Seorang prajurit sudah selayaknya setia dan tegas dalam setiap tindakan, lalu bagaimana jika seorang prajurit muda memiliki dua pacar sekaligus? Dan tak bisa melepaskan salah satu pacarnya karena sumpah yang tak mungkin dilanggar? baca selengkapnya hanya di noveltoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 24
DEPAN KLINIK SALMA
Rian memilih jalan yang lebih jauh saat pulang dari restoran yang ia kunjungi tadi , dia lewat di depan klinik milik Salma .
Rian sengaja berhenti di depan klinik itu untuk memastikan klinik itu milik Salma , alamat sudah benar hanya tinggal menunggu apakah Salma ada di dalam .
"Aku pantau dari sini aja , kalo beneran punya Salma dia pasti masih disini ." Ucap Rian dari dalam mobilnya .
Hampir satu jam Rian sudah menunggu Salma keluar namun tak ada tanda-tanda Salma disana . "Apa mungkin Salma lagi nggak disini yah ?" tanyanya dalam hati .
Diantara kebosanannya akhirnya ada sebuah suara musik yang semakin lama semakin keras , itu adalah nada panggilan khusus untuk Dwi .
"Hallo sayang , kamu lagi dimana ?" tanya Dwi setelah pulang dari kafe itu .
"Iya , hallo sayang ! Ini aku lagi berhenti dipinggir jalan karena kamu telpon ." Balas Rian sedikit berbohong .
"Eh Rin....,liat deh mobil itu dari tadi kok nggak jalan-jalan yah ?" tanya perawat di klinik Salma pada temannya .
"Iya yah , apa dia lagi mantau kita yah ?" balas temannya curiga pada mobil Rian . "Coba kamu liat mobil itu kenapa nggak jalan dari tadi !" suruh perawat itu lagi .
Salah satu dari mereka akhirnya mendekati mobil Rian , mengetuk kaca mobilnya dan mendekatkan wajahnya pada kaca mobil .
Rian perlahan menurunkan kaca mobilnya tetapi dengan kode untuk tidak berbicara dulu karena sedang menerima telepon .
Note : , author sangat butuh like yang berharga itu , tolong bantu author lewat like kalian
"Aku cuma mau mastiin aja kamu nggak aneh-aneh , cepat pulang yah dan jangan lupa besok temenin aku makan malam." Dwi mengucapkan semua kalimat itu tanpa jeda sedikit pun .
"Iya, iya..., besok kita makan malam." Jawab Rian kesal , "Ya udah hati-hati sayang ." Pungkas Dwi .
Setelah selesai dengan telponnya Rian mempersilakan perawat itu bicara , "Kenapa mbak ketuk kaca saya ?" tanya Rian pura-pura polos .
"Nggak mas , saya liat mobil mas udah satu jam disini jadi saya cek takutnya ada apa-apa ." Perawat itu lega karena kecurigaannya salah.
"Alhamdulillah saya nggak apa-apa mbak , cuma lagi terima telepon dari pacar saya." Rian sangat lihai memainkan peran tersebut .
"Ya sudah mas saya balik lagi," perawat itu sudah melangkah pergi tetapi Rian memanggilnya kembali . Dia memainkan sebuah peran untuk mendapatkan informasi yang ia cari .
"Bentar mbak , apa klinik tempat mbak kerja itu milik bidan Salma ?" tanya Rian dan langsung di sambut perawat tersebut .
"Benar mas , emangnya kenapa ya mas ?" balik bertanya .
"Nggak , cuma mau mastiin lokasi yang saya kirim tadi nggak salah." Rian untuk kedua kalinya sukses memainkan peran tersebut .
KAMP PENGUNGSIAN
Malam ini mereka dikunjungi oleh wali kota dan beberapa petinggi satuannya , forkopimda itu melihat bagaimana kondisi para korban bencana yang sudah tiga Minggu disana .
Selain itu mereka mendapatkan kabar baik dari komandan satuannya , kabar itu adalah libur sebagai hadiah atas kerja keras mereka .
"Sebentar lagi kita bisa kembali ke markas dan sebagai hadiah kerja keras kalian saya akan berikan libur tiga hari , tentunya secara bergantian." Ucap petinggi tentara itu ,
"Saya tau kalian sudah rindu keluarga , rindu tidur nyenyak dan tentunya butuh istirahat yang cukup jadi saya rasa hadiah ini cocok untuk kalian." Lanjut petinggi tentara tersebut.
Ini kabar gembira bagi semua prajurit yang bertugas disana tak terkecuali Bagas , namun masih ada ganjalan dihatinya . "Tidak cukup tiga hari untuk aku pulang ke rumah," batin Bagas .
Bagaimana nih , waktunya gak cukup untuk pulang kampung ? nantikan kelanjutannya di episode selanjutnya...
Note : buat temen-temen yang lupa atau belum like silahkan di klik jempol dulu yah..., lanjut komen vote dan rate 5 , thx 😄
happy ending donk
huffffft
smg buruan ketemu jodohnya
dah runyam ne mslh Lo
kabuuuuuur
gw jg mo bantu lo
jgn buka malu Bagas donk sayang!!!!!!
biarlah dicintai dr pd mencintai
biar Salma gak di PHP in
Seringkali bikin resah. Gundah tak berakhir.
Dan ketika semua pada titik akhir dari kerinduan.....namun....
Benar, perempuan tak mungkin menghubungi duluan. Rasanya tabu
saling dukung yuuu dengan novel terbaru ku "Love Winter"
Terimakasih