NovelToon NovelToon
Black Pearl

Black Pearl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayu Assanna

Masih tahap revisi PUEBI 🙏

Andy Frederica, seorang mahasiswi magang di sebuah perusahaan multinasional. Suatu hari, ia harus berurusan dengan seorang presdir dingin yang sudah memiliki seorang istri.

Takdir mempertemukan mereka terus-menerus dan membuat Andy masuk lebih jauh ke kehidupan pribadi sang presdir. Mampukah ia bertahan dari jeratan cinta yang kapan saja bisa mengambil alih pikiran logisnya? Lantas, bagaimana dengan istri sang presdir?

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Cincin ini adalah simbol kalau aku adalah pembantunya. Dia adalah majikanku. Jangan pernah jatuh cinta pada majikanmu!"

"Apa!"

"Narsis sekali dia bicara begitu. Memang ini bukan cincin pertunangan. Apalagi cincin pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini adalah cincin perbudakan!"

[ Andy Frederica ]

Genre : Adult Romance, friendship, family
Setting : Jakarta, Indonesia
Alur : Maju
Status. : Tamat 124 Episode
Cover : Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayu Assanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 : Itik Buruk Rupa

Setelah mandi dan berganti pakaian, aku duduk di tepian ranjang. Hari sudah berganti gelap, terlihat dari jendela kamarku yang terbuka. Lantas kuseret pandangan ke arah kantong-kantong belanja yang masih berserakan di lantai.

Baju, sepatu, tas, perlengkapan alat make up serta pakaian dalam, Tuan Asland membelikannya untukku sekaligus dalam jumlah yang banyak.

'Orang kaya, orang kaya. Mau ini tinggal tunjuk. Mau itu tinggal tunjuk. Enak sekali, sih! Meskipun menunggu gajiku dikumpulkan selama setahun, juga. Belum tentu bisa membeli semua ini, tetapi kenapa ya Tuan Asland mau repot-repot membelikan semua ini untukku? Apakah ini sebagai bentuk perhatian, sedekah atau pamer?'

Ah, entahlah. Aku malas berpikir lagi. Tidak perlu juga ada jawabannya. Toh selama aku tinggal di sini, aku tidak boleh memakai baju-baju lamaku. Malahan ce-lana da-lam dan BH-ku juga diobrak abrik sama Tuan Asland. Oh, pria ca-bul yang kejam!

Kususun semua barang-barang yang telah dibeli Tuan Asland ke dalam lemari. Kuambil kantong belanja yang berisi pakaian-pakaian lalu membukanya. Omong-omong, kalau diperhatikan semua pakaian yang Tuan Asland pilih, kesamaannya cuma satu, yaitu semua modelnya feminin.

Aku jadi ingat siapa orang yang memakai pakaian seperti ini. Hhmm, ya, istri Tuan Asland. Wanita itu anggun, modis dan feminin. Apa dia sengaja mau membuatku tampil seperti istrinya? Mungkin ya, tetapi tidak.

Tuan Asland sudah punya seorang istri feminin yang cantik nan elegan. Tidak mungkin dia mau merubah wujudku menjadi seperti istrinya, kan. Aku tetap saja itik buruk rupa. Tidak akan menjelma menjadi angsa.

Hhmm, memikirkan hal ini membuatku menjadi galau. Tidak punya teman atau siapa pun di apartemen ini yang bisa mendengarkan keluh kesahku. Hanya ada aku sendiri. Kalau di indekos, aku masih punya Yolanda yang selalu ada untuk mendengarkan semua curahan hati tidak jelasku.

Iya, Yolanda. Besok sepulang kerja aku mau menemuinya. Sekalian saja aku berikan dia sepasang sepatu baru yang dibeli Tuan Asland untukku. Ukuran kaki kami kan sama.

**

Keesokan harinya.

Kuletakan sebuah kotak sepatu serta sebuah kantong plastik hitam yang berisi pakaian-pakaian lamaku di atas meja kamar indekos Yolanda. Gadis yang sedang berdiri di hadapanku itu tidak memperhatikan barang yang kubawa. Ia malah tercengang dengan penampilanku ketika aku datang menemuinya sepulang kerja hari ini.

"Wah, Nyonya Asland," godanya. Matanya berbinar nakal. Mengamatiku dari atas kepala sampai ujung kaki.

"Hush! Jangan bilang gitu, ah!" sanggahku mengibaskan tangan ke udara.

"Memangnya kenapa?" Yolanda mengedik.

"Aku kan bukan Nyonya Asland," terangku.

"Iya, kamu Nyonya Asland palsu. Hahaha!" Gadis itu tertawa sekencangnya usai meledekku. "Makin keren saja, nih!"

"Keren apanya? Ini untukmu." Kusodorkan sebuah kotak sepatu berwarna hitam pada Yolanda.

Serta-merta Yolanda menerima kotak itu dengan girang. Tak sabar hendak segera membuka.

"Wah, sudah keren tambah kaya lagi! Terima kasih, Andy Sayang," ujarnya usai mengetahui isi dari kotak hitam itu. "Itu kantong plastik satu lagi, isinya apa?"

"Bukan aku yang beli sepatunya, tapi Tuan Asland. Kantong plastik itu isinya pakaian-pakaian lamaku. Mau aku taruh di kosku nanti."

"Tuan Asland belikan aku sepatu?" Yolanda mengernyit heran.

"Tuan Asland beli sepatu untukku. Karena ukuran kaki kita sama, ya sudah aku kasih buatmu saja," kataku santai.

"Serius, Ndy? Nanti Tuan Asland marah sepatunya kamu kasih ke aku?"

"Tidak kok. Tuan Asland belinya banyak. Mungkin dia juga sudah lupa sepatunya yang mana saja."

"Tuan Asland beli banyak sepatu untukmu?" Yolanda makin mengernyit keheranan.

"Iya, bukan cuma sepatu saja, Yol. Tapi tas, baju, alat make up sampai BH dan ce-lana da-lamku juga dibelikan!"

"Oh, my gosh! BH sama ce-lana da-lam?" Gadis itu menganga.

"Serius Yolanda."

"Kamu pacaran ya sama dia?" sergah Yolanda yang seketika membuatku terperanjat.

"Pacaran dari Hongkong? Aku itu cuma pembantunya."

"Kalau pembantunya masa' dia belanjain kamu begitu banyak. Seperti untuk pacarnya saja. Sampai pakaian dalam pun, juga dibelikan sama dia."

"Nah itu dia, Yol. Aku juga heran. Sebenarnya dia itu memang orangnya dermawan atau suka pamer? Aku tanya kamu karena kamu kan pakarnya laki-laki, nih."

"Oh, jadi kamu sengaja datang untuk curhat tentang Tuan Asland, ya? Hhmm ... Dia suka sama kamu, mungkin?"

Yolanda beralih duduk di tepian ranjang. Aku pun mengikutinya, duduk di sebelahnya.

"Suka?" Manikku berputar selagi berpikir. "Sepertinya tidak."

"Setahuku laki-laki yang suka kasih barang-barang ke perempuan berarti dia lagi ada maunya sama perempuan itu."

Aku meneleng bingung. "Memangnya apa maunya Tuan Asland?"

"Mungkin dia mau kamu jadi pacarnya." Tiba-tiba gadis nakal itu menghampiri lalu berbisik. "Apa sekarang kamu sudah jadi sekretarisnya di kantor?"

Spontan aku terbahak. "Hahaha! Boro-boro jadi sekretaris. Aku tetap saja bekerja di bagian pemasaran. Tidak naik jabatan ataupun ganti status. Tetap saja karyawan magang!"

"Biasanya laki-laki kalau sudah kasih ini-itu, terus mulai PDKT. Dia sering menghubungi kamu, tidak? Sehari berapa kali?"

"Hahaha ... sehari berapa kali?" Setelah terkekeh rautku jadi bersungut.

"Serius Andy!"

"Dari pertama ketemu sampai sekarang, jangankan telepon. Kirim pesan saja tidak pernah."

"Terus kalau dia mau datang ke apartemen bagaimana?" seru Yolanda dengan gelagat paniknya. "Tidak kasih tahu kamu dulu?"

"Tidak! Nyelonong saja dia sampai masuk ke dalam kamarku juga. Dia bilang itukan apartemennya. Suka hati dia mau ke mana dan berbuat apa saja."

"Hehehe! Benar sih. Tapi aku tidak mengerti. Dari mulai kasih cincin mahal, terus belikan kamu ini-itu. Tuan Asland bersikap biasa saja. Tidak minta sesuatu dari kamu. Sepertinya Tuan Asland itu memang benar-benar Cool!" Mata Yolanda berbinar.

Sedangkan aku mencebik lalu memalingkan wajah darinya.

'Cool? Hah, belum tahu saja Yolanda, Tuan Asland itu kejamnya bagaimana,' gumamku dalam hati.

**

Hari ini adalah minggu pertamaku berada di apartemen Tuan Asland. Tuan Asland sendiri belum datang lagi ke apartemennya sejak kejadian lucu tentang ikan asin sambal waktu itu.

Saat di kantor pun, sosoknya jarang terlihat. Ia tidak pernah lagi berada satu lift denganku. Mungkin Tuan Asland sedang super duper sibuk. Hah, biarlah. Kalau dia tidak datang juga tidak apa-apa. Aku jadi lebih bebas, tidak tertekan dengan semua peraturannya.

Selesai membersihkan semua ruangan apartemen, aku berniat untuk mengajak Yolanda jalan-jalan ke mall. Atau sekurangnya menikmati waktu santai di taman kota Jakarta. Namun ternyata, Yolanda sudah punya janji dengan temannya yang lain.

Nasibku harus tinggal di apartemen ini sendirian saja. Sepanjang hari, kerjaku hanya duduk, menikmati camilan seraya malas-malasan.

"Akh! Bosannya!" rengekku sebal. Aku berbaring di sofa malas yang letaknya berhadapan dengan balkon utama. Kakiku menendang-nendang ringan tangan sofa.

"Hah! Bosannya aku!" celotehku lagi sembari meniru orang menangis. Kuhela napas kasar. Lantas mengambil sebuah ponsel yang tergeletak di atas nakas untuk melihat jam.

"Masih pukul empat sore. Hhmm ... sore-sore begini, enaknya ke mana, ya?"

Berpikir sejenak. Sesaat setelahnya aku pun mendapat ide segar. "Ya, ya, ya, aku tahu...."

Rencanaku menghabiskan sisa hari ini dengan pergi ke tempat romantis dan paling umum dikunjungi oleh orang-orang awam sepertiku, yaitu pantai.

***

BERSAMBUNG...

1
Kiki Nurjanah
Luar biasa
shandy
thor aku kasih masukan dikit ya thor
andykqn udh di katai prlacur di maluin pas tmt orang ramai di katai pembantu
coba andynya tegas sedikit thor punya harga diri gitu
jangan mudah luluh lg dengan aslannya
Nunung Suwandari
ini novel thn 2022 dan aku baru baca sekarang 😊
Apa novel nya sudah direvisi yak ?
coz aku caba dikolom komentar banyak yg bingung sama alurnya 😅
Vivry Latif
Alur ceritanya Keren,Susah,senang,suka&duka semua campur aduk..moga ke depan semakin sukses dengan Karya2 lanjutannya Thor👏👍Semangat Sllu🙏🙏Slam dari NTT
Vivry Latif
Keren Ceritanya Thor👏💪💪Semangat Sllu buat Karya2 ke DepanNya.Slam kenal dari NTT🙏
Reni Ajja Dech
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neur
keren 😎😎
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
adegan ++ nya gak di tayangin..😂😂😂
IG : @mayu_assanna: susah di sini kk. kalo mau yg jelas di F-I-Z-Z-O. Nama pena mayu assanna judul novel play date. di situ author nulis pake mode kebablasan 🤭🤭
total 1 replies
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
mode malaikat nya keluar si alshad,,
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
alshad gak ada manis² nya..😅
serem² nagih yg modelan begini
Ning Eni
sangat bagus menurut saya krn wawasan luas dan ringan cerita ulasanya sederhana tapi tepat dan sangat receh komikasinya
bisa untuk d rekom pada teman untuk d bacz
kavena ayunda
karma tukang selingkuh untung kagak mampusss mampuss lebih baik sih menjijikan
Bhre Sandra
romantis...melted
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
Kwkwkw.. Mkn tuh sate jengkol, bole CEO mkn sate jengkol kwkwkw 🤣🤣🤣
Lucas
baguuuuusssss bnget cerita ini.....bener2 proses untuk mencintai seseorang....dan bener2 perjuangan untuk bisa bersatu....alurny seperti kehidupan sehari2.....😁😁😁
❄️ sin rui ❄️
ini kok dari bab sebelum2 nya banyak yg komen mamah andy2 mulu, tapi aku baca di beberapa bab sebelum nya gak ada pembahasan soal mama nya andy, apakah sudah di revisi atau giamna? udah gtu alur nya kok muter2 mulu sih thor
IG : @mayu_assanna: Iya Mbak sudah direvisi karena sebelumnya 1 Bab mencapai 3000 kata. Peraturan platform menyarankan 1 Bab 1000-2000 kata aja. Makanya direvisi. Tapi tetap gak mengurangi ataupun menghilangkan bagian-bagian cerita. Cerita ini masih lengkap seperti semula, cuma babnya aja yg nambah 🙏😊
total 1 replies
Bunda Azzahra
mampir thor😊😊😊
Lusiana Novitasari
penuh bawang🤭😢
Lusiana Novitasari
baca untuk yg kedua x nya🤭
Lusiana Novitasari
wkkk bangun datar🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!