NovelToon NovelToon
'SUAMI BUTA' Ku Yang Kaya Raya

'SUAMI BUTA' Ku Yang Kaya Raya

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:86.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elprasco

"Percuma tampan, kalau tak ada wanita yang mau menikahinya. Dia itu hanya parasit yang hidup dari sisa makanan keluarga Wijaya."

Sepuluh tahun dalam pengasingan, Elang kembali dengan satu tujuan, pembalasan dendam. Ia berpura-pura lemah dan tak berdaya, membiarkan dunia meludahi harga dirinya demi bisa mengungkap dalang yang telah membunuh keluarganya.

"Siapa bilang?! Aku calon istri dari pria yang kalian bicarakan."

Di saat semua orang mencaci maki, keberanian naif Nila justru memancing seringai di balik kacamata hitam Elang.

Gadis liar itu adalah tameng hidup yang ideal untuk memperkuat sandiwaranya sebagai pria lemah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elprasco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengumuman

"Apa maksutmu?" sontak Nila mengernyit, berusaha memahami apa maksud ocehan tadi.

Sedangkan Elang nampak tertegun, dibuat panik. Sebab Raisa telah berjanji takkan mengatakan perihal kejadian di masa lalu,

Asal permintaannya dituruti, namun Raisa ingkar dan memancing kemurkaan seseorang.

"10 tahun lalu. Mobil keluarganya lah yang sudah menabrak orangtua kakak." lugas Raisa menyeringai,

Begitu puas mendapati Nila yang tampak terguncang.

"Aku baru mengetahuinya kemarin saat kalian datang ke rumah. Bahkan dia sampai rela membantuku bekerja disini---"

"Karena takut, aku membocorkan kebenaran itu pada kakak."

"Aku ga tau gimana cara dia memasukkanku ke sini. Yang jelas dia melakukannya karena takut kakak tahu!" 

"Dengar kak? Dia ini, sangat takut kehilangan pembantu sepertimu."

"Yang mau mengurus dan menafkahinya. Dia takut kamu membuangnya,"

Raisa mengoceh, terus memantik api seakan sengaja ingin menghancurkan hubungan Nila,

Berusaha membuat Nila putus asa dan tahu jika tidak ada satu pun yang tulus menemaninya.

"..." Elang bungkam tanpa kata,

Tak bisa mengelak. Takut jika jawabannya terdengar seperti alasan, untuk kabur dari kesalahan.

Entah apa yang sekarang Nila pikirkan.

Andai kecelakaan itu tidak terjadi, ibu Nila pasti selamat dan hidup bersamanya.

"Hentikan, omong kosongmu." sahut Nila merendahkan suara,

"Suamiku setuju, karena dia merasa bersalah bukan takut aku meninggalkannya."

"Dia hanya menebus rasa bersalahnya atas takdir yang tidak pernah dia inginkan."

Nila meraih, mengenggam pergelangan Elang yang terasa dingin.

Matanya menoleh, menatap dengan lembut. "Berhentilah merasa bersalah. Karena kamulah yang lebih banyak kehilangan daripada aku..."

"Menggelikan, sangat menjijikkan." batin Raisa menjerit risih, alisnya berkerut kesal melihat keharmonisan mereka.

Tak habis pikir dengan pikiran Nila yang masih senang merima pria buta seperti Elang.

"Dasar pasangan tolol!"

Raisa melirik pelayan yang sedang berjalan melewati, tampak membawa senampan penuh gelas berisi minuman.

Tangannya terulur, tak ragu mengambil paksa, untuk disiramkan.

SPLASH!

Lemparan itu meleset, Elang berhasil menggeser tubuh Nila. Meski harus mengorbankan setengah bajunya basah dipenuhi noda,

"Raisa!" cecar Nila dibuat geram,

Menoleh, mencari gadis yang sudah berlari pergi.

Tanpa berpikir lama, Nila langsung menyeka sisa wine yang membasahi pipi Elang. Mengusap pelan dengan lengan bajunya,

"Kamu gapapa?"

Pria itu mengangguk, mengibas pelan kemejanya. "Aku bisa sendiri. Sekarang kamu masuk ke aula...sebentar lagi hasilnya keluar, jangan sampai kamu ketinggalan acara."

"Gapapa, biarkan aku membantumu dulu." sahut Nila menolak pergi,

"Percuma aku masuk ke sana. Lagipula namaku udah dihapus dari daftar peserta,"

"Kamu ga denger yang aku bilang tadi? Juri pasti tahu kalau ada yang curang. Udah, cepat masuk!"

Elang terus memaksa, membuka rangkulan tangan Nila. Mendorong tubuhnya pergi,

Dengan berat hati Nila pun setuju, tak ingin mengecewakan suaminya.

Langkah kaki itu bergerak maju, sekejap terhenti mengingat kesungguhan Elang yang tak menyerah meyakinkannya.

Nila berbalik singkat melemparkan senyuman pada Elang, sebelum lanjut meninggalkan.

"Rasa bersalah. Jadi apa yang sedang kurasakan ini adalah rasa bersalah?" batin Elang, menekan dadanya yang masih berdegup kencang.

Setiap kalimat Nila mengiang jelas ditelinga, mengundang senyum riang yang membuat pipinya terasa panas.

"Aku pikir, kebenaran tentang kecelakaan itu akan membuatnya membenciku."

Elang menghela nafas lega, kembali berpikir jernih untuk membereskan serangga yang berani mengusik istrinya.

"Dia sendiri yang sudah ingkar janji. Jadi, aku sudah tidak perlu membantunya!"

"Lihat saja, akanku beri hukuman setimpal untukmu..." Elang menyeringai,

10 menit pun berlalu,

Tiba saatnya di puncak acara, pengumuman pemenang kompetisi.

"Para hadirin, mohon berkumpul di tengah aula." tegas sang pemandu acara, berdiri di tengah panggung.

Suara dari mic itu menggema ke seluruh ruang, memanggil semua orang untuk berkumpul.

Riuh suara terdengar, mereka terlihat begitu antusias mendekat ke area panggung.

"Setelah ini hasil penilaian akan diumumkan langsung oleh pendiri sekaligus pemilik DaungGroup!"

"Wah, jarang-jarang bisa lihat pimpinan perusahaan." sontak Dani,

Tampak bersemangat menoleh ke sekeliling, mencari sosok penting yang belum pernah dilihat.

"Iya, pimpinan itu orang yang misterius. Sulit banget buat ketemu dia----bahkan katanya, belum ada yang tahu seperti apa wajah pimpinan." 

"Ga nyangka bisa ketemu orang penting. Untung saja tadi kita datang ke sini!" sahut yang lain,

Seluruh mata tertuju pada pria yang melangkah dari belakang layar.

Elang berjalan naik, tapi tentu dengan penyamaran agar tak ada yang mengenali wajahnya.

"Kalau gini, Nila ga akan mengenaliku." batin Elang tersenyum singkat,

Memakai topeng hitam yang menutupi seluruh wajah,

Elang melepas jas hitamnya dan menyisakan kemeja putih serta blazer ketat, menggulung lengan baju sampai ke siku. Menampakkan postur tubuh indah yang membuat para wanita terpesona.

"Terima kasih untuk para tamu yang bersedia hadir dan meramaikan acara." ucap Elang memegang sebuah mic tanpa kabel,

"Terima kasih juga, pada juri yang telah hadir menerima undangan kami."

Yang lain tampak khidmat mendengarkan secara seksama.

"Saya sudah melihat kerja keras para peserta...dan banyak karya yang cukup mengesankan."

"Para juri juga sudah menilai dan memilih satu karya yang akan jadi pemenang kompetisi tahun ini."

"Jadi, tidak usah berlama-lama. Langsung saja saya umumkan, pemenang kompetisi tahun ini adalah---"

"Konsep produk makanan lokal dengan desain berjudul seribu pohon kehidupan!"

PROK...

PROK...

PROK...

Sambutan tepuk tangan terdengar begitu meriah, memenuhi ruang aula yang begitu luas.

"Aku menang? Itu desain milikku!" sontak Raisa kegirangan,

Sibuk menoleh ke lain sisi, seakan menunjukkan pada mereka jika dialah sang tokoh utama.

"Sudah aku duga, pasti desain itu yang bakal menang." lugas Ridwan berceloteh.

Nila melirik mendengar semua perbincangan di sekitar, satu persatu terheran dan memberi hormat pada keberhasilan karyawan muda di depan sana.

Nila mulai putus asa, melihat layar dengan penuh melas.

Padahal desain miliknya berhasil menang, namun justru terpampang atas nama peserta lain. 

"Hh, jangan senang dulu..." Elang menyeringai,

Memandang Raisa begitu percaya diri mendekat, bersiap naik ke atas panggung.

"Baiklah, sebelum menerima penghargaan. Saya ingin pemenang menjelaskan tentang filosofi dari desain yang dibuat," 

Langkahnya terhenti, pertanyaan itu berhasil membuat Raisa tercengang. "A-apa? Apa maksudnya?" 

"Bu Raisa bisa menciptakan desain sebagus dan semenarik ini. Pasti ada arti dibaliknya kan? Tolong jelaskan kepada kami." jawab Elang melempar jebakan. 

"Gimana ini? Aku ga tahu apapun soal judul itu." gerutu Raisa dalam hati,

Wajahnya panik, menggigiti kuku, hanya bisa diam kebingungan.

"Ada apa ini? Kenapa dia diam saja?! Apa begitu sulit menjelaskan karyanya sendiri..." 

Raisa melirik sembarang, pada mereka yang mulai bergunjing di belakangnya.

"Woi, cepat jelaskan! Lama sekali..."

"Masa begitu saja tidak bisa?"

"Bagaimana dia bisa menang..."

Ocehan penonton semakin menjadi, wajar saja mereka geram menunggu gadis yang hanya mematung di depan panggung.

"Saya bisa menjelaskannya!"

1
rupotu
request thor nanti kalo bikin kisahnya Herman. plis tolong masukin tokoh Nila. PGN lihat mereka punya anak gituuuu/Sob//Sob//Sob/
meteor
kudukung thor. buatin kisahnya Herman😍👍
jelita
aku tunggu si herman jadi bucin. pasti lebih kocak dari atasannya🤣🤣
nona cute
Thorrr padahal berharap ada episode mereka berdua punya anak/Scowl/
meong
huhu kenapa sudah tamat thorrr/Sob//Sob//Sob/aku tunggu kisah si herman
Mulyani Asti
wahahaha ngakak kasian banget elang,,sabar ya pak wkwkwk🤣
Mulyani Asti
ish bapak CEO pengen nya langsung bulan madu aja🤣udah gak tahan yaa🤣 hadeuhhh
Miftahudin Ajah
mantap
Miftahudin Ajah
semangat tor
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
350jt kalau di dunia nyata uang segitu sangat sedikit yah apa lagi buat beli rumah langsung abis 😁
Elprasco: Betul beb. Untung dapet diskon dari Herman😄
total 1 replies
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
500 juta setahun???.. hah gak salah pelit kali kau elang kau kan orang kaya
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
nyimak dulu ya author
Ulo Uli
lanjut thor. nunggu episode matinya siLembang cs/Determined/
jurik
ini full cerita rumah tangga yang manis gitu lho. diselingin masalah dari balas dendam tapi fokus utama tetep perjalanan cinta yang awalnya cuma nikah kontrak jd nikah beneran. walau muncul wanita ketiga dan nyaris gonjangganjing yang menyulut emosi, si Elangtidak semudah itu berpaling dan tetep setia. luv pokoknya/Drool/
jurik
😍
mujinn
mantap Thor, dari awal udah curiga kasih bakal jadi orang ketiga dan plot twistnya lebih ngagetin greget. ga sabar nunggu lanjutannya/Angry/
meteor
Jos ceritanya. Romantisnya dapet, sedihnya dapet, ada selingan lucu, terus ketegangannya juga dapet berhasil bikin gregetan. Good job thor/Determined/
meteor
YTTA. habis ganti oli🤣
rupotu
Seru thor. Ceritanya semakin menegangkan. ga sabar nungguin kelanjutannya/Smile//Angry/
rupotu
refleks bilang CUIH!!!/Puke/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!