NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Abang Ipar

Menikah Dengan Abang Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Menantu Pria/matrilokal / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:512.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sonata 85

Aresya seorang wanita cantik punya saudara kembar setelah ia meninggal adik kembarnya menggantikan menikah dengan suami. apakah dia akan diterima?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sonata 85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Paksa Berpisah

Setelah satu minggu mendapat perawatan, Akmal sudah pulih, lebam di wajah sudah hilang dan Tangannya yang di balut perban itu sudah dilepaskan.

Baby tampan itu sudah mulai berceloteh jika diajak bercanda, tidak ada alat-alat rumah sakit lagi yang menempel ditubuh mungil itu.

“Alhamdulilah akhirnya jagoan Bunda sembuh,” ujar Alisa mengendong Akmal.

“Besok, sudah bisa pulang Bu,dia anak yang kuat, dia bisa melewati masa kritis itu.” Dokter Vero menyentuh pipi gembul Akmal.

Ia berpikir kalau Alisa ibu yang melahirkan Akmal, dokter cantik itu tidak tahu , wanita itu ibu pengganti untuk mereka berdua.

“Saya akan membawa mereka pulang hari ini,Dok.”

“Tetapi suami Ibu berpesan, dua apa tiga hari baru ibu pulang.”

“Tidak apa-apa, saya sudah kuat, nanti saya yang akan menghubungi suami saya dari rumah,” ujar Alisa.

Saat Farel berangkat ke kantor, saat itu juga ia berencana ingin pulang ke rumah membawa si kembar.

“Bu apa kita tidak menunggu Pak Farel dulu, baru pulang ke rumah? Saya masih trauma mengingat kejadian hari itu, jika bisa memilih saya berharap ibu dan pak Farel keluar dari rumah itu,” ujar Desi, wanita merasa sangat takut jika pulang ke rumah.

“Tenang saja, saya sudah membeli satu rumah yang nyaman untuk kita tempati nanti, dekat kerjaan, biar saya bisa pulang-pulang ke rumah, saat ini, sedang di renovasi,” ujar Alisa.

“Benarkah, alhamdulilah, saya senang bangat mendengarnya Bu, akhirnya Pak Farel dan ibu bisa lepas juga dari keluarganya.”

“Hanya kita, aku, si kembar dan Asi.”

“Ah, maksudnya Pak Farel tidak ikut?”

“Kita lihat saja nanti, tetapi saat ini, mari kita pulang ke rumah orang tua Farel dulu.”

“Baiklah Bu, walau hati ini rasanya berat untuk balik ke sana, tetapi kalau sama ibu, saya berani.” Desi menggendong Akmal dan baby Aminah di gendong Asih, Alisa akhirnya mempekerjakan dua suster untuk kedua si kembar, agar bisa dirawat dengan baik dan Desi tidak merasa kerepotan saat malam.

Karena pengasuh Aminah yang biasa, bisa hanya siang, saat malam ia akan pulang ke rumah nya, tetapi kali ini Alisa memperkerjakan dua sekaligus dari pagi sampai malam

Alisa meninggalkan rumah sakit menggunakan mobil sewaan, ia tidak meminta supir Farel menjemput, bahkan tidak mengabari Farel kalau mereka pulang.

Saat mereka tiba, wanita tua itu tampak gugup, saat Alisa tiba-tiba pulang ke rumah, tanpa mengabari terlebih dulu.

“Oh, kalian sudah pulang, kenapa tidak mengabari Ibu biar suruh Pak Bayu untuk menjemput?”

Ibu Farel pur-pura bersikap baik pada Alisa.

“Iya Bu, tidak ingin merepotkan Mas Farel,” ucap Alisa bersikap sopan.

Dan mengajak kedua suster masuk ke kamarnya, tetapi saat mereka tiba, Desi terkejut kamar itu tampak sangat luas, dua kamar di jadikan satu, dan segala perabotan di beli yang baru, Tetapi mata Alisa menanggapinya dengan raut wajah yang dingin.

Alisa berpikir kalau suaminya dan keluarganya, hanya berpura-pura baik agar ia tidak melaporkan Dinar.

Dari kamar si kembar diberi pintu akses langsung ke kamar kedua pengasuh, jadi Desi tidak usah jauh lagi berlari dari kamarnya saat keduanya menangis.

“Waoh … kapan mereka mengerjakan ini? ini sangat bagus,” ujar Desi mengagumi kamar mereka.

Alisa hanya bersikap biasa, ia meminta kedua si kembar untuk di letakkan di matras, membiarkan keduanya guling-gulingan bebas, karena satu minggu di rumah sakit keduanya hanya di gendong.

Setelah beberapa jam tiba di rumah, Farel datang, ia berlari menuju kamar si kembar.

“Kenapa tidak memberitahuku kalau kamu mau pulang hari ini Sah, aku bisa mengantar kalian pulang tadi,” ucap Farel berusaha bersikap baik.

Saat Farel datang, ibu juga ikut naik dan mulai ikut-ikutan bersikap baik di depan Farel , padahal tadi sebelum Farel datang ibu mertuanya menatap sinis padanya.

“Iya, ini Farel yang minta kamar ini di perluas, iya aku harus rela rumah ini di bongkar untuk mereka,”ucap terlihat dari wajahnya sangat terpaksa melakukan itu untuk si kembar.

‘Apa ibu pikir apa yang di lakukan putrimu sepadan dengan semua ini? Tidak akan, aku tidak ikhlas’ Alisa membatin.

“Iya Bu, terimakasih,” ucap Alisa, tetapi wajahnya datar terlihat sekali kalau ia masih sakit hati.

“Sa, apa kita boleh bicara?” tanya Farel dengan ragu-ragu.

“Baiklah , nanti kita akan bicara, aku mandi dulu.”

*

Saat sore tiba ternyata badai besar datang lagi.

Ternyata kabar tentang si kembar dan tentang Alisa yang di tinggalkan di pinggir jalan, sampai juga ke telinga keluarga Alisa, tentunya semua itu karena Dr. Faisal yang melaporkan pada orang tua Alisa.

Tepat saat ia selesai mandi terdengar suara ibunya di lantai bawah, Alisa berlari dengan panik, sampai-sampai handuk di atas kepalanya belum ia lepaskan.

“IBu! Ayah! Rio!” Alisa panik.

“Alisa anakku, apa yang terjadi sebenarnya Nak? kenapa kamu tidak pernah cerita pada ibu? Kenapa kamu tidak pernah bilang kalau mereka memperlakukanmu dengan buruk? Ya Allah, kamu sangat kurus.” Ibu Alisa memeluknya dengan tangisan.

Farel dan ibunya hanya diam,

“Ibu duduk dulu, nanti kita bicarakan Bu,” ujar Alisa membujuk ibu dan ayahnya untuk duduk.

Tetapi ibu melepaskan tubuh Alisa dan ia mendekati farel.

Paaak …!

“Ini yang kamu lakukan setelah aku memberikan putriku yang berharga, untukmu!”

Teriaknya dengan marah pada menantunya.

“Ibu tenanglah, ayo kita bicara dengan baik-baik.”

“Diam kamu! aku akan membawa putriku dan cucuku dari sini, kamu akan menyesali semua ini.

Kamu akan menyesal telah menyakiti putriku dan menolak anak itu, kamu lihat saja, kamu akan menangis menyesal nanti” teriak ibu Alisa marah.

“Ibu mari kita bicara baik-baik.” Alisa memeluk tubuh tua ibunya, untuk menghentikan ibunya berteriak.

“Kenapa kamu tega menyakiti cucumu sendiri, kenapa seorang bibi berani melakukan hal pada kejam seperti itu, pada keponakanya.

Ya Allah, aku memberikan putriku pada orang salah,” ujarnya dengan tangisan.

“Baguslah kalau Anda datang ke rumah ini, saya ingin katakan, mereka tidak ada hubungan keluarga denganku baik anakku dan Dinar, baguslah bawa mereka semua pergi dari sini,” ujar ibu mertua Alisa.

“Ibu diam lah.” Teriak Farel marah.

“Jadi, benar kalian tidak menganggapnya cucu?”

Ibu Alisa tampak terkejut, selama ini ia tidak pernah tahu hal buruk apa yang sudah dialami Alisa dan kedua cucunya di rumah itu.

“Ratna putrimu berselingkuh dengan orang lain dan melahirkan mereka, bagaimana aku menganggap mereka sebagai cucu” Teriak Ibu Farel,

“Apaa, tuduhan seperti apa itu? Farel apa kamu juga percaya kalau Ratna melakukan itu? Kamu tahu bagaimana dia mencintaimu,” ucap Ibu Alisa terlihat sangat kecewa pada Farel.

Farel diam, sikap diam itu disimpulkan keluarga Alisa jawaban iya’

Ibu Alisa menangis sedih mendengar tuduhan keluarga Farel pada mendiang putrinya.

“Baiklah, mari kalian berpisah.

Harus cerai! Aku akan membawa cucuku pulang, aku sangat kecewa padamu Farel.

Pengorbanan besar putriku selama ini padamu, kamu balas dengan hinaan dan tuduhan kejam.

Baiklah sebelum kalian berpisah dengan Alisa aku ingin jelaskan kebenarannya padamu,

aku akan mence-”

“Ibu, sudahlah, biarkan aku nanti yang menjelaskan ya pada mereka, aku sudah tahu kebenarannya, keluarga ini kan kita hukum,” bisik Alisa ke kuping ibunya.

Wanita tua itu menatap Alisa dengan tatapan terkejut, ia tidak tahu kalau Alisa sudah mengetahui kebenarannya.

“Bawalah pulang cucumu, aku akan tetap di sini untuk memberi mereka pelajaran,” ujar Alisa.

Ibu Alisa tahu semua rahasia siapa ayah dari si kembar, karena hanya pada ibunya lah Ratna menceritakan semua rahasianya.

Tetapi ia tidak tahu kalau Alisa pada akhirnya tahu kebenarannya. Alisa tahu semua rahasia itu, berawal saat ia menginap di kamar Dr. Faisal, ia menemukan dokumen di dalam laci meja di kamar Dr. Faisal.

Bersambung..

1
Hartini May
Lumayan
Anneke Saralaa
thor kenapa ceritanya sudah tidak beres padahal endingnya bagus tapi sayang diakhir ceritanya ngawur.. masa dikatakan Alisa masih perawan jadi waktu hamil&melahirkan haikal hantunya Ratna🤣😂🤣😂🤣miris 😭😭😭
N Wage
ngaco kamu thor!!!!
itu si haikal gimana cara ngadonnya kalau si alisa gak diperawani si dimas.?
kan ada bab hot marihotnya si alisa ma si dimas,trus bab hamilnya jg ada.
di bab2 akhir,kasihan si haikal gak pernàh dibahas othor lagi,cuma ada si kembar doang.
N Wage
kakak,bukan intruksi yg mulia...tp interupsi yang mulia.
N Wage
jadi farel ini belum jadi operasi plastik?
belum jadi operasi wajahnya?
trus operasi apa yg dijalani oleh farel?operasi jantungnya?

satu yg agak mengganjal ni ya thor,selepas menceraikan alisa kemudian langsung meminta dimas utk menikahi alisa. kan belum masa selesai masa idah.
walau memang farel belum menyentuh/berhubungan suami istri dg alisa.tp konsepnya di sini kan dimas gak tau.
kemudian ketika dulu farel menceraikan alisa dg talak 3? krn disini diceritakan pak brata meminta farel utk menikah dulu dg yg lain.dan dia bisa mengatur semuanya dg mudah.
dan jg ketika alisa menikah (kembali) dg farel as diego apa sdh selesai masa idah?
N Wage
kan alias lg dtg bulan thor.
N Wage
apakah dimas sdh selesai pendidikan di jerman?
dan apa hubungan dimas dg pak brata?
N Wage
sebagai seorang polisi apakah gatel sdh menyelidiki semua kebenaran ttg kabar perselingkuhan istrinya.
Neneng Maryani
terlalu jahat sy g suka peran faisal
Aliya Jazila
waduuhh tanggung thor
Erli Ana
thor buat alisa balek sm di mas buat kelurga parel tersiksa
Mawar Erika
semoga farel dan Alisa di persatukan kembali dan hidup bahagia untuk selamanya dan untuk dokter faisal berhenti merusak rumah tangga farel dan alisa
Sri Anum Arsusi
cerita yg berat, perasaan kita terasa di aduk aduk. salut dengan idemu Thor
Sri Anum Arsusi
kesana kemari perasaan kita di seret seret thor. tadinya kesal sama farel sekarang dibalik
Akbar Akbar
bagus keren
Iim Siti
aduh jafi gagal paham ni thor gimana ceritanya Alisha belum melakukan hun suami istri sama Dimas sedangkan Alisha hamil dan melahirkan Haikal... apalagi ian ada bab pas mereka malam pertama juga ini jadi rancu begini ceritanya ga ada penjelasan detailnya langsung tamat
Hasrie Bakrie
Loh koq bisa Alisa dan Dimas tdk prnh hubungan badan sedangkan wktu ma Dimas, Alisa hamil dan lahir deh Haikal. Bingung deh ceritanya skrg
azam muhamad: iya saya jg bingung
total 1 replies
Hasrie Bakrie
Bingung deh koq tiba" alur ceritanya berubah, perselisihan Alisa dan Dimas msh tanda tanya tiba" jdi berubah alurnya,gmn sich thor
Hasrie Bakrie
SaMaWa hingga ke Jannah-Nya Dimas & Alisa
Hasrie Bakrie
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!