NovelToon NovelToon
Kakak Tiri

Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ji jie

Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Analisa Sandra.

...Di kerja...

...Sandra membuka pintu kantor Alex dengan wajah yang sangat serius tapi tetap tenang, Ia masuk diikuti Pak Ali, Sampai membuat Alex terkejut kapan dia datang pikirnya. ...

...“Siang Kak, Ada sedikit masalah kau harus melihatnya sendiri."...

...Tanpa menunggu jawaban darinya, Sandra jalan menuju meja kerjanya, membuka laptopnya, yang menampilkan video rekaman CCTV, setelah siap ia memutar layar laptopnya ke depan Agar Pak Ali bisa melihatnya, di ikuti Alex yang kini ikut berdiri di sampingnya ....

..."Ada apa ini?" penasaran....

...“Kak, video yang kamu lihat ini, terkait laporan salah satu karyawan karena kehilangan data pentingnya dan ini bukti CCTV yang Aku ambil dari kejadian satu minggu kemarin.” ...

..."Pak Ali, tolong cari identitas lengkap dan riwayat pegawai yang ada di video ini, Sekalian data pribadi karyawan yang database nya diambil, kau juga bisa mengorek informasi dari pemilik data apa dia punya masalah dengan rekan kerjanya apa tidak? “...

..."Baik Nona, Segera saya proses tapi tolong putar ulang video ini saya akan mengambil foto wajah karyawan itu."...

...Sandra membantu memutar video dan mencari gambar yang jelas. “ Ini saja, aku rasa lumayan jelas.”...

...“Ok saya, ambil gambar nya… Cek rek.” ...

...Alex menyandarkan kedua tangannya di tepi meja Sandra, menatap lekat layar laptop yang menampilkan rekaman pencurian data tersebut. Aura kepemimpinannya yang dingin dan dominan mendadak menguar memenuhi ruangan....

..."Sandra, Kakak minta kamu yang urus buat selidiki kasus ini” dengan nada suara dalam dan tegas....

...“ Baik kak.”...

... "Cari tahu apa motif dan tujuannya? Kalau tindakannya terbukti merugikan perusahaan secara finansial atau membocorkan rahasia klien, langsung laporkan ke kepolisian. Tapi kalau ini cuma masalah dendam pribadi antar karyawan, cukup keluarkan dia secara tidak hormat, dan satu lagi kalau sampai ada indikasi data itu diperjualbelikan ke pihak luar, Kakak pastikan dia dapat hukuman penjara sekaligus denda maksimal."...

...Sandra mengangguk mantap. "Paham Kak, Begitu data dari Pak Ali keluar, aku langsung pecahkan motifnya."...

...Tak butuh waktu lama, Pak Ali kembali ke ruangan membawa stop map tebal berisi dokumen lengkap....

..."Nona Sandra, Bos, ini riwayat hidup dua karyawan tersebut" seraya menyerahkan berkasnya....

...Sandra langsung membukanya di atas meja. Pelaku pencurian data itu bernama Dion, staf junior di Departemen Marketing, Sementara korban yang kehilangan data adalah Reno, senior Marketing Manager yang baru saja memenangkan tender proyek besar dua minggu lalu....

...Jemari Sandra bergerak cepat meneliti halaman demi halaman, membandingkan riwayat kinerja, evaluasi bulanan, hingga latar belakang keuangan keduanya. Dalam kurun waktu singkat, otak bisnis Sandra yang encer berhasil menemukan benang merahnya....

..."Aku udah nemu motifnya, Kak," ucap Sandra sambil memutar posisi dokumen ke arah Alex....

...Alex yang melipat tangannya di samping meja Sandra menaikkan sebelah alisnya. ...

..."Gimana hasilnya?"...

..."Bukan jual beli data ke kompetitor," terang Sandra tegas. "Ini murni dendam pribadi dan persaingan tidak sehat,  Dion merasa sakit hati karena promosi jabatannya tertahan, sementara Reno yang dapat bonus besar dari tender kemarin. Dion nyuri database kontak klien milik Reno buat merusak reputasi Reno, seolah-olah Reno teledor dan bocorkan data Kliennya, kalau kurang yakin silahkan kumpulkan mereka."...

...Pak Ali mengangguk-angguk paham. "Pantas saja beberapa hari lalu Dion sempat melayangkan protes implisit soal penilaian kinerja tim ke HRD."...

...Alex memejamkan mata sejenak, menghembuskan napas dingin, rasa kesal menyelimuti raut wajah tegasnya—ia paling benci karyawan yang menggunakan cara kotor daripada membuktikan kualitas kerja....

...Sambil menatap Alex. "Sesuai perintah Kakak tadi, Karena ini kasus persaingan internal dan belum sempat merugikan finansial perusahaan atau klien secara langsung, Dion tidak perlu kita laporkan ke polisi tapi dia jelas berbahaya kalau dibiarkan."...

...Alex menepuk bahu Sandra pelan, mengapresiasi analisis cepat dan tepat dari adiknya itu. Ia lalu menatap Pak Ali dengan aura kepemimpinan yang intimidatif....

..."Pak Ali, panggil Dion dan tim HRD ke ruangan rapat sekarang," perintah Alex dingin dan tak terbantahkan....

...Pak Ali mendengarkan semua perintah....

..."Siapkan surat pemecatan tidak hormat bayar gaji terakhirnya. Pastikan nama dia di-blacklist dari seluruh asosiasi perusahaan rekanan kita. Setelah dia menandatangani pemecatan, minta sekuriti kawal dia keluar gedung hari ini juga, jangan biarkan dia bawa satu pun dokumen kantor."...

..."Baik Bos, Segera dilaksanakan," tegas Pak Ali lalu bergegas keluar....

...Setelah Pak Ali keluar dan pintu ruangan terkunci kembali, aura tegang yang memenuhi ruangan mendadak mencair. Alex memutar kursi kerja Sandra, membuatnya berhadapan langsung dengannya....

..."Hebat juga analisa kamu," pujian lembut, sudut bibirnya terangkat tipis, rasa bangga dan kagum terpancar jelas dari matanya....

..."Aku masih harus belajar lagi Kak."...

...“Ya tapi kamu makin pintar sekarang.”...

...Sandra tersenyum tipis menyandarkan punggungnya di kursi. "Siapa dulu gurunya?"...

..."Sepertinya, guru ini harus diberikan reward.”...

...Alex berjalan memutari meja kerja Sandra lalu duduk di pinggir meja, sambil mencondongkan wajah dan tubuhnya ke arah Sandra berpegangan pinggiran kursi....

...Sandra diam, berpura-pura berpikir sambil menatap wajah Alex yang jaraknya hanya beberapa sentimeter darinya....

...Sebelum Sandra sempat membalas ucapan itu, Alex sudah menyapu bibir Sandra dengan ciuman lembut dan perlahan, seolah ingin mengecap setiap detik rasa bangga dan cintanya pada Sandra....

...Sandra memejamkan mata, membiarkan jemari tangannya merambat naik dan mengusap tengkuk Alex. Aroma parfum maskulin Alex yang khas menenangkan seluruh sel sarafnya yang sempat tegang akibat memeriksa rekaman CCTV tadi....

...Alex melonggarkan pagutannya, membiarkan dahinya bersandar pada dahi Sandra. Pria itu menghembuskan napas panjang, menatap Sandra dengan tatapan posesif yang kini melembut....

..."Makasih ya sayang udah bantu Kakak," gumam Alex tulus. "Kadang Kakak lupa kalau kamu bukan cuma adik yang harus Kakak lindungi, tapi juga mitra yang bisa Kakak andalkan."...

...Sandra tersenyum tipis, mengusap rahang tegas Alex dengan ibu jarinya. "Selama Kakak nggak posesif berlebihan kayak pas di desa kemarin, aku bakal selalu siap bantu."...

...Alex tertawa kecil, suara tawa renyah yang sangat jarang didengar oleh para karyawannya di luar sana. Ia menyambar jemari Sandra lalu mengecup punggung tangannya berkali-kali....

..."Oke janji," ujar Alex....

...Meski Sandra tahu betul janji tidak posesif dari seorang Alex itu sangat sulit dipegang, bodo amat pikir Sandra. ...

... "Urusan Dion sudah diselesaikan Pak Ali, Sekarang  jam lima sore, Pekerjaan kita selesai buat hari ini, mau makan malam di luar atau kita langsung pulang?"...

...Sandra berdiri lalu menyandarkan kepalanya di dada bidang Alex, mendengarkan detak jantung pria itu yang teratur....

... "Pulang aja, Kak Aku mau masak menu sederhana di rumah, lalu nonton film bareng Kakak di sofa."...

...Mendengar permintaan sederhana itu, wajah Alex mendadak berbinar hangat. Mengingat hari-hari tanpa Sandra betapa sepinya, menghabiskan malam di sofa bersama Sandra adalah rencana terbaik yang pernah ada, terlebih Sandra jarang masak buat Alex. ...

..."Siap Sayang Ayo kita pulang" sambil terkekeh pelan, lalu mengecup kening Sandra sebelum akhirnya membantu Sandra merapikan barang-barangnya....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!