Farah, teman sekelas Bagas.
"Nah, gini habis ini kita akan ada penampilan spontanitas" ucap Okky.
"Spontanitas?" tanya Ifa
"Iyaa, spontanitas itu nanti kita akan menyuguhkan sebuah penampilan di panggung depan itu. Dinamakan spontanitas, karna penampilan ini terjadi secara spontan, dimana kita gak banyak memiliki waktu untuk menyiapkan penampilan itu, sehingga banyak kemungkinan kita bakal improvisasi nantinya." ucap Okky menjelaskan, Ifa mendengar bahwa ia harus tampil di depan umum pun menelan salivanya dengan susah payah.
Belum apa-apa nih, aku uda lesu gini.. Intan
"Kita bakal nampilin apa Ky?" tanya Bagas
"Oh ya, tadi itu pilihannya ada drama, musikalisasi puisi, dance, paduan suara, pantun dan pantomim ..." jelas Okky, yang terpotong oleh Amir.
"Kita pilih pantun aja Kak, biar aku bisa membuat gadis-gadis disini histeris" ucap Amir dengan percaya diri, mereka pun menatap Amir geli dan berasa ingin muntah. Mereka pun mengabaikan Amir dan kembali fokus ke Okky.
"Gak bisa. Tadi penampilan juga uda dibagi di masing-masing kelompok dan kita dapet drama" ucap Okky menatap anggotanya.
What? Drama?! Bagaimana ini??.. Intan
Intan sangat terkejut dengan ucapan Okky, dirinya sudah keringat dingin membayangkan untuk acting didepan banyak orang.
"Santai aja, kita kan rame-rame" ucap Bagas berbisik ditelinga Intan, kemudian ia menatap Intan dan tersenyum.
Aku meleleh kak... Intan
"I-iya" ucap Intan sambil tersenyum malu.
"Temanya apa'an Ky" tanya Djaenal
"Bebas, asal masih sopan. Tapi pasti lebih baik kalau kita menyesuaikan dengan kegiatan kita sekarang yaitu mengusung tema pelatihan sebagai pemimpin" ucap Okky menyarankan dan diangguki setuju oleh yang lain.
"Hmm ... Pembagiannya kak?" tanya Intan malu-malu, ia berharap dia bisa menjadi narator saja.
"Ya ini kita rundingkan sama-sama. Sebelum itu kita harus mendiskusikan alur cerita. Untuk apa yang diucapkan itu improv saja, kita tak memiliki banyak waktu" ucap Okky.
"Emang kita mulai tampil jam berapa Ky?" tanya Lisa
"Gak sampe 2 jam dari sekarang" ucap Okky tegas.
Mereka pun cukup terkejut dan sesegera mungkin memikirkan apa yang hendak mereka tampilkan.
.
.
15 menit kemudian..
Setelah menjadi kesepakatan bersama, walapun tentu saja ada yang tidak sesuai dengan harapan, mereka harus tetap menerima dengan lapang dada.
Orang yang bersedih karna tidak sesuai itu salah satunya adalah Intan, ia tak terpilih sebagai narator dan justru mendapat bagian yang cukup penting.
Dibawah ini ya susunan pemain dan tugasnya😁👇
Farah (8) : Narator
Okky (8) : Pemimpin
Amir (7) : Boss
Ifa (7), Revan, Djaenal (8) : karyawan Bos
Lisa, Bagas (8), Farhan (7) : karyawan pemimpin
Intan (7) : karyawan yang sedang mencari kerja
Drama ini sekilas akan menceritakan bagaimana perbedaan antara Bos dan Pemimpin dalam memimpin perusahaan dan karyawannya.
Sedangkan Intan adalah karyawan baru yang sedang dilema untuk memilih sebuah perusahaan, nantinya ia akan melakukan perbandingan antara kinerja bos dengan pemimpin..
.
.
"Kak aku boleh gak tukeran pemain sama kak Farah atau kak Lisa?" tanya Intan yang masih berharap akan mendapatkan peran lain.
"Uda, kamu itu aja gak apa-apa Tan, cocok kok" jawab Ifa dan diangguki oleh yang lainnya.
Intan, melotot sebal ke arah Ifa yang gak membantunya. Alasan kenapa Intan mendapat peran itu karna yang lainnya berpendapat bahwa Intan itu memiliki daya tarik sendiri dan banyak yang kenal Intan (flashback kejadian Amir dan Bara) membuat semua anggota yakin bahwa drama mereka akan menjadi pusat perhatian kalau Intan ada di posisi center itu.
Kenapa aku merasa seperti dijual yaa.. Intan
Bagas melihat itu hanya tersenyum dan menepuk kepala Intan pelan.
Kak Bagas juga gak bantuin sama sekali...Intan
.
.
.
Pritt ... Pritt
Suara peluit menandakan bahwa mereka harus memberhentikan proses diskusi.
Perwakilan kelompok lagi-lagi maju untuk mengundi nomor urut tampil.
"Kak kita dapat nomor urut berapa?" tanya Ifa antusias
"Tenang kita dapet tengah-tengah kok" ucap Okky menenangkan.
Walaupun tidak mendapatakan urutan tampil pertama, Intan sama sekali tak berkurang rasa gugupnya.
Dimana semua sedang fokus dan menikmati penampilan dari kelompok lain yang menghibur, Intan masih berkutat dengan pikirannya. Ia gugup bukan main.
"Kamu tenang aja, anggap aja semua batu" ucap Ifa menenangkan Intan.
"Biarkan semua mengalir, lakuin aja seperti kita ngobrol bareng" ucap Bagas sembari tersenyum hangat pada Intan.
Intanpun mengangguk dan berusaha tersenyum.
.
.
Tak terasa giliran mereka tampil pun tiba. Mereka segera berdiri dan berjalan ke atas panggung. Intan terus saja menunduk, tangannya sudah sangat dingin sekarang.
Sesampainya di atas panggung ia bisa melihat begitu banyak pasang mata yang sedang menatapnya.
Intan reflek memajamkan mata dan menarik nafas panjang.
Tenang ... Tenang ... semua akan baik-baik saja.. Intan
"Kami disini akan menampilkan drama singkat yang menunjukkan perbedaan kepemimpinan antara bos dengan pemimpin. Kami berharap dari drama yang akan kami tampilkan ini dapat bermanfaat untuk semuanya" ucap Farah sebagai pembuka.
Kemudian, mereka pun mulai ber acting. Intan, terlihat kaku diawal untuk memerankan perannya.
Tapi, lama-kelamaan ia dapat menjiwai perannya, terlebih saat ia mendapatkan dialog bersama Ifa dan Bagas, Intan benar-benar merasa nyaman. Ia menggunakan saran Bagas untuk menganggap kalau ini seperti ngobrol biasa saja.
Seperti dugaan juga, drama mereka menjadi pusat perhatian, apalagi adanya Amir diatas panggung itu. Tak kecuali oleh seseorang yang juga tersenyum menyaksikan drama itu, lebih tepatnya tersenyum pada salah satu pemain.
Prok ... Prok ... Prok
Tepuk tangan yang meriah dapat Intan dengar dari semua yang ada di ruangan itu, setelah pertunjukannya selesai. Kini Intan sudah bisa bernafas lega.
"Bagus sekali" ucap Bagas sambil menepuk kepala Intan pelan, saat mereka sudah kembali duduk ditempatnya semula.
"Acting kamu bagus" puji Okky
"Aku gak nyangka kamu bisa gitu Tan, keren abis deh" ucap Ifa, antusias.
"Ya, lumayan lah" ucap Amir yang terlihat gengsi untuk memuji.
Mendengar pujian-pujian itu pun membuat Intan senang dan tersenyum malu.
"Eits, jangan seneng dulu ya teman-teman. Perjalanan kita masih panjang. Ini masih tahap awal" ucap Farah mengingatkan.
"Santai aja kali, Los gak rewel" ucap Djaenal sambil terkekeh.
"Bener santai aja selama ada aku, semua pasti berjalan lancar" ucap Amir membanggakan dirinya lagi.
Mendegar itu mereka langsung membuang muka megabaikan dan kembali fokus menikmati penampilan kelompok lain.
.
.
.
Bersambung..
-------------------------
Terima Kasih buat kakak-kakak reader yang sudah sempat mampir meluangkan waktunya ke novel aku ini😘🤗
Aku yakin, masih banyak kekurangan di karya pertama aku ini🧐
Jadi, aku bakal ngerepotin kakak-kakak lagi buat minta kritik dan saran akan novel aku boleh?🙄
Ini semata-mata untuk perbaikan kedepannya☺️
Terima Kasih😉🙏
harusnya tokohnya sudah SMA minimal kelas 9 lah
sukaaa ceritanyaaa thorrr 😍
tinggalin jejak juga yaaa di novelku ASIYAH AKHIR ZAMAN 😊
mari qt slg dukung. like balik novel q
the thunder's love
mari saling mendukung terimakasih
Kutunggu kedatangan kalian.
Terima kasih.