Dirga dan Asha..
Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.
Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.
Namun takdir berkata lain..
Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.
Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..
Lima tahun berlalu..
Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..
Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.
apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 14
Flashack On
Asha dan Dirga sedang duduk berdua di sofa rumah Asha..
Asha menyandarkan kepalanya pada pundak Dirga, sedangkan tangan Dirga sibuk memainkan jari-jari Asha.
" Sha.. "
" Ya.. ?"
" Aku boleh liat hp kamu ? "
" Boleh, ini "
Asha memberikan ponselnya, dan Dirga membuka kontak miliknya sendiri di ponsel Asha
" Nggak romantis banget sih Sha "
" Nggak romantis gimana sih Dirga ? "
" Ya itu, Dirgantara Mahessa ☺️ doang sih Sha "
Asha tertawa kecil melihat raut wajah Dirga
" Justru romantis tau Dir"
" Romantis darimana sih sayang, ya seengaknya emot love gitu masa emot senyum "
" Artinya kan kamu itu selalu bikin aku tersenyum "
" Terus kenapa nggak kamu namain Dirga sayang aja ? "
" Aku lebih suka Dirgantara Mahessa, nama pria yang aku sayang dan aku cinta "
Dirga mulai tersenyum..
" Aku juga sayang banget sama kamu Sha, kalau nggak sama kamu kayaknya aku nggak bisa deh "
" Kenapa gitu ? "
" Ya karena aku ngerasa nggak ada perempuan yang nerima aku apa adanya seperti kamu "
Asha menatap Dirga, mengusap lembut pipi Dirga..
" Justru aku yang beruntung punya kamu Dirga "
Dirga mengusap lembut bibir Asha dengan ibu jarinya
" Nanti nikah sama aku ya Sha "
" Hmm " Asha mengangguk singkat
Dirga menarik pelan dagu Asha, mendaratkan ciuman di bibir Asha..
Asha memejamkan matanya..
Setelah ciuman berakhir keduanya sama sama tersenyum, dan Asha memeluk erat Dirga
" Aku sayang kamu Dirgantara "
" Aku lebih sayang kamu Asha "
Flashback off
Dirga mengetuk mejanya dengan pulpen yang ada ditangannya sambil melamun
Reza yang sedang berada disana pun mulai terganggu
" Berisik banget sih Dir "
Dirga menghentikanya dan melempar pulpen itu tepat kearah Reza
" Sana keluar "
" Nggak mau, Ac diruangan gue masih di service"
" Yaudah nggak usah komplen kalau gitu "
Reza meletakkan laptopnya..
" Jujur aja deh, lo kenapa ? Soalnya muka lo asem balik dari ruangan Asha "
" Semalam, Asha ngomong sama gue. Gimana kalau dia langgar kontrak soal gue ngelarang dia pacaran "
Ucap Dirga
" Terus ? "
" Terus tadi gue ga sengaja liat notifikasi pesan di hp Asha, katanya Naufal mau ngomong penting sama dia nanti jam makan siang "
Reza tertawa
" Hahahaha "
" Kenapa ketawa ? Apa yang lucu bodoh ? "
" Lo yang lucu Dirga, udah mantan ngapain coba ngelarang mantan pacaran "
" Bukan ngelarang, tapi - "
" Tapi apa ? nggak usah alesan deh lo Dir. Nggak usah so profesional gitu "
" Kalau emang lo nggak mau Asha sama cowok lain, yaudah lo ajak balikan lah "
Ditengah obrolan mereka, Kevin masuk dan ikut bergabung
" Lagi ngomong apaan nih ? Serius banget " ucap Kevin
" Nih sahabat lo Vin, ngelarang orang pacaran tapi nggak mau balikan " jawab Reza
" Ohh soal Asha "
" Hmm " Reza mengangguk
" Menurut kalian, kenapa Asha nggak pernah jelasin ke gue soal dia ninggalin gue tiba-tiba? "
" Ya mungkin karena waktunya belum tepat " jawab Reza
" Atau mungkin alasan lain yang bikin dia belum punya keberanian " ucap Kevin
Dirga terdiam..
Ia menyandarkan tubuhnya pada kursi besarnya
" Kalau dia udah nggak sayang sama gue, nggak mungkin kan dia masih ingat semua tentang gue "
Reza dan Kevin saling bertatapan.
...
Menjelang waktu makan siang.
Asha menemui Dirga sambil membawa berkas ditangannya..
Tok.. Tok..Tok..
Setelah mengetuk pintu, Asha pun masuk kedalam ruangan Dirga
" Permisi Pak Dirga "
" Ya, masuk "
Saat Asha masuk, disana masih ada Reza dan Kevin yang belum beranjak pergi dari ruangan Dirga
" Ini ada beberapa laporan yang Pak Dirga harus tandatangan "
" Terus saya juga mau izin keluar saat istirahat nanti "
" Iyah silahkan " ucap Dirga
" Baik pak, kalau begitu saya permisi dulu "
Asha keluar begitu saja dari ruangan Dirga..
Setelah memastikan aman, Dirga langsung merapihkan mejanya
" Kalian siap-siap " ucap Dirga
" Mau kemana ? " tanya Reza
" Nggak usah banyak tanya, ikut aja nanti "
Reza dan Kevin saling bertukar tatap
" Kayaknya isi pikiran kita sama Vin "
" Hmm " Kevin mengangguk
Dirga menyuruh Reza untuk mengawasi Asha di luar
Tepat pukul jam 12 siang, Asha keluar dari ruangannya bersiap untuk pergi
Reza pun langsung menghubungi Dirga, memberikan laporan mengenai Asha
Segera Dirga dan Kevin pun segera keluar dari ruangan Dirga
Asha sudah lebih dulu turun ke lobby, disana ada Naufal yang sudah menunggu Asha
" Lo daritadi ya Fal ? "
" Enggak ko, baru lima menit. Yaudah yuk, jalan sekarang "
" Boleh "
Dirga dan kedua sahabatnya itu segera mengikuti Asha dan Naufal
Asha dan Naufal pergi makan siang bersama di sebuah tempat makan yang tak jauh dari tempat kerja Asha.
Setelah memesan makanan, mereka duduk sambil menunggu pesanan mereka
" Lo mau ngomong penting apa Fal ? "
tanya Asha lebih dulu
" Gue mau ngomong, kalau gue - "
" Saya boleh gabung ? "
Keduanya menoleh bersamaan
Mereka terkejut saat melihat Dirga, Reza dan Kevin..
" Pak Dirga, kalian ngapain disini ? "
" Makan siang " jawab Dirga
Asha dan Naufal saling berpandangan, dan Naufal mengangguk
" Gabung aja " jawab Naufal
Asha menghela nafasnya panjang..
Selama makan siang, Naufal selalu memberikan perhatian kecil kepada Asha..
Dari membuka tutup botol minum Asha tanpa Asha meminta
Memisahkan duri ikan dan menambahkan lauk kedalam piring Asha..
Asha selalu tersenyum dengan perhatian kecil Naufal
Reza dan Kevin tau persis jika Dirga cemburu..
Terlihat dari raut wajah Dirga yang menatap sinis kearah Naufal dan Asha..
Setelah selesai makan, mereka pun memutuskan untuk segera kembali ke kantor masing-masing
" Asha, kamu bareng saya aja "
Asha menatap Naufal
" Yaudah nggak apa apa Sha, nanti malem gue telpon ya "
" Yaudah lo hati-hati yah Fal "
" Iyah, lo juga semangat kerjanya yah " Naufa mengusap kepala Asha singkat
Naufal pun pergi dengan sepeda motornya, dan Asha langsung masuk kedalam mobil Dirga
Tak ada obrolan diantar mereka berdua sepanjang jalan..
Kevin dan Reza tau, Dirga sedang cemburu kepada Naufal
...
Malam hari Asha dan Naufal berbincang via telpon..
Asha memilih untuk pergi ke taman belakang untuk berbicara dengan Naufal..
Dirga keluar menuju balkon kamarnya, tanpa Asha tau Dirga mendengar percakapan Asha
" Gue udah mutusin buat mundur Fal.."
" Karena gue tau, sampai kapanpun gue dan Dirga nggak akan bisa bareng kayak dulu "
Tubuh Dirga membeku mendengar ucapan itu
Tangannya mengepal dengan kencang
Alih-alih mendapatkan penjelasan.
Dirga justru mendengar hal yang lebih menyakitkan
" Aku nggak akan biarin kamu nyerah sebelum aku tau alasannya Sha "