NovelToon NovelToon
AKU INI ANAK KAMU "AYAH"

AKU INI ANAK KAMU "AYAH"

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Balas Dendam / Berubah manjadi cantik / Tamat
Popularitas:132.8k
Nilai: 5
Nama Author: syahri musdalipah tarigan

(Warning 19 )

Bijak-bijaklah membaca, ada adegan naik turun, dan mungkin sedikit panas.


Lola Elakshi gadis cantik bermata coklat, berambut ikal bawah. Ibunya meninggal saat melahirkannya.

Ayahnya selalu menyalahkan dirinya atas kepergian Ibunya dan selalu berkata dia anak pembawa sial.

Ayahnya menikah lagi. Setelah umurnya 19 tahun, bisnis Ayahnya bangkrut hingga terlilit hutang yang tidak bisa di bayar.

Suatu hari ada pelelangan di kota mereka, Ibu tirinya berinisiatif membujuk dirinya untuk....

Untuk lebih jelasnya mampir ke Bab ya.. 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahri musdalipah tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Insiden Pembukaan Restoran baru.

Part 27

______

...Pembukaan Restoran baru....

...☺️☺️...

Elakshi berada di depan pintu masuk utama Restoran miliknya, menyapa hangat tamu undangan yang hadir karena Aswin sudah mengundang beberapa rekan kerja yang masih berada di Negeri ini. Bukan itu saja, Revival dan Aswin juga telah menghadirkan selebgram dan yang lainnya untuk mempromosikan Restoran yang baru saja di buka.

Elakshi dan Revival kini berdiri di depan meja kasir menatap tamu undangan yang terlihat menikmati menu makanan dari Restoran Elakshi.

Elakshi berdiri tegak, senyum manis menatap para pengunjung yang datang. Kedua mata menatap lurus ke depan, bibir bergerak sambil berkata. “Kelihatannya mereka sangat menyukai menu makanan Restoran kita.” Ucap Elakshi pelan kepada Revival yang berdiri di sampingnya.

“Ia. Semoga saja promo dan kerja keras kita terbayarkan, nona muda.” Sahut Revival sambil berbisik.

Kedua mata Elakshi membesar menatap kedatangan seorang pria dari depan pintu masuk. Pria tersebut adalah Ararya, Ayahnya sendiri. Elakshi tidak percaya jika Ayahnya datang. Elakshi hanya berdiri kedua tangan di lipat di dada, senyum manis terpancar dari sudut bibir atasnya. Tangan kanan menepuk bahu kiri Revival.

“Sebentar. Aku ingin menyambut kedatangan pria tua yang baru saja duduk di meja nomor 12.”

Elakshi melangkah pergi, ia terus melangkah dan melangkah hingga kedua kakinya terhenti di depan meja Ararya. Elakshi menarik bangku dan duduk di depan Ararya.

“Kenapa kamu bisa berada di sini.” Tanya Ararya bernada tinggi saat melihat Elakshi duduk di bangku kosong yang berada di mejanya.

Elakshi tersenyum manis, tangan kanan melambai ke pelayan yang sedang berdiri tak jauh dari meja mereka. Saat pelayan berdiri di samping Elakshi, tangan kanan Elakshi menunjuk ke daftar menu yang diberikan pelayan kepadanya. Elakshi memilih menu makanan spesial dan mahal dari Restoran miliknya.

Ararya tertawa melihat menu yang di pesan Elakshi. “Haha. Sombong sekali kamu memesan menu makanan dan minuman yang cukup mahal.” Ararya mendekatkan wajahnya menatap remeh Elakshi. “Ternyata pria itu memberi kamu uang cukup banyak untuk sekali menemani dia tidur.”

Elakshi menyandarkan tubuhnya ke badan bangku, tangan kiri di letakkan di depan perut, sikut tangan kiri menopang di lengan kiri. Kedua mata menatap jari jemari kuku yang berhias kutek kilat dengan sentuhan berlian di atasnya. Elakshi menunjukkan jari-jari kuku kanannya.

“Ia. Terimakasih buat Ayahku tercinta yang sudah memberikan aku kepada pria yang tepat. Aku tidak mau banyak bicara, jika aku melakukan sesuatu itu karena kami sudah menjadi suami/istri bukan penzina. Jika pria itu membayar mahal setiap sekali aku servis dia di atas ranjang itu sudah pasti. Apa kamu tidak lihat hiasan kuku ini saja terbuat dari berlian, apa lagi yang lain.”

Brak!

Ararya mengepal kedua tangan yang bersembunyi di bawah meja. “Baguslah. Tapi kamu sekarang sudah jauh berbeda, dan dimana bekas luka bakar yang kamu alami? Apa pria itu memberi kamu uang banyak untuk mengoperasi bekas luka yang membuat tubuh kamu seperti Monster.” Ucap Ararya sambil menaikkan sudut bibir atasnya.

“Apa perlu aku menjawab semua pertanyaan yang tidak penting, dan sejak kapan kamu memperdulikan aku. Satu lagi kenapa ku ke sini?” Elakshi mendekatkan wajahnya menatap wajah Ararya. “Aku ini anak pembawa sial buruk rupa yang kini sudah kamu buang, jadi kamu tidak berhak bertanya yang lain kepadaku setelah semua penghinaan yang kamu tanamkan di dalam hati dan pikiranku.” Ucap Elakshi pelan.

Para pelayan datang membawa pesanan yang di pesan Elakshi. “Permisi. Ini makanan dan minuman buat nona muda dan tuan.” Ucap pelayan sambil meletakkan piring makanan dan minuman di atas meja.

Elakshi tersenyum manis menatap pelayan. “Terimakasih.” Ucap Elakshi lembut.

Pelayan berjalan mundur, setelah itu pergi dari meja Elakshi dan Ararya.

Elakshi mengambil sendok dan garpu. “Mari kita makan dulu, tuan Ararya. Setelah itu kita bisa melanjutkan obrolan kita.”

Ararya berdiri, tangan kanan mengambil gelas yang berisikan minuman mahal yang di pesan Elakshi. Tangan kanan yang memegang gelas di letakkan di atas kepala Elakshi yang masih menikmati makanan yang berada di hadapannya.

“Kamu terlalu sombong. Dan kamu bukan anakku, kamu adalah takdir sial yang terlahir dari rahim wanita yang aku cintai dan kamu juga sudah menyebabkan kematiannya.”

Elakshi langsung berdiri tangan kanan yang sedang memegang gelas mencengkram kuat lengan kekar Ararya yang mulai menua. “Tidak ada anak yang terlahir membawa takdir buruk. Semua anak yang terlahir itu membawa takdir baik, jika takdir yang ia peroleh itu buruk bukan berarti anak itu yang salah. Semua itu sudah di atur sang Pencipta, dan Takdir juga bisa di rubah sesuai kemauan dan tekad.”

Ararya menyiram baju gaun bagian depan Elakshi. “Banyak omong kamu.”

Byur!

Melihat tindakan Ararya yang sudah kelewat batas, Revival segera berjalan mendekati Elakshi. Revival membuka jas miliknya dan meletakkan ke bagian baju depan Elakshi yang terlihat bagian dalam miliknya.

Elakshi hanya diam, ia tersenyum manis melihat perbuatan Ararya. “Apa kamu sudah puas.”

“Diam.” Bentak Ararya. Seluruh tubuhnya gemetar, kedua mata merah hendak lepas menatap wajah Elakshi.

Revival mencengkram lengan kiri Ararya. “Silahkan Anda keluar. Anda telah merusak ketenangan para pengunjung yang datang.”

“Haha..Apa.. pengunjung? kalian pikir ini Restoran milik kalian.” Tandas Ararya semakin meninggikan suaranya.

“Ia. Ini milikku, hadiah dari suamiku Presdir muda Aswin Aryasatya.” Tandas Elakshi yang menatap tajam wajah Ararya.

Ararya hendak meraih jas yang menutup bagian depan Elakshi, dengan cepat Revival meraih tangan Ararya. Revival membawa paksa Ararya pergi dari mejanya, diikuti Elakshi yang berjalan di belakang Revival.

Revival melepaskan Ararya di depan pintu masuk dengan sopan. “Silahkan Anda pergi dari sini.” Ucap Revival sopan.

Ararya mengepal tangan kirinya, jari telunjuk tangan kanan mengarah ke Elakshi. “Dasar anak pembawa sial..buruk rupa. Kenapa kamu membangun bisnis makanan sepertiku. Apa kamu ingin menjadi sainganku.” Ucap Ararya bernada tinggi.

“Tadinya aku tidak berfikir seperti itu, tapi setelah kamu memberikan ide bagus. Maka akan aku laksanakan. Apa kamu sudah puas.”

“Diam. Seharusnya sewaktu kamu mendapatkan luka bakar, aku tidak memberikan uang kepada pembantu untuk membawa kamu pergi ke rumah sakit waktu itu, seharusnya aku membiarkan kamu ma..ti.” Teriak Ararya di depan halaman Restoran mewah miliknya.

Semua pengunjung diam, terpaku melihat Ararya yang berteriak seperti orang kesurupan.

“Kamu sudah melakukannya bukan? Saat ini kamu sudah membuat hatiku mati, dan satu lagi bukankah kamu bilang kita sudah tidak ada hubungan lagi. Saat ini kita hanya sebagai saingan bisnis, dan maaf aku tidak bisa lama-lama meladeni orang seperti kamu. Soal makanan yang seharga 50 juta yang terbuang sia-sia sudah aku maafkan karena aku tahu kamu tidak mampu membayarnya.” Elakshi berbalik badan, ia melangkah pergi meninggalkan Ararya di depan pintu.

...Di dalam kantornya....

...😊...

Elakshi membuka jas Revival, Revival juga mengikuti Elakshi sampai ke dalam ruangan. Revival berdiri di depan pintu ruangan menatap punggung Elakshi yang berada di depan meja kerjanya.

Elakshi terus mengepal kedua tangannya, tangan kanan terus memukul pelan meja kerja. Kepala tertunduk, cairan bening membasahi kedua mata coklat miliknya.

“Kenapa…kenapa. Kenapa kamu terus datang hanya untuk menghinaku dan membuat masalah. Kenapa tidak kamu akhiri saja hidupku sewaktu aku baru lahir, biar aku bisa bersama dengan Ibu.” Teriak Elakshi.

Pintu ruangan terbuka, terlihat wajah Aswin yang terlihat cemas. Aswin menatap Revival yang sedang berdiri menatap kehadiran yang tidak di ketahui Elakshi.

“Ada apa ini.” tanya Aswin pelan kepada Revival.

Revival pun mulai menceritakan kejadian yang menimpa Elakshi. Saat mendengarkan penjelasan Revival, Aswin mengepal erat kedua tangannya. Tangan kanan memegang bahu kiri Revival. “Sudah cukup. Hari ini kita bisa pulang, kamu juga. Aku berterimakasih kepada kamu sudah menjaga wanitaku dengan baik.”

Revival menundukkan kepalanya. “Sudah menjadi tugas saya, Presdir.”

Aswin berjalan mendekati Elakshi, ia memeluk tubuh mungil yang terus membelakanginya dan Revival. Dagu di letakkan di atas bahu kanan Elakshi, kedua mata terpejam. “Apa kamu merasa takut. Apa kamu sudah merasa tenang mendengar suaraku.”

Aswin melepaskan pelukannya, Elakshi berbalik badan. Terlihat jelas baju gaun bagian depan yang basah dan terlihat jelas bagian dalam miliknya.

“Presdir.”

...Bersambung........

Aku hadir lagi 🤗🤗.

Akhirnya Mimin NovelToon membantu aku menghapus kesalahan yang aku buat di Bab sebelumnya. 😁😁

Terimakasih buat yang kalian Yang selalu support karyaku..

Aku akan membalasnya satu persatu. ☺️

1
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Ya Allah adakah seorang Ayah yg model begin I Kau ciptakan Sedih Rasanya aku aku sebagai Anak sesak dadaku aku beruntung punya Ayah yg baik penyanyang . suatu hari nanti jadikan aku seorang anak yg berbakti terhadap org tua Ku aku tidak may jadi Anak Durhaka aku tskut
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Rasanya aku ingin menangis mendengarnya hati ku sesak sekali 😥
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Begitu kejam nya ayah nya tidal punya Hati Nurani😔😭
Inru
Serba tampan ya...
Inru
Siapa hayo?
MommyAtha
makanya pak... jgn jahat2
MommyAtha
stress sendiri kan lu
MommyAtha
presdir bodoh
MommyAtha
bagus ceritanya thor...
MommyAtha
rasain lu
MommyAtha
dan saya meleleh thor
MommyAtha
yah.. kenapa blg jelek sih presdir
MommyAtha
thor... kalau butuh bantuan buat ngitung duit, saya siap
MommyAtha
emot meresahkan ini
MommyAtha
bukannya emg namanya tante anna ya thor??
MommyAtha
kayaknya yg jahat si tante2 ini
MommyAtha
jangan gitu lah pak
MommyAtha
aq panggil Ela aja, susahhh namanya
Inru
Visualnya... hmm, serem... eh cakep...
Inru
Mama, kok kamu seperti itu sih?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!