NovelToon NovelToon
Satriaji Needs A Friend

Satriaji Needs A Friend

Status: tamat
Genre:Teen / Fantasi / Supernatural / Isekai / Light Novel / Tamat
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fadly Abdul f

Di Indonesia mendadak muncul sebuah gerbang yang ternyata di dalamnya terdapat banyak monster khayalan orang-orang, namun kini mereka melihat dengan mata kepalanya sendiri. Dan seorang remaja bernama Satriaji menjadi salah satu seorang yang mendapatkan kekuatan untuk melawan para monster yang ada, di sisi lain ia mendapatkan kenyataan yang pahit tentang sahabat masa kecilnya yang sudah dianggapnya seperti kakak kandung.. apa itu ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadly Abdul f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 : Lomba Penyihir

"baru saja selesai bertarung, EnergiKehidupan milikku sudah.. hampir habis.." ucap Satriaji seraya berdiri pelan-pelan. Mereka berdua memadamkan api kemudian berjalan seperti biasanya. Akan tetapi wajah mereka dipenuhi keringat dingin, hanya Satriaji yang memilki ekspresi wajah tenang tetapi penuh akan kewaspadaan.

Dalam hatinya ia sudah mempelajari berbagai sihir dari Avily meskipun masih kesulitan untuk mengontrol kekuatannya, tetap saja ia memerlukannya untuk melawan. Bukan untuk mengalahkannya tetapi mengalihkan perhatian saja, ataupun membawanya pergi sejauh mungkin. Sudah seperti biasanya dia berada dalam bahaya.

Satriaji mengeluarkan api dari mulutnya dan menyembur keluar membakar seluruh pohon di sekitar mahkluk itu, mayat naga itu membuka mulutnya. Bola hitam terpelesat mengenai tanah di depan Satriaji. Cukup untuk memperlihatkan kalau lawannya memiliki akal pikiran, itulah iblis.

Baik dari manusia maupun setengah hewan bisa berubah menjadi iblis, dimana mereka bisa mendapatkan kekuatan besar, asal dengan syarat menjual jiwanya. Bila mati nantinya akan menjadi mayat hidup yang mencari jati diri. Meskipun sedikit paham Satriaji tak berniat untuk mempelajari hal-hal semacam itu.

"Ledakan ledakan ledakan ledakan.. buat dunia.." mahkluk itu bicara seolah merapal mantra. Satriaji mendapatkan kabar dari instingnya dan membuat dinding dari tanah beberapa lapis, benar apa dugaannya. Mayat naga itu menembakkan tembakan seperti pancaran cahaya, tetapi mematikan dan tembok tanah juga tak dapat menahannya.

Dia mundur beberapa langkah ke belakang. Mengangkat kedua tangannya ke atas, dari telapak tangan keluar tombak api dan saat berkehendak melemparkannya. Mahkluk itu pergi menghilang begitu saja dari tempatnya, membuat Satriaji melirik ke sekitarnya dan tidak menemukannya juga. Wajahnya menandakan kelegaan hati kemudian ia memanggil temannya lagi.

Sesaat setelah menggunakan SihirPencari tidak menemukan keberadaannya disekitar. Cukup melelahkan untuk melawan mahkluk semacam itu, mereka bertiga memutuskan akan pergi meninggalkan tempat ini. Kebiasaan monster itu tidaklah menyenangkan, karena menyerang siapapun dan menyerap habis energi sihirnya.

***

Setibanya di kota, mereka datang ke arena mendapati Avily bersama peserta lain mengikuti lomba. Sebab status gadis elf itu seorang budak. Nilainya di tambah, namun tidak terlalu berpengaruh karena kapasitas sihirnya dan ras Elf. Malam hari ini seluruh kota sangat ramai menciptakan Satriaji yang risi terhadap sekitarnya.

"Apa setiap tahun ramai seperti ini ?" Gumam Satriaji menoleh ke sana-sini. Layaknya festival di bumi ini seperti sekumpulan manusia, yang mencari hiburan membuatnya tersenyum. Dan beberapa saat kemudian satu demi satu peserta keluar dan kalah, karena hanya beberapa jam saja perlombaan ini tidak terlalu lama akibat peserta yang sedikit.

Yang tersisa hanya tiga orang. Laki-laki dengan pedang sihir itu kembali ke tempatnya setelah menghabisi lawannya, sedangkan Avily dan lawannya masuk ke arena. Tanpa perlengkapan apapun gadis itu terlihat percaya diri. Dia mengambil batu, setelah itu lawannya datang bersama api hitam di sekitarnya.

Dia melakukan pemanggilan. Keluar sosok besar dengan gigi runcing, ular besar itu membuka mulut menganga menyemburkan asap hijau, para juri pun menggunakan dinding pelindung melindungi para penonton dari racun itu. Sembari berlari menuju Avily, api hitam itu melindunginya dari batu-batu kecil terbang terpelesat menghantam tanah melahirkan guncangan.

"Kena kau!" Teriaknya. Api hitam itu menjadi tombak menusuk Avily, gadis itu tersenyum meskipun tombak membunuh bayangannya.

"Apa..?" Lawannya membuka mata lebar. Dia melihat ke atas kepalanya Avily sedang terbang tidak memperlihatkan kalau dia dalam keadaan terpengaruh oleh racunnya, sebuah asap yang bisa menyebabkan penglihatan dan penciuman bermasalah. Efeknya akan menjadi mimpi buruk bagi ras selain manusia. Tetapi, lawan Avily meluapkan sesuatu hal yang penting.

Alasan dia tidak terpengaruh. Karena ikatannya dengan Satriaji yang memilki kemampuan untuk menolak setiap racun, tubuhnya sudah kuat menerima sejumlah racun. Sama halnya dengan orang yang dekat dengannya. Kemampuannya akan menjadi kemampuan Avily, selama masih menjadi budaknya.

"Dia menggunakan ular itu ?" Toleh Avily melihat mahkluk itu diam saja. Karena ular raksasa takkan bisa bergerak di dalam arena, karena sempit. Dan sebelum diperintah tuannya mereka akan terdiam mematung karena itulah Avily mengabaikannya. Napasnya menarik udara sejenak dan memberikan sesuatu lagi.

Mendadak tanah yang diinjak lawannya berubah menjadi lumpur. Tanah becek ini membuat lawannya tenggelam, bahkan energi sihirnya juga diserap dan dipindahkan pada Avily.

"Apa kau mau menyerah ?" Tanya Avily mengeraskan tanah kembali. Mendadak laki-laki ini terengah-engah merasakan energinya sangat terkuras, ia melihat musuhnya menunjuknya dan secara tiba-tiba ada bola air menutupi seluruh kepalanya.

"Aku belajar sesuatu dari tuanku.. selama mahkluk hidup membutuhkan udara, tak perlu sihir yang tinggi, bukan ?" Senyum Avily mulai menyerupai seringai jahat Satriaji. Sebagaimana diketahui olehnya kalau tuannya selalu memilih cara cepat, itu agak mengerikan baginya.

Karena lawannya sudah menyerah. Bola air yang menutupi kepalanya hancur, ia pun bisa bernapas kembali seperti sediakala, semua orang pun terdiam menatap gadis elf ini. Saat-saat musuhnya berniat untuk mengacaukan penglihatan serta pendengarannya, Avily membuat bayangan dan buat seolah-olah tubuhnya menghilang tak kasat mata.

Pindah ke langit memperhatikan musuhnya yang tidak sadar. Seusai membunuh bayangannya, gadis itu bertindak dan menyerang. Meskipun banyak orang yang tidak menyukai cara bertempurnya. Langsung menghabisi, tanpa mengatakan apapun sehingga lawannya menyerah.

Laki-laki sebelumnya memandangnya sinis dari kejauhan. Satriaji melihat bahwa Avily cukup ahli dalam sihir, selama beberapa hari terakhir dia melihat perkembangan yang pasti. Dan penentuan pemenang akan diadakan beberapa menit lagi. Kedua orang ini tak pernah menebaknya, setiap peserta tak diizinkan untuk memulihkan kekuatan dan hanya beristirahat selama 15 menit saja.

"Apa kau bisa ?"

"Ya aku bisa, kan kulakukan yang terbaik!" Tegas Avily dengan semangat. Selepas minum air, dia menarik napas dalam-dalam dan membuka pintu melihat lawannya sudah siap. Kapasitas energi sihirnya terbilang cukup besar, dikarenakan keturunan elf tetapi selepas melihat miliknya, Avily segera tersenyum kecut.

Dia menunggu pertandingan dimulai sembari bertanya, "apa dia manusia ?"

Sesaat setelahnya dimulai. Keduanya mengangkat tangan ke atas, sebuah tombak api yang berbeda tingkat serta bentuknya melesat dan saling bertubrukan sebelum hampir mengenai sasaran. Karena sedikit kesal Avily membentangkan kedua tangan, sejumlah pedang petir muncul.

"Aku takkan menang.. kalau begitu akan aku gunakan cara Satriaji!" Ucapnya dalam hati seraya memejamkan mata.

Terpelesat dengan kecepatan tinggi lawannya menghindar dengan mudah, tetapi mengerti apa yang diinginkan laki-laki itu melompat ke atas, menghindari ledakan. Sontak Avily kaget rencananya diketahui begitu saja olehnya. Waktu memejamkan mata, ia memfokuskan diri untuk membuat sihir ledakan tak kasatmata.

Bilah pedang itu menghilang, akan tetapi memicu sihir ledakan itu untuk aktif tetapi lawannya berhasil menghindar. Di udara ia menembakkan belasan bola api sekaligus, bahkan bukan hanya sekedar api biasa melainkan api hitam. Dan Avily menggunakan dinding pelindung melindungi diri, lawannya memiliki kemampuan yang tidak diragukan lagi, sangat heba sulit mengalahkannya.

1
Diambil Oleh Anggur
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh
margo and me
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
Surya Putra
plot awal cerita seperti pada umumnya kenapa tiba-tiba ada gerbang yang di dalamnya ada monster.

tapi, yang aku tahu disini sepertinya monster di dalam gerbang tidak bersalah kan? mungkin hanya zombie yang menyerang saja

yang mulai menyerang duluan juga manusia dari bumi, apakah ada kesalahan dalam mengartikan TULISAN DI PINTU itu?
Surya Putra
Hah? salah nulis ya thor kok Sarah sih wkwk Harunya darah
....: ngokey 🗿👌
total 3 replies
Surya Putra
ehh, gw kira darahnya bakal kembali ke tubuh.

lalu, kata "Sebaiknya jangan terlalu memikirkan mengapa aku tak mau satu kelompok denganmu"

apakah ia akan meminum darah dari hewan yang ia buru?
Surya Putra: minum darah bukan kanibalisme, maybe wkwk
total 2 replies
SquigglyMunchkin
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
adalahdarling
Jaga kesehatan selalu ya thor.. aku kebawa perasaan banget nih huhuhu
moonstrucktraveller
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
SongbirdGarden
Kak author semangat!! jangan lupa istirahat dan liat yang seger-seger biar ga pusing nulis next bab!
WillofWashington
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
skyeandstaghorn
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Zahra Fitria
tu ada nama Fauzan ama satriaji kok kaya ada yng aneh y ?🤔
....: oh maaf, awalnya aku mau pake nama Fauzan tapi diubah jadi Satriaji.. eps ini belum di edit 😌
total 1 replies
....
Luangkan waktunya untuk like, komentar + masukan cerita ini ke daftar bacaan anda :)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!