NovelToon NovelToon
Diary Of Luna "Jangan Mati"

Diary Of Luna "Jangan Mati"

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Anak Yang Berpenyakit / Persahabatan / Kisah cinta masa kecil / Chicklit / Tamat
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Tanzila mutiara

"maaf Ren, aku sudah menyembunyikan penyakit ku dari mu. aku harap, suatu hari nanti kamu mengerti maksud ku menyembunyikan penyakit ini." Luna Wijaya.

~~~~~~~~

sebelum membaca Novel ini, di saran kan untuk membaca novel sebelum nya ya. yang berjudul "Benih kakak tiri ku" agar kalian nyambung dengan cerita ini. baiklah, terimakasih banyak.

Luna Wijaya anak bungsu dari pasangan Elbra Wijaya dan Kania Azahra, awalnya ia adalah perempuan yang sehat dan aktif. Namun tak di sangka, sebuah penyakit membuat nya menjadi lemah. hingga membuat nya mudah pingsan, beruntung nya ada sang kakak yang mengetahui penyakit nya, dan sang kakak berniat ingin memberi tau orang tua nya mengenai penyakit Luna, namun Luna memohon untuk tidak memberi tahu siapapun soal penyakit nya karena sebuah alasan. bahkan Ren, teman sekaligus orang yang ia suka, tak ia beri tahu soal penyakit nya. bagaimana kah kondisi Luna kedepannya? apakah bisa sembuh? atau malah sebaliknya? yuk baca 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tanzila mutiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anisa? [chapter 26]

"Jadi gini, pak. Tadi pagi, kita di minta tolong sama seseorang. Dia minta kita buat pura pura ngebully Ren, ntar dia datang, seakan akan jadi penyelamat nya Ren. Tapi aneh nya dia gak datang datang, pak. Dan nih orang kebawa emosi beneran, dan gitu lah, mereka jadi berantem." Ucap si B yang menjelaskan alasan mereka malakin Ren.

"Siapa orang nya?" Tanya pak guru.

"A-" ucap si B yang terpotong.

"Anisa, pak." Sambung si A dengan cepat.

"Anisa? Anisa kelas 12 MIPA 1?" Tanya pak guru yang ingin memastikan.

"Iya bener, pak." Jawab si A.

"Kamu yakin, beneran Anisa?" Tanya pak guru yang sedikit tak percaya.

"Yakin, pak." Jawab si A tanpa ragu.

"Anak sependiam itu punya pikiran selicik ini, sangat tidak tidak saya rasa." Ucap pak guru yang agak ragu.

"Orang pendiam biasanya mempunyai sisi gelap, pak." Jawab si A.

"Oke, ya udah. Suruh dia kesini." Ucap pak guru yang ingin bertemu dulu dengan Anisa.

Mendengar ucapan pak guru, mereka bertiga pun kompak berdiri dari duduknya.

"Mau kamana kalian?" Tanya pak guru yang bingung.

"Ke kelas Anisa, pak." Jawab si C.

"1 aja dong, masa bertiga mau jemput Anisa doang." Ucap pak guru.

"Kita ini best friend, pak. Kemana mana harus bertiga." Jawab si C sembari merangkul si A dan si B.

"Alah, kayak kereta api aja kalian. Udah pisah dulu ah." Pak guru.

"Masa sendirian, pak. Berdua aja gimana?" Ucap si A yang malah mengajak negosiasi.

"Ya sudah buruan, jangan mampir ke kantin kalian ya." Pasrah pak guru yang sudah lelah, sembari memperingati si A untuk tidak mampir ke kantin.

"Siap, pak." Jawab si A, sembari merangkul si B untuk mengajak nya ikut bersama nya. Si C yang paham maksud si A, hanya bisa tersenyum smirk.

Di perjalanan, si B terus bertanya mengenai jawaban si A tadi. Ia bingung kenapa si A malah mengatakan nama yang salah.

"Lu kenapa jawab Anisa, Lex?" Tanya si B pada si A yang bernama Alex.

"Udah lu diem aja, biarin ini jadi urusan gw." Jawab Alex dengan wajah datar nya.

"Tapi, Lex. Anisa gak salah apa apa, kenapa lu bawa ke masalah kita?" Tanya si B yang bernama Bian. ia merasa kasihan pada Anisa yang di bawa bawa ke masalah mereka.

"Lu bisa diem gak sih, bisa gak sesi Q&A nya ntar aja. Nanti juga gw jelasin." Jawab Alex yang terbawa emosi karena terus di tanya oleh Bian, sembari tangan nya mendorong pundak Bian ke tembok dan menatap nya begitu emosi.

"I-iya, sorry sorry." Ucap Bian yang meminta maaf, agar Alex tak emosi lagi pada nya.

"Sorry juga gw marah sama lu, gw cuma gak suka di tanya tanya lagi pusing gini." Jawab Alex yang juga minta maaf sudah marah marah pada Bian.

"Ya udah, lanjut jalan." Ucap Alex sembari kembali menarik pundak Bian yang ia rangkul.

_______

|Rumah sakit korsel|

Kini di kamar Luna sedang ada dokter seonghoon yang sedang memeriksa kondisi Luna. Setelah selesai, ia mengambil kesempatan untuk mengobrol sebentar.

"Kamu hebat ya, Lun." Ucap dokter seonghoon sembari tersenyum manis pada Luna.

"Kenapa hebat ,Dok?" Tanya Luna.

"Ya hebat, kamu bisa bertahan sampai saat ini. Bahkan kamu masih bisa ceria, sangat jarang ku temui penderita kanker seceria kamu, Luna." Jawab dokter seonghoon yang membuat Luna tersenyum malu.

"Dokter bisa saja, aku tak seceria yang dokter lihat. Terkadang aku juga sering merasa overthinking, bahkan aku pernah berpikir untuk mati karena merasa lelah." Ucap Luna dengan raut wajah sedih nya.

"Kamu jangan pernah berpikir untuk mati lagi ya. Dokter yakin kamu pasti bisa sembuh, tetap semangat lah. Dan terus berjuang." Jawab dokter seonghoon sembari mengelus pundak Luna, hingga membuat Luna Diam membeku. Rasa nya jantung Luna berdetak lebih kencang.

to be continued~

Maaf bab kali ini sedikit, author lagi kehabisan ide nih. Mohon di maklumi ya, dan jangan lupa terus dukung author dengan cara like, subscribe, gift, dan juga vote. makasih🙏🏻

see you again 👋🏻

1
Firona Azahro
sudah habis?
Ndrynthi Basri
Next
ora
Semoga cepet ketahuan aja mereka. Nakal banget, padahal masih pelajar 🤧🤧🤧
ara zea: masih aman kak kalo belum di luar angkasa 😁🤭
total 3 replies
ora
🤮🤮🤮
Revan mending ke Alex aja deh🤣✌️✌️
ara zea: Alex 11/12 kak sama Revan, beda nya dia gak belok aja 🤣
total 1 replies
ora
Huh, kan! Indah, tapi mimpi😫😫🤭
ora: Bener loh🤣🤣🤣
total 2 replies
ora
First kiss nya di mimpi. Ini nggak mungkin kenyataan kan😌
ara zea: hehe, di mimpi aja dulu 🤣
total 1 replies
ora
Mimpikah ini.
ara zea: tau aja nih 🤭😆
total 1 replies
ora
Aku doakan lancar rejekinya, biar bisa ganti lcd🤲🤲🤲

Khawatir keadaan Ren yang lompat dari lantai 2 kalau terlalu lama updatenya🤭
ara zea: aamiin, makasih doa nya kak. sabar ya kak, besok up kok 😁
total 1 replies
ora
Aman sih kalau lantai 2. Paling hanya cedera🤔🤭😂
ara zea: beneran aman kah, bisa aja kan Ren nya nyungsep di got 🤣/Chuckle/
total 1 replies
ora
Lompat aja Ren😭✌️✌️✌️
ara zea: Ren: tolongin aku gak 😭👊🏻
total 1 replies
ora
Itu beneran gelap sih😳😲
ara zea: aduh typo lagi, seharusnya bagaikan 😭
total 2 replies
ora
Revan periksain diri deh kamu.
ara zea: Revan: diem aja lu 😤
total 1 replies
ora
Iya, lah. Lebih dari Qila sih. Mending Ren sama Qila daripada kamu😭😭
Sefrustasi itu aku🤧🤧
ara zea: wkwkww, gak habis pikir lagi kan ya 🤣🤣
total 1 replies
ora
Ucap Ren?
Revan lu bener-bener, ya🫵👊👊👊
ara zea: hehehe, akan segera ku perbaiki 😁
total 1 replies
ora
Salah lah. Nggak waras kamu Revan/Panic//Panic/
ara zea: kewarasan nya udah tinggal secuil kak 😭
total 1 replies
ora
Kabor Ren. Aku merinding dan ingin nangis rasanya. Mana Ren iya-iya aja lagi😭
ara zea: pengen banget rasa nya nyulik Ren sekarang kan ya 😭🤣
total 1 replies
ora
Aku tanya ngapain Revan ngajak Ren kesana😭😫
ara zea: udah pasti untuk ngejalanin rencana menjijikkan Revan 😭😂
total 1 replies
ora
Aku hanya ingin menjadi lebih baik dari tahun lalu. Ingin menjadi orang yang lebih dewasa, berani, dan nggak ragu-ragu.

Itu resolusi bukan sih?😅
Yang ku mau itu, walau sulit rasanya🤧🤧🤧
ora: Semoga, ya. Mumpung masih awal tahun🤭😭
total 2 replies
ora
Sulit. Mau mengembalikan dengan cara apa pun, kayaknya rasa nya akan tetap beda😭🤧🤧🤧
ara zea: bener banget 😌
total 1 replies
ora
Betul tuh😤
ara zea: /Smirk/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!