Felisha di tinggal oleh suaminya karena tak bisa memberikan keturunan, Felisha di tuduh mandul...
malam itu malam yang menjadikan kehidupan nya berubah 180% dia bertemu lelaki dan tidur bersama dalam keadaan mabuk...
Felisha di nyatakan hamil, bagaimana tanggapan Rey,lelaki yang menghamili Felisha sedangkan dia sedang menunggu kepulangan kekasihnya dari Paris
apakah Rey mau bertanggung jawab??
baca cerita lengkap nya di novelku yang berjudul broken heart...
tinggalkan jejak dan Vote nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menunggu Tama
Felisha mulai membersihkan rumah yang sudah dia tinggalkan beberapa bulan ini...
debu sudah bertebaran di mana-mana,,,
" sayang....kamu harus sabar ya,, sebentar lagi kita bertemu,maaf kan mama sudah memisahkan mu dari papa,mama tidak bisa memberikan mu pada perempuan lain" ucap Felisha mengelus perut nya...
" maaf aku tak bisa menepati janjiku Rey,aku sudah kalah karena mencintaimu....dan saat ini kekasih mu pulang,aku tak bisa memberikan anak ku,,," ucap Felisha menitikkan air mata nya
****
" kenapa?" tanya Bara pada Rey yang merasa heran di suruh datang pagi-pagi kerumah bos nya
" kemarin kau bertemu Felisha,dia menitipkan sesuatu pada mu"? tanya Rey serius
" ya,,aku bertemu nya saat hendak masuk kedalam lift, seperti nya keluar dari ruangan mu,,dan memberikan ku kue brownies" jelas Bara
" dia mengatakan sesuatu?"tanya Rey
" ya..dia bilang kalau dia mencintai mu" ucap Bara lagi
" kau serius Bar?" ucap Rey mencengkram tangan Bara
" ya,tapi sepertinya dia sedang bersedih,matanya sedikit sembab saat itu"
" berarti Feli melihat Clara dalam ruangan ku" gumam Rey pelan
" Rey....kamu masih berhubungan dengan Clara?" tanya mama Rey emosi
" aku sudah memutuskan nya ma,tapi Clara tidak terima...dia mencari ku di kantor mungkin saat Clara berbicara pada ku Feli mendengar" jelas Rey
" bodoh kamu Rey,cari Felisha sampai ketemu,jika terjadi sesuatu pada cucuku kau orang pertama yang akan aku gantung" kesal mama Rey lalu pergi
" Bar,,kerahkan anak buah mu untuk mencari istriku" perintah Rey pada Bara
***
"hmmm......." Tama meneguk saliva nya
kepalanya terasa nyeri karena luka robek akibat ulah Tari
" kau sudah sadar" ucap Dinda
" Dinda...kenapa ada kau disini" ucap Tama lemah
" aku menemukan mu di depan apartemen baru ku dalam keadaan tidak sadarkan diri dan luk robek di kepala " jelas Dinda
" kau kenapa?siapa yang melakukannya" tanya Dinda
" Tari,,dia yang melakukan nya,saat aku memergoki nya bersama selingkuh nya"jawab Tama
" istrimu berselingkuh??kenapa cepat sekali kau mendapatkan karma" sindir Dinda
" maaf kan aku Din,sudah menyakiti Felisha"
" kenapa minta maaf pada ku,minta maaf lah pada Felisha,dia yang sudah kau sakiti"
" aku malu Din,malu pada diri ku sendiri,aku sudah menuduhnya mandul padahal aku yang tak bisa memberikan keturunan"
" lantas anak mu?" tanya Dinda Penasaran
" dia anak Tari bersama selingkuh nya,bukan anak ku" jawab Tama malu dengan perilaku nya..
Dinda menutup mulutnya tak percaya....Tama mencari sesuatu.
" cari apa?"
" ponsel ku "ucap Tama
Dinda memberikan ponsel nya yang di berikan suster saat Tama di UGD
"Clara..." gumam Tama melihat beberapa panggilan tak terjawab dari Clara
Tama ingin menghubungi kembali tetapi melihat ada Dinda Tama mengurungkan niatnya,,
" Din.. terimakasih sudah membantu ku" ucap Tama
" ya...aku pulang dulu Tam,,karena dari kemarin sudah menunggu mu di sini,aku harus mengganti pakaian" ucap Dinda pamit dan di angguki oleh Tama
Dinda mencoba menghubungi Felisha berkali-kali tapi dak tersambung,dia merasa cemas karena kemarin Felisha ingin menemui nya tetapi dia sedang mengurus Tama...
****
jika suka dengan ceritanya tinggalkan jejak dan Like nya ya,,cerita ini beberapa episode...
dukung terus karya ku....