NovelToon NovelToon
Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Status: sedang berlangsung
Genre:Berbaikan / Tamat
Popularitas:42.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rianti Al

Kriinnng! Kriinnng!

Suara bel berbunyi nyaring sampai kepenjuru sebuah sekolah ternama di Jakarta, menandakan Jam pelajaran pertama akan segera di mulai

Di gerbang sekolah, terlihat seorang gadis baru saja datang dengan motor sportnya

"Pak bukain gerbangnya, saya mau masuk" teriak gadis itu dari atas motornya

"Aduh nggak bisa neng Bella, neng udah telat jadi nggak boleh masuk sampe guru BP nya datang" ucap Pak Satpam

"Bukain dong Pak. Lagian, saya cuman telat 5 menit doang kok. Biasanya, kalo saya telat di izini masuk, terus sekarang nggak bisa sih?" tanyanya

"Itu karna sekarang saya takut di pecat neng Rara" ucap Pak Satpam lagi

"Jadi sekarang, Bapak nggak takut sama saya?"

"Takut atuh neng. Siapa coba yang nggak takut sama neng Bella"

"Yaudah bukain gerbangnya saya mau masuk" ucap Bella geram

"Waduh nggak bisa atuh neng, saya takut di pecat kalo biarin neng masuk"

"Owh gitu? Y

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rianti Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang Nya Feli

"Apa-apan sih lo Kak?" tanya Bella menatap tajam Sara.

"Lo yang apa-apaan. Lo itu udah buat Bunda nangis gara-gara ngira lo sama Feli kenapa-napa karena kalian belum juga pulang. Dan sekarang, lo cuman pulang sendiri? Dimana adik Gue? Lo kemanain dia?" bentak Sara.

Bella tak menjawab, dia malah berjalan ke arah Sari lalu duduk di sampingnya.

"Bunda, Bunda kenapa nangis? Liat, aku nggak papa kok" ucap Bella lembut.

"Di mana Feli Bel? Kalian nggak pulang bareng?" tanya Sari dengan sedikit menangis.

"Aku nggak tau Bunda. Aku pikir dia naik Bis tadi."

"Nggak Bel. Bunda udah cek semua Bis, tapi adik kembar kamu nggak ada. Bahkan Meli juga nggak tau dia dimana" ucap Sari.

"Pasti ada sesuatu yang udah terjadi sama dia. Cepat lo cari dia sampe ketemu" suruh Sara.

"Dan kalau terjadi sesuatu sama adik gue, gue nggak akan pernah maafin lo, nggak akan pernah. Ingat itu" ucap Sara pergi meninggalkan Bella dan Sari.

"Bunda tolong maafin aku. Aku nggak bisa nepatin janji aku ke Bunda" ucap Bella menyesal.

"Semuanya udah terjadi. Sekarang kita harus cari di mana dia, Bunda takut terjadi sesuatu sama adik kamu.

"Bunda jangan khawatir ya. Aku akan cari Feli sampe ketemu" ucap Bella.

"Bunda juga ikut, Bunda nggak mau terjadi sesuatu sama kamu."

"Jangan Bund. Bunda di rumah aja, biar aku yang cari Feli."

"Hati-hati sayang.

"Iya Bunda"

Bella keluar dari rumah setelah mengganti pakaiannya.

"Si Feli pake acara ngilang lagi. Kan jadi gue yang repot. Gue harus cari dia kemana coba. Awas aja kalo ketemu, gue bejek-bejek tu orang.

Di tengah kebingangannya itu, tiba-tiba Bastian datang. Dia langsung turun dari ojek.

"Mau cari Feli kan?" tebaknya membuat Bella menoleh ke arahnya.

"Lho! Kok lo kesini? Ngapain? Trus lo tau dari mana gue mau cari Feli?" tanyanya heran.

"Itu nggak penting. Yang penting sekarang, kita harus jemput Feli."

"Jemput Feli? Berarti lo tau dimana Feli?"

"Iya, aku tau dia ada di mana."

"Yaudah kalo gitu ayo kita pergi sekarang.

"Eh tunggu dulu" Bastian mencegah Bella.

"Apa?"

"Bayarin ojek aku dulu dong. Seoalnya aku lupa bawa uang" ucap Bastian kikuk.

"Iya, iya"

Bella pun membayar ojek yang sudah di naiki Bastian. Lalu mereka pun masuk ke dalam mobil Bella.

"Kok kita naik mobil? Nggak naik motor?" tanya Bastian.

"Ya kali kita naik motor. Terus Si Feli mau lo dudukkin di mana kalo kita naik motor? Di ban motor?"

"Hehe! Iya, ya" Bastian menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Ohya, lo tau tempat Feli sekarang dari mana?" tanya Bella memecahkan keheningan mereka.

"Liat ini" Bastian memperlihatkan isi pesan yang dia terima tadi pada Bella.

"Feli di sekap di gubuk di tengah hutan tempat kita camping."

"Siapa yang kasih tau lo?"

"Nggak tau, nomornya nggak di kenal."

Setelah itu, suasana kembali hening. Bella fokus menyetir, sedang Bastian fokus pada ponselnya.

*****

Setelah sampai di tempat tujuan, Bastian dan Bella bergegas masuk ke dalam hutan tempat dimana Feli berada. Suasana yang sepi dan gelap membuat keduanya terlihat ketakutan.

"Bas, gue takut" lirih Bella.

"Tenang ya, jangan takut ada aku. Pegang tangan aku, jangan di lepas" Bella menurut dan langsung memegang tangan Bastian erat.

"Arahin senternya ke depan Bel" suruh Bastian.

"Iya"

Sudah cukup jauh mereka menelusuri hutan itu, namun belum ada tanda-tanda mereka menemukan gubuk yang di maksud.

1
Rini Astuti
nulis namanya salah kaprah, bikin bingung
Rini Astuti
nama Bella koq ganti Rara...
Inyoman Raka
mau kemana ini
Inyoman Raka
banyak misteri saja
Inyoman Raka
mana yg benarr rara apa bella gunawan Pa bastian
kagome
Luar biasa
Inyoman Raka
pasti Sebastian Dalah lawan balapnya bella
Inyoman Raka
kenapa ya bapaknya
Inyoman Raka
avh wanita Gak punya harga diri
kagome
dosa apa tu si motor dan si gerbang🤣🤣🤣
Anisa Nazwa
(
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "penyamaran seorang pria kaya raya" makasih kak🙏
total 1 replies
Erna Ningsih
thor aku mau nanya kadang bella kadang rara apa salah nulis atw gmn yah klo yg kurang jeli pasti bingung deh
Rianti Al: Maaf kalau kurang nyaman dengan cerita nya, soal nya aku baru belajar 😊 buat cerita.
total 2 replies
Maysar
Lanjut kak 👍
Rianti Al: Oke kak😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!