Surat lamaran kerja
tok, tok, Permisi? sapa Dahlia seraya membuka pintu.
Silahkan masuk?! Ucap sekertaris perusahaan tersebut.
Dahlia masuk setelah ada jawaban dari seberang sana.
Silahkan duduk dan jelaskan maksud kedatangan anda. Tanpa melihatnya?!
Baik,terima kasih.Jawab Dahlia sambil duduk dengan tenang.
Saya Dahlia,saya umur 19 tahun lulusan SMA xxx.saya kesini karna saya dengar perusahaan tuan ada lowongan pekerjaan.Jelas Dahlia dan menjalankan maksud kedatangannya.
Apa kau pernah mengurus orang sakit? ya seperti Orang lumpuh,orang buta atau semacamnya.Ucap sekertaris dengan nada dingin.
Pernah tuan,ayah saya dulu juga sakit kera waktu saya berumur,,,?! jelas Dahlia namun terpotong dengan ucapan sekretaris tersebut.
Cukup,,aku bertanya pernah atau tidak,tidak menyuruhmu untuk menjelaskan?! jawab sekertaris dengan tegas.
Iy,,,iya pernah tuan?! ucap Dahlia dengan terbata,Karna terkejut dengan ucapan sekertaris tersebut.
Baik kau diterima sebagai pengasuh Tuan Muda Agrata,dan besok kau bisa langsung bekerja.ucap sekertaris dengan tegas.
Hah,,apa?? mmaks,,maksud tuan apa?.dengan nada terkejut dan terbata.
Saya kemari ingin melamar kerja sebagai asisten sekretaris,karna perusahaan ini saya dengare mebutuhkannya bukan sebagai pengasuh!?.Jelas Dahlia dengan nada agak emosi.
Gajimu 2kali lipat sebagai pengasuh Tuan Muda dari pada bekerja sebagai asisten sekretaris.ucap sekertaris dengan nada santai.
Memang siapa Tuan Muda itu kenapa membutuhkan pengasuh,manja sekali,kenapa tidak mengurus dirinya sendiri?!.Batin Dahlia dengan sedikit kesal.
Masih asyik dengan pikiran dahlia,Karna ucapan Sekertaris itu membuat Dahlia terkejut.
Kau bisa memikirkannya dulu,jika kau berubah pikiran datanglah kemari besok jam 7 pagi?!.ucap skertaris tersebut.
Jika tidak ada kepentingan silahkan anda keluar?!.Ucap sekertaris tersebut.
Permisi tuan?!. sambil membungkuk memberi salam dan meninggalkan ruangan tersebut dengan hati kesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inti Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#Merasa Bersalah
Ouh,,tuhan sadarkanlah Tuan Muda Agra,,aku tak tega melihatnya seperti ini😭 kumohon sadarkan dia,,Ini semua salahku,jika bukan aku penyebab keributan tadi mungkin Tuan Muda Agra akan baik-baik saja tidak akan terluka.kau payah Dahlia,kau bodoh!! sangat-sangat bodoh!! bagaimana ini?? 😭Batin Dahlia kebingungan dan cemas.
"Tuan Muda Agra,,kumohon bangun,andai saja tadi aku tidak berteriak meminta bantuan mu mungkin kau akan baik-baik saja😭😭ini semua salahku?!?!" Ucap Dahlia sambil terus menerus menangis.
Tuan Muda Agra Mendengar suara Dahlia yang sedang menangis,Tuan Muda Agra memaksa membuka matanya yang begitu berat.
"Shhuutt,,Jangan menyalahkan dirimu ini semua bukan salahmu,jadi berhentilah menyalahkan dirimu dan berhenti menangis seperti ini,aku hanya luka kecil bukan mati gadis bodoh?!" Jawab Tuan Agra dengan suara seraknya.
"Ti,,tidak Tuan ini semua salah saya seandainya saya tadi tidak berteriak jadi Tuan Agra tidak akan melindungi saya dan anda juga tidak akan terluka,," jawab Dahlia sesenggukan.
"Dahlia,,(sambil Tangan Tuan Agra menyentuh pipi Dahlia dan menghapus air matanya,,) berhentilah menangis,lebih baik kau cari bantuan" ucap Tuan Agra.
"Ouh iya Tuan,,anda benar tunggulah disini Tuan,bertahanlah" Jawab Dahlia menyenderkan kepala Tuan Agra di dinding.
"Nonaa,,apa yang terjadi,,Dugh,,Dugh,,Dugh,," panggil sekertaris Ham menggedor pintu.
Akhirnya Dahlia membuka pintu untuk sekertaris Ham.
"Ya Tuhan!! apa yang terjadi pada Tuan Agra??" tanya Sekertaris Ham setelah melihat kondisi Tuan Agra.
"Panjang ceritanya, cepat bawa Tuan Agra kerumah sakit sekertaris Ham," ucap Dahlia
"Baiklah,Sebentar saya akan menelfon ambulans," jawab sekertaris Ham.
Beberapa menit menunggu ambulans,akhirnya Ambulans datang membawa Tuan Agra ke rumah sakit.
Dahlia juga menemani Tuan Agra di dalam ambulans, dia khawatir kepada Tuan Agra makanya Dahlia terus disisi Tuan Agra untuk menemani sekaligus menjaga nya.
***
#Dirumah sakit
Perjalanan ke rumah sakit sekitar setengah jam dari rumah Tuan Agra itupun jika tidak macet.
Disaat 10menit lagi akan sampai ada gangguan diperjalanan,ada yang kecelakaan disana dan ambulans tidak bisa terburu-buru melajukan mobil karena takut menabrak orang-orang yang berkerumunan disana.
"Ada apa?? mengapa berhenti?? kita harus cepat kerumah sakit," ucap Dahlia kepada perawat di dalam ambulans.
"Seperti nya ada gangguan Nona,makanya mobil nya berhenti." jawab salah satu perawat.
"Apaa?? kita tidak bisa menunggu,,kita harus cepat,,"jawab Dahlia.
" Tenang Nona,, berdoa saja semoga kita lekas sampai." jawab perawat itu lagi.
" Bagaimana aku bisa tenang,,dia sedang terluka tak sadarkan diri,,cepat lihat apa gangguan nya dan segera selesai kan aku tidak ingin membuang-buang waktu untuk keselamatan Tuan Agra." jawab Dahlia tegas.
Dahlia tidak bisa mengontrol dirinya,dia terus menerus menangis,dan memarahi orang disekitarnya,sikapnya hari itu sangatlah berbeda karena dia sekarang sedang cemas akan keadaan Tuan Agra.
Ya,,tuhann sadarkan tuan Agra aku mohon,,jangan tambah penderitaan nya lagi,Tuann,,aku sudah berhutang nyawa padamu tolong maafkan semua kesalahanku,Batin Dahlia.
Perasaan ini? kenapa dengan diriku?? mengapa aku takut kehilangannya?? mengapa aku secemas ini padanya?? perasaan ini karena aku telah berhutang nyawa kepadanya atau karena perasaan lainn?? pikir Dahlia.
Dahlia terus memegang tangan Tuan Agra tanpa sedetik pun melepaskan nya,dan dia selalu berdoa agar Tuan Agra baik-baik saja, permohonan nya itu terus menerus dia ucapkan di dalam doa nya.
Mau Tau kelanjutan nya?? yuk tinggalkan jejak like koment nya yaa☺️ dan jangan lupa Votee yaa kakak😍♥️♥️♥️♥️ biar tambah semangat bikin ceritanya.
ceritanya?🤔