Dirga dan Asha..
Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.
Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.
Namun takdir berkata lain..
Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.
Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..
Lima tahun berlalu..
Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..
Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.
apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Pukul 05.30 pagi.
Asha bangun lebih dulu. Karena merasa menumpang di rumah Dirga, Asha memutuskan untuk membuat sarapan
Saat Asha membuka kulkas, isinya hampir kosong
Didalam kulkas hanya berisi
Telur tiga butir
Dua buah apel yang mulai layu
Roti tawar yang mendekati tanggal exp
Sosis yang beku
Susu
Selai coklat
Dan air mineral
Asha menggelengkan kepalanya
" Ini CEO apa anak kos sih ? "
Dengan bahan seadanya Asha pun akhirnya membuat sarapan seadanya
Roti bakar dengan selai coklat, telur orak arik, sosis dan juga teh hangat sebagai minumannya
Begitu Dirga membuka kamarnya, ia mencium aroma masakan dari dapur
Selama bertahun-tahun tinggal sendirian, rumahnya hampir tidak pernah berbau masakan
Begitu masuk ruang makan, Asha sudah duduk
" Pagi Pak "
" Pagi "
Dirga duduk dan diam
Begitu juga dengan Asha yang juga diam
Suasana pun menjadi canggung
Dirga pun mencoba mengalihkan dirinya
Ia berpura pura membaca berita di tabletnya
Padahal ia diam diam mencuri pandang ke arah sarapan
Asha melihat, dan menahan tawa
" Pak... "
Dirga pura-pura tidak mendengar
" Pak Dirga "
" Hmm ? "
" Tabletnya kebalik Pak "
Dirga langsung membalik tabletnya
Asha pun menahan tawa
Disaat bersmaan terdengar bunyi bel pintu rumah
Dirga pun membuka pintu
Begitu pintu terbuka, ia melihat Reza yang datang dengan membawa map ditangannya
Tanpa menunggu izin pemilik rumah, Reza pun langsung masuk ke dalam
" Selamat pagi "
Begitu melihat meja makan
Reza membeku
Lalu melihat Asha
Lalu melihat Dirga
" Astgaa " Reza menutup mulutnya
Dirga mulai curiga kepada Reza
" Kenapa ? "
Reza menunjuk meja makan
" Ini kalian... "
" Sarapan berdua ? "
Asha buru buru menjelaskan
" Bukan gitu Pak Reza.. "
Reza langsung memotong
" Udah.. Udah nggak usah di jelasin Asha "
" Aku ngerti ko. "
Sedangkan Dirga ia memijat pelipisnya
Belum selesai dengan Reza
Bayu masuk dan melihat meja makan
" Waduhh akhirnya "
" Akhirnya CEO kita punya istri Za "
Dirga langsung menatap tajam
" Kalian keluar "
Bayu tertawa
" Belum nikah aja udah disiapin sarapan "
Reza menimpali
" Apalagi udah nikah yah Bay, baju di siapin, makan di suapin "
Dirga yang mendengar langsung melempar sendok kearah Reza
Kevin yang baru saja dengan membawa kopi
Melihat Asha yang masih memakai celemek
Kevin tersenyum
" Rumah ini akhirnya kelihan hidup juga "
Dirga pura-pura tidak perduli
Asha pergi ke dapur untuk mengupas buah yang ia temui tadi
Reza mendekati Dirga dan berbisik
" Ga "
" Apa ? "
" Enak ya?"
" Apanya ?"
" Roti buatan mantan "
Mendengar hal itu Dirga hampir tersedak
Bayu langsung tertawa keras
Kevin ikut tersenyum
Di dapur Asha menyiapkan buah
Namun pikirannya sedang tidak baik-baik saja
Saat sedang memotong buah, tanpa sengaja jarinya sedikit tergores
" Aww " Asha refleks meringis
Mendengar hal itu Dirga refleks pergi ke dapur menghampiri Asha
" Asha, hati hati dong "
Semua orang langsung menoleh
Ruangan hening
Bayu melirik Reza
" Itu yang katanya udah nggak perduli ? "
Reza menahan tawa
Kevin hanya menggeleng sambil tersenyum
Dirga sendiri langsung salah tingkah
" Masksud saya..."
" Kalau tangannya luka, nanti kerjaan terbengkalai gitu bukan maksud lain "
Bayu langsung bertepuk tangan
" Alasan yang sangat bagus sekali Pak Dirga "
Asha dan Dirga keduanya sama sama menahan senyum mereka.
...
Sebelum berangkat ke kantor
Reza sengaja bejalan paling belakang bersama Bayu dan Kevin
Reza bekata pelan
" Rencana balas dendamnya gagal "
Bayu mengangguk
" Yang ada Dirga mulai jatuh cinta lagi "
Kevin tersenyum
" Bukan mulai "
" Sepertinya dia memang belum pernah berhenti mencintai Asha "
Ketiganya tertawa kecil.
Sementara di depan
Dirga dan Asha berjalan berdampingan
Tidak ada percakapan
Tetapi tanpa sadar
Langkah mereka sudah berjalan dengan irama yang sama
....
Di ruangan saat Dirga sedang sendirian..
Ia membuka galeri di ponselnya
Membuka foto lama ia dan Asha yang masih ia simpan rapih di galerinya
" Sampai sekarang aku nggak tau Sha, kenapa dulu kamu pergi "
Tanpa sadar Dirga tersenyum
Dirga pun keluar dari ruangannya, saat melewati ruangan Asha, ia mendengar Asha yang sedang berbincang dengan seseorang dengan suara ceria
" Lo serius ga sih Fal ? Nanti gue udah berharap udah bahagia, eh Lo malah ngasih gue harapan palsu lagi "
" Kapan sih gue pernah ngasih harapan palsu ? "
" Pernah, Lo aja yang ga inget Naufal"
" Hahaha, eh btw bos lo ga marah lo telpon jam kerja ? "
" dia diruangan, gue di ruangan gue jadi harusnya aman "
" Hmmm "
" Terus kapan Sha lo mau cerita ke Dirga ? "
" Fal.. "
" Sha gue tau semuanya udah berlalu, tapi lo ga bisa di cap buruk terus Sha "
" Nanti kalau gue udah siap "
" Ah lama, yaudah lanjut nanti malem ya Sha "
" Oke "
Di luar ruangan Dirga mendengar semuanya..
" Cerita apa ? Apa yang ga gue tau selama ini Sha ? "
Dirga merasa ada yang Asha tutup dari dirinya selama ini