NovelToon NovelToon
ELDISKA

ELDISKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa-Percintaan bebas / Keluarga & Kasih Sayang / Karir / Persahabatan / Tamat
Popularitas:259.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Shann29

"Sekarang topinya dulu, besok hatinya." Ucap El pada Diska.

AWAS SENYUM SENYUM SENDIRI DAN JADI BAPER!!

Cerita cinta ditahun 90'an.
Yg kangen cerita 90an silahkan merapat dan mengenang bersama masa-masa cinta monyet dan cinta pertama.

Diska Adalah Seorang Remaja Yang Ceria, senang membaca buku dan hobi membeli banyak buku dan Pandai membuat puisi Sementara Eldirga atau yang biasa dipanggil El Seorang Pria Cool dan Galak yang mempunyai hobi bermain gitar dan menciptakan lagu.
Diam Diam Mereka Saling Jatuh Cinta Namun Saling Gengsi.

Bagaimana Kelanjutannya? Simak Terus Kelanjutannya Ya.
Mohon Kritik dan Saran Yang Membangun Untuk Penulis Agar Lebih Berkreatif.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shann29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EL KEMBALI

Empat Tahun Berlalu,

El Berubah Menjadi Pria Dewasa Yang Tampan Penuh Kharisma,

"Kamu Akan Pulang?" Tanya Papanya El,

"Iya Pah, El Rindu Diska" Jawab El Sambil Menatap Foto El dan Diska Saat di Dufan,

"Hatimu Yakin Kesana?" Tanya Papa,

"Yakin Pah, El Punya Janji Untuk Diska Dan Ayahnya" Jawab El,

"Pulanglah,Ajak Diska Menikah" Kata Papa,

"Umur El Masih 21 Tahun Pah" Jawab El,

"El,Kalo Kamu Sudah Yakin,Diska Sudah Yakin,Tunggu Apa Lagi, Menikahlah" Kata Papa sambil Menepuk Pundak kiri El.

"Iya Pah" Jawab El.

El Tiba DiJakarta,

Turun Dari Badan Pesawat,Memakai Coat dan Kaca Mata Hitam.

Penampilannya Sungguh Sangat Berubah, Namun Arah Hatinya Tidak Berubah, Tetap Mengarah Ke Diska.

El Melangkahkan Langkah Pertamanya diJakarta,

"Dis, Gw Balik, Kita Semakin Dekat" Kata El Dalam Hatinya Dan Kemudian Masuk Kedalam Mobil Untuk Pulang Kerumah Papanya.

Empat Tahun Sudah El Pergi,

Diska Benar-benar Melewati Hari-hari Tanpa El,

Diska Menyelesaikan S1 Dengan Cepat Dengan Nilai Terbaik,

Ayah dan Ibu Tetap Sangat Bangga Terhadap Diska.

Diska Mendapatkan Tawaran Bekerja di Perusahaan Ternama,

Diska Tidak Menyianyiakan Tawaran Kerja Yang Datang Padanya.

Diska Bekerja Di Tama Group Sebagai Acconting Staf.

"Lo Gak Mau Istirahat Dulu Dis,Mau Langsung Kerja?" Tanya Kak Dhika Ke Diska di Rooftop Rumahnya.

"Gw Mau Langsung Kerja Kak,Cari Kesibukan" Jawabnya Singkat.

"Bukannya Lo Seneng Nulis ya,Bikin Cerpen Sama Puisi dan Lo Mau Ambil Kuliah Sastra Kenapa lo Banting Diri Ke Ekonomi?" Tanya Kak Dhika.

"Gw Mau Lupain Huruf-huruf Yang Gw Rangkai Jadi Kata Kemudian Kalimat Kemudian Jadi Sebuah Cerita,Gw Lebih Memilih Angka Yang Bisa Gw Hitung Dan Gw Jumlah Sehingga Gw Lupa Dengan Huruf-huruf Yang Gw Rangkai" Jawab Diska.

"Kenapa?" Tanya Kak Dhika.

"Karna DiSetiap Rangkaian Huruf menjadi Kata,Slalu Ada Bayangan El Disana" Kata Diska Dengan Tatapan Kosong.

"Empat Tahun Dis,Lo Bisa Lewatin" Kata Kak Dhika.

"Gw Hancur Kak,El Hancurin Hati Gw,Pergi Tanpa Pamit dan Ngebiarin Gw Sendirian" Jawab Diska.

"El Juga Disana Berjuang Dis,Sendirian" Kata Kak Dhika.

Diska Diam dsn Menghela Nafas,

"Jangan Bahas El Lagi Kak" Kata Diska Lagi.

Diska Mulai Sibuk Bekerja di Tama Group.

Sudah Jarang Bertemu Ryan,Airin dan Bima,

Juga Jarang Bertemu Dengan fahmi,naya dan Soni.

Sebuah Mobil Berhenti Di Depan Rumah Ryan,

Seseorang Turun Dari Mobil Mewah Itu.

Ryan Melihat Dari Teras Rumah Atasnya,

"El" Teriak Ryan dan Langsung Turun dari Atas

"Lo Balik El?" Tanya Ryan dan Memeluk Sepupu yang Juga Sahabatnya Itu.

"Kita Keluar Yan,Jangan Ngobrol Disini" Ajak El Pada Ryan Karna Enggan Dilihat Oleh Mama Kandung dan Papa Tirinya El Yang Tinggal Satu Lingkungan Dengan Ryan.

El Mengajak Ryan Ke Sebuah Cafe.

"Lo Berhasil El?" Tanya Ryan Seakan Bangga Terhadap Perubahan El.

"Diska Gimana Yan?" Tanya El Langsung Seolah Tidak Sabar Mendengar Cerita Tentang Kekasih Hatinya Itu.

"Gw Rindu Dia,Sangat Rindu Dia" Kata El Lagi.

Ryan Terdiam.

"Yan.."

"Ada Apa Yan?" Tanya El Mulai Curiga.

Ryan Menghela Nafas,

"Diska Marah Sama Lo,Dia Ngerasa Lo Ninggalin Dia,Awal Lo Pergi Dia Nangis Setiap Hari,Setiap Waktu,Dia Ga Ngerasa Adil Buat Dirinya" Kata Ryan Mulai Bercerita,

"Diska Jadi Sensitif,Gampang Marah,Pendiam,dan Ga Kaya Dulu Lagi El" Kata Ryann Lagi.

El Menunduk

"Gw Salah Yan" Kata El Pelan.

"Diska Ga Suka Cara Lo Pergi Ga Pamitan Sama dia,Diska Ngerasa Lo Ngebuang dia" Kata Ryan Lagi,

"Diska Slalu Menghindar Setiap Kita Ngobrol Soal Lo El" Kata Ryan Sambil Menatap El.

El Menghela Nafas,

"Empat Tahun Gw Pergi Buat Dia yan,Lo Tau Itu kan?" Tanya El.

"Gw Udah Bilang Gitu El,Tapi Lo Tau Keras Kepalanya Diska Ky Gimana" Jawab Ryan.

"Ada Cowok Lain Yan?" Tanya El Penuh Selidik,

"Banyak El,DiKampus Banyak Yang Deketin Diska,Tapi Diska Menutup Hatinya,Diska Nutup Diri Juga dari Gw,Airin dan Bima" Jawab Ryan Menjelaskan,

"Diska Bilang Benci Karna Tiap Lihat Kita,Tapi Dia Ga Bisa Lihat Lo" kata Ryan Lagi.

El Terdiam Mencerna Semua Perkataan Ryan.

"Kuliah Diska Gimana Yan?" Tanya El.

"Diska Tetep Yang Terbaik El,Diska Sekarang Udah Kerja,Dia Dapet Tawaran Kerja karna Lulusan Terbaik di Kampus" Jawab Ryan.

"Pacar Gw Yang manja Emang Keren Ya Yan" Kata El Sambil Tersenyum,

"Diska Kerja Dimana?" Tanya El Lagi.

"Tama Group,Hebatkan Diska Dapat Tawaran Kerja di Tama Group,Susah Banget Orang mau Masuk Kerja Kesitu" Kata Ryan,

"Tama Group?" Tanya El Dengan Terkejut,

"Kenapa El?" Tanya Ryan,

"Itu Perusahaan Bokap Yan" Jawab El Dengan Wajah Seriusnya,

Ryan Tampak Kaget Karna Tidak Percaya Bahwa Bisnis Papanya El Semakin Berkembang dan Maju.

"Bukannya Diska Mau Ambil Sastra Yan? koq Kerja di Tama Group?" tanya El Heran,

"Lo Pergi,Diska Banting Diri Ke Ekonomi,Katanya Dia Gak Mau Nulis Lagi,Karna Nulis Bikin Diska Inget Sama Lo,dan Dia Mau Lupain Smuanya,Lupain Lo,Lupain Cita-cita Diska Juga" Jawab Ryan.

El Terkejut Mendengar Cerita Ryan,

"Diska Lepas Impiannya? Ga Mungkin Yan, gw Tau Diska Sangat Ingin Jadi Penulis" Kata El Dengan Wajah Tak Percaya.

El Menunduk,

"Gw Kira Diska Baik-baik Aja Yan" Ucap El Dengan Lirih,

"Lo Gak Akan Ngenalin Diska Yang Sekarang,Diska Banyak Berubah" Jawab Ryan.

"Lo Kapan Mau Ketemu Diska?" Tanya Ryan.

"Gw Gak Pede Yan" Jawab El Pelan.

"Lo Harus Secepetnya Cari Diska" Desak Ryan.

"Lo Tinggal Dimana Sekarang? Tanya Ryan Lagi.

"Dirumah Sama Papa dan Mama Tiri Gw" jawab El.

"Mereka Baik?" Tanya Ryan

"Baik Banget Yan" Jawab El.

El Mengantar Ryan Pulang,dan Bergegas Kekantornya Yang Belum Pernah El Datangi Itu.

"Pak El" Sapa Seorang Pria Bernama Pak Fajar Yang Merupakan Orang Kepercayaan Papanya El.

"Bisa Bantu Saya?" Tanya El Ke Pak Fajar Secara To The Point,

"Apa Yang Bisa Saya Bantu Pak" Tanya pak Fajar.

"Ruangan Saya Dimana? Saya Butuh Bicara" Ucap El,

"Mari Saya Antar" Ajak Pak Fajar Ke El Untuk Menuju Ruangan El.

Tiba DiRuangan El.

"Bapak Bisa Bantu Saya?" Tanya El Ke Pak Fajar.

"Apa Yang Bisa Saya Bantu Pak El?" Jawab Pak Fajar.

El Menghela Nafas,

"Cari Data Karyawan Bernama Diska Alya Sabrina, Tolong Serahkan Ke Saya Secepatnya" Perintah El.

"Baik Pak" Jawab Pak Fajar dan Kemudian Segera Keluar.

El Menunggu Dengan Cemas DiRuangannya.

Pak Fajar Datang Kembali Membawa Sebuah Map Berisikan Data Diska.

El Meraihnya Dan Melihatnya.

El Tersenyum Melihat Foto Diska.

"Lo Cantik Banget Dis,Lo Semakin Cantik" Gumam El Dalam Hatinya.

"Diska Ditempatkan Di Bagian Mana Pak?" Tanya El.

"Mba Diska acconting staff, kerjaannya Sangat Bagus,Mba Diska Masuk Kesini Karna Perusahaan Yang Memberikan Tawaran Untuk Bekerja Disini,Prestasi dan Nilai Semasa Kuliahnya Bagus" Jawab Pak Fajar.

"Diss..Lo Disini,Gw Juga Disini Dis,Kita DiTempat Yang Sama Dis" Kata El Dalam Hatinya.

"Pak Belikan Roti dan Susu Kotak Coklat Dan Bagikan Ke bagian Staff Akunting,Pastikan Semua Tidak Ada Yang Terlewat" Perintah El.

"Baik Pak" Jawab Pak Fajar.

Di Divisi Akunting.

"Tumben Nih Ada Roti dan Susu Dari Kepala Bagian" Kata Mira Teman Sekantor Diska

Diska Terdiam,

"Kenapa Dimana-mana Gw Slalu Lihat Lo El" Kata Diska Dalam Hatinya dan Tidak Menyentuh Roti dan Susu Bagiannya.

Jam Pulang Kantor,El dan Pak Fajar Turun Ke Divisi Tempat Diska Bekerja, Smua Karyawan Sudah Bubar.

Pak Rudi Kepala Divisi Menghampiri El,

"Pak Fajar Ada Yang Bisa Saya Bantu?" Tanya Pak Rudi.

"Ini Pak Eldirga,Anak Pimpinan Perusahaan Yang Baru Pulang Dari Paris" Kata Pak Fajar Memberitahu Pak Rudi Kepala Divisi Akunting.

"Selamat Sore Pak Eldirga, Saya Rudi Kepala Bagian Akunting" Kata Pak Rudi Memperkenalkan Diri Ke El Dengan Grogi.

"Dimana Meja Diska?" Tanya El Secara Langsung,

Pak Rudi Menunjukan Meja Diska.

El Duduk Di Tempat Kerja Diska,Melihat Susu Dan Roti yang Tidak Diska Makan.

"Sebegitu Bencinya Kah Lo Sama Gw Dis?" Kata El Dalam Hatinya.

El Melihat ID Card Diska dan Menatapnya.

El Juga Melihat diMeja Kerja Diska Ada Foto Diska dan El Saat Masih SMP, Bertuliskan "My Future"

El Mengambil Kertas Di Meja Diska,Menuliskan Sesuatu.

"Gadis Manja,Gw Rindu" Tulis El Dan Menempelkannya di Lcd Komputer dimeja Diska.

El Beranjak Dari Meja Diska.

"Jangan Cerita Soal Ini Ke Diska" Kata El Ke Pak Rudi.

"Baik Pak" Jawab Pak Rudi.

.

.

Keesokan Harinya Saat Diska Akan Bekerja dan Melihat Sebuah Note di Layar PC nya.

"Gadis Manja,Gw Rindu"

Diska Langsung Mencari Seseorang,

Diska Menghampiri Pak Rudi.

"Pak Kemarin Ada Yang Ke Meja Saya Gak ya?" Tanya Diska.

"Tidak Ada Dis" Jawab Pak Rudi Berbohong,

"Memang Ada Apa?" Tanya Pak Rudi,

"Gapapa Pak" Jawab Diska dan Kembali Ke Mejanya.

Jam Istirahat Kantor,Diska Tidak Beristirahat Keluar,Diska Masih Memikirkan Siapa Yang Menempelkan Note Itu Di Meja Kerjanya.

"Lo Ga Keluar Dis?" Tanya Mira.

"Engga Mir,Gw Gak Laper" Jawab Diska.

Seorang Office Boy Menghampiri Diska dan Memberikan Sebuah Roti dan Susu Coklat Dengan Sebuah Note.

"Makan,Kalo Gak Makan Nanti Lo Sakit" Tulisan Note dari Seseorang,

"Maaf Mas Ini Dari Siapa?" Tanya Diska ke Office Boy Tadi.

"Saya Gak Tau Mba,Cuma diSuruh Antar" Jawab Office Boy Itu.

"El apa Lo Disini?" Tanya Diska Ke Dirinya Sendiri Dalam Hatinya.

Diska Duduk dan Menangis Menutup Wajahnya.

El Memperhatikan Diska Dari Jauh,Sangat Ingin Menghampirinya Tapi El Masih Menahannya,El Ingin Diska Mengingatnya Dengan Apa Yang Pernah El Lakukan.

"Gak Mungkin El Disini" Kata Diska Lagi Dalam Hatinya.

"Gw Rindu Lo El" Kata Diska Dalam Hati Sambil Menundukan Kepalanya Dimeja Kerjanya.

.

.

"Kenapa Kamu Tidak Menghampiri Diska?" Tanya Mama Yang Sepertinya Tau Dari Pak Fajar.

"El Kelamaan Pergi Mah,Diska Masih Marah Sama El" Jawab El.

"Dia Anak Yang Baik" Kata Mama Lagi.

El Hanya Tersenyum.

1
Yus Warkop
terimakasih author ceritanya bagus lanjut baca cerita erlan , rehat sbulan nunggu ,puasa dulu
Yus Warkop
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yus Warkop
alhamdulillah 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yus Warkop
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yus Warkop
EL junior bakalan cepet nongol dech
Yus Warkop
waaw 4 kali
Yus Warkop
ooh jodoh ryan udah nongol naya kayanya
Yus Warkop
jodohin sama mira thor ryan biar seru
Yus Warkop
🥰🥰🥰🥰
Yus Warkop
udah mau nikah elu gwe nya ganti yah dengan yg lebih romantis
Yus Warkop
🥰🥰🥰🥰🥰😂😂🥰😂
Yus Warkop
betapa menenangkan perkataan ibu 🥰🥰🥰
Yus Warkop
aah si El
Yus Warkop
rasain tuh el
Yus Warkop
masih ginta monyet yah seusia gitu
Yus Warkop
sweet sweet
Yus Warkop
aku bacanya sambil mesem" aja ngingetin diri sendiri
Yus Warkop
ya kasih perhatian Dhisa samaEL yah kasian dan maklummin kslo dikit" galak nanti juga gak deh
Yus Warkop
thn 90 aku belum ngenal hp , yg ada tlpn rumah sama tlpn koin tapi itu fi kampung gak tahu kali di ibukota yah haha
Yus Warkop
seneng juga baca kisah smp haha thn 90 han aku udah tamat sma deh 🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!