NovelToon NovelToon
Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: selvi_19

sebuah kebahagiaan hilang dalam sekejap karena terjebak dalam lingkaran yang tak pernah dia inginkan, semua orang yang melihat kehidupannya berada dalam kebahagiaan tetapi kenyataannya tidak seperti yang mereka lihat.

"aku tak pernah menginginkan kehidupan seperti ini dan apa aku masih bisa merasakan kehidupan seperti dulu lagi". Sintia

"andai dulu aku mencari kebenaran lebih dulu pasti jalannya tak seperti ini".Ilham

Bertemu kembali dengan orang di masa lalu sangatlah menyakitkan saat dirinya tak seperti dulu lagi, itulah yang Sintia alami saat bertemu kembali dengan ustadz Ilham. pertemuan itu membuat ustadz Ilham selalu memimpikan Sintia sedangkan Sintia selalu bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang tidak dia kenal yang memintanya untuk menikah dengan suaminya dan menjaga anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi_19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjemput Sintia

ting tong

ting

tong

Zahra yang mendengar suara bel menghentikan kegiatannya memotong sayuran dan meletakan pisaunya

"siapa yang bertamu sepagi ini, inikan masih jam enam pagi". monolog Zahra sambil melihat jam

Zahra melangkahkan kakinya mendekati pintu dan saat membuka pintu Zahra menatap seorang pria yang menggunakan sarung dan baju Koko

"maaf mas mencari siapa". tanya Zahra

"Sintia". jawab singkat Ilham

"mencari nona Sintia". ulangi Zahra

"iya apa ada Sintia nya". tanya Ilham

"ada, silahkan masuk dan duduk". ucap Zahra

Zahra berjalan memasuki kamar Sintia. tadi pagi saat Ilham bangun dia tidak menemukan Sintia berada di sampingnya dan Ilham mencari seisi rumah tetapi tetap juga tidak menemukan keberadaan istrinya itu, tapi saat melihat pintu rumah yang tidak terkunci membuat Ilham tau bahwa Sintia pergi meninggalkan rumahnya. setelah selesai sholat subuh Ilham langsung mendatangi apartemen Sintia bukan hal sulit untuk menemukan apartemen Sintia karena di media sosial semua informasi tentang Sintia tertulis di sana.

Zahra sudah berada di kamar Sintia menghampiri Sintia

"nona bangun". ucap Zahra sambil menggoyangkan pundak Sintia

"nona". ulang Zahra

"hmmm aku masih ngantuk Zahra jangan mengangguku". jawab Sintia dan mengeratkan pelukan pada gulingnya

"nona bangun dulu, ada seseorang yang mencari nona". ucap Zahra

"siapa". tanya Sintia dan membuka matanya

"tidak tau nona, orangnya sudah berada di ruang tamu". jawab Zahra

"katakan padanya aku akan keluar sebentar lagi". ucap Sintia

Sintia turun dari ranjang dan ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.

"kata nona mas di suruh menunggu sebentar". ucap zahra dan di anggukan oleh Ilham

setelah membasuh muka Sintia merasa segera dan berjalan keluar dari kamar. Sintia menghentikan langkahnya saat melihat Ilham yang mencarinya. Sintia menelan salivanya saat Ilham menatapnya dengan tajam. Sintia membalikkan badannya dan berniat untuk masuk kembali ke dalam kamar. tetapi sebelum pintu itu tertutup Ilham lebih dulu menahan

"ayo pulang". ajak Ilham dan mencekal pergelangan tangannya

"tidak mau aku sudah bilang sebaiknya kita cerai saja mas". ucap Sintia

"dan sudah aku bilang juga, tidak ada perceraian dalam pernikahan kita". ucap Ilham

Sintia berusaha melepaskan cekalan tangan Ilham.

"mas lepaskan". ucap Sintia

"he he lepaskan tangan nona Sinta, mas mau membawanya kemana". ucap Zahra

"pulang". jawab Ilham singkat

"pulang kemana ini rumahnya". ucap Zahra

"lepaskan tangan nona Sintia atau saya panggilkan polisi, jangan seperti ini mas caranya jika ngefans sama nona". ancam Zahra

"aku hanya ingin membawa istriku pulang". ucap Ilham dan perkataan Ilham membuat Zahra diam mematung

"istri, nona apa dia sedang berhalusinasi". bisik Zahra

"dia istri saya dan kemarin kami baru menikah jika tidak percaya kamu bisa bertanya padanya". ucap Ilham dan melepaskan pegangannya

"nona apa itu benar". tanya Zahra

"iya". jawab Sintia

"nona kenapa tiba tiba menikah seperti ini , jika para wartawan tau bagaimana mana dan yang pasti nona sudah melanggar kontrak dari perusahaan BeautyVes disaan tertulis selama nona bekerja sama tidak boleh menikah jika sampai menikah kerja sama itu batal dan nona harus mengganti uang 1 milyar". ucap Zahra

"aku tau Zahra tapi sebuah kejadian harus membuat ku menikah dengannya". jawab Sintia

"sudah bicaranya sebaiknya sekarang kita pulang". ajak Ilham

"aku tidak mau pulang, mas ku mohon mengertilah aku tidak ingin ada di antara kalian dan aku juga tidak ingin menjadi istri kedua mu, kau tau mas hati hancur dan sakit saat dimana seharusnya menjadi hari pernikahan kita tetapi mas menyebutkan nama wanita lain itu sangat sakit rasanya dan aku tidak ingin mba Kania merasakan itu apalagi mas membawa ku pulang ke rumah mu akan sehancur apa hatinya". ucap Sintia dengan sendu

"aku sudah bilang Kania tidak akan marah". jawab Ilham

Ilham langsung memanggul Sintia dan membawanya turun dan masuk ke dalam mobil, setelah sampai di dalam mobil Ilham memakai jilbab ke Sintia dengan paksa. Sintia hanya diam saja ketika Ilham melajukan mobilnya. saat mobil memasuki halaman rumah Ilham, Sintia melihat Ari yang menunggu di teras.

"Abi". teriak Ari dan menghampiri Ilham

"Abi darimana, Ilham kan harus ke sekolah". tanya Ilham

"Abi dan Bunda pergi tapi Ilham tidak di ajak". sambung Ari dan cemberut

"Bunda". ucap Sintia

"iya tadi Kakek sudah cerita kalau Tante jadi Bundanya Ari". jawab anak itu dengan bahagia

"Ari bahagia punya Bunda sekarang". ucap Ari

"Ari tunggu di sini Abi mau mengambil tas dan bekal mu, jaga Bunda". perintah Ilham dan Ari menganggukan kepalanya

"kenapa Ari memanggil Tante Bunda nanti Umi Ari marah Lo". ucap Sintia

"Umi tidak akan marah bunda". jawab Ari

"Ari bisa bantu Tante". tanya Sintia, Sintia akan memintanya pada Ari untuk membujuk Ilham agar dia bisa lepas dari pernikahan ini

"bantu apa Bunda". tanya Ari

"Ari bilang sama Abi jika tante tidak bisa tinggal di sini biarkan tante tinggal di rumah Tante saja ya". ucap Sintia

"kenapa Bunda mau meninggalkan Ari dan Abi, umi sudah tidak tinggal di sini dan sekarang saat Ari bahagia mempunyai bunda tapi Bunda tidak mau tinggal di sini". perkataan Ari membuat Sintia bingung

"maksud Ari Umi tidak tinggal di sini lalu Umi tinggal di mana". tanya Sintia

"Umi tinggal tidak jauh dari sini, Bunda mau ketemu sama Umi, jika iya nanti Ari ajak Bunda kesana setelah pulang sekolah". ucap Ari

" ini kesempatan ku untuk bicara sama mba Kania dan semoga saja mba Kania memaafkan aku dan mba Kania mau pulang, kasihan Ari jika mba Kania tidak tinggal di sini". monolog Sintia dari dalam hati.

"Ari janji akan mengajak Tante ke tempat Umi". tanya Sintia

"iya Bunda dan Ari akan mengenalkan bunda pada Umi". ucap Ari sambil tersenyum

"Ari hari ini berangkat sama kakeknya, Abi harus menjaga Bunda". ucap Ilham

"iya Abi". jawab Ari langsung masuk ke dalam mobil

setelah mobil menjauh dari rumah, Abi menarik tangan Sintia untuk masuk ke dalam rumah.

"Ilham kenapa harus di jemput jika dia tidak mau tinggal di sini ya sudah". ucap Marwah

"ibu Sintia sekarang adalah istriku jadi dia harus tinggal di sini dan nanti malam ada pengajian untuk pernikahan kami agar warga tau jika Sintia istri Ilham". jawab Ilham

"mampus jika seperti ini media sosial akan tau jika aku sudah menikah dan kerja sama itu, haduh kenapa mas Ilham harus mengadakan pengajian segala". monolog Sintia dalam hati

"Ilham harap Ibu bisa menerima Sintia ya". ucap Ilham

"tapi ham dia kan.."

"itu masa lalu dan sekarang dia istri Ilham , Ilham akan menjaganya dan menjauhkan dia dari hal hal yang akan mendatangkan dosa dan di larang dalam agama". Ilham memotong perkataan ibunya karena takut ibunya mengatakan tentang Sintia dan akan membuat Sintia sakit hati

1
ary rachmawati
🤩🤩🤩🤩🤩👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
ary rachmawati
mungkin ini yg menyebabkan dilarangnya seorang istri menceritakan perlakuan suaminya ke istrinya kpd orang lain, krn yg dikuatirkan timbul rasa spt yg dialami aida ke suaminya kania... 🙏🏼🙏🏼
selvi_19: makasih sudah mampir
total 1 replies
New Oppo Medan
udah d bc,, tinggal lanjut an y aja Thor 🙂
New Oppo Medan
cantik2 dan ganteng2
ma" athif 😊
siiip ka lngsng cus meluncur 😅😅😅
Rhysna
bukanka nama mamanya Ilham mawar kenapa d sini tertulis Fatimah
ma" athif 😊
ka boleh g ilhamnya akun pinjem buat jd suamiku di tuker boleh dech 😅😅😅😅
selvi_19: jangan ntar gak ada yang bisa buat Sintia berbunga bunga lagi 😁
total 1 replies
ma" athif 😊
mau dong ka boncapnya 😅😅
mawar
mau bgt kk aplg yg asisten mantan sintia yg ketemu laki2 dmasa lalu yg sering ngebully
mawar: dtggu kk
total 2 replies
Maisyaroh
mau bngt dong Thor.....
My Hanni Hartono
Mau banget thor
ma" athif 😊
ilham aku padamu 😘😘😘😘 slmt ya Sintia mau jadi calon umi 😅😅
Ajeng Ina
Alkhamdulillah... akhirnya hamil lagi sintia.,. selamat buat ilham dan Sintia menjadi orang tua
selvi_19
maaf baru ke up ya sebenernya up-nya dari semalam dan baru lolos sekarang
My Hanni Hartono
Alhamdulillah semua bisa teratasi tanpa harus ilham jadi anak durhaka becik ketitik olo ketero
ma" athif 😊
kapok ma" nya ilham
Maisyaroh
emng y...mamanya si Ilham ini kyknya cocok tinggl d pesantren biar dia d ajrrkn LG tntng mnghargai n mensyukuri hidup ini...pdhl udh tua tp kok y sikapnya masih kyk ank SMA yng labil...kasian anknya yng jd korban..lnjt....
selvi_19
update besok ya
My Hanni Hartono
Untung ada cctv walaupun mulut tidak bicara tapi allah maha adil dan melihat
ma" athif 😊
rasain tuch bu marwah kena semprot ilham sama abinya habisnya jahat bngt..... ka klo bisa up nya tiap hari apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!