NovelToon NovelToon
Dear Sang Mantan

Dear Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Tamat
Popularitas:108.5k
Nilai: 5
Nama Author: Zandzana

Hidupku yang semula tenang dan damai dengan keluarga kecilku tiba-tiba berubah ketika aku bertemu dengan cinta pertamaku

Benar kata orang cinta pertama tak bisa dilupakan, dan cinta pertama bisa jadi bukan pacar pertama

Tapi ini adalah cinta pertama sekaligus pacar pertamaku. Kehadirannya dalam diriku kembali yang tak disangka-sangka mampu membuat duniaku jungkir balik 360 derajat

Semua cinta dan khayalan kami dulu serasa bermunculan kembali dan aku makin sulit bergerak dalam lingkaran perasaan yang tak bisa aku hindari

Tuhan.... tolong aku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zandzana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sidang

Begitu sampai di dekatku Mario langsung mengusap kepalaku

"Ya Tuhan...." kembali batinku berkecamuk karena kebiasaan kecilnya ini

Jujur saja, aku paling senang saat Mario mengelus kepalaku, rasanya dia sangat sayang padaku dan menganggap aku seperti anak kecil, begitu memanjakanku

"Hai Ntan....."

Aku segera memasang senyum pada mamanya Mario dan segera menepis tangan Mario yang masih mengacak rambutku

Mario mengangkat bahunya ketika aku meninggalkannya dan berlari kecil menyusulku yang saat ini sedang mencium punggung tangan mamanya

"Kok ibu nggak bilang kalo ada Mario?" tanyaku sambil menggeser bahu Mario dengan tanganku karena sejak tadi di mepet terus padaku

"Ada mama kamu" geram ku

Mario cengengesan yang membuat aku makin geram

"Ada apa ya buk?" tanyaku langsung duduk demi menghindari Mario yang terus saja mepet padaku

"Sepupunya Mario ada yang jadi pengacara" ucap mamanya Mario yang langsung membuatku mengerti kearah mana omongan ini

"Nggak usah lah buk, aku menyerahkan semuanya pada pihak pengadilan aja mau menghukum mas Arif berapa lama"

"Terus perceraiannya?"

Aku langsung memasang wajah cemberut kearah Mario lalu mendelikkan mataku yang dibalas Mario dengan terkekeh

"Aku sudah janjian sama sepupuku, yuk kita pergi sekarang"

Aku menggeleng saat Mario menarik tanganku

"Anak kamu pulang jam dua kan?, sebelum jam dua kita akan pulang"

Karena Mario telah menyeretku mau tak mau aku menurut terlebih ketika Mario memberikan helm ku yang kuletakkan di atas motor padaku

"Pakai motor aku saja yang cepat" ucap Mario yang telah duduk di atas motor besarnya

"Ayo naik!" ucapnya ketika aku hanya bengong melihatnya yang telah duduk

"Buruan....nanti kita terlambat, dan kamu telat pulang, mau?"

Aku segera naik dan menutup kaca helm ke wajahku.

"Pegangan!" ucap Mario lagi ketika motor sudah berjalan

Aku bergeming, aku masih duduk santai, sampai akhirnya aku segera memeluk pinggangnya dengan erat ketika Mario secara sengaja menjalankan motor besarnya dengan ngebut

Mario tersenyum senang ketika kedua tanganku melingkar di perutnya terlebih ketika aku meletakkan daguku di pundaknya

"Aku mencintaimu Intan...." ucap Mario menoleh dan mencium pipiku

Refleks aku memukul bahunya lalu kembali mengeratkan pelukanku ketika Mario kembali dengan sengaja melajukan motor dengan ngebut lagi

Aku langsung turun ketika motor Mario berhenti, dan Mario yang juga turun segera membuka helm ku, lalu merapikan rambutku

Aku hanya menatap kearahnya tanpa berkedip

"Kenapa?"

"Aku nggak suka" jawabku dengan memasang wajah cemberut

"Kenapa?"

"Aku baper Mario....." jawabku sambil berjalan mendahuluinya dengan wajah yang masih kesal

Mario tersenyum penuh arti mendengar jawabanku lalu dia berlari kecil mengejarku yang telah mendorong pintu

"Akhirnya datang juga" ucap seorang pria yang usianya aku yakin di atas kami, sekitar empat puluhan keatas

Mario dan lelaki itu saling rangkul dan aku memasang senyum kaku pada pria yang sekarang mengulurkan tangannya ke arahku

"Beni....." ucap pria itu menyebutkan namanya yang kusambut dengan menyebutkan namaku juga

Setelah Mario dan pak Beni berbasa basi lalu Mario langsung menyampaikan maksud dan tujuannya mendatangi kantor pria itu

"Tenang saja, saya dengan senang hati akan menjari lawyer anda mbak Intan, saya pastikan suami anda akan mendapatkan hukuman yang setimpal atas pengkhiatannya pada anda"

Kembali aku tersenyum kaku mendengar ucapan tegas pria yang duduk di depan kami ini

"Apakah mas Arif akan dihukum?"

Pak Beni menganggukkan kepalanya

"Perzinahan dalam KUHP diatur dalam pasal Pasal 411, yang berbunyi setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya, dipidana karena perzinaan, dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak kategori II"

Aku menganggukkan kepalaku mencoba memahami perkataan beliau

"Selain anda, apa ada saksi lain yang melihat langsung perbuatan perzinahan tersebut?"

Aku mengangguk cepat

"Ada pak, ada empat lelaki yang bersama saya waktu saya menggerebek mas Arif"

"Nah, kalau begitu bukti kita kuat"

"Bahkan kalau saya tidak salah, salah satu dari lelaki itu sempat memvideokan saat kami menggerebek"

Setelah berkata seperti itu aku menarik nafas panjang karena tiba-tiba dadaku rasanya berdenyut sakit ketika aku kembali teringat bagaimana aku melihat dengan mata kepalaku sendiri mas Arif dan Mirna saling berteriak kenikmatan

Kurasakan usapan di kepalaku, lalu aku menoleh kearah Mario yang saat ini sedang memandang serius ke wajahku

"Berhenti memikirkan mas Arif"

Aku kembali menarik nafas panjang dan mencoba tersenyum kearahnya

...----------------...

Aku yang telah diberitahu dengan surat panggilan jika hari ini adalah sidang kasus perzinahan mas Arif sejak pagi sudah siap

Aku berangkat dengan ayah dan kakak pertamaku. Sebelum kami ke pengadilan, kami kekantor pak Beni terlebih dahulu, barulah setelahnya kami berangkat bersama menuju pengadilan

Sampai di pengadilan, kulihat mertua dan iparanku ada di sana. Melihatku masuk dengan lawyer dan keluargaku, mertuaku langsung berjalan ke arahku dan langsung mendekapku

"Tolong pikirkan lagi nak..."

Aku hanya tersenyum segaris menjawab ucapan mama mertuaku sedangkan ayah dan kakakku melengos melihat mertuaku, tampak sekali kebencian di mata mereka

Kemudian aku segera diajak lawyer masuk dan kami langsung duduk di tempat kami, sedangkan ayah dan kakakku duduk ditempat pengunjung sidang

Tak lama mas Arif masuk dengan dikawal dua orang polisi, kepalanya tertunduk dan saat ini dia mengenakan peci

Aku tersenyum sinis melihatnya mengenakan peci hal yang jarang sekali dilakukannya, untung-untung setahun dua kali dia mengenakan peci, itupun saat shalat Ied

Ketika mas Arif didudukkan di tengah-tengah ruangan, dia mengangkat wajahnya dan menoleh ke arahku

Matanya merah dan berembun lalu mengalir air matanya sambil menatap sendu ke arahku

Aku dengan cepat membuang wajahku dan tak memperdulikan air matanya

Kemudian ketika hakim dan hakim anggota masuk, sidang segera dimulai. Pak Beni langsung membacakan tuntutanku di sertai dengan bukti-bukti yang ditunjukkan oleh ku beberapa hari yang lalu untuk menguatkan perzinahan yang dilakukan mas Arif

Selain dari bukti dariku, pak Beni juga menghadirkan saksi dua orang lelaki yang ikut menggerebek mas Arif di malam itu

"Sebenarnya kami punya dua orang saksi lagi yang mulia, tapi yang dua nya berhalangan hadir, dan kemungkinan sidang yang akan datang mereka berdua bisa datang memberikan kesaksian mereka" setelah berkata begitu pak Beni duduk kembali

Lalu ketika giliran lawyer nya mas Arif yang memberikan kesaksian mereka, beliau membantah tuduhanku dan menyalahkan aku mengapa aku tidak ikut pindah, mengikuti mas Arif yang pindah tugas, dengan begitu bisa dipastikan jika mas Arif tidak akan berselingkuh dan melakukan perzinahan

Aku hanya tersenyum sinis mendengar ucapan lawyer nya mas Arif, tapi sedikitpun aku tidak gentar, karena aku punya bukti yang sangat kuat

Sidang akhirnya di tunda karena belum menemukan titik terang dan baru mendengarkan kesaksian dari masing-masing kami, dan mas Arif kembali digiring oleh dua orang polisi yang tadi membawanya, sebelum berjalan mas Arif seperti berkata pada dua polisi yang memegang tangannya

Lalu kedua polisi tersebut membawa maas Arif kehadapanku, dan aku bergeming ketika mas Arif berdiri di depanku

"Ma....?"

Sedikitpun aku tidak menjawab, aku hanya menatap dingin padanya

"Tolong maafkan aku ma, aku menyesal ma. Aku janji aku tidak akan mengulangi perbuatan aku lagi"

Aku masih bergeming dan tak bereaksi sampai akhirnya mas Arif meneteskan air matanya

"Stop menangis di depanku mas, air mata kamu tak lebih dari air mata bawang. Aku tidak akan termakan lagi dengan air mata buaya kamu mas, aku sudah memutuskan akan terus melanjutkan kasus ini. Dan lusa kita ketemu lagi di sidang perceraian kita, sudah terima surat dari pengadilan agama kan?, jadi persiapkan diri kamu untuk menghadapi sidang perceraian kita"

"Tapi ma?"

"Nggak ada tapi-tapian, kamu nggak ada kesempatan lagi mas, kesempatan kamu telah habis, kesempatan yang selama ini aku berikan sama kamu, kamu sia-siakan, jadi sekarang nikmatilah hasil dari karyamu"

Sambil berkata seperti itu aku dan pak Beni berdiri lalu meninggalkan mas Arif yang menatap kepergianku dengan wajah sedih

1
hellena jsn
intan &Arif 2x 5 jak .sama2 murahan Dan selingkuh...bkn contoh yg baik..marahin suami selingkuh to dri sndri pn selingkuh
Wanti Wanti
ko lama ga up mba author q yg cantik
Zandzana: fokus ke yg satunya dl mbak say. 🙏🙏
total 1 replies
Myra Myra
mintk2 indah hamil ank mario
Myra Myra
nk xnk ko kena tandatangan arif bengong...semua slh MU jgn rasa diri to betul pdhl slh...x mlu kew
Myra Myra
PD muka mirna...Arif x ada urt malu ..
Susi Airin: Gak sabar pingin liat mario dan intan hidup bahagia,
total 1 replies
Irma Damayanti
bagus
Zandzana: trima kasih🙏🙏
total 1 replies
Abel Yasmin
good
Wanti Wanti
sangat menarik
Lee Mba Young
jng Lama Lama update nya
Zandzana: In Shaa Alloh
total 1 replies
Lee Mba Young
pancen intan ae seng gk baik sdh mantan msak boleh nginep Gila ae, kcuali mantan blm nikah mntan ae sdh nikah kok mlh suruh nginep.
Wanti Wanti
iiih gemes sama Arif deh ..........
Lee Mba Young
𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒅𝒊 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒉𝒂𝒕𝒊 𝒚𝒂 𝒏𝒈𝒍𝒖𝒏𝒋𝒂𝒌 𝒋𝒅 𝒏𝒚𝒂..
Wanti Wanti: iya ikut gemes Aq bacanya
total 1 replies
Lee Mba Young
𝒌𝒂𝒑𝒐𝒌 𝒌𝒂𝒖 𝒅𝒊 𝒖𝒍𝒕𝒊 𝒎𝒂 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
Lee Mba Young
𝒘𝒆𝒔 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉𝒆
Sugianti Sugianti
bagus
Zandzana: Terima kasih🙏🙏
total 1 replies
Wanti Wanti
semangat up nya mba Thor.......makin penasaran deeh
Wanti Wanti
alkhmdulilah up.....
Wanti Wanti: pokoknya mba author harus tetap semangat yah...sama kaya Aq semangat menunggu up nya mba ku sayang
total 2 replies
Wanti Wanti
ko tumben lama ga up mba author ku
Zandzana: malesnya lagi kumat mbak🙏🙏
total 1 replies
watini
udahlah thoor,ga abis" ulah adik lucknut.gulung aja mereka buang hutan buat pakan harimau....
Wanti Wanti: 😀😀 gulung terus di karungin yaah mba .....
total 2 replies
Wanti Wanti
huhhhh makin seru....... semangat up nya mba Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!