NovelToon NovelToon
Sang Antagonis (Transmigrasi)

Sang Antagonis (Transmigrasi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Time Travel / Crazy Rich/Konglomerat / Dunia Lain / Transmigrasi / Cinta Terlarang / Chicklit
Popularitas:58.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ayiii

Kimora seorang gadis penyakitan yang jiwanya terjebak ditubuh seseorang setelah meninggal akibat penyakitnya. Tuhan memberinya kesempatan untuk hidup, tapi Tuhan juga memberinya ujian yang sangat berat.


Kimora harus terjebak dalam tubuh seorang gadis antagonis, ia sangat suka membuli dan itu sangat kebalikannya dari sifat asli Kimora. Tapi entah kenapa dari sifat Rivera yang buruk ini, Kimora merasa banyak sekali rahasia yang Rivera simpan sendirian.


"Jauhi Alastar atau gua bikin hidup lo gak tenang?."

"Lo cuma sampah, gak usah belagu jadi berlian."

"Hidup lo hidup gua."

"Jika takdir tidak membiarkan aku bahagia, kumohon biarkan takdir membuat ku tenang."

"Jika takdir ku dan takdirmu bukan diriku, akan aku pastikan lo dimiliki orang yang tepat."

"jangankan mencintai lo, mencintai diri sendiri aja susah."

"lo gak usah sok drama baik dihadapan aki aki itu bangsat."

"Gua minta maaf ra. Maafin gua."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daftar ekstrakurikuler

Sepanjang perjalanan menuju sekolah Rivera terus terusan berceloteh, Areksa yang mendengarnya hanya bisa menjawab seadanya saja. Tapi entah kenapa Areksa merasa sangat bahagia melihat perubahan kembali dari Rivera, sejujurnya bagi Areksa, sifat Rivera yang sekarang adalah sifatnya yang dulu saat ibu kandungnya masih ada pada keluarganya yang bahagia.

"Abang? Abang kenapa diam aja? Abang bisu ya?." Ucap Rivera dengan entengnya.

"Abang butuh oli? Biar bisa hidup lagi suaranya?."

"Ab-."

"Udah sampai." Potong Areksa terhadap kata kata tak berbobot dari Rivera.

Rivera mengerucutkan bibirnya kesal karena Areksa memotong kata katanya, ia sangat membenci jika ada orang yang memotong perkataannya. Tanpa kata kata lagi Rivera langsung turun dari mobil dan menutup pintu mobil dengan kasar, ia langsung berjalan menjauh sambil menghentakkan kakinya dan sesekali menendang batu batu kecil.

Areksa yang melihat tingkah laku Rivera terkekeh, ia menghela nafasnya. Kini ia merasa sesuatu yang telah lama hilang darinya akhirnya kembali lagi.

Tak lama dari lamunannya, tiba tiba hp Areksa berbunyi menandakan bahwa ada sebuah pesan masuk. Ia segera membuka hp nya, terdapat nama Rivera sebagai pengirim pesan tersebut.

"ABANG! NANTI JANGAN LUPA, RIVERA JUGA PULANG SAMA ABANG! AWAS AJA KALAU NINGGALIN RIVERA! BURUNG ABANG VERA POTONG!."

Isi pesan tersebut dan diakhiri stiker kucing sedang marah. Areksa membaca pesan tersebut tersenyum sangat lebar, dan segera melajukan mobilnya untuk memarkirkannya.

...----------------...

"KAWAN KAWANKU SEMUANYA!." Teriak Rivera sesampainya dikelas, tak lupa ia menggebrak pintu hingga membuat semua orang terkejut.

"Kaget tai!." Ucap liam yang sedang memegangi dadanya.

Mendengar gerutuan dari teman temanya Rivera hanya cekikikan tak bersalah.

"Waduh wir... Kalian kaget?."

"MENURUT LO?!" Tanya seisi kelas secara serentak.

Rivera hanya meringis sambil memegang tengkuk lehernya.

"Sebenarnya aku mau traktir kalian." Ucapnya dengan ragu, seisi kelas yang mendengarnya berusaha menyodorkan telinganya.

"SEBENARNYA AKU MAU TRAKTIR KALIAN, NAH SEBAGAI PERMINTAAN MAAF JUGAA. NANTI ISTIRAHAT MAKAN SEPUASNYA, AKU TRAKTIR." Tiba tiba saja Rivera menggebrak meja dan berteriak kembali hingga membuat seisi kelas dibuat terkejut untuk kesekian kalinya.

"lama lama gua kena serangan jantung." Ucap dian sambil mengelus elus dadanya.

"Dalam rangka ape nih ra?." Tanya Adira.

Untuk sesaat Rivera berfikir, sebenarnya dalam rangka apa Rivera mentraktir mereka. Padahal sedari tadi ia tak ada pikiran untuk mentraktir mereka, tapi saat masuk kelas tiba tiba saja ingin mentraktir mereka saja.

"Gak tau, gabut." Ucapnya dengan enteng sambil mengangkat bahunya.

"ANJR, ORANG KAYAK BEBAS COY!." Ucap liam takjub mendengar jawaban dari Rivera.

"Cot!. Budek gua, budek." Ucap deo sambil menonyor kepala liam, benar benar ia sudah muak dengan teriakan teriakan. Sudah cukup Rivera saja, jangan ditambah lagi.

"Beneran nih ra?."

"Iyaaa, nanti istirahat kita ke kantin bareng bareng!."

"Yeayy!!. Makasih veraaa!." Seru semua murid kelas sambil tepuk tangan.

'Mayan buat memperbaiki reputasi.' Batinnya sambil berjalan ke bangkunya.

"Dir, aku mau nanya satu hal." Ucap Rivera sambil menaruh tasnya.

"Apatuh?." Tanya Adira sambil menaruh menyangga kepalanya dengan tangan kanannya.

"Rivera pernah ikut ekstra ga?." Tanya Rivera membuat Adira mengernyit heran.

"Lah lo masalah ini juga lupa?." Tanya Adira untuk memastikan dan dijawab dengan anggukan Rivera.

"Lo lupa atau melupa? Ingat reputasi lo ra, ga mungkin seorang Rivera yang dikenal sebagai ketua pembully mengikuti sebuah ekstrakurikuler. Yang bener aja, lo aja bahkan gak mau ngikutin peraturan sekolah gimana caranya lo mau ikut ekstra."

"Ya siapa tau, nakal nakal tapi tetep sayang nilai."

"Nilai? Soal nilai lo sangat bodo amat dengan itu ra. Bahkan lo gak pernah dapet peringkat, padahal papah lo seorang pemilik beberapa perusahaan."

"Dan soal nilai itu juga jadi kelemahan lo dan kesempatan para anggota untosik untuk menghina lo."

"Ha?." Rivera mengerutkan keningnya, sebenarnya ia tahu kemana arah pembicaraan Adira. Tapi apa maksud dari kelemahannya.

"Semua anggota untosik setiap kali lo mendekati mereka, mereka akan mengatai lo dengan kata kata nylekit. Kayak lo tuh anak bodoh, lo tuh sampah bodoh, lo tuh benalu keluarga, lo tuh goblok banget, lo tuh gak selevel sama mereka. Dan buanyak lagi."

"Dan di nilai ini lo gak bisa ngejarnya, karena lo udah ketinggalan jauh apalagi dengan saudara tiri lo. Lo udah lama bodo amat dengan nilai semenjak saudara tiri lo hadir dalam kehidupan lo, hingga lo ketinggalan banyak banget pelajaran. Dan akhirnya setiap orang yang menjelek jelekkan diri lo melalui nilai, lo akan sangat marah."

"Kapan Evelyn datang dalan hidup ku?." Tanya Rivera.

"Gua gak tau pastinya, tapi dengar dengar saat lo baru masuk kelas 2 smp."

"Wahh, kamu tau banyak tentang ku. Hebatt." Rivera menggeleng kagum sambil bertepuk tangan, tak menyangka bahwa Adira tahu banyak mengenai dirinya.

"Ya dong, asal lo tau. Gua dulu setiap ada orang yang nge gibahin lo gua selalu nguping paling depan." Ucapnya dengan bangga.

"Kok nguping? Bukanya seharusnya kamu benci aku?." Tanyanya sambil memakan permen yang sempat ia curi dimeja liam tadi.

"Dulu, gua sangat benci lo ra. Sampai sampai gua cari tau semua tentang lo agar bisa bales dendam, eh giliran gua udah dapet semuanya lo malah berubah." Ucapnya sedikit kecewa karena gagal balas dendam, tapi mau bagaimanapun rasa kecewa itu menjadi rasa senang ketika melihat Rivera benar benar berubah.

"Kok maafin aku cepet banget?."

"Ga tau, awalnya coba coba eh lama kelamaan keterusan." Jawab Adira dengan entengnya, jawaban tidak memuaskan dari Adira membuat Rivera menghela nafas kasar sambil mengerucutkan bibirnya. Melihat hal itu, Adira mengerutkan keningnya.

"Lo kenapa bjir?."

"Gua baru sadar tadi! Lo bilang apa? AKU?." Diakhir kata Adira berteriak sambil menutup mulutnya tak percaya.

"Lo kenapa? Lo kesurupan?." Ucapnya sambil memegang kening Rivera seperti sedang mengecek suhu seseorang.

"Aku gapapa." Ucap Rivera sambil tersenyum. Mendengar reaksi biasa dari Rivera Adira hanya bisa mengembuskan nafasnya, Adira berfikir mungkin Rivera berusaha membuat hal baru lagi.

"Aku pengen ikut ekstra, gimana daftarnya?." Tanya Rivera sambil mengedipkan kedua matanya berkali-kali.

"Emang lo mau ikut ekstra apa?."

"Aku pengen ikut ekstra dance sama nyanyi aja deh."

"Lo hubungi kak andin untuk ekstra dance sama kak Rico buat ekstra nyanyi."

"Hubungi nya lewat apa?."

"Wa, gua kasih nomer nya." Ucap Adira sambil membuka hp nya dan mengirim kontaknya kepada Rivera.

"Wahhhhh, makasihh adiraa. " Ucap Rivera saat melihat pesan dari Adira yang berisi kontak kakak kelasnya untuk daftar ekstra tersebut.

"Jujur ra, gua geli banget liat tingkah lo yang sekarang."

"Hehehe." Rivera cengigisan dan bergelayutan ditangan Adira.

1
Yuli Yanti
lanjut thor
ayi🐣
readers maaf banget udah lama aku ga update lagii, karena ada suatu kendala. untuk kedepannya aku bakal usahain update setiap hari, terimakasih yang udah setia membaca karyaku dan maaf yang kecewa yaa/Pray//Pray/
Karlina Sugiharti
autornya kayak gk niat buat ceritanya,lama buanget gk up.pdhl bnyak yg nunggu
Anggie Melliani
ditunggu up ya thor
Welda Arsy❤
penasaran banget,,,,cerita nya benar² bagus.
Welda Arsy❤
fakta apaain sih thooor,,,penasaran🤔
Yuli Yanti
benar2 karya yg bagus
Yuli Yanti
Thor lama gak up nya
nanti up 2 bab sekaligus ye thor
Mardiyana
Menurut aku sbnyak aku baca tentang reinkarnasi baru ni cerita aneh gak nyambung dan tidak ada perubahan dalam tokoh utama kayak gak niat bikin novel ya
Dianra Malakut
aku suka cerita reinkarnasi time travel dimn sseorang dberi kesempatan hidup tuk merubah kehidupan nya tp lihat cerita ini agak monoton, maaf y thor karakter rivera msh lemah mau aja d tindas d fitnah sana sini baik sm kluarganya atau tmn2nya tidk ad tindakan, dsni kn tokoh utama nya rivera dr judulnya antagonis jd apanya yg berubah?? jd lah antagonis yg tegas pintar bls semua perbuatan mereka2 yg sdh menindas rivera trmasuk kluarga nya sndri yg buta akan kebenaran
maaf tu hnya pendapatku sja, aku gemes klo peran utamanya kurng maximal, klo bisa rivera mndri aja kluar dr rmh & bls dendam dgn cara yg cantik gtu
Menik Cute
alah keluar aja lah,ngapain sic bertahan dirumah layaknya neraka...
anak pungut dipuji2,anak kandung berasa anak pungut...
kalau q digituin,tinggal pergi trus hapus nama marga keluarga.
anggap aja mereka mati
Pudji Alfarizi
,q ragu klau emak tirinya itu baik ankny aj modelan dajjal gtu🤭😂
Ian
bagus
Ian
semangat syg/Drool/
Alfatih Cell
lanjut thor seru nih
up lagi yaaaa
IndraAsya
👣👣👣
Hana Syaripah
Author semangat
Aku tunggu lanjutannya
ayi🐣
saya minta maaf sebanyak banyaknya atas ketidaknyamanan nya, dan terimakasih atas kritiknya. untuk kedepannya saya akan lebih berusaha semaksimal mungkin lagi untuk up episode lebih sering lagi. terimakasih atas dukungannya/Joyful//Rose/
Sri Dewi Sri
bgus tp jrng up ny,jd kesel
mr. rmayy
baguss bangett yaahh.. semangat teruss thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!