NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Pria Dingin

Terjebak Cinta Pria Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:305.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rika Arianti

Elina Alexandria Mahasiswi semester 5 disalah satu Universitas Negeri yang terkenal dikota S. Mahasiswi cantik, cerdas dan anggun tersebut banyak dikagumi dari sifatnya yang pemberani, bobrok bahkan mampu berubah lemah lembut dalam sekejap sehingga mampu membius rasa penasaran seseorang yang ingin mengenal lebih dekat dengannya.

Kecantikan Elina Alexandria mampu memikat beberapa hati para sahabatnya, namun hatinya hanya terpatri dengan satu pria yang hanya dicintainya sedari masa SMA.

Indra Kusuma Atmaja, pewaris tunggal dari Atmaja Group diam-diam menaruh hati pada Elina dan terjadilah sebuah insiden yang tak terduga sehingga mengharuskannya untuk menikahi seorang wanita.

Siapakah wanita yang harus dinikahi oleh Indra itu?

Pantau terus ya, Episode-episode selanjutnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Arianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu Tak Diundang

Sebelum membaca, Please klik tombol Like Komen dan juga Vote nya ya. Tinggalkan jejak kalian❤️ Mohon dengan sangat untuk Like, Vote dan juga Komentarnya 🙏

☘️ Kampus ☘️

Indra dan Elina telah tiba dikampus, Indra segera memakirkan mobilnya diarea halaman fakultas ekonomi, Elina segera membenahkan penampilannya.

"Ndra, aku minta uang jajan." Pinta Elina

"Kenapa ngga pakai ATM yang aku beri."

"Gamau, maunya uang lembaran."

Indra segera mengeluarkan beberapa uang ratusan ribu dari dalam dompetnya, Saat Elina hendak mengambil uang tersebut Indra segera saja menjauhkan tangannya.

"Eits, ini ga gratis." Ancam Indra dengan senyuman liciknya

"Indra, sama istri sendiri pelit." Elina mengerucutkan bibirnya

"Cium dulu baru aku kasih uangnya."

"Ngga mau ah."

"Yaudah, jajan pakai ATM aja."

"Ih... yaudah mana yang mau dicium."

"Ini.. ini.. ini.. ini.. sama ini." Tunjuk Indra pada kening, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan terakhir bibirnya.

"Kok banyak banget sih." Kesalnya

"Yaudah kalau gamau." Indra tertawa

Segera saja Elina mencium seluruh wajah Indra, pada saat mencium bibir Indra sontak saja Indra membalas ciuman tersebut dan memperdalamnya, ketika merasa nafas mereka telah habis Indra segera melepaskan pagutan ciuman tersebut.

"Dasar mesum, mau uangnya."

"Nih." Sodor Indra tertawa puas.

"Kayak cewek murahan gua, minta uang ke suami aja harus bayar pakai ciuman." Gerutunya.

"Sayaaang kan udah kewajiban istri memenuhi keinginan suaminya."

"Iya iya apalagi suaminya mesumnya akut kayak kamu, udah ya aku masuk fakultas dulu."

"Yaudah nanti aku jemput, pulang kerumah aja nanti ada makan malam sama Mom and Dad."

"Nggak ah, pulang kerumah muluk."

"Memangnya kenapa." Indra memicingkan matanya sebelah

"Kalau pulang tuh kamu minta jatah terus, pulangnya 3 hari jatahnya 3 hari setiap malam, kadang sehari dobel jadi 3 kali, udah itu berapa itu."

"Sayaaang, kan aku udah ngasih kewajiban aku, masak kamu gamau ngasih hak aku sih." Rengeknya

"Terserah kamu aja deh, tapi aku nanti bilang gimana ke Desy dan Risma."

"Bilang aja bantuin aku buat video kampus."

"Kalo mereka ga percaya gimana."

"Ya jujur aja, apa susahnya sih."

"Enak aja nyuruh jujur, aku tuh bingung jelasinnya dari awal gimana."

"Yaudah terserah kamu aja, aku mau ke studio nih ada kerjaan yang belum selesai gara-gara kamu."

"Kok gara-gara aku."

"Soalnya habis buat dede bayi semalem sama kamu." Tawa Indra lepas

"Dasar mesuuuum."

"Sayang kamu udah datang bulan belum."

"Belum kayaknya kenapa."

"Apa kamu hamil." Tanyanya selidik

"Ngaco aja deh, orang aku ga mual-mual kok."

"Tapi selama aku berhubungan sama kamu ga pernah pakai pelindung sayang."

"Tapi aku kan ga kayak orang hamil, muntah atau apalah gitu."

"Ya mungkin perasaan ku aja, yaudah Salim dulu."

Saat setelah Elina mencium tangan Indra, Elina menatap wajah Indra lalu menjulurkan lidahnya dengan mengejek.

"Weeek, dadah suami mesuuum." Ledeknya sambil berlari dari arah mobil.

"Awas kamu ya." Teriak Indra

"Kalau kamu hamil makin seneng akunya sayang, jadi kamu ga bisa jauh-jauh dari aku." Bathin Indra

☘️Lobby Fakultas Ekonomi ☘️

"Eeh itu bukannya El, kok keluar dari mobilnya Indra ya." Heran Risma

"Iya ya ris, kemarin El dihubungi ga bisa loh, Indra juga sekarang jarang banget pakai motor."

"Emangnya apa hubungannya pakai motor," Sahut Bagas yang tiba-tiba berada dibelakang mereka.

"Anjiiirrr kaget kita sumpah." Sahut Risma dan Desy bersamaan.

"Kayaknya ada yang aneh antara Indra dan El." Sahut Bagas.

"Kita juga ngerasa ya begitu, gimana kalo kita interogasi aja setelah kuliah." Usul Desy

"Ide Bagus." Sahut Risma dan Bagas bersamaan.

Elina segera saja masuk kedalam kelas dan disusul Desy juga Risma.

"El, semalem elu kemana kok tiba-tiba ngilang." Tanya Risma

"Gua.. gua." Jawab nya terbata.

Belum sempat Elina menjawabnya, dosen mereka telah tiba didalam kelas dan memulai mata kuliahnya.

Seusai mengikuti mata kuliahnya, Desy dan Risma mengajak Elina untuk pergi ke cafe. Belum sempat keluar dari dalam fakultas ada seseorang yang memanggil nama Elina dengan lantang.

"Elinaaa." Panggilnya

Elina, Desy dan Risma segera saja melihat kearah suara itu bergema.

"Nuhaaaa." Pekik mereka bersamaan.

"El, gua kesini mau ketemu sama Lo." Ujarnya dihadapan El

"Nggak ada yang perlu Lo jelasin ha." Tolak Elina

"Gua sadar gua yang salah El, gua udah mikirin semuanya, kalo gua ternyata ngga cinta sama angel, gua cintanya sama elo." Terang Nuha

"Terus maksut Lo kesini mau apa." Bentak Elina

"Gua mau jelasin semuanya dan gua mau Lo sama gua lagi, ayo ikut gua ke cafe gua mau jelasin semuanya." Pintanya sambil menarik tangan Elina

"Lepasin, gua gamau." Tolak Elina

"Nuha lepasin tangan El." Teriak Risma yang sedari tadi diam kini mulai kesal melihat Elina ditarik kasar

"Nuha lepasin." Elina kesakitan

Risma dan Desy membantu Elina agar tangannya terlepas dari cengkraman tangan Nuha, namun usahanya sia-sia cengkraman tangan Nuha terlalu erat.

Dari arah depan pintu masuk lobby fakultas, tampak seorang pria berlari dengan tergesa-gesa

Bug.. Bug.. Bug...

"Jangan sentuh tangan istriku." Ucap Indra spontan sambil tetap memukuli wajah Nuha.

Mahasiswa yang berlalu lalang kini berhenti dan menatap adegan pukul memukul yang sedang Live di fakultas.

"Indra udah ndraaaa." Pekik Elina memeluk tubuh Indra dari belakang dan berusaha menjauhkan tubuh Indra dari Nuha.

Risma dan Desy hanya diam membeku sembari mencerna ucapan Indra. Indra tetap saja memukuli Nuha hingga babak belur.

"Indra udah ndraaa, ayo kita pulang." Elina menarik tubuh Indra dari atas tubuh Nuha dan mengajaknya pergi.

Nuha yang sudah babak belur kini tak sadarkan diri, segera saja Risma dan Desy membopongnya ke klinik kampus.

☘️Mobil Indra☘️

Elina memeluk tubuh Indra dengan sangat erat dan menangis sesenggukan didalam dada bidang Indra. Indra hanya diam dan memalingkan wajahnya.

"Lo masih suka kan sama dia." Tanya Indra ketus.

"Apa yang Lo bilang ndra."

"Lo masih suka kan sama dia, sampai Lo belain dia."

"Gua belain dia karena gua takut dia mati Lo gebukin ndra." Teriak El karena kecewa dengan ucapan Indra

"Lo belain karena Lo masih suka."

"Gua udah ga suka sama dia, gua sukanya sama Lo, sekarang Lo puas." Bentak Elina.

Elina dan Indra kini diam membeku, keheningan melanda suasana didalam mobil hanya ada suara mesin yang kini melaju kearah mansion Atmaja.

Setibanya dihalaman mansion, handphone Elina berbunyi sekali menandakan adanya chat WhatsApp masuk.

"Lo punya hutang penjelasan sama kita El😑" Pesan dari Risma

Tanpa membalas chat tersebut Elina segera masuk kedalam mansion dan menuju kamarnya tanpa memerhatikan Indra sama sekali, Indra yang kini kelimpungan karena didiamkan Elina hanya mengekor dari belakang.

"Indra ada apa dengan istrimu." Tanya Mom dari arah ruang tamu

"Indra bikin salah Mom." Ucap Indra sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Mom hanya menggelengkan kepalanya dan Indra segera menyusul istrinya kedalam kamar.

To Be Continue. . .

Hai para Readers, semangat ya untuk selalu menunggu update cerita selanjutnya dan tetap support Author biar makin semangat untuk update cerita-cerita selanjutnya!

Mohon bantuannya untuk tetap Like, Vote dsn juga Komen. Terimakasih 🙏

1
Devi Handayani
bagus diingetin tuh temannya..... jangan terkena ama si garong😏😏😏😏😒
Devi Handayani
ati ati neng itu rudi modelan kucing garong.... jangan mau nurutin nafsu setannya nanti yg ada dikecundangin baru nangis🤨🤨🤨🤨🤨🤨
Poni Puspasari
Lanjutttt Thorrrrr..
Nur Indah Aprianti
lanjut thor...
Puji Utami
senengnya akhirnya ama indra,
Hadi Fhs
kok abis,lanjut donk
Hadi Fhs
pasti kevin
Hadi Fhs
sultan mah bebas
Hadi Fhs
makin seru,cerita ada gambar tokohnya
Hadi Fhs
nyimak
Hadi Fhs
belajar jadi menantu kesayangan
Hadi Fhs
sultan mah bebas
Poni Puspasari
Lanjutt Thorrrr..
Nunung Nurhasanah
Risma, Risma.. lain kali alesannya jangan terlalu jujur dong, bilang aja ban bocor, ato macet, hihi..
🤣
Kholif Assiddiq
suka cerita nya thor
Kurnianingsih Sa'ud
lanjuuuttt
Arnelis Liss
Thor kalo bersambung apa judulny kan nanggung Thor kita bacanya ngak sampe selesai
Agustin Labada Angkona
kenapa pendek skli....??
Agustin Labada Angkona
nmanx jga pengantin baru yg pastinx hrus ngeladeni suami dong kalu si junior sudah mau😂😂😂
Agustin Labada Angkona
bagus. ndra aku suka dgn laki" yg bertanggung jawab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!