Kisah gadis cantik sederhana, yang beberapa bulan lagi akan lulus kuliah. Tiba-tiba saja, ia dilamar oleh kekasihnya. Mereka telah menjalin kasih selama dua tahun lamanya.
Tapi, pada saat pernikahannya akan berlangsung. Ia dikhianati oleh calon suami dan kaka tirinya. Kemudian, ia bertemu tidak sengaja dengan beberapa pria tampan. Seketika hidupnya mulai berubah.
MATI SATU, TUMBUH SERIBU !!
Kemanakah pilihan hatinya akan berlabu?
PERINGATAN !!
Novel ini mengandung banyak cogant. Harap reader mempersiapkan hati dan perasaannya agar tidak terlena dan berhalu saat membaca novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Alyazahras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Keji Djordi
Dukung terus novel ini dengan cara :
Klik J E M P O L, kemudian K O M E N & V O T E, sebanyak-banyaknya ❤
..
..
..
Di lain sisi.
Nana sudah terbangun dari tidurnya, ia membuka kedua matanya secara perlahan.
Menatap langit-langit di kamar itu. Ia merasakan matanya sedikit membengkak.
"Emm, dimana aku? Bukannya aku sedang berada di pesta pernikahan Daren dan Kak Rona?" gumam Nana, terheran.
Lalu, Nana memperhatikan kamar itu secara seksama. Nana sedikit terkejut.
"Sepertinya aku pernah mengalami situasi seperti ini di tempat yang sama," gumamnya, sambil menciutkan kedua matanya.
Nana bangkit dari tidurnya, dan ia bersandar pada bantal yang berada di belakangnya itu.
"Ah, kepalaku sakit sekali" rintih Nana, sambil menekan kepalanya.
Kemudian, seorang pelayan membuka pintu kamar itu. Nana sedikit terkejut.
"Oh, Nona sudah bangun. Saya membawakan sup hangat, dan beberapa makanan bergizi untuk menghilangkan rasa tidak nyaman di dalam tubuh anda," ucap pelayan itu, sambil meletakan semangkuk sup di atas meja.
"Emm, apa yang terjadi padaku?" tanya Nana, serius.
"Saya juga tidak tahu apa yang terjadi, tapi saat Nona dan beberapa Tuan muda mendatangi vila ini, Nona kelihatan sudah mabuk berat," jawab pelayan itu, dengan sungkan.
"Beberapa tuan muda?" Nana bertanya-tanya, dengan mengerutkam sedikit dahinya.
"Ya, Nona. Tuan muda Sean, tuan muda Jai, dan tuan muda Chaning" jelasnya.
"Oh ya, Nona. Ini, ada beberapa makanan bergizi. Tuan Aganor berpesan untuk membawakan anda makanan bergizi, agar stamina anda kembali seperti semula. Segeralah di makan, sebelum makanannya dingin." Pelayan itu menyodorkan makanan pada Nana.
"Taruh saja dulu di meja," ucap Nana.
"Baiklah. Saya akan mengerjakan hal lain dulu. Panggil saya, jika Nona membutuhkan sesuatu" seru pelayan itu, akan berpaling dan berjalan.
"Eh, tunggu ! Sebenarnya aku berada di kediaman siapa ini?" tanya Nana, sangat penasaran.
Pelayan itu memalingkan wajahnya lagi, ke arah Nana.
"Oh, ini adalah vila pribadi milik tuan Aganor, Nona. (tersenyum) Baiklah, saya permisi dulu" ucap pelayan itu, kemudian menutup pintunya.
"Oh, jadi vila ini milik bos" gumam Nana, sedikit terkejut.
"Ya, tidak heran kamarnya begitu mewah, seperti kediamannya yang berada di Korea itu," gumamnya sambil mencicipi sup hangat buatan pelayan tadi.
"Ah ! Tunggu-tunggu, (hening) kenapa vilanya begitu sepi? Bukannya aku kemari dengan Sean, Chaning, dan Jai?" Nana beranjak dari duduknya, berjalan ke luar dari kamar itu.
Nana melihat dari atas tangga vila bertingkat itu, keadaanya sunyi, sepi sekali. Nana semakin penasaran.
Kemudian, nampak pelayan berjalan dengan beberapa alat-alat kebersihan di tangannya.
"Hey, emm ... maaf. Aku hanya ingin bertanya, dimana semua orang penghuni vila ini?" tanya Nana, sedikit sungkan.
"Tuan Aganor sedang ke luar, karena mengurus hal penting. Tuan Sean dan yang lainnya sudah pulang ke Korea tadi siang, karena ada hal yang mendadak, katanya" ucap pelayan itu.
"Apa? Mereka meninggalkan ku begitu saja? 😓 Aku ditinggalkan seorang diri di kandang singa ini !!" geram Nana.
..
🌻🌻🌻🌻🌻
..
Di sisi lain.
"Yan, bagaimana dengan pekerjaan yang aku perintahkan padamu?" tanya Djordi, pada sekretarisnya di dalam mobil.
"Semua sudah selesai Presdir. Saya yakin, besok, semua berita mengenai Grup Hilton dan Perusahaan Bae, akan menjadi topik utama di beberapa Negara" jawab sekretaris Yan.
"Bae Nana, tidak boleh tahu masalah ini. Putuskan semua jaringan, koran, berita dan yang lainnya, agar dia tidak tahu. Berita itu hanya untuk konsumsi publik saja, aku khawatir Nana akan terpukul jika mengetahui beritanya," titah Djordi.
"Baik, Presdir" ucap sekretaris Yan, yang sedang duduk di samping Djordi itu.
"Ayo Feng. Antar aku ke vila, sekarang" titahnya.
"Baik, Tuan" ucap pengurus Feng, dengan hormat.
Perasaan Djordi sudah sangat tenang, karena rencananya akan berhasil.
.
.
.
🌻🌻🌻🌻🌻
Ayo, tebak.
Menurut readers, apa sih
rencana Djordi Aganor?. ❤
Jangan lupa klik jempol dan vote nya ya 💋