Dahulu, Yin Xiang hanyalah seonggok sampah tidak berguna dan berasal dari keluarga pengkhianat kekaisaran. Kehadirannya bahkan dianggap sebagai pembawa sial bagi setiap orang. Karenanya, Yin Xiang kerap sekali direndahkan dan disiksa.
Suatu hari, Yin Xiang terjatuh ke jurang neraka tanpa dasar. Di sana, Yin Xiang menemukan serpihan jiwa Dewa Kegelapan dan Yin Xiang ditunjuk sebagai penguasa kegelapan berikutnya. Yin Xiang bangkit dan menjadi orang yang kuat. Yin Xiang bertekad membalas dendam semua orang yang sudah menghinanya serta keluarganya. Selain itu, Yin Xiang harus berhadapan dengan kaum vampir yang mengganggu kehidupan manusia.
Bagaimana kisah Yin Xiang membalaskan dendamnya? Apakah Yin Xiang bisa menghadapi para kaum vampir yang datang mengganggu? Ikuti kisah Yin Xiang dalam cerita 'Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virisani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25: Kekacauan Seleksi Murid Sekte
Riuh rendah sorakan penonton berganti menjadi teriakan histeris penuh ketakutan. Tempat berlangsungnya seleksi dilaksanakan terkepung oleh orang-orang berjubah hitam. Wajah mereka bahkan tidak terlihat. Tertutup oleh tudung jubah yang dikenakan.
Yin Xiang menatap malas keributan yang terjadi. Dia berjalan ke arah bangku penonton dan duduk santai di sana. Gadis itu sudah memasang tabir pelindung agar tidak ada serangan yang mengarah padanya. Untuk kali ini, Yin Xiang memilih untuk menjadi penonton saja. Lagipula, banyak tetua dan orang-orang berbakat yang hadir. Seharusnya mereka bisa melumpuhkan para vampir itu. Ditambah, Kaisar Yu Zhan dan lima ketua klan besar ikut hadir.
"SIALAN! SIAPA KALIAN?! BERANI SEKALI MENGACAUKAN ACARA SELEKSI MURID!" murka Zhao Ting. Tetua dari Sekte Halilintar itu tengah berhadapan dengan dua orang berjubah. Ketiganya terlibat pertarungan yang sengit.
Panitia penyelenggara sibuk mengevakuasi para penonton yang tidak memiliki kultivasi. Situasi benar-benar sangat kacau berantakan. Sudah banyak orang yang bergeletakan tak berdaya. Orang-orang berjubah itu menyerang secara langsung ke titik vital, membuat lawan mereka tidak sadarkan diri dalam sekali serang.
Yin Xiang tertawa pelan melihat pemandangan menyenangkan di depan matanya. Tidak ada niatan untuk membantu sama sekali dari diri Yin Xiang. Justru, Yin Xiang malah asyik memakan buah apel yang tersedia di cincin dimensi miliknya. Orang-orang yang dia bawa juga hanya melihat dari kejauhan. Entah kenapa orang-orang berjubah itu tidak menyerang mereka. Tidak mungkin karena mereka tak terlihat kan?
"Nona, mengapa mereka tak menyerang kita? Bukankah kita juga termasuk musuh mereka?" tanya salah satu pemuda yang Yin Xiang bawa.
Yin Xiang melirik ke arahnya sekilas, "Tabir pelindung yang aku bawa membuat kita tak terlihat dari luar. Karenanya, mereka tak menyerang kemari. Biarkan saja, aku masih ingin melihat pertunjukan menarik ini."
Pemuda itu saling tatap dengan empat temannya yang lain. Yah, Yin Xiang membawa lima orang dari Klan Yin. Lima orang itu duduk di samping kanan kiri Yin Xiang. Menemani sang junjungan menikmati suguhan di depan mereka. Walaupun, hati kecil mereka ingin membantu.
"Kaisar Yu Zhan! Apa kau akan tetap duduk diam di sana?! Tidak ingin menyelamatkan rakyatmu?!" teriak orang berjubah itu sambil membuka tudung jubahnya. Menampakkan wajah pucat nan rupawan miliknya. Matanya berwarna merah menyala dengan taring yang mencuat keluar dari bibirnya.
"VAMPIR!! KAU DARI KAUM VAMPIR!!!" seseorang berteriak saat mengenali ciri-ciri vampir di dalam diri pemuda itu.
"Hm, pintar! Kami memang kaum vampir! Dan kami datang untuk menuntut balas! BANTAI MEREKA SEMUA!!" para vampir di sana semakin brutal menyerang. Tidak ada satupun yang luput dari cengkraman mereka.
Kaisar Yu Zhan di tempat duduknya mengepalkan tangan kuat. Matanya berkilat marah. Bahkan, wajahnya mengeras. Sang kaisar sepertinya benar-benar marah.
"Aku akan keluar dan menghadapi vampir sialan itu!" baru saja Kaisar Yu Zhan akan melangkah keluar, Yu Wang menahan tangannya.
"Yang Mulia, kondisi di luar sangat tidak kondusif. Akan sangat berbahaya jika anda keluar. Lebih baik kita menunggu di sini," bujuk Yu Wang.
Kaisar Yu Zhan menatap pria itu nyalang, "Dan membiarkan rakyatku dihabisi satu per satu?! Tidak! Lebih baik aku mati di tangan vampir sialan itu dibanding hanya diam dan menonton!"
Kaisar Yu Zhan menghempaskan tangan Yu Wang dengan kasar. Langkah Kaisar Yu Zhan penuh amarah. Sang kaisar langsung turun ke medan pertempuran. Tidak memperdulikan teriakan-teriakan dari para ketua klan di belakangnya.
"VAMPIR SIALAN! HADAPI AKU JIKA KALIAN BERANI!" kata Kaisar Yu Zhan lantang. Kaisar Yu Zhan menghunuskan pedang kesayangannya. Menusuk jantung setiap vampir yang ia temui.
Gerakan pedang Kaisar Yu Zhan sangat tajam dan mematikan. Beberapa vampir berhasil dibunuh oleh pedang Kaisar Yu Zhan, tapi jumlah mereka masih banyak. Korban dari pihak kekaisaran sudah cukup banyak. Kebanyakan dari mereka hanyalah orang biasa tanpa basis kultivasi.
Jeritan, teriakan, tangisan, menggema ke seluruh penjuru. Yin Xiang dan anggota Klan Yin lainnya masih tetap diam dan bergeming. Ada setitik binar di mata Yin Xiang. Gadis itu, sangat menikmatinya. Batinnya terus berkata, 'terima nasib buruk kalian ini, hitung-hitung sebagai penebusan dosa kalian padaku dan pada Klan Yin'.
"Nona, sudah banyak korban yang berjatuhan, apa kami boleh membantu mereka?" tanya seorang gadis di sampingnya.
Yin Xiang menatap lima orang yang dia bawa. Gadis itu mendecih, "Apapun yang terjadi, jika kalian mati, aku tidak akan bertanggungjawab. Silakan saja jika ingin membantu".
Mendengar perkataan Yin Xiang, lima orang itu menganggap Yin Xiang mengizinkan mereka untuk ikut turun tangan. Setelah mengucapkan terima kasih, lima orang itu keluar dari tabir pelindung milik Yin Xiang. Mereka langsung mengeluarkan kelihaian dalam bertarung. Berusaha mengalahkan para vampir yang terus berdatangan tiada henti.
Yin Xiang hanya menatap dingin pertempuran di depannya. Dia memusatkan perhatiannya pada pertarungan antara Kaisar Yu Zhan dengan lima vampir yang menyerangnya. Gadis itu memerhatikan dengan seksama gerakan pedang Kaisar Yu Zhan yang tajam dan mematikan. Yin Xiang ingin mengetahui pola penyerangan Kaisar Yu Zhan, lalu menemukan kelemahannya. Jika nanti Yin Xiang harus berhadapan dengan Kaisar Yu Zhan, dia sudah tahu di mana celah yang dimiliki Kaisar Yu Zhan.
Tatapan mata Yin Xiang juga tidak lepas dari lima orang remaja yang dia bawa. Meskipun Yin Xiang berkata tidak akan bertanggungjawab atas apapun yang menimpa mereka, Yin Xiang tetap harus memastikan mereka baik-baik saja.
Mata Yin Xiang terbelalak saat salah satu orangnya berhasil dilukai di bagian dada kiri. Gadis itu menarik pedang miliknya. Yin Xiang langsung menebas leher vampir yang melukai orangnya itu.
"Nona, terima kasih," kata orang itu. Yin Xiang hanya mengangguk pelan. Gadis itu menghela napas pelan.
"Sial! Padahal aku tidak ingin ikut campur," lirih Yin Xiang sambil menatap dua vampir yang berlari ke arahnya. Tanpa membuang waktu, Yin Xiang langsung menusuk jantung vampir itu dengan cepat.
Tatapan mata Yin Xiang semakin mendingin. Gadis itu menggerakkan pedangnya dengan penuh tenaga. Gerakannya sangat tajam dan lincah. Yin Xiang berhasil melumpuhkan lebih dari sepuluh vampir dalam waktu kurang dari lima menit. Kekuatan yang luar biasa.
Bahkan, orang-orang di sekitarnya menatap Yin Xiang dengan pandangan kagum dan ngeri. Kaisar Yu Zhan juga tercengang di tempatnya. Dia merasa sedikit ngeri akan kemampuan Yin Xiang. Sang kaisar membatin, 'andai saja dia tidak lahir di Klan Yin'.
Yin Xiang menatap tajam semua orang yang melihat ke arahnya. Dia mengeluarkan aura kegelapan miliknya. Membuat orang-orang itu tanpa sadar melangkah mundur. Terintimidasi oleh aura kuat Yin Xiang.
Di sekitarnya masih banyak vampir yang tersisa. Begitupun dengan korban jiwa dari Kekaisaran Yu yang terus bertambah. Yin Xiang menarik napasnya dalam-dalam. Dia mengumpulkan seluruh energinya pada pedang di genggamannya. Gadis itu merasakan aura setiap vampir yang ada di sekitarnya. Menandai tempat mereka berpijak di pikirannya. Pedang yang Yin Xiang genggam diarahkan ke atas. Bibir Yin Xiang bergerak, mengucapkan mantra dengan lirih. Setelahnya, Yin Xiang menancapkan pedangnya ke tanah. Menimbulkan getaran pada tanah yang mereka injak. Tiga detik setelah getaran itu terasa, tubuh setiap vampir tiba-tiba meledak begitu saja. Seolah ada yang menghancurkan mereka dari dalam.
Orang-orang di sana saling menatap satu sama lain. Pandangan mereka kemudian mengarah pada Yin Xiang yang masih setia menutup mata sambil menekan pedangnya kuat ke tanah. Orang-orang itu bergidik ngeri.
"Apa gadis itu yang melakukannya?"
"Lihatlah! Dari tempat gadis itu berdiri, ada sesuatu seperti bayangan hitam yang mengarah ke berbagai tempat. Seolah terhubung dengan tempat para vampir tadi berdiri. Mungkin, dia melakukannya dengan teknik tertentu"
Mereka saling berbisik dan menatap aneh Yin Xiang. Beberapa dari mereka merasa takjub dan sebagian lain merasa takut.
Yin Xiang membuka matanya perlahan. Senyum miring yang menandakan kepuasan terpatri di wajah cantiknya. Gadis itu mencabut pedangnya, "Teknik yang hebat. Aku akan menggunakan teknik ini jika sudah terdesak."
"Gadis kecil, kekuatanmu sangat menakjubkan"
***
saling dukung yukk
mending cetak aja mukamu di koin atau lembaran mata uang
dijamin, semua orang bakal kenal