NovelToon NovelToon
Luka Hati Istri Pertama

Luka Hati Istri Pertama

Status: tamat
Genre:Poligami / Patahhati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Susi swan

Pengorbanan seorang istri demi kebahagiaan sang suami, mengharuskan Hanum berbagi bukan cuma raga tapi juga hati. "Saya terima nikah dan kawinnya Amalia binti Ahmad dengan seperangkat alat sholat di bayar tunai."
"Sah.... sah"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susi swan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Main Api

Amel menggeliat sedikit membuka mata, saat fajar menyingsing mulai memasuki celah dalam kamar nya.

Amel terkejut saat ia benar-benar membuka mata, hal pertama yang ia lihat membuat wajahnya pias. Dada bidang seorang laki-laki, yang kini terpampang nyata di depan matanya.

Amel terduduk mengumpulkan pecahan memorinya, yang mulai terkumpul sedikit demi sedikit.

Wajah nya bertambah pias, saat melihat dirinya sendiri tidak memakai apapun selain selimut yang menempel di tubuhnya.

Air mata nya perlahan turun tanpa bisa ia bendung, "Bodoh," umpatnya sendiri.

Rio yang sudah bangun terlebih dahulu, sebelum Amel membuka mata. Kini hanya tersenyum menikmati tangisan dari wanita yang pernah mengisi hidupnya dulu.

Dan tanpa merasa bersalah, ia berpura-pura membuka mata seolah-olah tak ada yang terjadi di antara mereka.

"Sayang kamu udah bangun?"

"Hiks … hiks … hiks, kamu kenapa lakuin ini sama aku Rio." isak Amel

Rio terduduk menatap Amel dalam, "Apa yang sudah aku lakuin hemm? bukankah kamu sendiri yang menarik aku untuk nemenin kamu semalam."

"Tapi aku gak ingat, kalau udah narik kamu untuk melakukan ini sama aku."

Rio tersenyum smirk, "Coba kamu ingat-ingat lagi, siapa yang mulai mencium duluan, hingga berakhir di ranjang ini."

Tak peduli sekuat apa Amel berpikir, tetap ia tak menemukan jawaban yang pas, kenapa ia bisa berakhir di atas ranjang dengan laki-laki lain.

Rio menyibak anak rambut yang menutupi wajah Amel, "Jangan menangis aku akan bertanggung jawab."

Amel mendongak menatap Rio nyalang, bagaimana dia bisa bertanggung jawab! kalau Amel sendiri sudah menikah dan punya seorang suami.

Amel menarik rambut frustasi, "Tidak semudah itu untuk tanggung jawab."

"Kenapa?" tanya Rio heran. "Aku mencintaimu kamu juga, lalu apa masalahnya?"

Dengan suara bergetar Amel berucap, "Aku sudah menikah Rio, ini gak sama seperti sebelumnya! seandainya aku belum menikah ini akan menjadi hal yang biasa." isak Amel.

Rio yang mendengar pengakuan Amel, sedikit menyunggingkan senyum, "Karena itu yang aku inginkan melihatmu hancur dengan perlahan." ucap Rio dalam hati.

"Apa, kamu sudah menikah dengan siapa?" tanya Rio dengan perasaan terkejut seolah-olah ia tak pernah tau kehidupan Amel.

"Kenapa kamu tidak pernah bilang kalau kamu sudah menikah, aku kekasihmu Lia, kenapa kamu menikah dengan orang lain?" amuk Rio.

Amel yang masih sesenggukan tak menjawab pertanyaan dari Rio.

"Kalau begitu biar aku yang bicara dengan suamimu, agar dia menceraikan mu dan aku yang akan menikahimu."

"Jangan …!" teriak Amel.

Rio menatap Amel heran, "Kenapa?"

"Aku baru menikah dengannya, tak pantas kalau aku minta bercerai." ucap Amel memberi alasan.

"Lalu bagaimana kalau nanti kau mengandung anak ku?"

Amel terkejut saat mendengar ucapan Rio, ya bagaimana kalau seandainya nanti dia mengandung dan itu bukan anak dari ilham, memikirkan itu membuat Amel menangis lebih keras.

Rio meraih Amel masuk kedalam pelukannya, "Maaf tapi seandainya nanti benar kalau kamu hamil, aku akan bertanggung jawab." bisik Rio menenangkan.

Amel hanya mematung, lidahnya kelu tak sanggup hanya untuk berkata iya.

***

"Mas, kita mau kemana?" tanya Hanum

"Ini kan akhir pekan bagaimana kalau kita jalan-jalan sama ibu."

"Mau jalan-jalan kemana Mas?"

"Kemana saja yang penting bersama kamu." goda Ilham.

"Ya sudah Hanum mau siapkan sarapan dulu ya, sekalian bilang sama ibu." Hanum melangkah meninggalkan kamarnya menuju dapur, meninggalkan Ilham yang masih bersantai setelah sholat subuh.

Setelah mendapat pesan dari Amel yang katanya ada urusan bersama teman nya, Ilham memutuskan untuk pulang ke rumah mertuanya, guna menepati janji yang minggu lalu ia ucapkan.

Dan disinilah Ilham, tidur di kamar istrinya yang dulu sebelum menikah dengannya.

"Bu, Mas Ilham mau membawa kita pergi jalan-jalan, Ibu mau tidak?"

"Jalan-jalan kemana Num?"

"Entah Bu, kata mas Ilham kemana saja yang penting kita bahagia."

Ardi yang tak sengaja mendengar kata jalan-jalan, langsung berjalan mendekat ke arah dua orang yang saling berbicara.

"Ardi diajak gak Mbak?"

Ibu yang terkejut dengan kemunculan Ardi, langsung memukul lengan nya. "Kamu ini datang bukannya assalamu'alaikum malah ngagetin Ibu."

"Hehehe, maaf Bu habisnya Ardi seneng saat Mbak Hanum bilang mau jalan-jalan."

"Jadi gimana Mbak Ardi diajak nggak?"

"Iya, sana tanya sama mas mu saja Mbak mau bantuin ibu buat sarapan."

"Yes, Ardi masuk ke kamar dulu kalau begitu." ucap Ardi sambil berlalu meninggalkan kakak juga ibunya.

Setelah sarapan selesai, Ilham berjalan keluar menghampiri Ardi yang masih sibuk memakai sepatunya.

"Sudah siap belum Ar?" tanya Ilham.

"Sudah Mas." jawab Ardi.

Hanum dan bu Surti berjalan keluar setelah merapikan meja makan.

"Kita mau kemana Nak Ilham?"

"Kemana saja Bu, sudah lama kita tidak keluar untuk sekedar berjalan-jalan."

"Gimana kalau ke Mall Mas?"

"Kok jalan-jalan ke Mall Ar?" tanya Ibu.

"Soalnya Ardi ada yang ingin dibeli Bu, tugas yang kemarin belum lengkap, biar sekalian jalan nya!"

"Ya sudah kita ke Mall, kamu mau beli apa sayang?" tanya Ilham saat melihat Hanum.

"Nggak ada Mas, kebutuhan Hanum masih lengkap."

"Ya sudah yuk kita jalan." ajak Ilham

Hanum, Ardi juga Bu Surti masuk kedalam mobil menyusul Ilham yang sudah berada di balik kemudi.

Ilham menginjak pedal gas nya meninggalkan rumah menuju Mall yang ada di kota mereka.

Disaat sampai di lampu merah yang tidak jauh dari Mall, Ilham sekilas melihat Amel keluar dari sebuah hotel yang letaknya tidak jauh dari area pusat perbelanjaan yang sekarang ingin dikunjungi nya.

Ilham menajamkan penglihatan nya. Ilham yakin kalau itu Amel istri keduanya, tapi apa yang ia lakukan di hotel Robinson sendirian.

"Amel." gumam Ilham.

Hanum yang tidak sengaja mendengar Ilham bergumam lantas bertanya, "Siapa Mas?"

"Eh, nggak Mas pikir, Mas melihat orang yang Mas kenal ternyata bukan."

"Oh."

Lampu kembali berwarna hijau, menandakan kalau kendaraan wajib jalan setelah berhenti karena lampu merah.

Ilham kembali menginjak pedal gas nya, untuk masuk ke dalam parkiran Mall yang dituju. Tapi pikiran nya masih terbayang kalau wanita yang tadi ia lihat benar Amel istri keduanya.

***

Di parkiran Hotel Robinson Amel bergegas masuk kedalam mobil Rio, ia tak ingin ada teman atau siapapun yang mengenalnya melihatnya keluar dari sebuah hotel.

"Kamu kenapa sayang?"

"Jangan panggil aku sayang, aku sudah menikah dan punya suami." ucap Amel ketus.

Rio yang mendapat jawaban tak mengenakan dari Amel cuma menggelengkan kepala.

"Kamu juga masih kekasihku karena diantara kita berdua belum ada kata berpisah, kamu ingat itu."

Amel hanya mendengus, mendengar jawaban dari Rio.

Akhirnya mobil yang dikendarai Rio berjalan meninggalkan parkiran hotel. Dan melaju membelah jalanan menuju rumah wanita yang kini duduk bersamanya.

***

1
Rina Arie
good
kesya nasya
mungkin dia hamil , tapi paling itu anaknya si Rio deh kayanya
kesya nasya
belum juga mulai udah pata tu hati 😭😭
Tining Revi
mulia sekali hatimu hanum. kamu akan bahagia. dan penyesalan sepanjang hidup akan dirasakan ilham ketika tau istri kedua nya hanya batu kerikil dijalanan.
Evy
Hamil... mungkin itu kejutan nya...cuma masih perlu dipertanyakan..
itu anak siapa?
Evy
Tak perlu dipertahankan suami yang plin plan begitu...masih ada yang siap menunggu jandamu...
Evy
Patah hati dong ...
Juju Siti Julaeha
secepat nya tinggal kan Ilham ,biar Hanum berjodoh dengan saka
Juju Siti Julaeha
semoga jodoh ya bang saka sama Hanum
Shane Samuel
bagus
🕊🏡⃟ªʸ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ𝙎𝙯yKᵝ⃟ᴸ 𝙋otek: terimakasih kak sudah mampir, sehat selalu ya🤗💜🙏
total 1 replies
Ony Syahroni
tamat ya thor aku masih berharap ada boncap lg, akhir yg sedih dan menyenangkan, aku tunggu karyamu berikutnya thor, sehat sll utkmu smg lancar semua utusanmu dan thank y
🕊🏡⃟ªʸ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ𝙎𝙯yKᵝ⃟ᴸ 𝙋otek: makasih sudah mampir kak, sehat selalu🤗💜🙏
total 1 replies
Ony Syahroni
lanjut thor aku tunggu!!!!
Abdur Rohman
ceritanya cukup bagus walau sedikit berbelit-belit.
🕊🏡⃟ªʸ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ𝙎𝙯yKᵝ⃟ᴸ 𝙋otek: terimakasih kak sudah mampir, semoga sehat selalu🤗💜🙏
total 1 replies
Oktavia
ini ibu amel kaya….. kok kd pelakor dan hidup sendiri katany. dulu rio yg kirim uang ke amel😀. konsisten donh thor
Oktavia
kan baru nyari ya… sdh menuduh orng saja. emang diri nya yg pelakor
Oktavia
orng gila
Oktavia
sdh tidur sama orng lain, kok ga tau salahnya… sdh menjadi orng ketiga kok ga tau salahnya
Oktavia
dalam islam ada masa idah kan…. ini istrinya hamil loch
🕊🏡⃟ªʸ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ𝙎𝙯yKᵝ⃟ᴸ 𝙋otek: ada kak, masa iddah istri yg bercerai saat hamil itu selama 9 bln sampe si anak lahir🤗
total 1 replies
Ony Syahroni
trmksh thor aku tunggu karyamu berikutnya, sehat sll dan semangat
Ony Syahroni
tamat ya thor, aku sedihbanget thor kasian ilhamngapa gak to dikasih sehat dl sampai ktm reyhan,yah semua tergantung othor sih, aku tunggu karya berikutmu, smg to lahirannya lancar thor aku doakan author sll sehat dsn dlm lindungan Allah SWT, amin semangat thor
🕊🏡⃟ªʸ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ𝙎𝙯yKᵝ⃟ᴸ 𝙋otek: aamiin, makasih ya kak sudah mampir 🤗💜
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!