NovelToon NovelToon
Lelah Berharap

Lelah Berharap

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: vita no

tiga tahun sudah pernikahan kita...Dipaksa menikah di usia muda ketika kita masih duduk di bangku SMA..
Tak ada kontak fisik. Di rumah seperti orang asing. Aku tahu Aksa memiliki ke kasih tapi apa salah ku. Hingga batas kesabaran ku hilang juga.

"Kak Aksa aku ingin gomong".
"Kalau ngomong ya ngomong aja Bintang".
"Kak mari kita berpisah".

Apa Aksa mengabulkan permintaan Bintang. Atau mempertahankan pernikahannya ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vita no, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian Kenaikan Kelas

Kami sarapan bersama di pagi ini. Aku merasa canggung dengan kak Aksa. Tapi dilihat lihat kak Aksa biasa aja. Seperti tidak ada kejadian aja.

"Kenapa kak Aksa biasa aja. Padahal disini aku yang dirugikan. Kenapa dia tidak merasa bersalah, hanya dengan kata maaf aja dia biasa aja. Uh... enak sama laki laki saja. Dada ku sudah nggak perawan lagi."gumam Bintang dalam hati.

"Kenapa kamu diam aja Bin. Apa kamu siriawan?"

"Nggak kak."

"Kamu masih marah sama kakak?"

"Nggak kak."

"Ya sudah, hari ini kamu pergi ujian biar kakak yang antar. Kakak kan nggak belajar hari ini. Kakak cuma mengurus acara perpisahan untuk anak kelas XII saja. Dan kakak nggak ingin kamu cari alasan lagi kalau kamu sudah pesan gojek."

"Baiklah kak, Bintang nebeng sama kak Aksa aja hari ini."

"Bagus. Begitu dong, kamu harus jadi anak yang penurut."

Kami akhirnya menuju kesekolah dengan memakai mobil sport kak Aksa. Padahal sebelumnya kak Aksa nggak pernah pakai mobil, kak Aksa biasanya kalau kesekolah pakai motor sportnya, aneh.

Sesampainya di parkiran sekolah. Teman kak Aksa sudah menunggu di parkiran sekolah. Dan aku lihat mereka kompak kali naik mobil. Apa mereka sudah janjian. Kak Aksa keluar dari mobilnya dam memutar tubuhnya kepintu penumpang untuk membuka pintu ku. Aku keluar dari mobil kak Aksa dengan melihat sekitar ku. Dan benar saja, teman kak Aksa dan semua murid yang ada di parkiran menatap ku dengan tanda tanya.

"Kenapa Bintang bisa nebeng ke sekolah sama kak Aksa ya. Apa Bintang pacar baru kak Aksa?"

"Kok Bintang bisa turun dari mobil kak Aksa. Bukannya selama ini mereka nggak dekat dan nggak pernah jalan bersama ya bahkan ngomong pun nggak pernah kelihatan berdua?"

Dan banyak lagi komentar murid murid yang melihat mereka.

"Hai Bin, kok kamu bisa nebeng sama Aksa sih. Kenapa nggak nebeng sama kak Alex aja. Nanti kalau mau nebeng, telpon kak Alex aja ya."ucap Alex sambil mengedipkan sebelah matanya ke Bintang.

Hal itu dapat toyoran di jidatnya oleh Teddy sambil mengucapkan kata ke Alex."kamu tu ya Lex, suka kali rebutan dengan Aksa. Ingat kamu nggak akan menang jika rebutan dari Aksa"

"Bin, yuk masuk kekelas. Itu jam ujian mau mulai lagi." Ucap Mila sambil menarik tangan Bintang dengan lembut dan diikuti oleh Silvi dari belakang.

"Wah aku baru nyadar, ternyata mereka cantik cantik ya. Kenapa baru kali ini aku lihat ya."

"Sudah telat Lex. Bentar lagi kita tamat. Dan kita nggak akal ketemu mereka lagi."ucap Teddy lagi.

Apa yang diucapkan Teddy membekas di hati Aksa. Apa dia juga nggak akan bertemu lagi dengan Bintang. Tapi ini juga yang diharapkannya. Biar nggak jatuh cinta lebih dalam lagi dengan pesona Bintang.

Ujian hari ini dapat berjalan dengan lancar. Apa yang aku pelajari, alhamdulillah ada juga yang keluar.

"Bin, gimana ujian hari ini. Apa dapat kejawab semuanya?"

"Alhamdulillah terjawab Mil. Kalian gimana ? Apa juga bisa terjawab?"

"Alhamdulilah juga."jawabnya mereka serentak.

Kami akhirnya keluar dari kelas."Bin kamu ikut aku nebeng pulang nggak."

"Nggak lah Mil. Soalnya kita nggak searah. Biar nanti aku pesan taksi atau gojek aja."

"Yuk Sil, naik mobil. Aku dan Silvi jalan dulu ya Bin." Dan aku balas dengan anggukan kepala.

Tak berapa lama Mila dan Silvi pergi. Kak Aksa dan teman temannya sudah berada di belakang ku. Dan kak Aksa berucap."sudah selesai, yuk naik ke mobil kakak."

"Kak Aksa, terus Tia sama siapa pulangnya?"tanya Tia dengan nada manjanya.

Tanpa mendengar kata Tia. Kak Aksa menarik tangan ku dengan lembut. Dan dia membukakan pintu penumpang agar aku naik. Setelah itu dia mengitari mobilnya menuju pintu kemudi. Dia masuk dan menghidupkan mesin mobilnya. Dan menancapkan gas mobilnya menuju keluar sekolah. Tanpa menghiraukan teriakan Tia. Aku hanya bisa diam aja tanpa ada satu kata pun yang keluar dari bibir mungil ku.

"Kenapa kamu diam Bin."

"Itu kak. Bintang nggak enak dengan Tia. Gara gara Bintang, Tia pulang sekolah sendirian."

"Kenapa kamu yang nggak enak. Kan itu hak kakak mau pulang dengan siapa."

"Bukannya Tia itu kekasih kakak ?"tanya ku dengan wajah polos ku menghadap kak Aksa.

"Siapa yang menyebarkan gosip itu. Atau kamu juga suka ngegosip yang tak jelas itu?"

"Nggak kok kak. Bintang hanya mendengarkan aja!"ucap ku sambil menunduk.

"Ya sudah jika kamu nggak ikut ngegosip."dan Aksa melajukan mobilnya ke cafe hit.

"Kak, kita mau kemana? Ini bukan jalan ke apartemen loh kak!"

"Kita singgah dulu ke cafe hit. Dan kamu nanti bisa belajar disana."

Dan kami sampai juga ke tempat tujuan kak Aksa. Kak Aksa memegang tangan ku masuk kedalam ruangan yang tidak pernah aku masuki. Aku tercengang, kenapa kak Aksa bisa masuk keruangan pemilik cafe ini. Tapi aku ditarik untuk masuk ke dalam ruangan itu. Hingga salah satu karyawan disana bertanya."bos mau di bawakan apa keruangan ini."

"Aku minta bawakan makanan yang special disini dan minumannya ini aja. Kamu mau es krim Bin ?"kak Aksa bertanya kepada ku, dan aku hanya menganggukan saja.

"Ya sudah itu juga. Jangan lama ya, soalnya sudah waktunya jam makan siang."

"Siap bis."dan karyawan itu pergi mengambil pesanan yang dipesan tadi.

"Kamu nggak bertanya? Kenapa kamu diam aja. Jangan bilang kamu nggak ingin mengetahui hal hal pribadi tentang kakak!" Dan kata kata kak Aksa aku anggukkan. Kerena benar aku nggak ingin tahu hal hal pribadi kak Aksa. Karena sudah hampir satu tahun perjalanan pernikahan ini nggak ada perkembangannya. Jadi rasanya aku lelah untuk berharap kedepannya dengan pernikahan ini.

"Jika pernikahan ini harus berakhir pun, aku sudah pasrah. Toh aku nggak rugi rugi amat. Ya walaupun ada ruginya juga. Tapi nggak fatal banget lah."ungkap ku dalam hati.

"Uh...ini cafe kakak. Cafe ini mulai kakak jalani saat kakak SMP dan alhamdulillah penasukannya cukup lumayan. Bisa buat kehidupan pribadi kakak dan juga buat nafkah yang kakak berikan ke kamu. Tapi ngomong ngomong nafkah yang kakak berikan, kenapa nggak ada notifikasi pemakaiannya. Apa kamu masih belum menggunakannya buat keperluan pribadi kamu. Jawab kakak Bintang!"

"Bintang belum ada kebutuhan kak."jawab ku sambil menunduk. Karena aku takut melihat tatapan kak Aksa yang sangat menyeramkan. Aku tahu kak Aksa kesal dan kecewa sama aku.

"Baiklah, hari ini kakak akan temani kamu belanja keperluan kamu. Nggak ada penolakan."

"Tapi kak, Bintang mau belajar kak. Soalnya kan Bintang masih ujian. Bagaimana kalau setelah ujian aja kak ?"

"Ok kalau begitu. Minggu depan kakak akan temani kamu belanja bulanan."

Pesanan kami akhirnya datang juga. Aku dan kak Aksa makan dengan diam. Setelah selesai makan, aku membuka buku pelajaran ku dan kak Aksa berkutat dengan pekerjaannya. "Jika dilihat lihat kak Aksa keren juga ya kalau lagi bekerja."gumam ku dalam hati sambil melihat kearah kursi tempat dia bekerja.

"Kakak tahu, kalau kakak ganteng Bin. Tapi katanya mau belajar. Ya kamu harus fokus belajarnya, jangan fokus ke wajah kakak." Jlep.kata kak Aksa membuat pipi ku jadi merah merona. Buat aku salting jadinya.

Akhirnya seminggu sudah kami mengikuti ujian kenaikan kelas. Hari kami kesekolah hanya mengikuti ekskul yang di adakan oleh sekolah.

1
partini
ortu egois,,tuh si Aska yg ga serius masa kaya gitu ga ngehh kalian par ortu busettt dah bego bngt
partini
para ortu happy tapi anknya nyesek ortu buta ga bisa lihat apa pura" lihat
partini
ngmng ke ke mertua diem"Bae aihhh nanti ada yg deketin jalan barang setatus kamu masih istri Aska ya kamu selingkuh
partini
ajukan perceraian aja kan bisa dari pihak wanita,iya kalau dia pulang masih sendiri kalau udah berdua kamunya macam mana be smart don't be stupid Bin ,ngmng ke mertua toh mertua kamu tau apa yg terjadi di jangn buta karena cinta
partini
seandainya bintang ada temen cowok yg care Banggt bisa buat pelipur lara nantinya pas Aska di sana udah ada cem ceman
partini
enak bener si Aska ini ya udah bin kan dia ngmng kaya gitu moga aja pas dia diluar negri ada cowok ganteng paripurna cinta kamu ga salah dong kan itu yg Aska mau kalian juga ortu Bege
partini
kapan bintang minta pisah Thor ,secara Aska udah mau ke luar negeri
Dewi Puspitasari
k yg banyak up episode 🤭
Bunda Ning
cerita menarik tidak bertele tele
Dewi Puspitasari
k cepetan abdet episode yg banyak
May Maya
mampir Thor semoga karya nya bgus n GK berhenti d tengah jln 🤭 harus sampai tamat ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!