NovelToon NovelToon
Lady Sherlock : First Unofficial Case

Lady Sherlock : First Unofficial Case

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kriminal / Detektif / Tamat
Popularitas:408.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: иⱥиⱥツ

LAPAK LABIRIN. TIDAK SUKA YANG MEMUSINGKAN DAN BERTELE-TELE? JANGAN DATANG KE SINI! ANDA SUDAH DIPERINGATKAN!

「Jadwal Up: Random, sesuai mood」

Hazelia Lify baru saja masuk ke dalam Rumah Sakit tempat penangangan pandemi yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia, salah satunya di Indonesia, negara tercintanya, sebelum semua desas-desus dan kesialan-kesialan itu menimpanya bersamaan dengan datangnya Detektif Internasional yang terkenal, Whisky Woods.

Bersama dengan Whisk dan beberapa orang, Haz mulai mencari tahu dan berusaha menemukan orang yang meracuni Richard Vinzeliuka dan membuat keadaan menjadi begitu rumit: Pembunuhan Tyas Reddish dan seorang suster palsu di rumah sakit, pengeboman di sewer, percobaan pembunuh Zenneth, dan lain-lain.

Apakah Haz dan rekan-rekannya bisa menemukan siapa pelakunya?

"Ini adalah kasus pertama yang berhasil ku pecahkan! Meskipun secara tidak resmi."
- Hazelia Lify -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon иⱥиⱥツ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24 : Whisky Woods Terluka

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI SEMUA HAL YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

Tet...

Whisk mengangkat ponselnya yang terus berdering. "Halo?" ujar pria itu dingin.

"Mengapa kalian lama sekali? Rael sedari tadi sudah berada di parkiran apartemen kalian. Rael bilang dia yang akan menjemput kalian karena rumahnya dekat dengan apartemen kalian," kata Andrian.

"Whisk? Kamu ditelepon Andrian? Bolehkah aku berbicara dengannya sejenak?" tanya Haz di ambang pintu.

Whisk menatap Haz sesaat, lalu berkata, "Andrian, Hazelia ingin berbicara denganmu."

Whisk memberikan ponselnya kepada Haz.

"Andrian? Kamu dengar? Pasang telingamu baik-baik!" seru Haz panik.

"Ya, ada apa, Nona Peramal?" tanya Andrian kebingungan.

"Ini masalah Rael. Dia sepertinya tengah dalam masalah!" jawab Haz. Dia berusaha menenangkan diri, namun dia tak bisa.

"Apa!? Rael?" Pria di seberang sana juga ikut panik.

"Begini ceritanya... Kamu mengenal Thomas Bara bukan?"

Haz menceritakan apa yang terjadi kepada Andrian di apartemennya sendiri, lalu dia terpaksa harus masuk ke dalam apartemen Whisk di seberang dengan melompati balkon-balkon kamar apartemen orang lain! Tentu saja wanita itu tidak menceritakan bahwa Whisk melakukan hal tidak terpuji. Menurutnya itu memalukan.

"Thomas Bara kata Nona?! Berani sekali dia menyentuh Rael! Jika Rael terluka seujung jari saja, akan saya bunuh dia!" seru Andrian marah.

"Tunggu sebentar, Andrian. Aku benar-benar belum mengerti mengapa Thomas Bara ingin melukaiku. Jika yang mengirim Thomas Bara adalah Richard Vinzeliuka, dia pasti sudah berpesan kepadanya untuk melepaskanku," balas Haz berusaha tenang. Dia tengah memutar otaknya. "Oh ya, sebentar! Aku akan mengirimkan kepadamu rekaman suara yang mengaku sebagai Rael. Hanya kamu seorang yang pernah mendengar suaranya. Meski aku dan Rael bekerja di tempat yang sama, aku belum pernah sekalipun mendengar suaranya. Semoga ini bisa membantu," Haz segera mengaktifkan layar ponselnya dan menyimpan rekaman suara wanita yang mengaku sebagai Rael tersebut. Dia mengirimkan rekaman tersebut kepada Andrian.

"Nona Hazelia? Apakah Anda masih di sana?"

"Ya, aku mendengarmu. Bagaimana? Kamu sudah mendengar suara yang kukirim? Apa tanggapanmu?" tanya Haz.

"Ini sama sekali bukan Rael! Suara Rael memang halus, namun saya kenal betul Rael memiliki suara yang tinggi. Suara ini tergolong rendah," jawab Andrian.

"Baiklah. Ini salahku. Aku akan segera menemukan Rael. Semoga saja wanita itu dan Thomas Bara tidak menyakiti Rael sebelum aku menemukannya," ujar Haz.

Klik!

Telepon ditutup Haz sebelum Andrian membalas perkataannya dan menimbulkan masalah berkepanjangan yang akan membuatnya mengalami sakit kepala.

"Jadi, alasan kamu masuk ke dalam apartemen bahkan kamarku adalah karena Thomas Bara ingin melukaimu?" tanya Whisk polos seakan dia tak bersalah atas kejadian yang baru saja dibuatnya.

"Kamu menyebalkan!" seru Haz. "Ah... Sudahlah... Sekarang saatnya berpikir kemana wanita misterius itu dan Thomas Bara akan membawa Rael pergi. Ini adalah kesalahanku," lanjutnya dingin.

"Apakah kamu mengenali suara wanita itu?" tanya Whisk. "De javu mungkin? Serasa kamu pernah mendengarnya namun kamu tidak tahu mendengarnya dimana dan kapan," ujar Whisk seraya menuangkan air ke dalam gelas.

"Mungkin dia adalah orang yang mengenalku. Tapi, sekarang bukan itu masalahnya. Aku ingin mengecek ruangan apartemenku. Apa saja yang dilakukan oleh Thomas Bara di dalamnya? Apakah dia mencuri barang atau hanya diperintahkan untuk melukaiku?" Otak Haz berjalan sangat lancar hingga ada rumus-rumus matematika yang terlintas juga.

"Aku yang akan pergi mengecek keadaan ruangannya... Jika saja dia membawa barang-barang, kamu akan segera tahu ketika aku menyebutkan barang apa saja yang masih tertinggal di dalam kamarmu," ucap Whisk.

"Itu terlalu berbahaya! Bagaimana jika Thomas Bara belum pergi dari sana?!" seru Haz.

"Woah! Calm down, Haz! Sekarang kamu mengkhawatirkan diriku?" kekeh Whisk senang.

"Aku tida-"

Cup!

Sebuah kecupan mendarat di kening Haz. Itu sudah dua kali! Whisk sudah mengecup keningnya dua kali bahkan belum saja lewat satu jam!

"Meragukanku, Nona? Aku bahkan lebih hebat dari Thomas Bara. Jika saja dia masih berada di sana, hal yang harus kulakukan adalah melawannya seperti dulu. Aku tidak tahu dia berkembang seberapa jauh dan seberapa besar, namun aku harus mencoba bukan?" Whisk tersenyum kepada Haz. Pria itu membuka pintu balkon kamarnya.

Angin menyibak kencang dan menerbangkan kedua sisi kemeja yang dipakai tanpa dikancing Whisk. Dia seperti pemeran dalam film action yang sering ditonton oleh Haz.

"Jika aku tidak kembali, hal yang harus kamu lakukan adalah menelepon seseorang bernama Winston Le Fay. Beritahukan kepadanya Whisk dalam masalah besar sekarang... Maaf jika aku menyebalkan, Hazelia Lify," ujar pria itu. "Sampai jumpa," itu kata terakhirnya sebelum dia menghilang dari pandangan Haz.

Jangan mengatakan seolah kamu tidak akan pernah kembali, Whisky Woods! Jika kamu berani tidak kembali ke sini dalam waktu tiga puluh menit sampai satu jam, aku benar-benar akan membencimu selamanya! batin Haz sesak.

Menit demi menit berlalu. Sudah hampir empat puluh menit Haz menunggu dengan perasaan gelisah dan was-was semenjak Whisk mengatakan kepada wanita itu bahwa dia akan mengecek keadaan ruang kamar di apartemennya, pria itu tak kunjung kembali dari sana.

Haz menyimpulkan bahwa Whisk tengah bergulat dengan Thomas Bara di sana. Seingat wanita itu, Bara tidak membawa senjata apapun, namun namanya juga seorang pembunuh bayaran, bisa saja Bara menyimpan senjata yang dibawanya di daerah tersembunyi yang mudah dijangkau olehnya.

Haz menggigit kuku-kuku jarinya gelisah. Bagaimana keadaan Whisk? Kembalikan Whisky Woods dengan selamat! Kumohon... Kumohon! Tak seharusnya dia terlibat dalam masalah ini... Dia hanyalah seseorang yang kebetulan lewat dalam hidupku. Jangan ambil nyawanya, meski dia sudah terlibat cukup jauh, batinnya terisak.

Haz adalah seorang wanita berhati lembut. Meski di luar dia terkesan dingin, namun di dalamnya dia bagaikan seorang malaikat. Dia tentu saja takut kehilangan orang-orang yang singgah di kehidupannya dan sudah tertulis namanya di atas lembaran putih yang terbuka setiap harinya.

ASTAGA! MENGAPA DIA TIDAK KUNJUNG KEMBALI!? Haz berseru panik kepada dirinya sendiri. INI SALAHKU... INI SEMUA SALAHKU... JIKA SAJA AKU TIDAK BERSEMBUNYI DI SINI DAN MEMBERITAHU SEGALANYA, DIA TIDAK MUNGKIN TIDAK AKAN KEMBALI SEPERTI INI, Haz mulai menyalahkan dirinya sendiri.

"Boo!" bisik seseorang lembut tepat di telinga Haz yang tengah menangkup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya. Wanita itu tengah menangis.

Haz memutar kepalanya langsung menghadap ke orang yang sedari tadi ditunggunya. Dia menangis sejadi-jadinya ketika melihat wajah Whisk di sana. "Aku tidak seharusnya membiarkan kamu seperti tadi..." isaknya.

"Aku kembali bukan?" kekeh Whisk parau.

Haz memeluk Whisk posesif. "Jangan melakukan hal bodoh lagi... Jangan pernah!" serunya. Air mata masih mengalir deras membasahi pipinya.

"Nyawaku ada di tanganmu dan Sang Waktu, Hazelia Lify. Jangan menangis. Kamu bertambah jelek," kekeh Whisk membalas pelukan Haz.

Whisk kehilangan kesadarannya dan jatuh menimpa Haz di atas kasurnya sendiri.

"Whisk?" panggil Haz. "Whisky Woods... Kamu berat..." ujar Haz. Masih sama, tak ada jawaban dari Whisk.

Ketika Haz melihat telapak tangannya, ada bercak cairan merah di sana. Darah. Wanita itu langsung panik dan berusaha menggapai ponsel Whisk yang ada di dekatnya. Dia berhasil.

Tidak ada lock screen membuat Haz gampang untuk membuka ponsel Whisk dan menelepon seseorang. Nama yang terlintas di benaknya sekarang adalah Liulaika Jelkesya. Dia segera mencari kontak sahabatnya di kontak nomor telepon Whisk. Dia menemukannya, Whisk menyimpan nama wanita itu dengan julukan "Jelly Milik Senior". Tidak ada waktu untuk terkekeh, Haz!

Haz segera menekan gambar telepon di layar ponsel.

Tut...

Tet...

"Halo?" ujar suara di seberang sana.

"Jel... Ini aku, Hazelia Lify. Tidak ada waktu untuk menjelaskan apa yang sudah terjadi. Kumohon cepat pulang. Aku takut..."

1
Farefa
p
Starheaven.Naa
SILAHKAN CEK DI BIO YAAAAA
Starheaven.Naa
HELLO GUYS BERHUBUNG KARENA AKUN YANG INI KENA HACK, AUTHOR BUAT LAGI CERITA LADY SHERLOCK LOHHH
senja
hiatus kah?
Hattori Haruna-chan
smngt trs thor, kasih tau aja entar klo udh up di sana,, penasaran kelanjutan kisah haz & whisk sih😌😌
🇮🇩My_AS4🇵🇸
baeklah...
Sisca Yakub
ya elah
Pit✨
yahh kak feliss😭, per chapter gaada berubah tapi kaann? yaudah semangat ya kak, aku akan segera nengok kesana hehe
Pit✨: kak kabarin kalo udah mulai up disana✌🏻
total 1 replies
Pit✨
yuhuuu, ka felisss, kelanjutannya kapan nihh? udah kangen akutuhh
Putri Dwiyanti
akupun ragu Haz....
Sisca Yakub
lanjut thor
Sisca Yakub
Lanjut thor
Unknown
Haz: Aku ragu dengan keputusan yg telah aku buat.
Me: Aku lelah mengatasi rasa penasaran ini yg hrs terhenti🙂
♡𒆜[Feͥℓiͣsͫ]𒆜♡: Astagaaaa kocak🤣😭
total 1 replies
🇮🇩My_AS4🇵🇸
semoga keputusan yang tepat...
♡𒆜[Feͥℓiͣsͫ]𒆜♡: Semoga saja~~~
total 1 replies
Pit✨
lagi kaa
Sisca Yakub
lanjut thor
Sisca Yakub
lanjut thor...💪💪💪💪
🇮🇩My_AS4🇵🇸
nich dilema kayanya... nich beneran di kubu haz g yaaa...
🇮🇩My_AS4🇵🇸: mengikuti alur author aja.. masih belum ketebak nih..
total 2 replies
Pit✨
kasian nich, semoga dia memang tulus mau bantu haz ya. Haz semangatttt, inget keramas loh
Pit✨: heehhh, jangan gitulah 🤭🤭
total 2 replies
Sisca Yakub
lanjut thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!