NovelToon NovelToon
QUEN ERROR

QUEN ERROR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / TimeTravel / Chicklit
Popularitas:617k
Nilai: 4.8
Nama Author: Juhridan Rambe

Quen, gadis biasa penjaga toko. Ia tidak segaja mengijak kodok lalu terjatuh.

Quen tersadar dirinya berada disebuah kamar permaisuri suatu kerajaan. Dayangnya bernama Sri berkata"nona permasuri Quena anda sadar, syukurlah"

"Kamu siapa?kenapa aku disini?"tanya Quen.

"Nona saya dayang nona, namaku Sri. Nona permaisuri terpeleset kekolam, tuan pangeran ke2 sangat menghawatirkan keadaan nona"jawab dayang Sri.

"Apaaa aku permaisuri???"teriak Quen.

Penasaran kelanjutanya. Baca ya kisah seorang gadis biasa-biasa menjadi Ratu. bocah dibawah umur dilarang baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juhridan Rambe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ramuan seribu bulu ulat

Quen dengan muka asamnya mengikuti dayang Sri ditoilet. Dayang Sri yang kebelet pun akhirnya ditoilet. Quen berdengus kesal jika mengingat Azima, digandeng mesra oleh nona Tele tong.

“Udah belum dayang Sri” Teriak Quen diluar toilet

“ Tunggu nona, sebentar lagi” teriak dayang Sri didalam toilet.

“ Cepetan, makannya jangan makan yang pedas-pedas. Jadi berak terus kan.” Ketus Quen.

“ Iya nona, saya salah. Tapi saya akan membantu nona setelah ini” Ucap Dayang Sri.

Akhirnya keluarlah dayang Sri dengan perasaan lega.

“ Gimana udah Plong???” tanya Quen.

“Saya sangat lega nona” Jawab Dayang Sri.

Quen pun berjalan  mencari dapur, dayang Sri pun hanya mengikuti dengan muka polosnya. Mereka pun mengintip dapur rumah biru. Menguping, pembicaraan para pelayan yang memasak.

“Cepat-cepat, itu makanan untuk tuan pangeran” Ucap Kepala pelayan.

“ Baik, kami akan siapkan” ucap pelayan yang memasak.

Terlihat Quen sangat bahagia. Dan tersenyum licik, otaknya yang jahat pun kembali beraksi.

"Nona, kenapa kita mengintip ke dapur bukannya kebilik kamar tadi.??” Tanya dayang Sri.

“Ngapain ngintip kebilik kamar, lagian bukannya aku ingin meracuni Azima biar mati dia” Jawab Quen.

“ Nona, itu sangat kejam. Membuatnya sakit perut saja sudah cukup nona, haruskah membunuhnya.” Saran Dayang Sri.

“ Lihat Aku punya ramuan, ini namanya ramuan seribu bulu ulat. Nanti ketika Azima memakan makannan yang sudah kukasih ramuan ini, ia akan berbibir jontor. Tenang saja ini tidak akan membunuhnya, Cuma membuat ia akan jelek karena berbibir jontor.” Jelas Quen sambil mengeluarkan ramuannya.

“ Nona saya tau, saya harus mengalihkan perhatian sang kepala pelayan serta pelayan kan” ucap dayang Sri.

“ Betul, cepat goda mereka, kasih mereka uang. Menyamarlah bak saudagar kaya.” Ucap Quen.

Dayang Sri pun memulai aksinya, ia berjalan didepan pintu dapur. Lalu berdiri disana, ia memasang muka gagah bak saudagar kaya yang memamerkan uangnya. Kepala pelayan pun menghampiri dan menatapnya.

“ Tuan, anda sedang apa berada disini” tanya kepala pelayan.

“ Aku tersesat, wah kamu gadis sangat cantik” Gombalan Dayang Sri pada kepala pelayan perempuan tersebut.

“  Tuan bisa saja, saya hanya kepala pelayan. Mana mungkin cantik??” Ucap kepala pelayan malu-malu.

“ Kamu sangat cantik, walaupun kamu cuman kepala pelayan aku tidak keberatan. Oh ya sebaiknya kita berbicara ditaman sana bagaimana? Dengan minum teh dan memakan kue.” Ajak dayang Sri yang berusaha membujuk kepala pelayan.

“ Baiklah, kalau begitu biar saya ambilkan teh dan kue lalu kita kesana.” Ucap kepala pelayan.

“ Tidak usah, nanti kamu capek. Lebih baik,  suruh pelayan dapur membawanya sebentar. Lalu kamu dan aku berjalan bermesraan bagaimana??” Bujuk Dayang Sri.

“ Baiklah, kamu antar dulu teh serta kue itu untukku dan tuan ini ditaman” Suruh kepala pelayan.

“ Tapi kepala pelayan, katanya tadi makanan ini harus cepat diantar ke bilik pangeran” Ucap pelayan dapur.

“ Hanya sebentar saja, nanti setelah mengantar teh dan kue itu, kamu bisa mengantar makanan itu untuk pangeran. Ini uang untukmu.” Dayang Sri pun memyuap pelayan dapur dengan beberapa lembar uang. Akhirnya dayang Sri , kepala pelayan serta pelayan pergi kearah taman. Yang tidak jauh dari dapur. Quen pun yang sembunyi, keluar untuk menaburkan ramuan seribu bulu ulat kepada makanan pangeran. Lalu menyelinap pergi setelah mengaduk serta mencampur makanan tersebut.

SELAMAT DAPAT HADIAH DARIKU SUAMIKU, SALAHKAN DIRIMU YANG BERBOHONG PADAKU.

MONYONG-MONYONG DAH LO, EMANG ENAK BERBIBIR JONTOR. AKU YAKIN PASTI RAMUAN INI

MANJUR.

Quen pun pergi berjalan lalu memberi kode, bersiul tanda kode dayang Sri harus pergi dengannya. Seakan tau tanda siul itu dayang Sri pun mencari akal agar secepatnya pergi.

“ Aduh, aku sangat lupa kalau aku ada urusan penting karena terpesona dengan kecantikan kepala pelayan sepertimu. Ini uang untukmu, aku tidak bisa lama-lama aku ada bisnis di tempat lain. Nanti ketika aku datang kesini aku akan mencarimu” Ucap Dayang Sri.

“Benarkah tidak bohong??”

“ Aku tidak bohong, aku pergi dulu ya” Dayang Sri pun pergi menemui Quen diluar rumah biru.

 Nampaknya mereka berhasil, karena tidak berselang lama makanan untuk pangeran pun dihidangkan tapi sialnya bukan hanya Azima yang memakan, tapi ikut serta Yoga dan nona Tele tong. Quen serta dayang Sri buru-buru pergi lalu menganti baju mereka dengan baju perempuan agar tidak diketahui.

Mereka melepas kumis palsu mereka. Dan saling berTOS ria.

“ Nona yakin kita berhasil tanpa melihat mereka memakan makan itu”tanya dayang Sri.

“ Biarkan saja, aku sudah sakit hati jika melihat Azima bermesraan bersama wanita lain” Jawab Quen.

“ Tapi nona, kalau kita salah sangka terhadap Tuan. Bagaimana?”

“ Mana ada salah sangka, jelas-jelas ia genit. Pake berbisik mesra lagi” Quen pun mencibik bibirnya.

“ Nona, jangan sedih begitu. Lebih baik kita makan enak dan bersenang-senang” Ajak Dayang Sri menghibur Quen.

“Baiklah, terlalu berharga diriku bersedih untuk laki-laki pembohong sepertinya” Quen pun mengajak dayang Sri, memasuki rumah makan dua lantai yang tidak jauh dari rumah biru. Mereka memesan makanan yang enak serta menikmatinya di lantai dua.

Disisi lain dibilik kamar Rumah biru. Azima yang telah mendapat informasi Tentang raja kalajengking dari nona Tele tong merasakan ada yang aneh dibibirnya. BIBIRNYA PUN MONYONG / JONTOR dialami oleh Azima serta yoga begitu pula nona Tele tong.

“ Kenapa bibirmu Azima???” Ucap Yoga.

“Bibirku, tapi bibirmu juga terlihat aneh” Azima pun meraba-raba bibirnya yang jontor seperti di gigit serangga sehingga bengkak.

“Benarkah, aku juga merasakan tebal diarea bibirku” Ucap Yoga.

“ Kenapa bibirku jadi begini??? Tuan pangeran kenapa bibir kita jadi begini??” Ucap nona Tele tong.

“ Pasti ini ada yang membuat kita seperti ini”. Azima pun mengingat Quen yang menyamar sebagai laki-laki. Walaupun berkumis tapi Azima sangat yakin ia adalah Quen sebab Azima hafal betul gerak-gerik istrinya itu.

Azima pun memanggil kepala pelayan serta pelayan yang mengantar makanan tersebut, ia yakin bahwa pasti ada sesuatu dimakanan tersebut. Yoga pun terkejut tidak yakin jika ini ulah istri Azima.

“ Kamu yakin Azima ini perbuatan istrimu???”

“ Aku yakin tadi lelaki itu seperti istriku, walaupun ia menyamar. Gara-gara dirimu mengajak ku disini aku dikerjainya. Pasti ia berfikir aku berselingkuh darinya.” Jelas Azima.

“ Hey, kamu seperti laki-laki yang takut pada istrimu saja.  Wanita itu harus kita punyai sebanyak mungkin. Kenapa harus setia pada satu wanita, apalagi takut pada istri.” Yoga pun memeluk nona Tele tong.

“ Ai ya, bibirku jadi monyong seperti ini tuan Yoga” Manja nona Tele tong.

“ Kamu tetep cantik, sebaiknya kamu istirahat tidak menari untuk beberapa minggu aku akan memberimu uang” Ucap Yoga.

“Firasatku mengatakan istriku pasti masih ada didekat sini, Aku akan mencarinya” Ucap Azima lalu meninggalkan bilik kamar rumah biru mencari keberadaan Quen.

 Terlihat Quen sedang makan diatas lantai, sambil tertawa riang.

“QUENN!!!!!!!” TERIAK AZIMA SAMBIL MELAMBAIKAN TANGANNYA DIBAWAH RUMAH MAKAN. DENGAN BIBIR JONTORNYA DAN SENYUMANNYA. QUEN PUN MEMALINGKAN WAJAHNYA. PURA-PURA TIDAK KENAL.

1
Mega Wati
yg banyak up nya thoor
Juhridan Rambe
maaf aku masih berusaha kembali. terimakasih kalian tetap menunggu ku.
siti fatimah
crazy up....thor kemana aja tdk ada kabar kpn up sampai lupa
Tia Siagian
ga up lgi kah thor?lama ditunggu2
Alberta_ra
akhirnya kak author up juga
lama tau kak nungguin anda
Jena Anna: lama juga tunggu thor up,up yang banyak lagi thor
total 1 replies
susanxie
astaga🤣🤣🤣🤣 sakit perut aku ketawa.
susanxie
apes sekali harimu Yoga 🤣🤣🤣🤭
susanxie
aku hanya bisa 🤣🤣🤣, queen ada saja pola pikir mu.
Yuniarti Art
lanjut lah Thor sampe tamat..ya kali hrs nunggu Ampe setahun lagi
Kastini
baru baca Thor ada novel istana tapi bengeek pembacany karena terlalu tertawa terbahak-bahak 🤣🤣🤣🤣
Kastini
aduuuh thoor bener" tidak sesuai fakta sebagai pengawal 😂😂😂😂
Kastini
si yoga ampyuuun deeeh siaaaak 2 x🤣🤣🤣🤣🤮🤮
Kastini
aduuuh thoor ngakak guling-guling 🤣🤣🤣🤣
~łęó~
keram oerut deh...🤣🤣🤦‍♂️🤦‍♂️
~łęó~
bikin kocak perut...🤣🤣
Intan Aprilia Rahmawati
kpn lanjut
Alberta_ra
akhirnya setelah sekian lama authornya up juga, terimakasih kak author
Dayak
sempet aku mikir Thor nya is dead karna hampir 2tahun gak kliatan batang hidungnya si quen...
Yuniarti Art
udh 1 THN blm ada update thor
Yuniarti Art
yah dah lama kirain ada kanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!