NovelToon NovelToon
LOVE BY MAFIA GROUP

LOVE BY MAFIA GROUP

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Tamat
Popularitas:639.2k
Nilai: 4.2
Nama Author: DeviRazRhasti

Sesuatu yang bernama CINTA memang selalu membawa HAL BARU dalam kehidupan MAFIA GROUP.

Mengandung unsur kedewasaan 17++

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviRazRhasti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Di salah satu kamar hotel tempat Raeya tinggal untuk sementara, Bulkrish sedang bersandar disofa dengan kemeja yang dari kemarin ia pakai dan dua kancing diatasnya sengaja dibuka,

"Putra kamu terlihat tidak bersemangat??" Raeya

"Bagaimana aku bisa bersemangat Rae, Mei dari kemarin tidak sama sekali bicara padaku bahkan dirinya tidak mendengarkanku,"

"Maaf ya Putra, karena aku kamu jadi bertengkar dengan KaMei,"

"Tak apa, kamu tidak bersalah kok, tenang saja, aku akan menemui Mei dan meminta maaf secara langsung,"

"Jika aku bisa beri saran, kamu turuti saja apa mau KaMei, kali saja kamu dimaafkan,"

"Iya kamu benar Rae, kalau begitu aku pergi ya, oh ya aku sudah membelikan apartement yang kamu pilih kemarin, alamatnya akan aku kirim lewat pesan,"

"Iya,"

"Telepon aku jika kamu membutuhkan sesuatu ya,"

"Iya,"

Bulkrish pun pergi dari kamar hotel Rae,

"Kamu memang perhatian sekali Putra, itulah salah satu alasan kenapa aku menyukaimu," Raeya menyeringai iblis.

.

.

.

Pukul 22.55 WIB di ruang bawah tanah mansion Dewa,

Bulkrish telah habis menembak 20 orang lebih bawahannya yang gagal menjaga dan mengawasi Mei,

"Kalian memang pantas mati, menjaga satu orang saja kalian tidak bisa, kalian memang tidak berguna," Bulkrish

Tiba tiba seorang bawahan Bulkrish datang,

"Tuan, Nyonya Mei datang dalam keadaan mabuk berat Tuan,"

Bulkrish langsung berlari pergi dari ruang bawah tanah itu setelah mendengar laporan bawahannya.

.

Saat Bulkrish sampai di ruang tamu, Bulkrish melihat Mei tiduran di sofa,

"Mei, kamu kenapa minum lagi sayang," ujar Bulkrish dengan penuh kecemasan  sembari mengelus rambut Mei

Mei tertawa tak jelas, "Aku hanya ingin bersenang senang saja, kau tau Baka, disana sangat menyenangkan, ada banyak pria tampan dan berjas seperti dirimu," ujar Mei

Bulkrish menatap Mei,

"Ah kau jangan khawatir Baka, apapun yang terjadi, aku tidak menjadi penghianat, sudahlah aku lelah, dan kau jangan menciumku ya, aku tadi berciuman dengan mantan kekasihku hingga aku kelelahan. Aku mau tidur dulu," lanjut Mei lalu pergi dengan berjalan gontay dari ruang tamu,

Sedangkan Bulkrish terkesiap dengan tatapan terluka karena penuturan Mei,

"Tidak, aku tidak mau ini terjadi lebih lama, aku tidak akan membiarkan Mei menjalin hubungan dengan siapapun kecuali diriku,"

Bulkrish bergegas pergi kekamar Mei, dan beruntung Mei tidak mengunci pintu kamarnya, Bulkrish tiduran disamping Mei, Bulkrish menaruh kepalanya di atas dada Mei, Bulkrish juga memeluk Mei seperti anak kecil yang takut kehilangan ibunya.

.

.

.

Pukul 07.17 WIB, sinar matahari yang menyelinap dari celah celah korden berwarna indigo telah membuat Mei terbangun dari tidurnya dan mengerjapkan matanya untuk melihat sekitarnya, dan Mei melihat ke samping kanannya dan melihat Bulkrish tidur seperti anak kecil,

Mei mengelus puncak kepala Bulkrish,

"Baka, kau memang bodoh Bulkrish," Mei

"Umpatanmu bagus sekali Mei, aku bodoh karena itu ajarkan aku supaya aku pintar," ujar Bulkrish yang sudah bangun pada saat merasakan elusan Mei,

"Bangunlah, kau kayak anak kucing kalau tiduran gini," Mei

"Tidak, aku tidak mau, aku mau menjadi kucingmu hari ini,"

"Tapi aku suka anjing,"

"Kalau gitu jadikan aku anjingmu sekarang,"

"Benarkah? Anjing kan tidak pernah berteriak apalagi menghina tuan nya sendiri," sindir Mei

"Lupakan yang kemarin, aku tidak sadar telah melakukan itu, maafkan aku,"

"Dengan satu syarat,"

"Jangan satu, ribuan syarat akan kupenuhi," Bulkrish

"Lupakan Raeya,"

Bulkrish terdiam,

"Jauhi, lupakan, dan anggap Raeya tidak pernah ada dihidupmu," Mei, "kau tau, dalam istanasentris, selir bisa ratusan tapi hanya ada satu Ratu di tahta," lanjut Mei

"Dan kamu adalah Ratuku Mei, baiklah aku akan melakukan sesuai dengan keinginanmu, aku tidak akan pernah mengulanginya lagi," ujar Bulkrish.

.

.

.

Pukul 8.04 WIB

Mei dan Bulkrish sudah selesai mandi, mereka berdua pun turun untuk sarapan,

Lalu Mei tidak sengaja melihat darah disekitar lantai lorong yang menghubungkan ruang tengah ke dapur dan ruang bawah tanah,

"Baka,"

"Hn,"

"Kau tidak membunuh seseorang atau anggotamu di ruang bawah tanah kan," Mei

Bulkrish terkesiap, "a-aku.... aku... aku..,"

"Kau apa Baka,"

"Mei, a-aku," Bulkrish tergagap karena bingung mencari alasan

Melihat Bulkrish seperti orang mencari alasan, Mei langsung menjewer telinga Bulkrish,

"Akh sakit Mei,lepasin Mei," pinta Bulkrish

Bukan melepaskan telinga Bulkrish, Mei malah makin menarik telinga Bulkrish, "Baka, sudah kubilang berapa kali jangan membunuh, apa kau tidak mendengarkanku hah, kayaknya disini kau lah yang tuli,"

"Ya baiklah aku minta maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi, jika aku mau habisi orang, aku akan menyuruh orang lain saja,"

"Ihhh dasar Baka, sejak kapan hobimu jadi pembunuh hah?" Mei

"Sejak SMA aku kan memang sering membunuh semua pria yang berani mendekatimu Mei, mungkin karena itu aku sekarang hobinya jadi membunuh,"

"Kau ini memang bodoh kuadrat ya, dasar menyebalkan kau Baka,"

"Aku kan udah minta maaf, sekarang lepasin please," pinta Bulkish

Mei akhirnya melepaskan telinga Bulkrish sambil berdecak sebal,

"Aduhhh telingaku pasti merah sekarang, kamu ini memang terlalu cepat mengetahui sesuatu hal ya," keluh Bulkrish

"Berhentilah mengeluh, aku sekarang lapar sekali,"

"Aku akan memasak untukmu,"

"Tidak, aku mau masakan khas itali buatan koki, kau makan saja sendiri masakanmu kalau kau mau masak," ujar Mei dengan santay lalu Mei pergi ke dapur,

Namun  perkataan Mei sedikit membuat hati Bulkrish tersayat, Bulkrish sedih karena Mei tidak mau makan masakannya lagi, Bulkrish hanya bisa menghela nafas dan pergi mengikuti Mei.

.

Di meja makan, Mei sudah mendapat pasta dan mango juss buatan koki, sedangkan Bulkrish hanya memakan roti selai saja,

"Mei, bagaimana jika nanti malam kita ke pekan raya?!" Bulkrish

"Gimana ya, aku sudah janjian dengan seseorang nanti malam," Mei

"Janjian, sama siapa?"

"Yuda,"

Mata Bulkrish terbelalak mendengar nama itu, hati Bulkrish mulai gelisah karena nama mantan pacar Mei,

"Yu-Yuda mantan pacarmu," tanya Bulkrish

"Ya iyalah, memang siapa lagi pria bernama Yuda yang kau kenal," jawab Mei dengan santay

"Tapi bukannya dia ada di Thailand, dan bukannya dia sudah menikah dengan wanita lain,"

"Dia sudah bercerai tepat 10 tahun setelah mereka menikah, alasannya karena Mery tidak bisa punya anak dan dia seorang J.A.L.A.N.G," Mei

"Lalu untuk apalagi dia mendekatimu, aku harap dia ataupun kau tidak clbk," Bulkrish

"Kalo iya kenapa kalo tidak kenapa hah,"

"Kamu jangan lupa Mei, aku seorang mafia dan kamu adalah milikku, dan yang menjadi milik seorang mafia akan selamanya akan menjadi milik mafia, kamu harus ingat itu baik baik Mei,"

Mei tertawa geli, "Bulkrish-Bulkrish kau jangan terlalu kaku, aku itu gak mungkin clbk dengan Yuda, kami hanya berteman, lagian mantan pacar bukan berarti tidak bisa berteman kan,"

"Tapi aku tidak mau kamu terlalu dekat dengannya, pokoknya malam ini kamu ikut aku ke pekan raya, kamu tenang saja, aku dan orang-orangku akan menyamar supaya tidak menganggu pekan raya nanti malam,"

"Aku kira kau akan mengusiri para pengunjung," Mei

"Tentu saja tidak sayang, aku tau kamu tidak suka hal yang seperti itu kan,"

Mei tersenyum, "ya baiklah aku akan pergi bersamamu, aku akan batalin makan malam sama Yuda,"

"Itu lebih baik,"

"Oh ya bagaimana dengan rapat dengan Presiden," tanya Mei

"Kemarin tak jadi,"

"Hah! Kenapa?!"

"Kamu kan marah kemarin, karena itu aku batalkan saja, lagian Paman Dewa salah milih Presiden baru sih ya jadinya sekarang masih aku juga yang harus turun tangan,"

"Ck kau itu menyebalkan Baka, kau tau jika Presiden memanggilmu tiba tiba itu berarti ada hal penting, pokoknya besok di istana Presiden harus diadakan rapat okey,"

"Hn baiklah, aku akan hubungi Presiden nanti, sekarang makanlah, lalu ikut aku ke suatu tempat,"

"Kemana?"

"Kamu mau tau aja, cepatlah makan dan ganti bajumu,"

"Hu-uh kau menyebalkan.".

1
Khoerun Nisa
aku jdi bingung apa orng Bali BS punya hubungan dgn bibi kandung LG pula knp mei bgtu SM derick mau SM si baka mau
Penelop3
Mampir thor..
K'S
👍🏻👍🏻👍🏻
Cinta Angelica Stk
gk sabar dah nunggu besok

semangt jngn lupa crazy up
Nanha Revina Amisya
mau belajar jadi mafia ah
Tara
Napa kaga suruh 10 preman siksa n perkosa raeya truz ancam jauhi bulkis.. Biar nyaho.. Dasar pecun pengganggu, pelakor murahan😡😤
Tara
Gila.. Tante dan Ponakan.. Berondong.. Menang banyak tuch tante.. 🤔😉🤭🤗
Bill
Mampir yuk ke karyaku yang berjudul "SUAMIKU PSIKOPAT"
Dewi Kusrini
el
Dewi Kusrini
e del pp pb
SaranghaeV
Terlalu banyak series thor, kalau dibaca campur bisa pusing keliling🥺🥺
Mus Lina
nextttt dong thour,please lanjut dong
ga seru klau hnya stop sampai dsini.
critanya menyayat hati kali thour
Mus Lina
season 2 nya dong,klau trnyta Mei masih hidup,dan aji jga masih hidup .
Mei harus hidup bersama aji
Raisha
thor lanjutan ya lg donk seru tau,lanjut episod 2
AnisssLestarimudnyagkketulungn
seson 2 uda ada t
AnisssLestarimudnyagkketulungn
hbungan yg gmn gtu...bisa j lu thor...q suka
mei_resta
Izin promote thor...

Baca novelku judulnya 'Cinta sejati'. Tentang dua orang yang menemukan cinta sejatinya serta lika-liku perjalanannya. Klik foto profilku buat baca...
Baca dulu sinopsisnya dan 3 episode awal.
Riana Nazwa
ceritanya bagus kak aku suka


bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
Riana Nazwa
ceritanya bagus kak aku suka

bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
siti amelya
episod 2 nya dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!