NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17 Lebih Berani

"Arumi, kamu bahkan bawa mobil sendiri dan jika kamu tidak bisa mengendalikan diri untuk menyetir karena jalanan yang tidak baik, kamu bisa saja pakai sopir di rumah ini. Boleh kan Ma?" tanya Lavanya langsung melempar ke ibu mertuanya yang sampai saat ini merasa ada sesuatu pada menantunya.

"Ya, kenapa tidak, selagi supirnya tidak membawa siapa-siapa maka pergilah!" sahut Maria.

"Kak, Mike ayo!" Lavanya tidak ingin berlama-lama di ruang tamu tersebut dan kemudian langsung pergi bersama dengan suaminya.

Lagi dan lagi Arumi benar-benar kesal dengan tangan terkepal dan sementara Maria tampak santai yang kembali membolak-balikkan majalah yang dia pegang.

"Kenapa sekarang Lavanya tampak begitu angkuh, apa maksudnya sebenarnya dan sudah beberapa kali dia mencelaku," batin Arumi benar-benar tersinggung pada Lavanya.

*****

Mike memang ada meeting searah dengan rumah sakit dan bahkan tidak jauh dari rumah sakit. Lavanya sudah menjenguk ibu angkat, saat ini dia duduk di salah satu bangku bersama dengan Naomi yang kebetulan mereka bertemu di rumah sakit karena ayah Naomi merupakan dokter di rumah sakit tersebut.

"Aku tidak pernah melihat kamu ditemani oleh Pak Mike ke rumah sakit? Apa memang ini perdana?" tanya Naomi.

"Aku tidak berani keluar rumah, kejadian sewaktu di Bali membuat ku trauma dan takut jika ada lagi yang melakukan hal itu kepadaku jadi mau tidak mau aku harus meminta ditemani," jawab Naomi.

"Ini pasti berat untuk kamu sembuh dari luka trauma, tetapi semoga saja dengan trauma yang kamu alami terus membuat kamu dan Pak Mike dekat, memang seharusnya sebagai seorang istri mendampingi suaminya dan didampingi oleh suaminya," ucap Naomi membuat Lavanya terdiam.

"Naomi menurut kamu apakah persaingan politik itu sangat menakutkan?" tanya Lavanya.

"Bukan hanya politik, persaingan bisnis dan persaingan dalam bentuk apapun selalu menakutkan. Dunia ini sudah sangat tua, orang-orang sudah tidak takut apapun lagi dan termasuk pada Tuhannya, terkadang demi mencapai obsesi yang terlalu tinggi harus mengorbankan banyak hal, kita bisa lihat berita yang terus saja muncul dari tahun ke tahun, adanya pembunuhan secara besar-besaran, bahkan semua itu hanya berdasarkan karena masalah sepele dan bagaimana dengan masalah yang lebih serius, itu sudah tidak menjadi rahasia umum lagi,'

"Lagi dan lagi uang berhasil menyembunyikan semua kesalahan orang-orang yang berkuasa yang ingin mencapai aksesi yang tinggi, tanpa memikirkan akan berdampak pada turunannya di masa mendatang nanti," jawab Naomi tampak begitu bijaksana memberi jawaban kepada Lavanya.

"Artinya banyak kemungkinan kematian Erlangga berkaitan dengan keluarga Brahmana dan bisa diduga karena aku mendengarkan pembicaraan itu membuat mereka berpikir bahwa aku akan menjadi ancaman," batin Lavanya.

"Jika kita di dunia ini menghadapi hal-hal seperti itu, maka yang perlu kita persiapkan adalah kecerdasan, keberanian karena jika kita lemah dan justru kelemahan kita akan dijadikan senjata, biasanya jika seseorang yang ingin menghancurkan kita menganggap kita lemah, maka dia bisa melakukan tindakan yang langsung saja, tetapi jika dia menganggap kita tidak lemah dan dia harus menyusun beribu rencana untuk menghancurkan kita, tetapi karena terlalu banyak rencana yang akhirnya membuat musuh kalah," lanjut Arumi.

"Benar, aku tidak boleh takut dan lemah, aku harus menghadapi semua ini dan terlebih lagi harus mengetahui siapa orang yang ingin mencelakaiku," batin Lavanya.

"Kamu sudah selesai!" di tengah pembicaraan itu tiba-tiba saja Mike sudah berada di tempat mereka.

"Pak!" sapa Naomi dengan menundukkan kepala.

"Ya, sudah bertemu dengan dokter," jawab Lavanya.

"Kalau begitu kamu akan saya antar pulang karena setelah ini saya harus kembali kerja," ucap Mike.

Lavanya menganggukkan kepala.

"Naomi terima kasih sudah menemaniku. Aku pulang dulu!" ucap Lavanya.

"Sama-sama," sahut Naomi dengan tersenyum dan kemudian Lavanya langsung pergi meninggalkan rumah sakit.

"Tumben sekali Lavanya bertanya hal seperti itu?" batin Naomi tanpa kebingungan yang seperti merasa ada sesuatu.

*******

"Mama sudah menyiapkan konferensi pers. Akhirnya anak itu bersedia juga untuk menemui para media dan semoga saja pemberitaannya menjadi trending dan memberi pusat perhatian kepada keluarga kita dan menambah suara untuk Papa," ucap Maria.

"Papa juga mengharapkan hal yang sama, kita harus terus mencari simpatik rakyat, agar semuanya berjalan dengan baik," ucap Brahmana.

Ketika ayah dan ibu mertuanya sedang menyiapkan konferensi pers dengan para wartawan. Maka Lavanya saat ini sedang berada di dalam kamar yang duduk di meja rias menatap dirinya di cermin.

"Kamu cantik kok, aura wajah kamu unik, kecantikan kamu penuh dengan keteguhan yang tidak bisa dimiliki oleh orang lain!"

Lavanya teringat dengan kata-kata Naomi saat menemuinya di kamar. Bagaimana Naomi menjadi orang satu-satunya yang menghargai dirinya.

Lavanya tiba-tiba saja melepas kacamatanya, pandangannya benar-benar rabun, tidak terlalu jelas melihat hal-hal di sekitarnya yang membuatnya kembali memasang kacamata tersebut.

*****

"Kamu siapkan saja pengawalannya lebih banyak lagi untuk menuju lokasi," ucap Mike yang saat ini tampak sedang menelpon, di tengah perintah yang telah dia berikan tiba-tiba saja sebuah tangan memeluknya dari belakang membuatnya kaget dan terlihat orang tersebut tak lain adalah Arumi.

"Arumi apa yang kamu lakukan!" Mike terlihat panik dan berusaha untuk melepaskan pelukan tersebut.

"Sayang aku kangen banget sama kamu, kita sudah lama tidak kencan bersama, tidak makan berdua, aku melihat belakangan ini kamu terlalu sibuk," ucap Arumi dengan suaranya yang terdengar begitu manja.

"Arumi kamu tidak perlu seperti ini, nanti bagaimana jika orang tuaku melihat!" Mike berusaha untuk menghindari Arumi yang saat ini sedang menggodanya.

"Sayang, kamu memang tidak kangen padaku?" Arumi ternyata tidak peduli dan tetap saja ingin bermesraan dengan Mike.

"Mike....." tiba-tiba saja suara Maria terdengar membuat Mike menjauhkan diri dari Arumi.

"Iya. Ma," sahut Mike.

"Stop Arumi!" tegas Mike kemudian berlalu dari hadapan Arumi.

Arumi menghela nafas, " kamu hanya milikku Mike, sampai kapanpun hanya akan menjadi milikku," ucap Arumi kemudian menyusul Mike yang saat ini berada di ruang tamu bersama dengan kedua orang tuanya dan juga ada Clara di sana.

"Arumi tante mengucapkan terima kasih kepada kamu, karena kamu akan menemani Lavanya untuk konferensi pers, karena pendampingan langsung dengan selebritis akan mempermudah semuanya," ucap Maria.

"Tante tidak perlu repot-repot berterima kasih seperti itu, saya adalah sahabatnya Lavanya dan sudah sewajarnya menemaninya kemanapun itu," sahut Arumi.

Tuk-tak-tuk-tak

Suara heels yang terdengar membuat sorot mata tertuju pada anak tangga. Mereka kaget dengan mata terbelalak melihat bagaimana Lavanya melangkah perlahan menuruni anak tangga dengan anggun.

Bersambung....

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!