NovelToon NovelToon
System Lady Rich

System Lady Rich

Status: tamat
Genre:Sistem / Angst / Penyesalan Suami / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:56.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: She_Na

Lima tahun hidup berumah tangga membuat Laura dan Arsenio mengalami pasang surut dalam kehidupan rumah tangga mereka.


"Aku sudah lelah, aku ingin berpisah darinya."


Kalimat itulah yang ingin diucapkan oleh Laura pada Arsenio yang sudah menjadi suaminya.

Sayangnya semua itu tidak bisa dilakukannya. Laura, sang istri itu telah terikat oleh sistem yang mengharuskannya untuk mempertahankan rumah tangganya.


Tentu suatu hal yang berat untuk Laura. Tapi, apa itu akan dilakukannya secara suka rela?


Tentu saja tidak. Dia akan mendapatkan keuntungan jika misi yang diberikan untuknya itu bisa diselesaikan.


Lalu, bagaimana jika dia gagal?


Simak kelanjutannya untuk mengetahui bagaimana perjuangan Laura dalam mengemban misinya dan apa saja yang akan didapatkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : Ulet bulu

Semakin ke sini, misi yang didapatkan oleh Laura semakin sulit. Setiap kali mendapatkan misinya, Laura merasa hampir tidak bisa melakukannya. Apalagi dengan situasi yang selalu memberatkannya ketika menjalani misinya.

Misi tambahan yang didapatkan Laura saat ini membuat Laura kembali memutar otaknya. Dia juga harus lebih berhati-hati agar suami dan semua rekan-rekan tim suaminya tidak mengenalinya.

'Tidak boleh ketahuan oleh suami ketika menggantikan Deborah menjadi MUA'

Mata Laura terbelalak melihat tulisan yang tertera pada panel tersebut.

"Apa? Bagaimana bisa aku melakukannya dengan mudah tanpa persiapan?"

Laura menghela nafasnya melihat misi tambahan yang diberikan padanya. Helaan nafasnya itu mengisyaratkan keraguannya.

"Misi utamanya saja belum aku lakukan, malah sekarang aku mendapatkan misi tambahannya. Apa yang harus aku lakukan sekarang tanpa persiapan?" gumam Laura sambil mengobrak-abrik isi tasnya untuk mencari pakaian dan benda yang bisa digunakannya untuk menyamar.

Laura menghempaskan tasnya dengan kesal setelah tidak menemukan apa pun yang bisa digunakannya untuk menyamar.

Namun, dengan cepatnya dia mendapatkan ide. Dia segera memakai sling bag nya dan mengganti flat shoes yang dipakainya dengan sneaker warna putih yang dibawanya di bagasi mobilnya.

"Untung saja aku selalu membawa sepatu cadangan tiap kali bepergian," gumam Laura sambil tersenyum tipis.

Setelah itu dia segera bergegas membawa mobilnya menuju pertokoan terdekat. Ternyata di daerah tersebut banyak terdapat toko pakaian dan aksesoris yang kemungkinan karena daerah tersebut merupakan daerah ramai pengunjung.

Laura segera turun dari mobilnya untuk membeli pakaian di sana. Banyak sekali toko yang berderet menjual barang yang dibutuhkan oleh Laura.

Dia berjalan dari satu toko ke toko yang lainnya untuk memilih baju yang tepat digunakannya menyamar saat ini.

Dia tersenyum senang setelah menemukan pakaian yang menurutnya tepat untuk menunjang penyamarannya.

Hoodie oversize warna putih dengan celana slim jeans warna hitam menjadi pilihannya saat ini. Dia segera mengganti pakaiannya di ruang ganti toko tersebut.

Matanya berbinar ketika melihat dirinya saat ini di cermin. Dengan hoodie oversize warna putih, slim jeans warna hitam, sneaker warna putih, kacamata frame kotak warna hitam khas seorang kutu buku dan rambut yang dikepang dua, membuat Laura terlihat berbeda. 

Setelah membayar pakaian tersebut, dia segera masuk ke dalam mobilnya. Di dalam mobilnya dia merias wajahnya sehingga terlihat sedikit berbeda. Dia pun membuat tahi lalat palsu di sebelah matanya dan juga di pipinya.

"Perfect!" seru Laura senang melihat penampilannya saat ini berbeda dari sebelumnya. 

"Dan sekarang mari kita lakukan misi itu Laura. Jangan sampai gagal. Ingat itu Laura! Kamu pasti bisa!" 

Laura menyemangati dirinya sendiri sebelum dia mengemudikan mobilnya menuju lokasi syuting.

Setelah sampai di lokasi syuting, Laura segera berlari menuju tenda yang digunakan untuk merias. Di sana dia melihat Rena yang duduk dengan menyilangkan sebelah kakinya sambil memainkan ponselnya.

"Maaf, saya sedikit terlambat," ucap Laura pada Rena sambil menata peralatan make up nya.

Rena mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya pada Laura. Kemudian dia meletakkan ponselnya di atas meja yang ada di hadapannya seraya berkata,

"Anak baru aja songong, pakai telat lagi. Buruan make up yang bagus. Awas aja kalau hasilnya tidak memuaskan."

Laura diam saja, dia menahan kekesalannya agar berhasil menjalankan misinya.

Dengan cekatannya dia melakukan pekerjaannya. Dia merias wajah Rena sambil menggerutu dalam hatinya menyumpahi Rena yang sangat sombong dan tidak menaruh hormat pada orang lain.

Setelah riasannya selesai, Laura menata rambut Rena secara sederhana agar tidak menyita banyak waktunya.

"Sudah selesai," ucap Laura pada Rena yang sedang terlihat takjub melihat wajahnya pada cermin.

"Lumayan," ujar Rena sambil bercermin.

Laura menghela nafasnya melihat kesombongan Rena yang tidak mau mengakui hasil kerja kerasnya.

Dia hanya diam saja tanpa berbicara sepatah kata pun menanggapi perkataan Rena. 

Tiba-tiba mata Laura terbelalak ketika melihat Arsenio berjalan ke arahnya. Dia terlihat panik seolah mencari sesuatu dan tangannya berada di telinganya menggenggam ponselnya.

Seketika Rena beranjak dari duduknya dan mendekati Arsenio. Dengan gaya manjanya dia melingkarkan tangannya pada lengan Arsenio dan bergelayut manja seraya berkata,

"Pak Arsenio, pasti Bapak mencari saya ya? Dari tadi saya berada di sini kok. Tadinya saya ingin menemui Bapak, tapi Bapak terlihat sangat sibuk, jadi saya mengurungkan niat saya karena takut mengganggu Bapak. Saya melakukan hal yang benar kan Pak?" 

Melihat tingkah Rena membuat Laura sangat marah. Terlebih lagi Arsenio tidak bisa dengan tegas menolak Rena. Dia hanya berusaha melepaskan tangan Rena tanpa mengingatkan atau memarahinya, seolah dia sedang menikmatinya.

Dasar ulet bulu, lihat suami orang saja bisa langsung kegatelan seperti itu. Aku rasa perlu memberinya pelajaran setelah menyelesaikan misiku, Laura berkata dalam hatinya.

Kamu juga Mas, awas saja jika kamu macam-macam dengan perempuan gatal ini. Akan aku balas dengan caraku jika itu benar-benar terjadi, Laura kembali menggerutu dalam hatinya.

"Hentikan Rena, saya sedang mencari istri saya," ucap Arsenio sambil berusaha melepaskan tangan Rena.

Seketika wajah Rena berubah kesal. Bahkan senyum manjanya kini memudar dan memperlihatkan wajah kesalnya.

"Ada apa dengan istri Bapak? Apa dia tidak bisa dihubungi? Pasti dia sedang bersenang-senang dengan orang lain sekarang ini," tukas Rena yang terlihat tidak suka pada istri Arsenio dan memfitnahnya di hadapan Arsenio.

Sontak saja Laura besungut kesal mendengar Rena yang mengatakan hal buruk tentang dirinya di hadapan suaminya. Dalam hati dia berkata,

Kurang ajar sekali ulet bulu ini. Sepertinya dia benar-benar ingin mengambil perhatian suamiku. Lihat saja nanti apa yang terjadi.

"Kamu salah. Dia berada di lokasi syuting ini bersamaku," ujar Arsenio yang masih berusaha menghubungi Laura.

Laura merasakan ponsel yang ada dalam saku celananya bergetar. Dia segera mengambil ponselnya dan melihatnya. Benar saja apa yang dipikirkannya. Arsenio benar-benar menghubunginya. Terlihat banyak panggilan tak terjawab pada layar ponselnya.

Laura segera berjalan menjauh dari tempatnya berada. Dia menerima panggilan telepon suaminya dan berbicara padanya.

"Ada apa Mas? Maaf aku tidak mengetahui jika ada telepon masuk darimu."

Sayang, kamu ada di mana? Kenapa kamu tidak ada di lokasi syuting? Aku sudah mencari mu di toilet dan kamu juga tidak berada di mobil. Sedang berada di mana sebenarnya kamu sekarang? tanya Arsenio berturut-turut pada Laura melalui telepon.

Rena sangat kesal mendengar ucapan Arsenio pada istrinya di telepon. Dia ingin berniat mengacau hubungan mereka.

"Aku sedang berjalan-jalan di sekitar. Mas Arsen bekerja saja dulu. Jangan khawatirkan aku, jika terjadi sesuatu padaku, aku pasti akan menghubungimu," jawab Laura sambil bersembunyi dan melihat ke arah suaminya.

Baiklah, lebih baik kamu jangan berjalan jauh. Dan cepatlah kembali, aku tidak ingin terjadi sesuatu padamu, tutur Arsenio pada Laura melalui telepon.

Aaaaawww…!!! terdengar seruan Rena dari telepon.

Laura segera melihat ke arah Arsenio yang sedang dipeluk erat oleh Rena dengan sangat ketakutan.

Ada apa Rena? Kenapa kamu seperti ini? Lepaskan! Banyak orang sedang melihat ke arah kita, terdengar dari telepon suara Arsenio yang sedang marah pada Rena.

Sepertinya ulet bulu itu harus aku beri pelajaran, Laura berkata dalam hatinya sambil menatap tajam pada Rena yang tidak mau lepas dari tubuh Arsenio.

"Ada apa Mas? Apa yang terjadi? Suara siapa itu?" tanya Laura bertubi-tubi pada Arsenio yang teleponnya masih tersambung dengannya.

1
Elok Fauziah
Bisa"nya pakai sertifikat rumah. bisa ngamuk istrimu jika tau.
Lili
kisah yang sangat menarik sekali. ceritanya beda dengan cerita lainnya. semangat terus kak She_Na, buatlah karya lainnya yang lebih seru dan menarik😻
She_Na: makasih🥰 baca terus karya She_Na ya. semoga suka😁😘😍
total 1 replies
Ok_Ra
ceritanya sangat seru dan terasa nyata seperti kita bisa merasakan ada dalam cerita ini. God job kak She_Na, aku selalu mendukungmu😁😍
She_Na: 🥰makasih ya... aku jadi terhura🥺. baca karyaku yang lain ya. 😍😘💜
total 1 replies
Siti Komariah
mantaappp.... sukses trus thoorr 👌
She_Na: 🥰makasih kak. jangan lupa follow author ya😁 jika berkenan baca karyaku yg lain kak😁 😍😘💜💜💜
total 1 replies
Siti Komariah
asiik laura hebat.... lanjut thorr....
She_Na: 😁 ok... lanjut🥰
total 1 replies
Siti Komariah
selalu menggantung..... bikin penasaran... lanjut thorr.... aku selalu menanti....
She_Na: 🥰wait yaaaa😁💜
total 1 replies
Siti Komariah
lanjut thorr,.... semangat..... 👌
She_Na: 🥰makasih😍💜
total 1 replies
Siti Komariah
lanjut thorr.... gregettt jadinya.....
She_Na: hehehe... tunggu ya, tiap hari update kok. makasih ya sudah baca karyaku🥰 jangan lupa follow author She_Na dan baca karya author yang lain. makasih😍💜
total 1 replies
Siti Komariah
mana nih lanjutannya thorrr... ditungguin dari kemarin 👌
Siti Komariah
issss tu laki.... cerai aja laura... ngapain di beri ampun
She_Na: 😂😂😂😂😂 Tunggu kelanjutannya Kak, semoga bisa up. Kondisi badan gak memungkinkan🤧🤒
total 1 replies
🥳Lana🥳
semangat selalu kaka
She_Na: 🥰makasih kak😍
total 1 replies
Eni pua
Semangat kak
bikin greget 🤭 sama suaminya
She_Na: 🥰makasih kak😍
wkwkwk emang itu tujuannya😂
total 1 replies
✨¥ulia∆rz
karya yang sangat luar biasa..
suka dengan tokoh utama perempuan nya
✨¥ulia∆rz
suaminya Laura emang bikin gemes pengen nonjok 😂🙏
Laura nikah ama bocah kek nya...
She_Na: 😂😂😂 tonjok rame-rame yuk kak🤣
total 1 replies
✨¥ulia∆rz
walaupun gak sopan tapi ku acungi jempol lah neng😂😂😂
biar mikir laki kek gitu
She_Na: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
✨¥ulia∆rz
astaghfirullah.. kalo ini mah beneran kek bocah🤦‍♀️
She_Na: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
✨¥ulia∆rz
ah... bocah gak semuanya kek gitu kok😅😅🙏
🥳Lana🥳
Sangatta kerennn kk... semangat sukses selalu
She_Na: 🥰 makasih kak😍
total 1 replies
dek faaa
baru kali ini nsmu sistem rumah tangga,,, bagus kak sherr. semangat... sukses selalu kk
She_Na: 🥰makasih kak😍💜
total 1 replies
dek faaa
semangat up kk
She_Na: 🥰makasih😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!