NovelToon NovelToon
ISTRI YANG TERSIKSA

ISTRI YANG TERSIKSA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:536.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: FRESH NAZAR

BACAAN 18+ Harap tidak dibaca oleh yang di bawah umur tersebut.
Pernikahan Saras yang indah berubah mengerikan karena suaminya Aidan ternyata seorang monster galak. Lebih parah lagi Aidan dan Papanya menyimpan rahasia kelam terhadap Mama Aidan. Tapi kenapa Saras yang hidup tersiksa akhirnya bisa meraih bahagia? Yuk, baca biar gak penasaran....
PERINGATAN: Beberapa tokoh di novel ini tidak biasa. Jangan baper dengan tingkah Aidan dan Papanya yang raja tega. Masih ada tokoh Nerissa, Jhon dan Emaknya Jhon yang rada gila tapi lucu. Baca sampai habis biar tau serunya Emak si Jhon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25. Ruangan Rahasia Di Dalam Villa

“Maafkan kami, Pak…” Pelayan lelaki yang lebih tua meminta maaf.

“Maaf…, maaf..! Kalian dibayar buat menjaga dia! Sekarang dia lepas! Kalian cuma minta maaf karena kalian gak becus kerja?!” Geram Pak Argajaya.

“Nngg…” Pelayan lelaki  yang lebih muda berusaha menjelaskan. “Kami cuma berlima di rumah ini menjaga ibu. Sementara orang yang tiba-tiba datang kemari malam itu lebih dari 10 orang, Pak!”

Pak Argajaya masih emosi. “Panggil penjaga villa kemari Sam! Mereka harus menjelaskan bagaimana istriku yang ada di ruang bawah tanah rumah ini, bisa dibebaskan  orang sialan itu!”

Sam memberi kode dengan menggerakkan jarinya ke arah petugas di rumah jaga dekat gerbang. Kedua petugas keamanan villa yang menjaga gerbang bergegas datang.

“Kalian semua ikuti aku…!” Perintah Pak Argajaya.

Pak Argajaya lalu masuk ke dalam rumah. Semua securitynya ikut masuk. Begitu juga ketiga pelayan dan 2 petugas keamanan villa.

Bangunan villa itu berukuran cukup besar dan megah. Terdiri dari dua tingkat. Saat masuk terlihat ruang tamu yang luas dengan perabotan yang nyaman. Terlihat pula tangga menuju kamar di lantai atas.

Pak Argajaya tak naik ke lantai atas. Ia terus masuk ke bagian dalam. Semua orang masih mengikuti Pak Argajaya.

Tiba di ujung ruangan tampak 2 buah kamar di kiri dan kanan ruangan. Pak Argajaya terus ke kamar yang  di sebelah  kiri. Ia membuka pintu dan masuk. Semua orang terus mengikutinya.

Sekilas kamar itu seperti kamar biasa.  Di dalam kamar ada sebuah ranjang besar, rak, lemari dan jendela yang bila dibuka terlihat pemandangan indah kawasan Cipanas di luar sana. Ada pula sebuah kamar mandi.

Pak Argajaya membuka pintu lemari lebar-lebar. Dibentangkannya pintu lemari ke arah kiri dan kanan. Ternyata itu bukan lemari pakaian biasa. Disibaknya beberapa baju yang digantung di lemari. Kini terlihat. Di bagian belakang lemari  ada tangga menuju lantai bawah!

Pak Argajaya menoleh menatap semua orang di dekatnya. “Aneh kan?! Ruangan ini sangat rahasia! Sulit ditemukan! Bagaimana bisa orang-orang yang datang itu tau ada ruang bawah tanah di villa ini?!”

Semua orang itu diam.

“Ikuutt…! Perintah Pak Argajaya.  Ia masuk ke bagian dalam lemari terus menuruni tangga. Semua orang di belakangnya mengikuti.

Anak tangga yang dilalui untuk ke bawah cukup banyak. Tiba di bawah ada sebuah ruangan dengan pintu yang terkunci dari luar. Ruangan itu  ada dinding dengan kaca kecil tempat orang dari luar memantau orang yang ada di dalam.

KLIK!  Pak Argajaya membuka kunci.

Ruangan itu dibuka pintunya oleh Pak Argajaya. Lantas ia masuk memeriksa. Ternyata ruangan itu adalah sebuah kamar cukup besar, berukuran 6 x 6 m. Kamar itu terlihat suram karena tak ada jendela  untuk memasukkan cahaya dari luar.

Pak Argajaya menekan tombol saklar di dinding menyalakan lampu. Kini ruangan itu terlihat terang. Ada ranjang tempat tidur, rak, meja dan bangku di dalam ruangan. Di sudut yang berlawanan dari ranjang ada kamar mandi kecil tempat orang bisa mandi atau buang air.

“Nah. Kalian lihat sendiri kan?” Pak Argajaya berkata kepada orang-orang yang berdiri di depan kamar. “Sangat sulit untuk orang luar tahu bahwa di rumah ini ada kamar rahasia tempat istri saya disekap. Tapi ternyata ada orang yang tau! Dan sekarang istri saya sudah gak ada disini!”

“Mungkin ada warga sekitar sini yang mendengar ibu teriak-teriak. Kan ibu suka teriak-teriak, ngamuk. Terus orang yang dengar melaporkan suara teriakan yang didengarnya Pak…” Penjaga keamanan villa menyahut.

PLAAKKK. Pak Argajaya menampar penjaga rumah itu.

“Asal bener kamu ngomong! Pake otakmu! Kamar ini  ada di bawah tanah tanpa jendela! Gak mungkin suara teriakan dari bawah tanah bisa keluar rumah!”

Penjaga keamanan yang memang tidak cerdas karena hanya tamatan SD itu menunduk malu.

“Tanah villa saya ini luasnya 20 hektar.” Sambung pak Argajaya. “Saya sudah cek, gak bakal ada orang luar yang bisa mendengar suara dari ruangan ini. Kalaupun ada yang teriak-teriak sangat kuat dari depan rumah  dan gedor- gedor gerbang baru bisa kedengaran dari luar! Itupun kalo ada warga kebetulan lewat sini.”

Sesuatu melintas di pikiran Sam kala mendengar kalimat pak Argajaya.

“Bagaimana kalau sebaliknya yang terjadi Pak?”

“Maksud kamu?” Pak Argajaya menaikkan sebelah alisnya.

“Ada warga sekitar sini yang main ke villa Bapak. Lalu dia tanpa sengaja tau ada ruangan bawah tanah. Terus  dia yang melaporkannya ke entah siapa!”

JREENGG!

Pak Argajaya kaget dengan kemungkinan itu. “Ini masuk akal…” Lalu ia mondar-mandir bolak balik karena sedang berpikir keras.

Cukup lama Pak Argajaya berpikir. Tiba-tiba ia  tersentak kaget.

“Ini kemungkinan yang paling masuk akal. Karena tetangga terdekat disini adalah Bu Wicaksono!”

Semua orang di depan Pak Argajaya tak paham apa yang dikatakan Bossnya.

Pak Argajaya dengan gemas menjelaskan. “Bu Wicaksono ini ibu dari Rama, mantan pacar Saras. Sekarang Saras memang sudah resmi jadi menantu saya. Tapi  kalian tau, Saras adalah mantan pacar Rama yang sudah dia ajak menikah sebelum Saras memilih menikah dengan Aidan anak saya!”

“Makin  cocok kalau begitu, Pak.” Kata Sam. “Tapi Bu Wicaksono gak semudah itu tau bahwa di villa ini ada ruang bawah tanah!”

“Heh!” Pak Argajaya menatap 2 penjaga keamanan villa dan 3 pembantu di villa itu. “Apa benar Bu Wicaksono yang tinggal di rumah kecil jauh di ujung tembok villa ini pernah kemari?!”

“I.. iya, pak.” Pembantu perempuan gelagapan. “Sa saya pernah ketemu dia waktu belanja di pasar Cipanas. Katanya dia tinggal dekat villa ini dan mau lihat-lihat villa. Karena dia tetangga, waktu dia bilang mau main kemari, ya saya ajak masuk.” Ujar si pembantu wanita.

DDEEGG!

Wajah Pak Argajaya memerah. “Kenapa kamu kasih bu Wicaksono masuk ke sini?!”

“Karena dia kan tetangga terdekat sini Pak. Orangnya ramah dan baik. Saya disini sepi gak ada teman ngobrol. Makanya saya senang waktu dia main kemari!”

“Gob*ok kamu!” Pak Argajaya mendorong si pembantu wanita hingga tersungkur ke lantai. “Kamu tau gak? Dulu tanah ini semuanya milik Bu Wicaksono dan suaminya. Kalau dia kesini, pasti dia ada maunya! Karena dia pasti masih dendam tanah villa ini sekarang jadi milikku!”

“Bu Wicaksono main ke villa ini gak cuma sekali Pak. Dia  beberapa kali kemari katanya mau ngobrol sama si Nur.” Penjaga keamanan villa menunjuk si pembantu perempuan yang ternyata bernama Nur.

”Nah. Jelas  kamu  yang membuat orang luar tau ada ruangan rahasia di villa!”

Dengan geram Pak Argajaya menarik dan mendorong Nur si pembantu perempuan masuk ke dalam ruangan!

“Masuk kamu!”

Klik! Pak Argajaya mengunci pintu dari luar. Tak diperdulikannya Nur menggedor-gedor pintu, menghiba minta keluar. “Kamu perlu merasakan kamar itu karena kamu yang membuat Bu Wicaksono bisa masuk ke villa ini!”

Lantas Pak argajaya menatap Sam, Heru dan 3 orang security yang dia bawa dari jkarta. “Sekarang kita datangi rumah bu Wicaksono! Kalau dia benar terlibat dengan orang yang membebaskan istri saya, dia akan kita tangkap

dan kita jebloskan ke ruangan ini juga!”

“Siap, Pak!” Sam, Heru dan 3 security menyahut sigap.

*

Di rumahnya yang sederhana Bu Wicaksono sedang menangis sedih menatap foto Rama di meja kamar anaknya.

“Hu hu hu hu, Rama…. Kamu tidak salah. Tapi sekarang kamu yang mendekam di penjara…”

Tiba-tiba hand phone sederhana milik bu Wicaksono berbunyi pendek. Ada sebuah pesan masuk. Bu Wicaksono menoleh dan  mengambil hand phonenya di meja.

Ternyata sebuah pesan masuk itu berasal dari seorang ponakannya.

“Tante harus segera keluar dari rumah karena Pak Argajaya mau menangkap, Tante. Lari sekarang juga! Pergi ke tempat aman biar Tante gak ketangkap!”

BERSAMBUNG……

Hallo readers. Kalian juga bisa membaca buku karya Fresh Nazar di Noveltoon. Judul: TERPAKSA MENIKAHI BIG BOSS. Ceritanya sudah TAMAT, seru dan lucu. Baca deh kalau gak percaya. Dijamin ngakak!

1
Fitri Yuli
Lumayan
Ani Mendur
biasa jo
Irfan Idris
si Aidan hiperseks
玫瑰
lucu nya 🤭🤣😂😂😂
玫瑰
🤣🤣
玫瑰
Setuju
玫瑰
materialistic..huh
玫瑰
setelah membaca komen dan rekomen dari NT,aku singgah di sini.
Kalee Chan
yaa Alloh gustii...
kui si emak ganggu wae.
sak.e cah cah.. lgi panas panass.e diganggu.. gek Rasane wiiih Ra karuan.. sabaaar yaa narissa.🤭🤭
Jro Ratih
judul sm cerita nggak nyambung banget....
Balqis Shopp
klau aku jadi rama... setelah kejadian itu biar saras di buang sama adian dan mau balikan ke Rama lagi ..gue ogah... biar nangis darah juga saras nya gak sudi balikan termasuk cewe matre ihh benci 🤬
Suryani
lanjut
Umisah Asther
Q suka karyamu thor
choirunissa
mulai bqcq
@Ani Nur Meilan
mampir lagi Dan like

sambil nunggu Boss Barton Up lagi 🤗🤗🤗
Yani mulyani
giru trus bosenn
Yani mulyani
ga ada romantis" nya ..sllu d skip...konflik trus isinya
Yani mulyani
harusnya tadi pendarahan pas d dorong sama c aiden jd biar dia merasa bersalah...bkn don rama ..jd kan nyalahin rama ...
Yani mulyani
knp selalu ada kata JREENG sihhh galfok jd ga enak bacanya
Istri pangeran
sebel jg nih wanita keriput...napa ggu org mlulu kyk gak ada kerjaan
emang dl gak pernah gituan gitu??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!