NovelToon NovelToon
My Boss

My Boss

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:94.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Riskiana

Sekretaris lama bernama Indira Maheswari adalah sekretaris yang memiliki kompenten tinggi walaupun penampilannya tidak menarik.Dengan kacamata super tebal dan rambut yang selalu di ikat.Indira sangat tidak menyukai bos barunya anak dari bapak Abraham yang bernama Danish Bastian Abraham karena perlakuannya yang sering membawa keluar masuk wanita cantik dan sexy di kantornya.Begitupun dengan Danish yang tidak menyukai sekretarisnya yang cupu.

Danish akhirnya terperangkap dengan sekretarisnya karena rasa tanggung jawabnya sebagai seorang pria yang telah menghamili Indira.

yuk...guys baca dan nantikan per episodenya💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24.Benih cinta

Indira membuka matanya berlahan-lahan. Menatap Brata, Rosa lalu Danish.

"Dimana aku?" Tanya Indira. Padahal jelas-jelas dirinya berada di kamarnya. Sambil memijat kepalanya yang terus berputar.

" Dira sayang, kau makan bubur hangat ini dulu ya. Agar perutmu tidak kram lagi." Jelas Rosa mengambil bubur dan di sodorkan ke Danish memberi kode bahwa Danish harus menyuapi Indira.

" Memang kenapa aku?" Tanya Indira polos, masih tidak sepenuhnya sadar.

"Kau tadi pinsan." Tanya Rosa sambil melirik ke arah Danish. Seolah-olah berupa sindiran jika yang membuatnya pinsan adalah Danish, putranya.

" Apa? Aku pinsan?" Ucap Indira tidak percaya.

" Ia, kau harus berhati-hati dengan Danish, jika dia maksa kamu lagi, tendang aja snakenya." Ucap Rosa melirik tajam ke arah Danish lalu tertawa.

"Snake? dimana ada ular ma?" Ucap Indira terkejut melihat sekitar kamarnya dengan nada polosnya.

" Astaga, polosnya kamu sayang. Ya sudah mama tinggal dulu ya. Kau harus habiskan bubur buatan mama." Ucap Rosa menyentuh pundak Brata agar meninggalkan kamar Indira.

" Dan kau Danish, awas sampai kenapa-kenapa dengan cicit oma." Ucap Brata tersenyum tertahan dan keluar dari kamar.

" Kamu makan dulu ya, akkk?" Ucap Danish menyuapi sesendok makanan ke mulut Indira.

" Bapak benar-benar mau nyuapin Dira pak?" Ucap Indira tidak percaya melihat Danish ingin menyuapinya.

" Sudah. Jangan banyak bicara. Makan aja." Ucap Danish merasa terganggu dengan pertanyaan Indira yang tidak masuk akal.

" Emmm. mama rosa ternyata pintar memasak ya." Ucap Indira menelan bubur yang disuapin oleh Danish.

" Tentu. Apa perutmu masih terasa sakit?" Tanya Danish merasa khawatir.

" Sedikit." Ucap Indira, mencoba pasrah apa yang telah sebelumnya terjadi. Marah pun Indira sudah tidak berhak, memang kewajiban sang istri untuk melayani suami.

" Maafkan aku, aku tidak bermaksud..." Ucap Danish berupaya untuk meminta maaf dan menjelaskan kesalahannya.

" Ah, masakan ini rasanya enak banget." Ucap Indira sengaja memutus kalimat Danish. Menurut Indira itu adalah hal yang memalukan jika di bahas lebih lanjut.

" Sit, aku harus bergegas ke kantor." Ucap Danish beberapa menit setelah menerima panggilan dari bawahannya. Dan bergegas ke kamar mandi.

Indira mengelus perutnya sambil bergumam" Maafkan ayahmu ya nak." Meminta maaf kepada janinnya yang rasanya juga ikut tersiksa karena kekasaran suaminya.

Beberapa menit kemudian Danish keluar kamar.

" Maaf, hari ini aku harus ke kantor, ada sesuatu hal yang mendesak. Maafkan aku tidak bisa menemanimu. Aku harap kau, istirahat dengan cukup." Ucap Danish bergegas pergi.

Rasanya sangat bersalah baginya, jika di saat seperti ini harus meninggalkan Indira yang sedang sakit. Namun rasanya Danish tidak bisa tinggal diam di dekat Indira lebih lama. Danish takut jika sampai Nafsunya tidak terkendali lagi, hingga membuat alasan untuk pergi ke kantor. Begitu aneh, bagi Danish yang tiba-tiba hatinya tidak karuan.

Sesampai di kantor pun Danish yang berusaha fokus dengan pekerjaannya tidak bisa menyatu, melainkan memikirkan bayang-bayang istrinya.

"Ah...sial.." Danish memcengkram kepalanya. Bayangan Indira terus saja berputar di kepalanya.

...****************...

Beberapa hari,tepatnya 2 hari Danish tidak pulang ke rumah. Membuat Brata sangat marah karena Danish beralasan sibuk. Padahal Brata sangat mengetahui Danish bahwa Danish sedang menjauhi Indira.

" Baik oma, Danish akan pulang." Ucap Danish pasrah ketika beberapa kali menolak dengan berbagai alasan untuk tidak pulang ke rumah. Tapi nyatanya Danish sejauh inipun, Bayangan istrinya tetap mengikutinya. Bahkan Danish telah memanggil teman wanita kencannya.

Dan saat Danish ingin bercumbu dengan Clara, malah Clara berubah menjadi Indira sontak Danish menolaknya hingga Clara terpental. Dan Danish tidak bisa menyalurkan nafsunya. Yang ada difikirannya hanya Indira saat ini. Danish selalu menyalahkan kepalanya karena tidak bisa terkontrol.

" Jangan banyak bicara Danish. Jangan jadi pengecut." Sentak Brata dibalik telfon.

" Oke...oke oma, Danish sekarang juga akan pulang." Ucap Danish bergegas mengambil kunci mobilnya. Padahal Danish sudah biasa tidak pulang kerumah, dan saat ini benar-benar dipermasalahkan. Tapi perintah omanya tidak bisa di tolak.

Dilain sisi Indira merasa sangat bosan berada di rumah sebesar ini dan merasa sepi. Entah mengapa dirinya merasa sangat sepi, padahal sebelumnya Indira akan baik-baik saja tampa suaminya yang sangat sibuk itu.

Indira menatap jendela yang menampakkan taman kebun belakang, entah mau buat apa selain ini. Sambil menggosok perutnya yang membuncit dan mengajak bicara janinnya yang berada di dalam perut.

" Sayang, apakah kau akan meninggalkan bundamu seperti ayahmu?" Ucap Indira mengelus perutnya sambil tersenyum.

" Nanti jika kau keluar dari rahim bunda,kau harus menemani bunda setiap saat ya. Yang sehat ya nak." Ucap Indira.

Beberapa menit kemudian suara pintu kamar terbuka. Indira sangat terkejut dan memutar tubuhnya. Danish telah sampai di rumahnya, ada rasa kikuk diantara keduanya. Entah apa yang harus mereka perbuat.

Mereka hanya saling menatap, dan Indira yang merasa salah tingkah, langsung bergegas ingin meninggalkan kamarnya. Dengan melewati Danish yang hanya berdiri di ambang pintu. Danish yang tiba-tiba merasa bersalah telah meninggalkan istrinya selama dua hari memegang pergelangan tangan Indira. Dan Indira menjadi tersentak.

" E..ada apa?" Tanya Indira gugup.

" E..maksudku, kau sudah makan.?" Tanya Danish tiba-tiba.

Entah dorongan dari mana asalnya Danish langsung menarik Indira hingga berada di pelukannya.

" Bagaimana keadaanmu? Apa kau baik-baik saja tanpaku?" Ucap Danish mendekap tubuh istrinya.

" Memangnya aku kenapa?" Tanya Indira.

Jlep....

mengapa Danish menjadi salah tingkah, seharusnya ia sampai dirumah hanya perlu duduk atau pun menikmati rokok. Kenapa malah ingin memeluk sang istri. Indira yang berada di dekapan sang suami pun merasa salah tingkah. Kenapa mantan bosnya yang telah menjadi suami ini tiba-tiba mendekapnya dengan hangat.

Dan tiba-tiba mencium kening Indira. Indira hanya merasa aneh saja dengan Danish yang bersikap berbeda.

Indira sendiri hanya terdiam, merasakan hangat kecupan bibir Danish dikeningnya dan juga pelukan tangan kekar Danish dipinggangnya. Entah mengapa rasanya hangat tanpa rasa penolakan.

" Maafkan aku! " Ucap Danish setelah melepas pelukannya dan juga ciumannya. Ia menatap Indira dengan berani, maafnya terlihat begitu tulus, membuat Indira semakin terkejut dan bersemu.

" Untuk apa? " Jawab Indira bingung. Untuk apa Danish meminta maaf, bukannya selama ini, sudah biasa baginya untuk tidak dirumah, bersikap kasar bahkan tak acuh.

" Untuk diriku yang tidak bertanggung jawab. Maafkan sikapku selama ini, aku tidak bermaksud untuk kasar, bahkan bersikap buruk. Apakah aku sudah mulai jatuh cinta terhadapnya?? " Batin Danish terdiam kaku, seakan sangat sulit untuk mengungkapkan isi hatinya.

" Emps, sebentar.. Sepertinya ada yang tertinggal di mobilku! " Ucap Danish mengalihkan pembicaraan. Dan langsung pergi, membuat Indira semakin bingung dengan sikap Danish yang mulai berubah- rubah. Kadang baik, kadang membuatnya kesal.

1
ayu cantik
suka
Nur Nuy
thanks author sukses selalu
Nur Riski Ana: jangan lupa mampir di novel terbaruku ya🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Nur Nuy
akhirnya 😍😍
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Nuy
bisa langsung tokcer Danish junior kedua hahahaha
Nur Nuy
indira juga ngapain bertahan dirumah orang, status masih istri orang juga parah sih, jadi malas
Nur Nuy
no comment ah
Nur Riski Ana
good job
Nur Riski Ana
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
ko jadi keguguran sih kasian banget Indira, gimana sih jadi gini ah
Nur Riski Ana
Terima kasih atas tanggapannya kakak🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
yaampun semoga Indira gpp, danish dijebak hadeh malas banget
Nur Riskiana
up setiap hari ya kakak
Nur Riskiana
🔝
Nur Riskiana
😍🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya,.
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya
Nur Riski Ana: okay kakak🥰🥰🥰🥰terima kasih sarannya
total 1 replies
Nur Riskiana
good job🥰
Nur Riski Ana
Terima kasih atas dukungannya kak😍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!