NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Tangan Mama Nilam dengan lincah memotong sayuran, sedang kan Rani tengah menggoreng ikan. Tiba - tiba hidung Mama Nilam mencium sesuatu yang gosong.

"Ya Ampun Rani, kamu ini gimana sih? Masa cuma menggoreng ikan saja tidak bisa!" Umpat Mama Nilam dengan kesal.

Ikan yang tengah di goreng oleh Rani sudah menghitam di dalam wajan, bau gosong menyengat kemana - mana.

"Saya sudah bilang, saya tidak bisa masak. Tapi tante tetap memaksa saya untuk masak, salah sendiri!" Jawab Rani dengan berani nya.

"Lalu kamu mau minta siapa buat nyiapin makanan di rumah ini? Mau minta Nadila? Kamu itu sadar diri Rani, kamu cuma numpang di rumah ini!" Mama Nilam berkata dengan geram nya.

Rani tampak kesal, dia ingin menjawab ucapan Mama Nilam. Tapi dia juga takut jika di usir dari rumah ini.

"Malam ini kamu makan saja dengan ikan gosong itu, kan kamu sendiri yang masak!" Mama Nilam berlata sambil mengeluarkan ayam dari dalam kulkas.

Malam Nilam kini harus memasak ayam untuk makan malam mereka, tidak mungkin mereka Malam dengan ikan gosong itu. Mama Nilam kini melakukan nya sendiri, dia tidak ingin menyuruh Rani lagi. Bisa tidak makan mereka Malam ini, jika Rani yang menggoreng nya.

Rani tersenyum puas karena Mama Nilam kini tidak lagi memberi perintah pada nya, dia sangat senang dan dia pun segera pergi dari dapur.

'Silahkan kau tertawa Rani, tapi nanti aku pasti akan membuat mu menangsi!' Batin Mama Nilam di dalam hati.

*****

Waktu makan malam sudah tiba, semua orang sudah berkumpul di meja makan. Tidak terkecuali Rani dan Irfan, Rani sudah sangat lapar saat ini. Dia mengambil nasi dan juga lauk nya.

"Tunggu Rani,,,!" Mama Nilam menghentikan Rani yang mau mengambil ayam goreng.

"Ada apa tante?" Tanya Rani dengan kesal.

"Kamu tidak boleh makan dengan ayam, kamu makan dengan ikan gosong itu saja!" Mama Nilam berkata sambil menunjuk kan ikan gosong tadi.

"Loh itu kan gosong tante, tidak bisa di makan!" Rani menolak untuk memakan ikan itu.

"Salah sendiri, siapa yang membuat nya gosong. Kalau tidak karena kamu ceroboh, tidak akan gosong. Pokok nya kamu makan sama masakan mu sendiri!" Mama Nilam berkata sambil menjauh kan piring berisi ayan goreng dari Rani.

"Mas,,,!" Rani memanggil Irfan.

Tapi Irfan tidak berani membela Rani di hadapan mertua nya, dia menunduk kan wajah nya sambil terus menyantap makanan di dalam piring nya. Sementara itu Nadila hanya tersenyum puas melihat kedua nya, dia pun langsung menikmati makan malam nya.

"Kamu makan sama sayur saja, kalau tidak mau makam sama ikan gosong itu!" Mama Nilam mengangsurkan mangkuk berisi sayuran ke hadapan Rani.

Dengan salah kesal, akhir nya Rani terpaksa menikmati makam malam nya dengan sayur saja. Dia tidak mungkin menikmati ikan goreng gosong itu, terlihat dari wajah nya saat ini Rani sedang kesal.

Mereka semua menikmati makan malam nya masing- masing, tidak ada suara yang terdengar kecuali suara piring dan sendok yang saling beradu. Tidak terasa makan malam pun selesai, Rani beranjak dari kursi nya. Dia ingin segera meninggal kan meja makan.

"Kamu kemana kamu?" Tegur Mama Nilam dengan keras.

"Mau ke kamar lah, males banget berada di sini!" Jawab Rani dengan ketus.

"Kamu pikir kamu siapa? Kamu nyonya rumah di sini? Enak saja sudah makan langsung pergi, memang nya saya dan Nadila pembantu kamu apa. Ingat Rani, kamu cuma numpang di rumah ini. Numpang itu harus tahu diri, jangan bersikap seolah kamu nyonya rumah di sini. Cepat bereskan meja makan dan cuci semua piring ini!" Mama Nilam memberikan perintah pada Rani.

Rani ingin menjawab semua ucapan Mama Nilam, tapi dengan cepat Irfan memberikan kode pada Rani agar dia tidak membantah ucapan Mama Nilam. Akhir nya dengan sangat terpaksa, Rani pun mengerjakan semua nya.

"Ayo Nadila, biarkan dia mengerjakan semua nya!" Mama Nilam segera mengajak Nadila untuk keluar dari dapur.

"Iya Ma!" Jawab Nadila.

Ibu dan anak itu segera meninggal kan meja makan, sedangkan Irfan tetap di sana. Setelah Nadila dan Mama Nilam pergi, Irfan pun bergegas membantu Rani. Dia tidak tega melihat selingkuhan nya yang sedang hamil mengerjakan pekerjaan rumah.

"Mas, mertua kamu itu keterlaluan benget. Tadi siang dia menyuruh aku membersihkan bekas cemilan itu, dan sekarang dia menyuruh ku membersihkan meja makan!" Rani tampak sangat kesal dengan mertua dari selingkuhan nya itu.

"Udah ayo mas bantu, kamu jangan cemberut lagi ya!" Bujuk Irfan sambil membantu memberes kan meja makan.

"Kapan sih mas mertua kamu itu pergi dari rumah ini?" Tanya Rani dengan kesal.

"Nanti mas usahakan secepat nya Mama pulang dari sini!" Jawab Irfan lagi.

Irfan segera membantu membereskan meja dan setelah itu kedua nya langsung mencuci piring, dari kaca pembatas antara ruang makan dan ruang keluarga, Nadila bisa melihat semua yang mereka berdua lakukan.

Hati Nadila sangat sakit dan hancur melihat nya, Irfan begitu perduli dan perhatian dengan Rani. Sesekali tampak Irfan mengelus perut buncit Rani sambil tertawa bahagia.

'Kenapa aku belum hamil juga? Padahal aku baik - baik saja? Apa mungkin Mas Irfan yang bermasalah? Tapi jika mas Irfan yang bermasalah kenapa Rani bisa hamil?' Pertanyaan itu benar - benar mengganggu Nadila.

"Nadila, kamu yang sabar nak. Mama akan membalas semua rasa sakit hati kamu!" Mama Nilam berkata sambil mengelus pundak putri nya.

"Kenapa aku tidak kunjung hamil, Ma?. Padahal sudah 2 kali aku melakukan pemeriksaan dan aku baik - baik saja!" Nadila tampak sangat bersedih.

"Bagai mana dengan Irfan? Apa kamu yakin kalau dia tidak bermasalah?" Tanya Mama Nilam.

"Aku tidak tahu, Ma. Mas Irfan selalu menolak jika aku mengajak nya untuk melakukan pemeriksaan, lagian kan saat ini Mas Irfan sudah mengambil Rani. Dia pasti tidak bermasalah!" Jawab Nadila dengan sedih nya.

"Apa kamu yakin dan kamu punya bukti nya, jika anak yang di kandung oleh Rani adalah anak nya Irfan?" Tanya Mama Nilam pada Nadila.

"Maksud Mama?" Nadila tidak mengerti dengan ucapan Mama nya.

"Kamu sudah cukup lama menikah dengan Irfan, tapi sampai saat ini kamu tidak kunjung hamil. Sedangkan kamu sehat dan tidak bermasalah, lalu siapa di sini yang bermasalah jika bukan Irfan? Lalu mengenai wanita itu, apakah ada bukti bahwa anak yang di kandung nya adalah anak nya Irfan. Bagai mana jika dia mengandung anak orang lain dan mengatakan bahwa itu adalah anak nya Irfan?" Mama Nilam menjelaskan semua nya panjang lebar.

Nadila mengangguk kan kepala nya, kini dia mengerti maksud Mama nya. Jika memang benar Irfan yang bermasalah, itu arti nya anak yang di kandung Rani bukan lah anak Irfan. Bisa jadi anak laki - laki lain, tapi Rani mengatakan bahwa itu adalah anak nya Irfan.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!