Lima tahun. Sejak Markas Black Rose diserang dan dihancurkan, putra sulungnya Raka menghilang tanpa jejak, dan suaminya, Reyhan, masih terpuruk dalam koma tanpa kepastian. Di balik kesunyian yang mencekam, dendam Reyna justru semakin membara. Duka telah berubah menjadi amarah yang terasah; ia kini menyusun rencana dingin untuk menghabisi setiap musuh yang terlibat dalam penyerangan lima tahun lalu.
mampukah ia menemukan Raka sebelum terlambat?
Dan akankah Reyhan akhirnya terbangun untuk melihat wanita yang ia cintai
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 026: PESTA MEWAH DAN IKATAN BATIN
GEDUNG ACARA PELANTIKAN ARKA ATMAJA
Mobil mewah keluaran terbaru berhenti tepat di depan gedung megah. Pintu mobil terbuka oleh satuan keamanan yang berjaga, karena tamu yang masuk pun harus diperiksa undangannya terlebih dahulu.
Turunlah sosok wanita cantik jelita mengenakan Gaun Evening Gown berwarna Midnight Blue dengan potongan Mermaid Tail yang sangat anggun. Gaun itu dihiasi manik-manik berkilauan yang memancarkan cahaya lembut, mempertegas lekuk tubuhnya yang sempurna dan bahu yang terbuka menawan.
Dia adalah Reyna Maureen Smith, Nyonya Muda keluarga Smith. Langkahnya yang anggun memasuki aula seketika membuat suasana hening sejenak. Semua mata tertuju padanya, penuh rasa takjub dan kagum.
"Bukankah itu Nyonya Muda Smith?"
"Cantik sekali, tidak berubah sama sekali."
"Katanya suaminya koma sudah lima tahun, dan anaknya juga hilang diculik..."
Banyak yang mengagumi kecantikan dan karismanya, namun tak sedikit anak-anak pengusaha yang memandang dengan rasa iri karena keanggunan yang dimiliki Reyna.
Reyna berjalan tegap menuju tuan rumah. Di sana, Arka berdiri gagah mengenakan kemeja hitam yang menonjolkan otot-otot kekarnya, dipadukan dengan jas elegan. Di sampingnya berdiri Rasya dengan setelan jas couple yang membuat mereka terlihat sangat serasi dan tampan.
"Selamat atas pelantikannya sebagai CEO," ucap Reyna singkat dan sopan.
"Terima kasih, Nyonya Smith," jawab Arka hormat.
"Reyna..."
Panggilan seseorang membuat Reyna menoleh. Ia belum sempat memperhatikan lebih jauh sosok kecil di samping Arka.
"Citra," sapa Reyna lembut melihat sahabatnya datang.
"Kamu tetap saja seperti dulu waktu SMA, datar dan cuek," cibir Citra.
Reyna tersenyum tipis. "Kamu juga tetap jomblo sampai sekarang. Sudah jadi dokter hebat kok belum menikah juga," ejek Reyna membalas.
Citra memutar bola matanya malas. "Nanti saja, belum ketemu jodoh yang pas buat aku."
Obrolan mereka terhenti saat pembawa acara naik ke panggung. Suasana menjadi hening.
Pembawa acara mempersilakan Tuan Danu Atmaja dan Arka naik ke atas mimbar. Dengan suara lantang, Danu mengumumkan bahwa mulai malam ini, Atmaja Group resmi diserahkan sepenuhnya kepada Arka sebagai CEO baru menggantikan dirinya.
Tepuk tangan gemuruh memenuhi ruangan. Danu menyerahkan sebuah lencana emas bergambar lambang keluarga Atmaja sebagai tanda pewaris. Arka menerimanya dengan mata berkaca-kaca.
Arka pun berbicara, mengucapkan terima kasih pertama kepada kedua orang tuanya.
"Dan yang kedua, terima kasih yang tak terhingga untuk putra tercintaku, Rasya Atmaja," ucap Arka lantang sambil menunjuk anak kecil yang berdiri manis di sampingnya.
Seketika, di sudut ruangan yang tidak jauh dari panggung, jantung Reyna berdebar kencang tak beraturan. Ada rasa perih dan tarikan kuat di dadanya saat mendengar nama itu dan melihat wajah anak itu, seolah ada ikatan batin yang berteriak namun akal sehatnya belum bisa menangkap maksudnya.
Citra yang melihat sahabatnya termenung dan pucat langsung menepuk pundaknya.
"Ada apa Rey? Kamu baik-baik saja kan?" tanya Citra khawatir.
Reyna tersentak lalu menggeleng pelan, mencoba menetralkan detak jantungnya. "Iya... aku baik-baik saja."
Acara berjalan lancar hingga usai. Satu per satu tamu undangan mulai berpamitan pulang, begitu pun dengan Reyna dan Citra setelah mengucapkan salam perpisahan pada Arka dan Danu Atmaja.
Reyna naik Mobilnya untuk kembali kemarkas BLACK ROSE. Rasanya segera sampai di markasnya untuk menemui suami tercinta yang masih setia menutup mata.
semangat terus ya thor sukses selalu
next kk