***
1000 tahun yang lalu di sebuah kerajaan harimau dengan ratu bernama Alice harus terbunuh oleh kekasihnya sendri yang sudah berpacaran dengannya tiga tahun, dia di tusuk oleh kekasihnya bernama jaiden yang menyukai adik tiri dari Alice yaitu Bianca Jlleebbb
" Akkhh,,,,!
" hahaha,,, akhirnya aku akan menjadi raja harimau dan Bianca yang akan mengganti kan mu, wanita sialan,,,!
Degg,,,!
" t-tunggu pembalasan ku,!
Akhirnya Alice menutup mata dan meninggal dunia, disamping orang kepercayaannya yaitu Brayen
" tunggu ratu 1000 tahun lagi, kau akan kembali dengan reinkarnasi dari keluarga Anderson " bisik Brayen di telinga ratunya Tunggu kisahnya,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viie27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
maafkan aku Aluna
****
Pllakkk
" wanita ngga tau diri Lo hah,,,! Bentak Frans
Mata Vivi pun akhirnya tumpah juga, dia merasakan hatinya sakit seseorang yang tidak mencintai malah mengatakan yang tidak tidak tentang dirinya.
" aku sangat mencintai kamu tuan,,!
" cinta,,,! Tapi aku tidak,,," ucap frans
Frans pun meninggalkan Vivi yang masih terdiam disana, Frans tidak bisa mencintai Vivi.
****
Dikamar milik langit dan Aluna, sudah satu bulan mereka selalu tidur seranjang tetapi tidak menyentuh sama sekali, hanya guling jadi pembatasnya, masih ingat dengan kata Aluna sampai selama nya dia tidak akan menyentuhnya
" lun,,,!
" hmmm,,,,!
" tatap aku, jangan seperti ini terus " ucap langit
" ke kasihmu saja sana, jangan sama aku lagi, kalau perlu Lo ceraikan saja gw, gampang kan " ucap Aluna dingin
" lun,,,! Sampai kapan pun Lo akan menjadi istri gw paham, dan masalah Irene dia sudah meninggal lun " ucap langit
Aluna tidak perduli dengan apa yang di katakan langit dengan yang terjadi oleh Irene, dan sampai kapan pun dia tidak akan pernah menyentuh langit
" stop langit,! Aku muak dengan semua yang kau lakukan terhadap ku hah,,,! Sebagai istri kau terus menyakiti aku, kau selalu menganggap aku tidak ada, lebih baik kita pisah saja " ucap aluna
Langit hanya menatap punggung Aluna, disana langit merasakan punggung Aluna yang sedang bergetar, dia sedang menangis dalam diam
" apa aku sejahat itu lun sama kamu " batin langit
Langit yang sudah emosi pun dengan kata kata langit, dia langsung menindih tubuh istrinya itu
Greebbb
Mata Aluna pun melotot kala langit menyentuhnya, perjanjian dia tidak ingin menyentuh dirinya sama sekali
" lepas langit, " ucap Aluna
" aku suamimu Aluna, aku berhak atas dirimu dan aku juga berhak kamu memberikan nya untukku " ucap langit
" jangan mimpi deh, aku ngga Sudi tubuh suamiku bekas pelakor " ucap aluna
Langit yang sudah kesal pun langsung mencium bibir manis Aluna di sana, karna Aluna sudah memberontak
" emmmhhhhhh
Aluna terus saja memukul dada langit agar terlepas dari ciumannya, akan tetapi hasilnya nihil tangan Aluna di tahan oleh langit
Akhirnya mereka pun melakukan penyatuan disana, langit sudah berapa kali menanam benih di rahimnya agar kelak dia tidak bisa meninggalkan dirinya.
Cukup
Langit pun mencium bibir manis Aluna dan langsung memeluk dirinya erat
Esok harinya
Aluna yang ingin bangun pun merasakan ada yang mengganjal di dalam intinya, ternyata pusaka milik langit masih menyatu disana
" lepas langit,!
" aku akan lepas, bila kau mau memaafkan aku " ucap langit yang masih memainkan puting milik Aluna
" sshhh,,, hentikan langit,! Oke aku akan maaf kan kamu, tapi dengan syarat,, " ucap Aluna
Langit pun menatap Aluna lembut dan tidak ada tatapan tajam lagi dari mata langit
" syarat apa yang kamu berikan kepada ku " ucap langit
" aku ingin kau berdekatan dengan wanita apalagi bersentuhan, kalau itu terjadi lagi aku akan pergi dari kehidupanu " ucap Aluna
" baik,,! Aku akan memenuhi syatmu " ucap langit
Mereka melakukan penyatuan kembali hingga langit sudah merasakan lelah, akhirnya dia mencabut pusaka milik nya, dan langsung beralih ke kamar mandi untuk berangkat kerja, sedang kan Aluna biarkan dia untuk tertidur
Setelah selesai dari kamar mandi dia memakai baju kantornya dan langsung menghampiri Aluna, mencium kening istrinya
Cup
" tidurlah, aku berangkat dulu" ucap langit
Hati Aluna pun berbunga bungga kala langit memperlakukan dirinya semanis tadi, Aluna berjanji dia tidak akan melepaskan langit sekali pun.
***
Di apartemen milik Arkana, via dari tadi pagi sudah berapa hari muntah muntah terus, disuruh kerumah sakit bilangnya hanya masuk angin biasa saja, tidak mau ke dokter
Hueekk
Hueekk
" sayang kita kerumah sakit saja ya " ucap Arkana yang sedang memijit leher via yang sedang muntah muntah
" i-iya mas, aku sudah ngga kuat" ucap via
Akhirnya mereka pun bersiap untuk kerumah sakit, arkana sangat paham kalau via sedang hamil pasti dia akan membawa nya ke dokter kandungan
Dirumah sakit,
Arkana dan via langsung memasuki ruangan Sabrina disana, dia yang akan menangani via
Tok
Tok
Tok
" masuk!
Ceklekk
" loh via,,! Dia kenapa Ar,,," ucap Sabrina
" dia muntah muntah terus udah seminggu, kalau di ajak kerumah sakit " ucap Arkana
Sabrina pun paham dan dia menyuruh via brrbaring di bankar disana, Sabrina membuka perutnya dan menekan perut ya disana Sabrina tersenyum.
" oke aku akan periksa melalui USG ya barang kali prediksi aku salah " ucap Sabrina
" baik,,,!
Sabrina pun menaruh gel di perutnya dan alas USG itu dia putar putar, disana Arkana melihat ada titik kecil sebesar biji kacang
" lihat,, ini adalah calon anak kalian, dan istrimu hamil Ar, usia nya tiga Minggu " ucap sabrina
" h-hamil Rin,,! " ucap via yang sudah ingin menangis
" iya, sudah kita bicara di tempat kerja ku saja, ayo kita kesana " ucap Sabrina
Setelah selesai Arkana dan via pun menebus obat ya dan untuk kembali ke apartemen milik nya untuk istirahat disana
Malam harinya via pun terbangun karna perutnya kram dan ingin memuntahkan lagi
Hueekk
Hueekk
Arkana yang mendengar nya pun langsung berlari ke arah via, Arkana melihat wajah via yang sangat pucat sekali
" sayang,,,apa masih mual " ucap arkana
Via pun hanya geleng geleng kepala, sudah tidak mual lagi, hanya saja masih lemas saja.
" diminum ya obatnya, nanti aku buatkan makanan untukmu " ucap Arkana
Cup
Via mencium pipi Arkana, karna dia beruntung memiliki nya, dia mencintai nya dan dia juga menyayanginya
" sudah mas buat makanan buat kamu dulu ya sayang " ucap Arkana
" iya mas !
Setelah kepergian Arkana, via pun segera meminum obatnya untuk menghilangkan rasa mualnya
Setelah selesai minum obat, via pun langsung menuju dapur untuk membantu Arkana membuat makan malam nya
" mas,,! Aku bantu ya " ucap via
" sayang,, ngga usah! Sebentar lagi ko " ucap Arkana
Akhirnya via pun hanya duduk di meja makan menunggu Arkana membuat makanan malam nya
" sudah jadi, cumi tepung mentega kesukaan mu sayang " ucap arkana
" makasih sayang " ucap via sambil tersenyum manis
Cup
Arkana pun mencium bibir manis milik istrinya itu dengan lembut, dan langsung mereka memakan masakan yang di buat oleh Arkana untuk dirinya
Setelah makan mereka pun kembali ke tempat tidur nya dan tertidur berpelukan disana, via sangat bahagia bila Arkana selalu di samping nya dan via juga sangat mencintai suaminya itu.
****
7 bulan kemudian
Disini dirumah sakit, liona sudah berada di rumah sakit karna sudah waktunya melahirkan, di temani keluarga
Didalam ruangan Sabrina membantu liona melahirkan, liona pun mengejan sekuat tenaga nya
" dorong Li,,,!
" eeemmmmmm,,,!
Sabrina melihat kepala nya dan langsung menarik bayi itu dengan lembut
Oeeekkk
" satu lagi Rin,,,!
Dengan dorongan sekuat tenaga pun liona mendorong dengan mengejan dengan sekuat tenaga
Oeeekkk
Bersambung
saya sukaaa..lanjutkan