Seorang perempuan bernama Olivia Al Farish, ia adalah seorang ibu dari putri bernama Yasmin Putri Permana.
Olive sudah berpisah dengan mantan suaminya, sejak delapan bulan yang lalu.
Banyak orang yang mempermasalahkan dengan status "Janda" memang apa yang salah dengan status seperti itu.
Tidak ada yang menginginkan rumah tangganya hancur, dan mendapatkan status seperti itu.
Olive atau pun orang lain tidak ada yang menginginkannya sekali pun.
Seberat dan sepahit apa pun, hidup ini harus terus berjalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FitriRahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecewa
Jam 17.00 WIB...
Sore hari direstaurant, Olive masih direstaurant.
Boy, Reza, dan Kevin sedang berkumpul bersama direstaurant.
Olive menghampiri Boy, untuk pamitan pulang! "Mas, aku permisi mau pulang sudah jam lima. Semua pekerjaan sudah aku selesaikan." Olive menjelaskan kepada Boy.
"Ya, Liv! Jangan pulang sekarang dulu tunggu Juna." Pinta Boy, karena pesan Juna untuk menyuruh Olive menunggunya saat sudah selesai pekerjaan.
"Maaf mas, ada apa ya?"
"Aku kurang tau, kamu duduk saja sini. Bentar lagi juga datang." Balas Boy dan mengeser kursi kosong untuk Olive duduk.
"Udah Liv, nyantai aja lagi! Kaya baru kenal aja sama kita!" Ucap Reza yang melihat Olive grogi. Berada didekat teman-teman Arjuna padahal ini bukan pertama kali Olive berkumpul bersama.
Arjuna datang memasuki restaurant dan tersenyum dari jauh. Lalu duduk mendekati Olive. "Hai Liv, maaf ya menunggu lama!"
Ucap Juna yang senang berada didekat Olive.
"Pede banget sih Olive nunggu loe, Jun!" Goda Kevin sambil tersenyum. Kevin tau kalau Arjuna menyukai Olive tetapi belum berani untuk mengutarakannya.
"Iya Olive tuh lagi ngobrol bareng kita! Ya kan Liv?" Tanya Reza kepada Olive. Tetapi Olive hanya diam tidak tau harus menjawab apa!
Ada apa sih dengan mereka semua, aku kan harus pulang. Ini udah sore pasti Yasmin menunggu ku! Batinnya.
"Liv, kita pulang aja yok!" Ajak Arjuna yang tangannya memegang tangan Olive. Seketika Ramai dan bersorak melihat Juna mengandeng Olive.
"Huuuhhhh .."
Wajah Olive memerah seketika dan ia menunduk karena malu. Segera melepaskan tangannya dari Juna.
Arjuna dan Olive langsung pergi meninggalkan restaurant dengan menaiki motor.
"Maaf ya Liv, harus naik motor!" Ucap Juna karena harus mengajak Olive naik motor hari ini. Mobilnya sedang berada dibengkel untuk diperbaiki.
Arjuna melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Dan akhirnya sampai didepan rumah bude.
"Kamu mau masuk dulu mas?" Ajak Olive dan Juna mengiyakannya. Mereka masuk kerumah bude bersama dan mengucapkan salam.
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." Balas bude dari dalam rumah dan Yasmin yang sedang duduk langsung berlari ketika mendengar suara mamanya.
"Mama.. mama kok lama banget. Aku kan kangen?" Ucap Yasmin dengan memeluk mamanya dengan sangat erat.
"Maaf sayang.. ayok kita masuk dulu bentar lagi mau adzan magrib. Kita sholat dulu dirumah bude ya!" Balas Olive dan mengajak masuk bersama untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu.
Mereka sholat berjamaah bersama dirumah bude. Sedangkan yang menjadi iman adalah Arjuna.
Hati Olive tersentuh ketika melihat Arjuna menjadi iman dan melantunkan ayat suci dalam melaksanakan sholat.
Deg..deg..lagi, lagi jantung Arjuna berdetak sangat kencang ketika berdekatan dengan Olive. Ia tidak berani menatap lama-lama wajah Olive yang cantik dengan memakai hijabnya.
"Mas, aku mau pulang kerumah. Kamu mau langsung atau?" Tanya Olive, sejujurnya ia belum berani mengajak Arjuna kerumah walaupun Arjuna itu baik dan sopan kepadanya, terkecuali jika ada orang banyak dirumahnya.
"Aku antar kamu, setelah itu aku pulang. Bagaimana?" Tanya Juna balik dan Olive pun setuju.
Mereka bertiga berpamitan sama bude dan Arjuna langsung mengantar Olive dan Yasmin pulang. Tapi ketika akan menyalakan motor Angga datang dan memanggil Olive.
"Olive..." Panggil Angga dan Olive pun cuek..tetapi segera turun dari motor.
"Ada apa Mas?" Tanyanya dengan wajah sinis. Tidak suka berurusan lagi dengan Angga, karena terakhir berurusan dengannya nama baiknya jadi buruk.
"Aku mau bicara sama kamu! Bisa!"
Olive melihat kearah Juna mereka saling bertatapan.
Arjuna pun mengerti, akhirnya ia berpamitan untuk pulang! "Liv kalian bicaralah didalam. Aku akan permisi pulang!" Ucap Arjuna dan tangannya mengelus rambut Yasmin. Sebenarnya ia tidak ingin membiarkan Olive dekat dengan Angga. Tapi apa boleh buat, biar bagaimanapun Angga adalah ayah dari Yasmin.
"Tidak usah mas! Aku minta tolong ajalah Yasmin bermain sebentar. Aku akan berbicara dulu dengan mas Angga!" Sahut Olive tegas, ia tidak ingin mas Angga macam-macam dengannya.
Arjuna pun mengiyakan permintaan Olive. Arjuna mengajak Yasmin bermain dengan menaiki motor didekat sini sambil berkeliling-keliling sore.
Olive meminta izin kepada bude untuk mengobrol sebentar dengan Angga. "Silahkan masuk mas, dan langsung saja. Apa yang ingin mas Angga bicarakan. Aku ga punya banyak waktu! Ini sudah malam!" Ucap Olive tegas, ia tidak mau mas Angga mengecewakannya lagi.
"Begini Liv, aku mau mengajak Yasmin. untuk tinggal bersamaku beberapa hari ini dirumah. Jika diizinkan! Karena aku akan pergi kerja keluar kota tidak tau berapa lama aku akan kembali lagi kesini!" Ucap Angga memohon, tetapi Olive ragu untuk menyerahkan Yasmin kepada Angga. Lagian apa Yasmin mau ikut dengan ayahnya.
"Kemana kamu akan pindah kerja?Apa bersama Dian juga?" Tanyanya penasaran tetapi Olive tetap bersikap dingin kepada Angga.
"Aku belum tau! Aku akan pergi lima hari lagi. Aku mohon kamu tolong bujuk Yasmin!"
"Akan ku coba, Yasmin mau ikut kamu atau tidak yang pasti aku akan menghubungi mu!" Ucap Olive lalu meminta Angga untuk segera pulang karena ini sudah malam.
"Baiklah! Kalau begitu aku permisi.!" Balas Angga dan meninggalkan Olive yang sedang duduk tanpa berdiri untuk mengantar Angga keluar rumah.
Angga pun pergi...
Olive segera menghubungi Arjuna untuk membawa Yasmin pulang kerumah bude.
"Bude, nanti kalau mas Juna datang aku langsung pulang ya. Terima kasih sudah mengizinkan aku dan mas Angga tadi mengobrol disini!" Ucap Olive kepada bude dan Arjuna pun datang bersama Yasmin.
Motor Juna berhenti didepan dirumah bude, Olive langsung naik dan motor langsung dinyalakan kembali. Mereka pulang bersama kerumah Olive.
Jam 21.30 WIB
Motor Juna sudah sampai didepan rumah Olive. Selesai mengantar sampai didepan rumah Olive, Juna langsung berpamitan karena sudah terlalu malam. Sedangkan Olive dan Yasmin masuk kedalam rumah.
"Assalamualaikum." Ucap Olive ketika memasuki rumah. Mengajak Yasmin untuk mencuci kaki dan tangannya, setelah itu menggosok giginya.
"Anak pintar. Sekarang kekamar dan bobok ya! Ajak Olive kepada putrinya. Yasmin pun menurut..
Yasmin memejamkan matanya. Olive menemani disamping Yasmin.. ia berpikir bagaimana kalau Yasmin tidak ada disampingnya. Pasalnya ia dan Yasmin belum pernah berpisah selain bekerja. Rasanya tidak sanggup kalau ia harus tidak bertemu putrinya saat pulang kerja dan ketika dirumah.
Selama ini hanya Yasmin yang menjadi obat dan semangatnya ketika ia sedang terjatuh dalam kertepurukan. Air matanya menetes memandangi wajah anaknya yang polos.
"Apa maksudnya kamu meminta Yasmin, apa kamu punya maksud yang lain mas! Belum cukup kamu buat aku kecewa dengan semua ulah kamu!" Ucapnya kesal, tetapi ia tidak tau harus bagaimana!
lanjut lagi ya....
harus nya itu olive yang di bela bukan nya Wina,
harus nunggu di suruh bapaknya baru berangkat,jd greget saya Thor 😂
heeeee warbinasahhhh bengalnya andah pak!!!!