Cerita kisah cinta pertama Keysha yang bermula dia tidak menyadari nya. Keysha Zefani Florentia gadis cantik yang sebelum nya tidak pernah merasakan apa yang dia rasakan. Apakah ini yang dinamakan First Love? Keenan Malik Mahendra, pria yang Keysha sukai di sekolahnya. Kisah yang bermula dari Keenan melihat poto Keysha bersama temannya diakun sosial media. Dari situ lah Keenan jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat seorang gadis cantik di sebuah poto unggahan milik teman sosial medianya. Awal mula kisah cinta mereka dimulai dari Keenan yang berusaha untuk mendapatkan perhatian Keysha, karena memang Keenan lah yang lebih dulu menyukainya. Dan ternyata tidak membutuhkan waktu lama pun Keysha juga merasakan hal sama. Tapi Keysha adalah gadis yang sangat cuek, sehingga Keenan pun harus sabar dengan sikapnya. Semakin lama Kedekatannya pun semakin jelas, apakah mereka berlanjut pacaran? Atau hanya sebatas teman?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon semase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERINTAH TUAN
Lily sambil mengeluarkan ponsel yang berada disaku roknya, lalu ia memotret Keysha yang sedang minum.
" Laporan sama siapa Ly?", tanya Keysha.
" Sama Ke-enan", jawab Lily dengan memperjelas nama Keenan.
" Emang kenapa harus laporan sama dia Ly?", tanya lagi Keysha kepada Lily.
" Ini adalah perintah dari tuan, nyonya.", ucap Lily sambil menundukan kepalanya.
" Tadi ia nitipin makanan sama kamu, karena kamu belum makan.", ucap Lily.
" Oh jadi dia tadi tuh lari buat beli ini?", ucap Keysha.
" Cieeee ehemm", ucap Lily sambil menggoda Keysha.
" Gimana Cha, tadi?", tanya Lily.
" Ngga gimana-gimana.", jawab Keysha sambil tersenyum.
" Oh gituuu, jadi ga mau ceritaaa. Udah dibantuin juga.", ucap Lily.
" Ehmm.. Dia...", belum juga Keysha selesai bercerita kepada temannya itu, tiba-tiba seorang guru masuk kedalam kelas mereka.
" Diaa kepada Cha?", tanya Lily sambil berbisik.
" Nanti aku ceritain.", jawab Keysha sambil berbisik kepada Lily.
" Yaah..", ucap Lily dengan nada kecewa, padahal ia sudah sangat penasaran dengan apa yang terjadi tadi kepada temannya itu.
Karena dikelas sudah ada guru, mereka pun kembali belajar.
Sementara Keenan yang baru saja masuk kedalam kelasnya sambil berlari. Didalam kelasnya tiga temannya melihat kearah Keenan.
" Dari mana aja bang." tanya Gavin teman semejanya Keenan.
" Gaada guru nih?", tanya Keenan sambil duduk dikursinya.
" Ditanya malah nanya balik.", ucap Gavin sambil mengarahkan pandangannya kepada temannya itu.
" Gue abis ketemu sama Keysha.", bisik Keenan kepada Gavin.
" Trus gimana kelanjutannya?", tanya Gavin kepada Keenan sambil berbisik.
" Gue mau ketemu sama dia besok lusa.", ucap Keenan.
" Woy ngapain bisik-bisik, gue jadi makin curiga deh sama kalian.", ucap Rafa.
" Ada berita hot news guys.", ucap Gavin sambil membalikkan badannya ke meja yang ada dibelakangnya.
" Hot hot apa tuuuh", ucap Rafa.
" Ehemm..", Gavin yang pura-pura batuk sambil melirik kearah Keenan, Keenan tidak membalikan badannya ia tetap duduk menghadap ke depan. Rafa dan Haikal semakin memajukan kepalanya, mereka yang menunggu lanjutan dari Gavin.
" Gue udah pacaran sama Amel", ucap Gavin sambil tersenyum malu.
Keenan yang mendengar perkataan temannya itu, ia menoleh dan membalikkan badannya kebelakang.Ia pikir Gavin akan menceritakan dirinya, namun ternyata tidak.
" Seriuss ga nih?", tanya Haikal.
" Ya udah kalo ga percaya.", ucap Gavin.
Gavin memang menyukai Amel dari sejak ia kelas sepuluh, Amel adalah teman seangkatannya. Teman-temannya memang sudah tau bahwa dirinya sudah menyukai gadis tersebut sejak ia kelas sepuluh. Namun ketika mereka mendengar pengakuan dari Gavin bahwa dirinya sudah berpacaran dengan gadis yang ia sukai tersebut, teman-temannya seperti yang tidak percaya. Jelas tidak percaya, karena Gavin sudah lima kali ditolak oleh gadis tersebut.
" Loh loh, ga bahaya tah. Jiaaahhkkk", ucap Rafa sambil tertawa.
" Gue tau vin, lu suka banget sama dia. Kita-kita juga paham nih ya, tapi ga usah kebanyakan ngayal gitu deh. Gue jadi watir nih sama keadaan lu.", sambung Rafa dengan nada menasehati temannya itu.
" Iya deeh, gue ngayal.", ucap Gavin sambil membaliakan badannya.
" Beneran lu udah jadian?", bisik Keenan sambil mebalikan badannya membelakangi Haikal dan Rafa.
" Ho-oh", ucap Gavin sambil mengangguk.
" Ko bisa? Spill caranya, semakin yakin gue harus berguru sama lu.", ucap Keenan.
" Nanti gue ajarin, santaai", ucap Gavin. Tak lama kemudian seorang bapak-bapak sekitar lima puluh tahun memasuki rungan tersebut. Seketika aktivitas bisik-bisik mereka pun selesai.
Bel pulang pun berbunyi semua murid berhamburan keluar dari kelasnya menuju gerbang depan. Keysha yang masih membereskan buku-buku dimejanya, dan Lily sejak pelajaran berlangsung matanya terus saja memperhatikan Keysha.
" Cha kapan ceritanya, ayo sekarang." ucap Lily.
" Nanti Ly sabar." ucap Keysha sambil menggendongkan tas dibahu nya.
" Cha, gimana kalau hari ini kita main dulu.", ucap Lily. Hari ini memang hari jumat, setiap hari jumat mereka pulang siang tidak seperti hari-hari yang lain.
" Mau main kemana?", tanya Keysha.
" Kita ke mall yuk Cha.", ajak Lily kepada Keysha.
" Hmmmm boleh, aku izin mama dulu yah", ucap keysha sambil mengambil ponsel disakunya, mereka pun berjalan keluar dari ruang kelas nya.
" Hallo maa, aku ga langsung pulang yah. Mau main dulu sama Lily boleh kan?", tanya Keysha kepada mamah nya di telpon.
" Iya, tapi pulang nya jangan terlalu sore.", terdengar Anna di dalam ponsel tersebut.
" Iyaa maa.", ucap Keysha sambil menutup telpon tersebut.
" Gimana boleh kan?", tanya Lily.
" Boleh. Kita langsung pergi ke sana Ly?" tanya keysha sambil memasukkan kembali ponselnya kedalam sakunya.
" Iyaaa, biar nanti mang Burhan jumatan disana.", ucap Lily.
" Okeey, nanti datang langsung cari makan ya Ly. Aku pengen makan ramen deh.", ucap Keysha.
" Baik, nyonya.", ucap Lily, mereka pun tertawa.
Ketika mereka berjalan menuju gerbang, terlihat Keenan yang sedang berada di parkiran.
" Ehemmm, cowo lu tuh Cha.", ucap Lily sambil menunjukan pandangannya kepada Keenan. Lalu Keenan pun tersenyum kepada mereka.
" Apaan sih.", ucap keysha sambil membalas senyuman Keenan, lalu ia berjalan cepat keluar gerbang.
Setelah mereka keluar dari gerbang, ternyta Mang Burhan sudah menunggu nya disana. Mereka pun segera memasuki mobil tersebut.
" Mang kita ke mall dulu ya, nanti mang Burhan jumatan nya disana.", ucap Lily kepada supirnya.
" Siap neng.", jawab mang Burhan sambil menancap gas mobil nya.
Didalam mobil mereka tidak saling bercerita, mungkin tidak nyaman karena ada mang burhan disana. Keysha sibuk memainkan ponselnya sedangkan Lily tertidur pulas. Perjalan menuju mall memang lumayan jauh, memankan waktu sekitar lima belas menit. Keysha memainkan ponselnnya sambil tersenyum, ketika ia mendapatkan balasan pesan dari Keenan.
" Key, makasih ya tadi udah mau ketemu sama aku. Sampai ketemu lagi di hari minggu ya.", Keysha yang membaca pesan tersebut dalam hatinya.
Keysha pun berusaha mengetik sesuatu untuk membalas pesan tersebut.
" Makasih juga ka tadi makanan nya. See you too:)", balas Keysha dipesan tersebut.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di sebuah mall. Lily pun bangun dari tidur nya, dan mereka pun keluar dari mobil tersebut.
" Mang Burhan jumatan nya disini aja, nanti abis itu aku kabarin lagi ya.", ucap Lily.
" Iyaaa neng", ucap Mang burhan.
Mereka pun masuk kedalam Mall tersebut. Sesampainya di tempat ramen mereka pun langsung memesan dua porsi ramen. Mereka pun langsing duduk, kebetulan di tempat tersebut tidak terlalu banyak orang.
" Cha lu tau ga sih, gue cerita duluan ya.", ucap Lily yang dijawab anggukan oleh Keysha.
" Tadi itu kan gue ketemu Keenan di kantin pas mau balik ke kelas, trus gue liat dia lari-lari ke kantin sambil bilang tunggu dulu Ly gue mau nitip sesuatu. Abis itu dia beli roti sama susu tuh, trus nitipin makanan itu ke gue. Dan dia minta gue buat mastiin kalo tuh roti sama susu dimakan sama kamu Cha. Gue bilang dong, gue mau tapi ga gratis ya. Trus dia langsung ngeluarin dompet sambil ngasih gue duit seratus ribu masa.", Lily yang menceritakan kejadian nya tadi dikantin, sambil menunjukan uang yang diberikan Keenan tadi.
" Gemess banget ga sih, kali ini gue dukung sepenuh hati sih cha.", ucap Lily.
" Hari minggu dia ngajak ketemu Ly, katanya mau ngajak aku main.", ucap keysha.
" Seriuss? Bagus dong.", ucap Lily.
" Tapi masalah nya takut ga dapet izin.", ucap Keysha.
" Kalo ga dapet izin, lu keluar sama gue. Tinggal gitu aja, yaaa tapi kalo lu gamau diganggu gapapa. Itu sih terserah.", ucap Lily.
" Emang kamu mau?", tanya Keysha yang dijawab anggukan oleh Lily.
" Seriuss Ly?", tanya Keysha lagi.
" Iyaaaa Keysha anak mama Anna." ucap Lily.
" Aaaa makasiiih.", ucap Keysha sambil tersenyum kegirangan.
" Yang penting dikasih jajanan sih.", sahut Lily.
" Ternyata orang kaya juga pengen dijajanin ya." ucap Keysha, mendengar ucapan tersebut Lily pun tertawa.