NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Lin Yuan menepuk nepuk ruang kosong di sebelahnya, mengisyaratkan agar Shen Yuxuan duduk.

"Sekarang beritahu aku, apa kau mengenal preman-preman itu?"

Shen Yuxuan mengabaikan isyarat Lin Yuan dan memilih duduk di sofa tunggal yang berseberangan.

"Itu pasti perbuatan Zhao Tian yang kuceritakan padamu."

Raut wajah Shen Yuxuan kembali menjadi serius dan dipenuhi kebencian.

"Dia sengaja mengirim orang untuk mengintimidasi dan memaksaku segera menikah dengannya."

Shen Yuxuan menatap Lin Yuan dengan pandangan menilai yang sangat teliti.

"Tapi yang lebih penting sekarang, kita punya masalah yang jauh lebih besar dari sekadar Zhao Tian."

Lin Yuan mengangkat sebelah alisnya merasa penasaran dengan ucapan bosnya.

"Acara makan malam itu bukan hanya dihadiri oleh keluarga Zhao."

Shen Yuxuan menghela napas panjang memijat pangkal hidungnya yang mancung.

"Keluargaku tentunya juga akan hadir, dan kau harus meyakinkan mereka bahwa kau benar benar pacarku."

Lin Yuan bersiul pelan menanggapi informasi baru tersebut.

"Jadi aku harus bertemu calon mertua? Ini semakin menarik."

Lin Yuan bertanya dengan nada santai seolah itu bukan masalah besar.

"Jangan anggap remeh, ayahku adalah Shen Jian, pensiunan jenderal militer bintang tiga di kota ini."

Shen Yuxuan menatap Lin Yuan dengan peringatan keras.

"Dia punya mata yang sangat tajam dan bisa membunuh orang hanya dengan auranya."

Lin Yuan menggaruk dagunya yang tidak gatal mendengar nama jenderal tersebut.

'Seorang pensiunan tentara ya, sepertinya kita akan bernostalgia sedikit nanti.'

Lin Yuan hanya tersenyum tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun.

"Lalu siapa lagi yang harus aku hadapi selain ayahmu yang menakutkan itu?"

Lin Yuan bertanya sambil mengambil sebuah apel dari atas meja dan menggigitnya.

Krak.

Suara gigitan apel itu terdengar renyah di tengah suasana ruangan yang tegang.

"Ada ibuku, dia... sangat sulit dihadapi dan suka ikut campur urusan orang lain."

Shen Yuxuan terlihat sedikit ragu ragu saat menjelaskan tentang ibunya.

"Dan adik perempuanku, Shen Mengyao, dia sangat genit dan suka menggoda pria manapun yang dia lihat."

Shen Yuxuan menatap tajam ke arah Lin Yuan memberikan peringatan yang sangat mematikan.

"Jika kau berani membalas godaan adikku, aku benar benar akan memotong aset masa depanmu itu menjadi potongan kecil kecil."

Lin Yuan hampir tersedak apel yang sedang dikunyahnya mendengar ancaman brutal tersebut.

"Adik perempuan yang genit dan ibu yang cantik?"

Lin Yuan sengaja memasang wajah mesum yang sangat menyebalkan.

"Hehehe, keluarga Shen benar benar taman surga bagi seorang pria normal sepertiku."

Wajah Shen Yuxuan langsung memerah padam menahan amarah yang meledak ledak.

Dia mengambil bantal sofa dan melemparnya tepat ke wajah Lin Yuan.

Bugh.

Bantal itu mengenai wajah Lin Yuan dengan telak karena dia sengaja tidak menghindarinya.

"Tutup mulut kotormu itu dan berdirilah sekarang."

Shen Yuxuan berdiri dari duduknya dengan napas terengah engah menahan kesal.

"Aku akan mengukur tubuhmu untuk setelan jas yang akan kau pakai besok malam."

Shen Yuxuan mengambil pita pengukur dari dalam laci mejanya dan berjalan mendekati Lin Yuan.

"Aku tidak percaya membiarkan penjahit luar menyentuhmu, mereka bisa curiga melihat luka lukamu ini."

Lin Yuan tersenyum penuh arti menyadari perhatian kecil yang disembunyikan dalam nada ketus itu.

"Ternyata pacarku ini sangat posesif, bahkan tidak rela tubuhku disentuh seorang penjahit."

Lin Yuan berdiri dan merentangkan kedua tangannya lebar lebar dengan pasrah.

"Silakan ukur sesukamu, Bos, aku siap dan pasrah disentuh olehmu di bagian mana saja."

"Tcih."

Shen Yuxuan mendecakkan lidahnya kesal namun tetap melangkah maju hingga jarak mereka sangat dekat.

Wangi parfum maskulin murahan bercampur aroma tembakau kembali menyerang indra penciuman Shen Yuxuan.

Dia mengalungkan pita pengukur itu ke leher Lin Yuan dengan gerakan agak kaku.

Jari jemari lentik Shen Yuxuan tanpa sengaja menyentuh kulit dada Lin Yuan yang keras di balik seragamnya.

Suhu tubuh Lin Yuan terasa sangat panas menembus kain seragam yang tipis itu.

Shen Yuxuan menelan ludah dan berusaha fokus melihat angka di pita pengukur.

Namun dada besarnya bergesekan pelan dengan dada bidang Lin Yuan saat dia menunduk untuk mengukur bahu.

Lin Yuan menundukkan pandangannya dan disuguhi pemandangan belahan dada yang mengintip dari balik blus Shen Yuxuan.

"Ukuran dadamu sepertinya semakin bertambah besar sejak pertemuan pertama kita, Nona Shen."

Lin Yuan berbisik pelan tepat di dekat telinga Shen Yuxuan yang perlahan memerah.

Shen Yuxuan langsung menarik pita pengukurnya hingga mengikat leher Lin Yuan seperti tali pencekik.

"Satu kata lagi keluar dari mulutmu, dan jas ini akan menjadi pakaian pemakamanmu besok."

Shen Yuxuan mengancam dengan suara bergetar yang sama sekali tidak menakutkan di telinga Lin Yuan.

Sikap tsundere yang bercampur dengan rasa malu ini membuat pesona sang CEO berlipat ganda.

Lin Yuan hanya tertawa pelan membiarkan wanita es ini mengukur setiap jengkal tubuhnya.

Dia merasa sangat menantikan acara makan malam keluarga yang dipenuhi orang orang unik tersebut.

Pertarungan sebenarnya untuk menaklukkan hati keluarga Shen dan menghancurkan keluarga Zhao akan segera dimulai.

1
Reed
Wah /Hunger/, cepat up-nya Thor /Curse/
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!