NovelToon NovelToon
Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Hari Kiamat / Antagonis / Tamat
Popularitas:80.8k
Nilai: 5
Nama Author: YukiLuffy

Lana Croft, seorang mahasiswi biasa, tiba-tiba terbangun sebagai tokoh antagonis kaya raya dalam novel zombie apokaliptik yang baru dibacanya. Tak hanya mewarisi kekayaan dan wajah "Campus Goddess" yang mencolok, ia juga mewarisi takdir kematian mengerikan: dilempar ke gerombolan zombie oleh pemeran utama pria.

Karena itu dia membuat rencana menjauhi tokoh dalam novel. Namun, takdir mempermainkannya. Saat kabut virus menyelimuti dunia, Lana justru terjebak satu atap dengan pemeran utama pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YukiLuffy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Setelah tiga hari perjalanan yang melelahkan, tim akhirnya tiba di pinggiran Portland. Kael memerintahkan mereka untuk berhenti di kompleks supermarket kecil yang tampak tidak tersentuh.

Kael mendorong pintu kaca yang rapuh. Zombie di dalam segera berbalik, wajah mereka yang membusuk dan gigi taring yang mengerikan membuat Lana mual. Kael segera menembakkan bola petir, melenyapkan ancaman langsung. Tim Vanguard membersihkan sisa zombie, mengamankan pintu, dan membersihkan area istirahat.

Lana dan Riley menggunakan kamar mandi yang masih utuh untuk membersihkan diri. Di area istirahat, semua orang duduk di lantai, berbagi makanan kering. Lana, sadar ada mata-mata, hanya mengeluarkan bekal sederhana.

Lana bersandar di pelukan Kael, rasa lelah luar biasa membebani dirinya. Ia tidak memperhatikan mata Lilith yang memandanginya dengan kebencian terpendam. Chloe Vance duduk di samping Lilith, matanya tertutup, tetapi ia merasakan semua ketegangan di ruangan itu.

Pagi berikutnya, mereka bergerak menuju Portland Bio-Dome, sebuah kompleks penelitian yang terletak di area yang padat. Begitu mereka mendekat, mereka melihat ratusan zombie bergerak lambat di halaman.

Di tengah halaman utama, berdiri sebuah pohon raksasa, Mutated Pacific Elm, yang tingginya mencapai lima lantai. Cabang-cabangnya tampak hitam, tebal, dan meliuk-liuk, seolah memiliki kesadaran. Lana merasakan hawa bahaya yang mencekam dari pohon itu.

Kael, menggunakan Mental Scan-nya, membagi misi. Bangunan itu memiliki satu menara administrasi dan satu menara riset delapan lantai.

"Kita akan menyusup melalui pintu samping. Lucas dan tim Vanguard akan fokus pada lantai tujuh dan delapan Menara Riset. Fenrir dan Tempest mengambil lantai lima dan enam. Phoenix mengambil lantai tiga dan empat. Cari Dr. Elias dan datanya. Jangan bergerak sebelum koordinasi," perintah Kael, suaranya dingin dan tegas.

Tim Vanguard, dipimpin oleh Kael, menyelinap ke Menara Riset. Lana dengan hati-hati menyimpan semua peralatan taktis di koridor untuk menjaga kerahasiaan.

Mereka mulai membersihkan koridor lantai tujuh, yang penuh darah kering dan sekitar dua puluh zombie, termasuk beberapa Level 3 yang agresif. Setelah memastikan lantai itu aman, mereka bergerak ke lantai delapan.

Lantai delapan terasa sangat hening. Tidak ada zombie, tidak ada darah. Kael segera melepaskan Mental Scan-nya ke seluruh lantai. Di salah satu kantor, ia merasakan sebuah kehadiran. Itu adalah zombie Level tinggi, dan yang lebih penting, ia merasakan ada lima jiwa manusia yang lemah di dalam kantor itu.

Zombie Psikis. Kael menyadari bahaya baru. Dan dia tidak membunuh para ilmuwan. Dia menggunakannya sebagai umpan.

Kael memberi isyarat kepada timnya dan menarik Lana ke belakangnya. Lana tidak menyadari apa yang terjadi, tetapi ia merasakan urat-urat Kael menegang.

Kael memberi isyarat kepada Ben (Logam) untuk membuka paksa kunci pintu kantor.

"Hati-hati, ada Bos Psikis di dalam," bisik Kael.

Saat Ben mulai bekerja dengan kemampuan Logamnya di kunci pintu, serangan itu datang.

SSHHHIIIING!

Gelombang kejut mental yang tajam dan menyakitkan menghantam setiap orang. Para Vanguard segera mencengkeram kepala mereka.

Lana, yang tidak memiliki kemampuan pertahanan, merasakan rasa sakit yang luar biasa. Itu adalah migrain yang membelah kepala, seolah ada jarum panas yang menusuk otaknya. Ia menjerit, membungkuk kesakitan.

Melihat Lana kesakitan, Kael meledak. Rasa takut yang murni dan amarah yang liar menguasainya.

"JANGAN SENTUH DIA!" teriak Kael, matanya memancarkan kilatan ungu. Ia melipatgandakan energi Mental dan Listriknya, menciptakan benteng pertahanan di sekitar Lana, lalu menembakkan bola petir ke arah kantor itu.

Bola petir Kael menghantam titik persembunyian zombie itu. Zombie Psikis itu melengking kesakitan dan segera melarikan diri, lolos melalui jendela darurat.

Setelah serangan itu reda, Lana masih terengah-engah, Kael memeluknya erat.

"Aku baik-baik saja, Kakak," Lana meyakinkannya, meskipun kepalanya masih berdenyut.

Mereka masuk ke dalam kantor yang hancur. Di balik meja, lima ilmuwan terbaring tak sadarkan diri. Lana, mengabaikan rasa sakitnya, segera mengumpulkan semua peralatan riset dan server data ke dalam dimensinya.

Kael menggendong Lana, sementara Lucas dan timnya mulai membawa para ilmuwan yang lemah keluar.

Saat mereka mencapai koridor, suara panik terdengar di walkie-talkie.

"Kapten! Kita terkepung! Ratusan, Kapten, ratusan zombie di halaman, dan mereka semua bergerak ke Menara Riset! Ada yang mengendalikan mereka!" itu suara Captain Ryder.

Kael melihat ke luar jendela. Seluruh kompleks, termasuk pohon Mutated Pacific Elm di tengah, kini dipenuhi zombie yang bergerak dalam formasi terorganisir.

Kael menyadari kenyataan mengerikan itu. Zombie Psikis itu tidak hanya berevolusi; ia telah memperoleh kecerdasan dan kemampuan komando.

Ini adalah bencana besar, pikir Kael. Kami telah masuk ke dalam perangkap musuh yang cerdas.

"Kita tidak bisa mundur. Kita harus membunuh makhluk itu!" tekad Kael, wajahnya dingin dan penuh tekad.

1
Dev..
seru ceritanya thor tp konfliknya kok padat banget kyk gk ada bahagianya 😅😭
Dev..
kok Lucas, Ben dan Sam udh lama gk tertulis di cerita thor..bahkan Riley dan Ryder pun ceritanya gkk tau gmna..😌
Dev..
thor kok diulang ceritanya..bukannya eps" sebelumnya kabar kehamilannya sudah tersebar yaa..🤔😌
Dev..
nikah dulu gk sih thor kok kawin terus🤔😬
Beebee Cosmetic
kok FL nya lemah bgt:)
💐gadis kecil imut 🐇
asik sih tapi ceritanya terlalu tegang buat aku jadi susah dicerna
Nunung Elasari
cerita yg penuh dg ketegangan, tapi mengasyikan... terima kasih kak atas ceritanya 😍
SYADZA
seru bgt kak😍😍😍
Wahyuningsih
q kok jdi malas y bcanya lana terllu lmah gk tegas sungguh menyeblkn thor anda sunghuh mengecwkn skli
Wahyuningsih
lana malah jdi bean gk srulah thor sungguh mengecwkn author ni
Wahyuningsih
thor lana kok gk badaz msa penakut gtu gk serulah
Wahyuningsih
klau ada ruang dimensi tmbh seru n keren💪💪💪💪💪 thor q mampir
Caty Chanel
semangat kk 💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor 💪💪💪🙏🙏
Mantari Nyoman
luar biasa,
**Maulina**
semangat thor 💪💪
Miss Marsini
kenapa g masuk ruang dimensi lana
Kaka's
💪💪
MayAyunda
keren👍
Hernawati Hidayat
harusnya lana membangkitkan kekuatan tempur juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!