Setiap dari kita mungkin pernah merasa benci kepada diri sendiri, penyesalan, iri dengan yang punya, terganggu dengan penilaian orang lain, hingga membuat kita memilih untuk menutup diri sampai kita sadar bahwa dunia ini indah dan masih ada cahaya yang bersinar untuk kita.
****
Cassie memilih untuk menjauh setelah pernyataan cintanya di tolak dengan cara yang kejam. Lalu menjadi bulan -bulanan teman-teman nya. Namun siapa sangka, Cassie justru bertemu dengan Aaron, yang dijadikan Cassie sebagai pelarian. Ia bahkan mengubah penampilannya demi Aaron. Sementara itu, Aaron justru bersikap ketus kepada Cassie
Di sisi lain, Aaron juga memiliki sifat yang tak terduga oleh Cassie yang melihat cowok ganteng itu kadang perhatian terhadapnya kadang pula acuh tak acuh bahkan cenderung dingin dan ketus sekali.
Namun, semua itu berubah ketika Cassie mengetahui rahasia Aaron, si cowok cantik...
Bagaimana kisah mereka berdua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27.
Aaron mengambil hpnya yang berdering di atas ranjangnya lalu melihat nama Reno di layar hp nya, Ia pun segera menjawab panggilan telepon genggam dari Reno.
"📱Ya, Reno ada apa kamu menelepon aku? "
"📱Ron, kamu benaran bakal dinas kerja di luar kota pada esok hari? " tanya Reno.
"📱Iya, benar, kenapa?"
"📱kota mana kamu akan dinas kerja diluar kota, Aaron? "
"📱bukan kota tapi desa di daerah Sukabumi."
"📱Desa apa? "
"📱Cisande."
"📱 Wah sama dong dengan desa yang akan dijadikan sebagai lokasi livin sekolahnya Cassie? Apakah kamu mau membantu kami untuk jagain Cassie selama kegiatan livin nya berlangsung sampai selesai? " pinta Reno.
"📱Iya, aku mau membantu untuk jagain Cassie di desa Cisande selama kegiatan livin sekolah nya sampai selesai. " jawab Aaron tulus.
"📱terimakasih banyak, Ron. Aku dan keluargaku sangat berterimakasih sekali atas waktumu untuk menjaga Cassie kami." kata Reno.
"📱sama-sama Reno. "
"📱Baiklah, kalau begitu aku tidak akan ganggu kamu lagi supaya kamu bisa istirahat untuk esok pagi kamu bisa kerja diluar kota dengan tubuh yang segar. " kata Reno mengakhiri percakapan di telepon genggammya.
"Cassie, kamu harus ingat untuk jaga dirimu juga meskipun kami menitipkan kamu kepada Aaron di acara livin mu di desa Cisande Sukabumi, " pesan Pak Salim kepada Cassie.
"Iya, Papa, Papa tenang saja karena Cassie bisa jaga diri kok kan ditambah ada Kak Aaron di desa Cisande Sukabumi selama kegiatan livin sekolah Cassie. " kata Cassie memeluk Papanya dan Mamanya juga kakaknya dengan kasih sayang.
"Ya, nah sekarang kamu sebaiknya tidur dengan cepat di kamarmu agar besok pagi kamu tidak ketinggalan bus loh." kata Santi memeluk putri semata wayangnya.
"Ya, Ma. "kata Cassie segera menaiki tangga ke lantai atas dan berbelok menuju ke kamarnya.
Reno juga pamit tidur kepada Papa dan Mama mereka yang masih bersantai di ruang keluarga dengan menonton TV yang menayangkan acara kuis keluarga.
Reno menghubungi tunangannya yang bernama Kimberly untuk menjalin hubungan yang akrab dan dekat dengan tunangannya yang selalu tak mau menerima kenyataan bahwa ia adalah pria yang dipilihkan oleh orangtua tunangannya itu untuk tunangannya.
" 📱jangan bawel kamu, Reno. Gue gak mau Elo bersikap posesif seperti ini yang membuat hati Gue semakin membenci Elo. "suara marah dari tunangannya dari hpnya.
" 📱ya, Gue cuma pengen tahu aja apa saja yang Elo lakukan seharian ini di kantor dan rumah Elo sendiri, Kim. "kata Reno.
" 📱Ahhh, Gue seharian ini kerja dikantor dan Gue pulang dari kantor jam delapan malam lalu mandi, makan malam dan sekarang Gue mau tidur dengan nyenyak karena Gue udah capek dan ngantuk banget."jawab Kimberly ketus pada Reno.
"📱Ah, baiklah. Gue takkan ganggu Elo lagi, nah lo tidur sampai pagi dan selamat malam untuk Elo Kimberly dari Gue tunangan Elo sendiri. " kata Reno mengakhiri percakapannya dengan Kimberly.
Sementara itu dikamar lainnya, Cassie sedang memperhatikan Aaron yang sedang sibuk di depan layar laptop pemuda itu melalui kamarnya sendiri yang jendelanya terbuka dan isi kamar tidur juga sosok Aaron terlihat jelas di sebelah kamarnya.
"Kak Aaron, apa kakak sedang sibuk bekerja? " tanya Cassie yang memutuskan untuk manjat ke kamarnya Aaron.
"Hmm, kau ini mulai berubah menjadi monyet ya yang hobinya memanjat balkon kamar orang saja tanpa izin dari pemiliknya sendiri. " kata Aaron yang malah memarahinya.
Cassie mundur ke tiang balkon kamar dengan kaget dimarahi oleh Aaron sampai ia nyaris tak menyadari bahwa posisinya berada di sisi lain balkon yaitu bagian bawah kamarnya Aaron dan untungnya Aaron dengan cekatan memegangi kedua tangannya.
"Kauuu..? "
"Kak Aaron, makasih karena Kakak telah tolong aku. " kata Cassie yang malah memeluk Aaron usai Aaron menyelamatkannya dari nyaris jatuh dari balkon.
"... "
"Kak Aaron, ada yang mau Cassie beritahukan kepada Kakak. "
"Apa? "
"Maukah Kak Aaron menjadi pacarnya Cassie? "
Aaron terperanjat mendengar Cassie menembak dirinya begitu saja.
"Kau masih anak SMA belum terlalu cocok untuk menjadi pacarku. " tolak Aaron.
"Kak Aaron, satu tahun lagi Cassie bakal lulus SMA dan menjadi Mahasiswi, apakah kakak bisa mencocokkan diri Cassie sebagai pacarnya Kak Aaron??? "
"Belum cocok juga. "
"Emmm, lalu kapan Cassie bisa cocok untuk jadi pacarnya Kak Aaron? "
"Kalau kamu sudah lulus kuliah dan bekerja. "
"Oh, berarti sekitar empat atau lima tahun lagi untuk Cassie bisa cocok jadi pacarnya Kak Aaron? "
"Emmm.. "
"Baik, tapi kakak harus janji untuk jomblo sampai aku dewasa dan cocok untuk menjadi pacarnya Kak Aaron. "
"Tidak mungkin aku bisa jomblo begitu lama..? "
"Harus bisa, Kak Aaron. "
"kenapa? "
"Kalau Kak Aaron tak bisa janji untuk jomblo lama sampai Cassie dewasa maka Kak Aaron harus menerima Cassie sekarang ini dan jadilah pacarnya Cassie. "
"Kau ini pemaksaan banget sih..? "
"Memang.. "
Aaron melepaskan diri dari pelukan Cassie dan menatap gadis mungil di depannya yang malah membalas tatapannya dengan membiusnya di saat itu juga.
"Baik, aku berjanji untuk jomblo lama sampai kau dewasa dan cocok untuk menjadi pacarku." kata Aaron pada akhirnya.
"Terimakasih Kak Aaron jangan khawatir karena Cassie juga akan menjaga kepercayaan Kakak dengan hati yang tulus supaya kakak percaya bahwa Cassie sungguh-sungguh menyukai Kak Aaron dan berharap bisa cocok menjadi pacar Kak Aaron. " kata Cassie berjinjit sedikit untuk ia bisa mengecup pipi Aaron.
Aaron termangu di tempatnya berada dan tak menyadari bahwa Cassie sudah memanjat balkon untuk kembali ke kamar gadis itu sendiri yang bersebelahan dengan kamarnya.Cassie tersenyum senang bahwa ia bisa mencium pipi Aaron yang lembut dan wangi mentol segar.
"Aku sekarang bisa tidur dengan nyenyak usai Aku berjumpa dengan Kak Aaron sebelum Aku tidur di tempat tidurku pada malam hari ini. " kata Cassie berbaring di tempat tidurnya dengan senyuman bahagia yang menghiasi bibirnya.
Aaron berbalik masuk ke kamar lalu menutup rapat jendela dan tirai jendelanya lalu duduk di kursi menghadapi layar laptopnya di atas meja di dekat jendela kamarnya.
"Reno, kapan kamar Cassie di pasang Ac sih? " tanya Aaron melalui akun instagramnya kepada Reno yang sedang mengaktifkan akun instagram untuk mencari foto dan video terbaru barang dari perusahaan merger dari perusahaan Kim.
"Secepatnya usai aku dapat gajian kedua dari kantor aku bekerja sebagai wakil presiden direktur eksekutif PT Kim. " jawab Reno merasa heran karena Aaron menanyakan soal Ac untuk kamarnya Cassie kepadanya.
"Ah, terlalu lama Reno, sebaiknya besok hari yang tepat untuk memasang Ac di kamar Cassie mumpung dia pergi livin ke sukabumi selama tujuh hari dan menjadi kejutan selamat pulang ke rumah kalian untuknya, " kata Aaron.
"Uangku belum cukup untuk membeli Ac. " kata Reno mengerucutkan mulutnya di minta tolong oleh Aaron untuk membeli Ac untuk kamarnya Cassie.
"Pakai saja uangku sebagai hadiah pertunangan mu dengan Kimberly, gimana?" tanya Aaron yang semakin aneh saja menurut Reno.
"Mmm, bolehlah sesukamu saja tapi jangan beli Ac yang mahal ya karena aku tak enak hati sama kamu yang amat baik pada adikku yang sudah seperti adikmu sendiri. " kata Reno.
"Ya, Reno. " jawab Aaron.
Aaron tak mematuhi Reno dengan ia malah beli Ac paling mahal dan terbaik melalui toko Ac online yang sudah tepercaya olehnya dengan ia membeli ac bukan hanya satu unit saja tetapi empat unit untuk kamarnya Reno, kamarnya Pak Salim dan Bu Santi juga ruang keluarga rumah Pak Salim pada malam hari itu juga.
Bersambung!!