"Biarkan doa-doa kita bertarung dulu untuk sementara waktu. Kini, biarlah kita sama-sama memperbaiki diri agar suatu saat aku beruntung memilikimu dan kau pun bersyukur memiliki aku."
Tapi bagaimana, jika apa yang kita doakan dan harapkan selama ini tidak sesuai kenyataan?
Nyatanya, LDR hanya bisa di lakukan oleh orang orang HEBAT.
Dan aku, bukanlah salah satu di antara mereka!
Follow IG : Mommy_Ar29
Tiktok : Mommy_Ar95
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
...~Happy Reading~...
“Yaudah, kita pisah disini ya!” Angel melambaikan tangan nya kepada Baby sebelum memasuki mobil nya Bersama Elisa.
“Oke bye!” jawab Baby yang juga ikut melambaikan tangan.
Memang rencana awal nya, Baby akan pergi Bersama dua sahabat nya. Akan tetapi, karena Antonio mengajak nya untuk pergi, jadilah Baby membatalkan niat itu dan terpaksa harus ikut Antonio karena paksaan dari duo sahabat nya.
“Jam Sembilan! Jadi mau kemana? Nonton ?’’ tanya Antonio sambil melihat jam di tangan nya.
Baby menganggukkan kepala, “Boleh juga, tapi apa gak terlambat udah jam segini?”
“Tidak!” Antonio langsung menggandeng tangan baby, “Kalau pun terlambat, kita bisa mengulang nya dari awal.”
“Bos mah bebas!” celetuk Baby membuat keduanya terkekeh. Dengan begitu perhatian Antonio membukakan pintu mobil nya untuk Baby begitupun Baby yang juga menerima dengan senyuman Bahagia di wajah nya.
Hanya sekedar candaan agar lebih akrab. Baby tidak menyangka bahwa ternyata Antonio memiliki sikap humor yang begitu tinggi, sehingga laki laki itu bisa dengan begitu mudah mencairkan suasana.
Tanpa keduanya sadari, bahwa sejak tadi Baby dan Antonio keluar dari Kafe dan memasuki mobil dengan di iringi oleh candaan dan kekehan bersama.
Seorang laki laki yang berada di dalam mobil tak jauh dari mobil milik Antonio, tengah mencengkram setir mobil nya dengan begitu erat. Rahang nya mengeras hingga menimbulkan suara gigi bergemurutuk, seolah tidak rela melihat kebahagiaan keduanya yang begitu mesra.
“Lo cemburu?” Seketika itu juga, laki laki itu segera mendongak untuk menatap tajam pada sosok sahabat nya yang tengah duduk di kursi belakang.
“ Berhenti bermain main Taka! Hati lo itu emang udah di curi sama dia. Lo udah kepincut, dan lo gak akan—“
“Diem kalian!” sentak Taka kepada dua sahabat nya, “Gue gak mungkin cinta sama día! Lo berdua udah tahu misi gue, jadi jangan pernah bahas hal yang gak penting lagi sama gue!”
“Anjingg lo, kenyataan nya lo emang udah kepincut sama día Ka! Hati lo udah di colong sama cewek itu, dan gue yakin lo sendiri gak akan bisa ngeluapain día.” Balas Franky tak kalah seru dari Taka.
“Tutup mulut lo! Udah gue bilang enggak ya berarti enggak ! Kalian jelas tahu siapa yang ada di hati gue, dan selamanya akan tetap día!”
“Bangsatt emang lo!” cetus Franky langsung menghempaskan tubuh nya kesandaran kursi dengan cukup keras.
“Keluar kalian berdua!”
“Taka!” seru Hardi dan Franky bersamaan menoleh dan menatap ke arah laki laki itu.
“Ada yang mau gue pastiin ! Buruann keluar!” usir Taka lagi membuat kedua laki laki itu mendengus dan mau tak mau akhirnya terpaksa turun dari mobil.
Kini, keduanya merutuki dirinya sendiri, mengapa tadi mereka mau di ajak Taka untuk pergi dengan mobil yang sama. Karena ini bukanlah hal pertama yang mereka alami, yakni di usir dari mobil dan berakhir harus mencari taksi.
Seharusnya, tadi keduanya membawa mobil sendiri. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal seperti ini lagi, akan tetapi Taka terus meyakinkan bahwa día tidak akan meninggalkan atau menurunkan sahabat nya lagi, karena kini hubungan nya dengan baby sedang kurang baik.
Jadi akan sangat tidak mungkin jika Taka tiba tiba mendapatkan panggilan telfon dari baby untuk segera datang atau menemui Baby yang mana akan meninggalkan kedua sahabat nya.
Dan memang benar, Baby tidak akan menghubungi Taka untuk menemui gadis itu, akan tetapi kini justru Taka sendiri yang mengusir dan langsung mengejar Baby yang kini tengah di bawa pergi oleh alki laki lain.
“Gue yakin, itu tuyul mau ngejar mobil Baby tadi!” gumam Hardi menatap lurus pada mobil milik Taka yang semakin pergi menjauhi meninggalkan área parkir.
“Emang Taii itu anak! BIlang gak akan di cari, tapi dia sendiri yang nyari ! kan bangsaat namanya ! » imbuh Franky ikut kesal.
‘’Dan kaya gitu masih ngelak kalau hatinya gak terpikat sama Baby ? Ckckckkc !’’
‘’Namanya juga buta ! Udah picekk matanya!’ cetus Franky semakin kesal.
...~To be continue …....
Mana ya sambungan novel Baby anaknya Om Dewa dan Ryan thor..ku pikir tadi novel ini,soalnya nama perannya juga Baby, Ternyata aku salah..🙇🙇