Zaviera brenna Everion seorang gadis cantik berusia 24 tahun, ia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya di london setelah satu tahun mengurus perusahaan milik keluarga nya.
niat hati ingin bersenang-senang bersama dengan adik tiri nya namun itu semua menjadi hal tak ia inginkan dalam hidup nya
terbangun di kamar hotel bersama seorang pria membuat hidup nya terasa hancur, apa jadi nya karena hasil semalam dengan pria asing menjadikan zaevira seorang ibu bahkan yang membuat nya shock harus menikah dengan seorang dokter duda obgyn. duda itu mempunyai seorang anak berusia lima bulan.
gimana nasibnya zaevira apa ia akan tetap melanjutkan atau pergi dari hidup dokter tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bilbilaaa97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
D&Z
Zaviera brenna Everion yang baru saja sampai Indonesia dengan menarik kopernya di jemput abang nya, ia menatap zeven dengan mata berkaca-kaca
"I miss you my beautiful little sister"ucap zeven memeluk adik semata wayangnya
"aku juga sangat merindukan abang"ucap zaevira menangis, zeven melepaskan tangan menatap adiknya dengan senyuman
cup
"tidak boleh menangis, wajah mu akan terlihat jelek"ucap zeven tertawa untuk menghibur adiknya
puk puk puk
Zaevira memukul lengan kekar abang nya karena tidak pernah hilang sifat jail terhadap dirinya
"ayo kita pulang, papa sudah sangat merindukan putri nya ini"ucap zeven menggandeng tangan adiknya nya sambil membawa koper milik zaevira
"ZAEVIRA BRENNA EVERION "
gadis cantik berusia 24 tahun ia gadis mandiri pekerja keras, bagi nya semua untuk sang papa agar bangga kepada nya. zaevira anak dari pasangan zedan everion dan delia everion namun sayang mama zaevira telah meninggal sejak usia nya 15 tahun
ia hanya memiliki abang kandung zeven, setelah papa nya menikah kembali ia memiliki seorang adik yang hanya beda dua tahun dari usia nya tareta bunga adalah adik tirinya, sedangkan abang nya zeven delangga everion berusia 30 tahun belum menikah, ia pun sibuk dengan pekerjaan nya mengurus perusahaan nya sendiri
...****************...
zaevira yang sampai di masion Keluarga nya segera turun setelah di bukakan pintu oleh pelayan, zeven menatap dengan senyum nya melihat adiknya yang ia jaga sudah sangat besar, bagi nya zaevira adalah hidupnya
ia sangat menyayangi dan mencintai adiknya, bahkan setelah papa nya menikah dengan miranda nigeha, zeven tidak begitu akrab namun ia menghormati istri baru papa nya
menggandeng tangan adiknya untuk masuk kedalam masion, pelayan menunduk hormat menatap senang hadir nya zaevira setelah satu tahun mengurus perusahaan keluarga nya di london
berjalan keruang keluarga melihat papa nya, begitu juga papa zedan yang mendekati putrinya, ia memeluk zaevira dengan kasih sayang nya
"apa kabar sayang? Papa sangat merindukan mu"ucap papa zedan dengan mata berkaca-kaca nya
"sangat baik setelah melihat papa, aku sangat merindukan papa"ucap zaevira tersenyum
Senyuman itu nak, senyuman mama mu begitu mirip kamu dengan nya, bahkan wajah mu sangat mirip dengan delia~batin papa zedan
cup
Mencium kening putri nya dengan rasa kasih sayang, "zaevira apa tidak mau memeluk mama juga?"ucap mama miranda dengan tersenyum. Zaevira mendekati ibu tirinya ia tersenyum
Mama miranda memeluk putri sambung nya, walau tidak memiliki hubungan darah mama miranda baik dengan zaevira dan juga zeven
"apa kabar kamu nak?"ucap mama miranda mengusap wajah zaevira
"baik ma, mama gimana?"ucap zaevira
"baik juga sayang, mama sudah masak makanan kesukaan kalian semua, ayo kita makan"ucap mama miranda, membuat papa zedan tersenyum
"aku belum peluk kak evira"ucap tareta dengan senyuman nya. Ia pun memeluk zaevira
"kak nanti kita healing ya"bisik tareta di balas senyuman oleh zaevira. Mereka pun menuju ke meja makan dengan zaevira yang tersenyum senang
"zeven apa mau ini juga?"ucap mama miranda
"tidak perlu tante, saya makan ini saja"ucap zeven, sikap nya yang dingin bahkan sampai saat ini ia tak memanggil miranda sebagai mama, "baiklah"ucap mama miranda dengan tersenyum
papa zedan mengusap lengan istri nya, ia tau jika zeven tak akan mau memanggil miranda sebagai mama, bagi putra nya mamanya hanya lah delia
Mereka pun makan dengan mengobrol sedikit, tareta yang tak lepas memandangi zeven sejak lama tareta menyukai abang sambung nya hanya saja, sikap zeven tak pernah ramah dengan diri nya
...****************...
Malam zaevira dan tareta yang memakai dress cantik untuk pergi ke pesta teman tareta, mereka mendapatkan ijin dari papa nya
Sedangkan zeven sudah kembali pulang ke apartemen nya, zeven memilih tinggal sendiri sejak usia nya dua puluh tahun. "kalian hati-hati ya, inget pulang tidak larut malam"ucap mama miranda tersenyum
"bawel deh mama, kita tidak akan pulang malam kok"ucap tareta
"mama tenang saja ya"ucap zaevira tersenyum, mereka pamit lalu dengan zaevira yang mengendarai mobil sport mewah milik zaevira
"sudah lama banget aku tidak mengendarai mobil kesayangan"ucap zaevira
"mobil ini tidak pernah dipakai palingan hanya di rawat pelayan kak, bahkan aku ingin pakai saja papa dan mama serta bang zeven tidak membolehkan"ucap tareta, tanpa sepengetahuan zaevira ia mengepalkan tangannya
"padahal pakai saja mobil ini, aku tidak masalah"ucap zaevira tersenyum, tareta hanya menatap senyum tipis saja
...****************...
sampai di hotel tempat di mana pesta di selenggarakan, mereka berdua jalan masuk dengan begitu ramai nya
"temen kamu mana?"ucap zaevira dengan tersenyum, tareta juga yang mencari keberadaan temennya yang punya acara tidak terlihat
Karena belum ada juga temannya, tareta lebih menyuruh zaevira untuk duduk dulu di kursi tunggu, zaevira pun memiliki duduk saja sambil menatap banyak nya tamu yang datang
Zaevira dengan santai ia duduk menunggu tareta kembali mencari teman nya, ia membuka handphone nya melihat ada pesan dari sahabatnya. Membalas sebentar lalu kembali terdiam
"hai"ucap seorang pria yang mendekati zaevira, zaevira terdiam menatap orang yang ia tak kenal
"gue liat lo dateng sama tareta apa lo kakanya tareta?"ucap laki-laki itu mengulurkan tangan untuk berkenalan
"iya saya kakanya"ucap zaevira
"kenalin gue, nigan"ucap nigan
"zaevira"ucap zaevira dengan segera menarik tangan nya, jujur ia tak nyaman dengan keberadaan nigan
Beda hal dengan tareta ikut berjoget dengan teman nya yang berulang tahun, "lo datang sama siapa ta?"ucap manis temennya
"sama kak zaevira"ucap tareta sedikit kencang karena musik terlalu besar
"temuin gue dong, udah lama gak liat kak zaevira"ucap manis. tareta hanya terdiam ia pura-pura tak mendengar
Manis pun yang memang sangat ingin bertemu dengan zaevira berlalu ia mencari keberadaan kakak sambung nya tareta, melihat zaevira dengan nigan segera ia mendekat
"hai kak zaevira"ucap manis, zaevira yang kenal pun tersenyum, "hai juga manis, apa kabar kamu?"ucap zaevira tersenyum
"baik kak, gimana kabar Kakak?"ucap manis
"sangat baik"ucap zaevira, manis tersenyum ia dengan melirik nigan, "nigan mending lo pergi deh, jangan ganggu kak zaevira"ucap manis tak suka
"lo aja yang pergi, gue mau nemenin dia"ucap nigan, zaevira yang memang tak merasa nyaman segera melirik di mana keberadaan adiknya
"manis, dimana tareta?"ucap zaevira
"ayo Kakak ikut"ucap manis menarik pelan tangan zaevira untuk ikut menuju tareta yang asik berpesta dengan teman-temannya
Zaevira melihat adiknya hanya menggelengkan kepalanya, ia tau tareta sangat menyukai lingkungan seperti ini bagi nya memang sangat menyenangkan, namun zaevira yang jarang ikut pesta merasa tak nyaman terlebih ia introvert.
...****************...
Jangan lupa kasih ulasan ya guyss follow author juga dongg hehehe