Imelda Putri Anggraini ( 20 ) Baru lulus sekolah menengah atas (SMA ) Dia hidup bersama kedua orang tua angkatnya di mana sejak usia 7 tahun dia sudah di tinggal kedua orangtuanya hingga di asuh oleh Bibinya adik dari ibunya .
Demi membalas budi pada kedua orang tuanya angkat nya ,Imelda menyetujui saran dari sang bibi untuk menggantikannya bekerja jadi pelayan karena Bibi nya sudah terlalu tua .
Gani Bagaskara Mateo ( 27 ) Seorang dokter sekaligus direktur rumah sakit, Dia seorang pria yang humoris tapi karena kejadian beberapa tahun yang lalu membuat dirinya berubah 180°,Dingin dan kasar hanya karena penghianat yang di lakukan sang kekasih di belakang nya .
Mampu kah Imelda menggantikan posisi sang bibi mengurus anak majikannya ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan nya
" Permisi " Sapa seorang wanita cantik yang baru memasuki perusahaan dengan elegan .
" Ada yang bisa saya bantu Non " tanya resepsionis ramah .
" Apa Gani ada di ruangan nya " Tahyanya dengan angkuh .
" Apa sudah ...."
" Berarti ada bukan " Potong nya dengan cepat lalu meninggalkan meja itu melangkah dengan angkuh .
' Nona ....Nona " Tahan resepsionis membuat wanita itu membuka kaca matanya menatap tajam wanita yang ada di depannya .
" kamu tahu aku siapa ? " Tanyanya dengan sinis.
" Kau tidak lupa bukan aku siapa ,jadi menyingkir lah " Lanjut nya dengan ketus lalu kembali memakai kaca matanya menuju lift .
" Aku harus menghubungi tuan Abimanyu " Gumam resepsionis lalu kembali ke meja nya.
🪵
🪵
🪵
Di lantai atas setelah menerima laporan dari resepsionis Abimanyu langsung ke ruangan Gani bahkan membuka pintu nya dengan sangat kuat .
BRAK
" Maaf tuan, maaf " Ujar Abimanyu sebelum Gani menendang nya ke luar .
" Kenapa " Tanya Gani menatap dingin Abimanyu membuat pria itu merinding .
" Sarah ....eh maaf Tasnya ke sini dia sedang di Lift menuju ke sini " Gani langsung berdiri dari duduknya.
" Kenapa kamu mengizinkan bodoh " Umpat Gani emosi .
" Resepsionis sudah menahannya tapi dia tetap masuk tuan " Ujar Abimanyu cepat.
" Urus dia " Titah Gani emosi .
" Baik tuan " Jawab Abimanyu .
Tapi saat akan ke luar dari ruangan itu ,Wanita yang di maksud sudah berada di depan ruangan Gani .
Tanpa permisi dia langsung masuk menerobos begitu saja .
" Terima kasih ,apa kamu merindukan aku juga sehingga meminta asisten mu membukakan pintu Hubby " Sarah berucap dengan gaya Sombong nya .
Gani menatap Abimanyu untuk meninggalkan mereka berdua, melihat kode dari Tuan nya Abimanyu langsung meninggalkan ruangan itu .
" Kenapa sulit sekali menghubungi mu , apa kamu masih marah dengan ku " Sarah meletakan tas mahalnya di atas meja kerja Gani lalu mendekat ke arah pria itu berdasar di ujung mejanya .
" Aku minta maaf Hubby, sekarang aku siap untuk menikah " Lanjutnya dengan manja sambil mengelus pundak Gani dengan jarinya .
" Saat itu aku sangat bodoh ,tapi aku menyesal Hubby karena sudah meninggal mu dan menolak untuk menikah denganmu ,aku minta maaf " Gani langsung memundurkan kursinya saat Sarah akan mencium nya .
" Kenapa ??? Kamu masih marah " Tanya Sarah mendekati Gani yang sudah berdiri dari duduknya .
" Ternyata selain menjadi pencuri kamu juga wanita yang tidak tahu malu " Sarah langsung menghentikan langkahnya .
" Maksud mu apa Hubby " Tanya nya dengan lembut .
"Apa kau kira aku masih mencintaimu " Sarah langsung mengaguk cepat " Tentu ,bukankah kau pernah bilang jika hanya ada aku wanita yang kamu cintai " Gani tertawa kecil lalu menatap Sarah .
" Itu sebelum aku mengetahui bagaimana busuknya wanita yang kini berada di depanku " Tekan Gani dingin .
" Tasya " Sarah langsung menatap Gani membuat pria itu tersenyum " Ternyata benar " Gani tertawa kecil " Apa kau berharap aku memohon padamu untuk kembali padaku " Tanya Gani .
" Jangan bermimpi Tasya ,apa lagi menggunakan putramu sebagai senjata mu jika sampai itu terjadi aku tidak segan-segan membunuh nya , Aku dan mantan suami mu beda jika dia menuruti semua ucapanmu kau salah jika itu kau berharap padaku " Tekan Gani dingin .
" Gani ,Aku tahu aku salah ,tapi aku sungguh² mencintai mu aku kembali ke sini karena aku baru menyadari bagaimana tersiksanya aku jauh dari mu, Maaf aku sudah membohongi mu tapi kamu harus tahu kepergian ku pun karena salah satu keluarga mu mengancam ku untuk membunuh ku Gani, Aku bersumpah untuk itu " Ujar Sarah dengan cairan yang sudah memenuhi pipinya .
" Siapa " Tanya Gani dengan wajah datarnya .
" Opa mu " Jawab Sarah .
Bagus ,semoga dia percaya dan ada bagusnya pria tua itu memintaku pergi setidaknya aku bisa memakai itu sebagai senjataku dan aku tidak sepenuhnya di salah kan Ucap Sarah dalam hati sambil tersenyum .
" Kenapa tidak mengatakan padaku " Tanya Gani .
" Aku minta maaf Hubby ,saat itu aku tidak memikirkan apa pun ,hanya kebahagiaan mu tapi sekarang aku sudah kembali Hubby , aku sudah berada di depanmu ,aku merindukan mu Hubby " Gani langsung mundur saat Sarah akan memeluk nya membuat wanita itu menatap ke arahnya .
" Wanita iblis " Cibir Gani tersenyum miring .
" Kau kira aku akan percaya dengan ucapan wanita sampah seperti mu, kau salah Tasya " Ujar Gani .
" Bahkan aku sudah tahu, dan aku harus berterimakasih pada Opa ku karena dia menjauhkan aku dari wanita ****** seperti mu " Tekan Gani tajam .
" Gani ....Hubby
"Ke ruangan ku " Titah Gani
"Hubby .... Hubby dengarkan aku dulu Hubby ...."
Ceklek
"Seret dia ke luar dari ruangan ku " ujar Gani menatap asisten nya .
" Gani ,dengarkan aku dulu ,aku bisa jelaskan " Sarah masih berusaha untuk mengambil hati Gani kembali .
" Anda ingin ke luar dengan sopan atau ...."
" Saya bisa ke luar sendiri " Bentak Tasya ketus menatap Abimanyu yang hanya tersenyum miring .
BRAK
" Wanita gila " Gumam Abimanyu .
" Bukannya kamu mengatakan masih ada yang dia urus kenapa dia sudah berada di sini Hah " Bentak Gani kesal .
" Maafkan saya Tuan " Ujar Abimanyu menunduk kepalanya sedikit .
Huh
Gani menarik napasnya panjang dadanya terasa sesak saat melihat wanita itu kembali .
Bohong jika dia tidak mencintai wanita itu lagi, tapi rasa benci dan kecewanya begitu berat .
Ingin sekali membunuh nya tapi dia tidak ingin mengotori tangan nya hanya karena wanita itu .
" Tuan ,Apa anda baik² saja " Gani mengambil botol air mineral nya lalu di teguk hingga habis
" Wanita sialan " Pekik Gani meremas botol kosong itu hingga tidak berbentuk
" Urus semuanya ,aku kembali " Ujar Gani mengambil jas, Ponsel dan kunci mobilnya .
" Baik tuan " jawab Abimanyu mengikuti langkah Gani dari belakang mengantar pria itu sampai di depan lift .
" Menyusahkan saja " Gumam Abimanyu kesal lalu menuju ruangan Gani .
Di dalan lift Gani memejamkan matanya kuat kedua tangan nya meremas pegangan besi yang ada di dalam lift itu .
" menjijikkan " Cibir Gani lalu membuka kedua matanya .
Gani menatap jam tangan mahalnya lalu menghela nafasnya .
" masih pagi tapi mood ku sudah hancur karena nya " Ujar Gani menatap ke arah pintu lift .
Ting
Gani ke luar dari pintu lift langsung menuju area parkiran, tidak terlalu banyak karyawan yang berlalu lalang karena ini masih jam bekerja .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus imelda dan Gani menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰
Like
Koment
vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
Cepet TUA looo😂😂😂
semangat kak💪😁