NovelToon NovelToon
Iblis Penguasa Zero

Iblis Penguasa Zero

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Balas Dendam / Action / Obsesi / Playboy / Tamat
Popularitas:923.3k
Nilai: 4.4
Nama Author: LiaBlue

Gieno De Larga, seorang laki-laki pemimpin Gengster kejam bernama Zero. Gieno ingin membalaskan dendam sang ayah yang dibunuh secara sadis oleh kakek dan pamannya sendiri. Gieno adalah laki-laki psikopat yang haus akan darah. Itu semua merupakan hasil didikan oleh kakek dan pamannya yang selalu menyiksakanya dengan alasan sebagai laki-laki harus kuat. Gieno juga merupakan laki-laki yang suka bermain dengan wanita.

Gieno memaksa seorang gadis untuk mencintainya, sang gadis dikurung tidak diizinkan kemana-mana. Padahal Gieno sendiri setiap hari bercumbu dengan wanita lain, tanpa memikirkan perasaan sang gadis yang dikurungnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LiaBlue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Kekasih

Gieno berjalan gagah ke arah mansionnya. Baru saja laki-laki itu sampai di ruangan tamu, keningnya berkerut saat melihat Mentari sedang duduk dengan seorang wanita seksi di atas sofa. Laki-laki itu dapat menangkap aura tidak mengenakkan dari dua perempuan itu. Sangat nampak terlihat dari tatapan mata mereka berdua.

Gieno terus berjalan mendekat, sampai wanita seksi itu menyadari kedatangannya. "Tuan De Larga." Wanita seksi itu berdiri sambil tersenyum manis ke arah Gieno.

Gieno mengernyit menatap wanita itu. "Aku adalah wanita yang hari ini akan melayani Anda, Tuan," sambung wanita seksi lembut.

Gieno baru ingat kalau setiap hari akan ada wanita yang berbeda akan datang ke mansionnya. Namun, mungkin karena lumayan sibuk di kantor tadi, Gieno melupakan itu. "Kalau begitu saya permisi." Mentari berdiri dari duduknya dengan muka masam.

Wanita seksi itu menatap sinis ke arah Mentari. "Sudah saya katakan kalau saya adalah wanita yang terpilih hari ini. Lagi pula kau tidak lihat penampilanmu itu? Mana mungkin Tuan De Larga akan tergoda," ejek wanita itu.

Mentari menatap tajam wanita seksi itu. "Astaga, apa masih banyak wanita sepertimu? Kau seharusnya yang berkaca, sok kecantikan. Bangga sekali kau menjual tubuh. Dasar lo**e."

Sebelum pergi dari ruangan tamu, Mentari menyempatkan menginjak kaki wanita itu keras. "Akkh … wanita gila." Wanita seksi itu meringis kesakitan.

Sedangkan Gieno yang sedari tadi diam sudah menyeringai melihat keberanian Mentari. 'Ternyata dia bukanlah perempuan lemah, bagus. Itu baru gadisku,' batin Gieno bangga.

"Ambil dan pergi." Gieno melemparkan sebuah cek ke arah wanita seksi yang masih meringis.

Wanita itu terkejut sambil menatap bingung ke arah Gieno yang mulai melangkah. "Tapi, Tuan. Kita belum melakukan apa-apa," tutur wanita itu.

"Saya sedang tidak bernafsu," sahut Gieno.

"Izinkan saya merangsang Anda, Tuan," papar wanita itu.

"Pergi sebelum kau tidak bisa kembali," desis Gieno.

Wanita seksi itu terkejut, dengan gerakan ragu wanita itu memungut cek di bawah kakinya dan berjalan ke area luar mansion. 'Sial sekali aku. Kalau boleh memilih, lebih baik aku tidur dengan Tuan De Larga tanpa dibayar. Dari pada tidak dapat menyetuhnya, tapi mendapat cek sebesar ini,' batin wanita seksi itu kesal.

...*****...

Gieno membuka pintu kamar Mentari dan mengedar melihat keberadaan gadis itu. Namun, Gieno tidak menemukan orang yang dicarinya. Laki-laki itu menebak Mentari mungkin sedang di kamar mandi. Terdengar gemericik air dari ruangan itu. Sambil menunggu Mentari selesai, Gieno memilih berbaring di atas ranjang kamar yang dihuni Mentari.

Tring … tring … tring …

Laki-laki itu menoleh saat mendengar nada dering telepon genggam yang tidak biasa. Itu adalah telepon genggam milik Mentari. Kening Gieno berkerut saat melihat nama seorang laki-laki bertengger di layar ponselnya itu. Dengan lancangnya Gieno mengangkat panggilan telepon itu. "Halo, Men. Aku dengar kamu mendaftar kuliah onlie, kenapa begitu? Apa terjadi sesuatu?" ucap laki-laki di seberang telepon.

"Bukan urusanmu," sahut Gieno dingin.

Jelas saja suara Gieno sukses membuat lawan bicaranya terkejut. "Loh, ini nomor kontak Mentari kan? Benar, aku tidak salah sambung … tapi siapa kamu?" tanya laki-laki itu bingung.

"Jangan ganggu kekasihku lagi, jika kau masih ingin hidup lama." Setelah mengatakan itu, Gieno menutup teleponnya dan memblokir nomor kontak laki-laki itu dari ponsel Mentari.

"Apa dia Kak Eno yang dimaksud gadis itu? Tapi, di sini namanya Johan," gumam Gieno.

1
Inonk_ordinary
eno terlalu males jelasin,,mentari terlalu takut bertanya,,wkkwkwkkwk
Chung Chung
Luar biasa
aiviemarcelinaa
karya yang bagus lanjutkan ka
wikha Sandra
Luar biasa
wikha Sandra
Lumayan
Restu Rania
Luar biasa baru kali ini baca novel bagus bgt greget ada ... senyum senyum sendiri ikut gila Kya gieno
adisygsina dina
Kecewa
adisygsina dina
Buruk
Putri Cikal
baru mampir,ternyata keren ceritanyah
nayna
masih tetep bagus padahal udah aku baca 3 kali 🤣🤣🤣🤣karna selalu muncul pas pertama ke ulang terkejut ya ehh udah di baca tpi ttp baca ulang soalnya lupa
Matthias Von Herhardt
Thor ini cover novelnya yg lagi Viral sekarang, Novel Korea judulnya CRY OR BETTER IF YOU BEG..
Anita Anita
kirain mentari mati JD ngak seru ternyata tidak ❤️❤️❤️
Anita Anita
hebat Rangga kayak Mbah dukun aja 😄😄😄
Anita Anita
mentari kecewa banget Sampe mau bunuh diri😭😭😭
Anita Anita
lanjut dong Sampe habis
Anita Anita
lucu banget dalam menuju maut aja bisa begitu.😂😂😂😂😂
Anita Anita
😄😄😄
Anita Anita
kasian banget mentarinya,yang sabar ya❤️
Anita Anita
terima kasih saya suka ceritany
Anita Anita
asyik liburan dong 😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!