Langsung baca saja ya..
Cinta Segitiga antara FAR (FAREL, AISYAH DAN RICO)
yuk kepoin...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurusysyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24.Acara yang gagal
_________Happy Reading______
____🌹🌹_________🌹🌹______
"AISYAH.... AWASSSSS....... "
Rico yang baru saja masuk dan melihat lampu hias yang menggantung di atas Aisyah akan jatuh mengenai nya langsung berlari untuk menyelamatkan nya.
Lari Rico begitu cepat dia mendorong Aisyah hingga akhirnya lampu itu jatuh tepat di kakinya nya. "Bruukkk....
Aisyah yang di dorong pun juga jatuh namun tidak langsung ke lantai karena di tangkap oleh Faisal. Sementara Rico , kakinya terluka karena terkena pecahan akan lampu yang menimpa kakinya.
Rico meringis kesakitan dia berusaha duduk dan langsung melihat kakinya yang sudah mengeluarkan begitu banyak darah. Rico melirik Aisyah dengan perasaan lega seenggaknya Aisyah tidak kenapa-napa.
"janjiku akan selalu aku penuhi sebelum kau benar-benar menjadi milik orang lain Syah. Sebelum itu terjadi aku tidak akan pernah membiarkan kamu mengalami masalah sedikitpun. " batin Rico.
Semua orang teriak sangat histeris saat mata mereka melihat langsung kejadian itu. Dimana Rico menyelamatkan Aisyah dan lampu besar itu jatuh dan pas mengenai kakinya.
Semua buru-buru menyelamatkan Rico menyingkirkan pecahan-pecahan lampu itu.
Jantung Aisyah berdegup sangat kencang saat dia terjatuh namun pas di tangkap oleh Faisal, Aisyah menoleh ke arah Rico setelah Faisal sudah membantunya berdiri.
Seketika air mata Aisyah luruh melihat Rico yang terluka hanya untuk menyelamatkannya. Aisyah berjalan mendekat melihat Rico yang malah tersenyum manis melihat dirinya yang sudah berderai air mata.
" kamu tidak apa-apa kan? kamu tidak terluka, Kan? " tanya Rico pada Aisyah. Dirinya yang terluka namun Rico lebih mengkhawatirkan Aisyah yang sama sekali tak ada luka.
Farel dan Faisal pun langsung membantu Rico yang terluka, sementara mereka membawa Rico ke tempat yang jauh dari semua pecahan kaca itu.
Rayyan yang melihat itu pun masih tak percaya, dan terus bertanya-tanya kenapa semuanya bisa terjadi pas di saat Aisyah akan mengenakan cincin dari Farel. Apakah ada sebuah konspirasi untuk menggagalkan acara ini? pikiran Rayyan berkelana.
Masih dengan wajah datarnya Rayyan juga mengikuti Rico yang di bawa oleh Farel dan juga Faisal.
Sementara Aisyah dia terus menangis dan kini sudah ada Shelvia yang merangkul pundaknya berusaha membuat nya tenang.
" Kak Rico pasti akan baik-baik saja, dia kan superhero nya Aisyah, jadi mana mungkin dia akan terluka begitu saja " ucap Shelvia.
Sementara tak jauh dari mereka Meyka terus menganga melihat langsung kejadian itu, di mana Rico panik dan berlari pergi ke acara ini hingga akhirnya Meyka juga melihat Rico yang berlari begitu cepat untuk menyelamatkan Aisyah.
" inikah alasannya Kak Rico panik dan langsung berlari tadi? Begitu besar cinta yang di miliki Kak Rico untuk Aisyah sampai-sampai Kak Rico tau kalau Aisyah dalam bahaya, dan kini dia yang mempertaruhkan dirinya sendiri untuk menyelamatkan nya. " gumam Meyka tak percaya.
Meyka melangkah mendekati Aisyah yang terus menangis dia juga merangkul Aisyah di sebelah yang lain. " Aisyah, kamu tidak apa-apa kan? " tanya Meyka khawatir.
Aisyah menggeleng namun dia tetap melihat Rico. Ingin rasanya Aisyah sendiri yang membantu Rico namun dia sesalkan karena dia tak bisa melakukannya.
" Bang Rico, bang Rico terluka karena aku " ucapnya.
Karena tak mungkin merawat Rico di sana dan karena lukanya juga sangat dalam Rico harus di bawa ke rumah sakit. Rayyan terpaksa memerintahkan Faisal sendiri yang mengantarkan Rico dan di temani oleh teman Faisal, Hasan.
Setelah kepergian Rico Rayyan tetap bersikeras ingin melanjutkan acara itu, namun ternyata itu pun tak mudah karena cincin yang harus di pakai oleh Aisyah telah terjatuh saat kejadian tadi.
Riasan Aisyah sudah rusak sementara semua orang mencari cincin nya Aisyah di bawa masuk ke kamar nya untuk kembali dirias lagi.
Semua tampak saling membantu mencari cincin yang telah hilang namun tetap saja tak dapat ditemukan. " bagaimana ini, Om? " tanya Marco selaku kakak Farel.
Rayyan juga sangat bingung, tidak mungkin mereka akan membeli cincin baru untuk sekarang.
Sebagai keputusan terakhir, Marco meminjam cincin dari Nara untuk sementara, bukan cincin pernikahan namun cincin keluarga yang di wariskan dan kini ada pada Nara. Nara pun setuju dia langsung melepaskan cincin itu dari tangan nya.
Rayyan segera meminta Keisha untuk memanggil Aisyah untuk melangsungkan acara yang sempat tertunda.
___________
Aisyah terus mondar-mandir di dalam kamar nya, dia sama sekali tak mau di rias lagi meskipun Shelvia terus menerus membujuknya.
" ayo lah Aisyah, kita harus cepat dan setelah itu harus kembali lagi ke sana " ucap Shelvia gelisah.
" tidak kak, ini tidak benar. Bang Rico terluka karena menyelamatkanku dan sekarang aku disini harus menyelesaikan acaranya ini? tidak kak! aku harus pergi. Bagaimana pun juga aku harus melihat keadaan Bang Rico. "
Aisyah berjalan dengan tergesa-gesa menuju almari nya. Aisyah mengambil gamis berwarna biru dan juga hijab nya. Aisyah berlari masuk ke kamar mandi dan keluar setelah dia sudah mengganti pakaian nya.
" loh.. apa-apaan ini? Aisyah apa yang mau kamu lakukan? " Shelvia semakin panik dia terus mengikuti langkah Aisyah yang tiada berhenti dari satu tempat ke tempat lain.
Aisyah memakai hijab instan nya dan melihat pantulan dirinya di kaca rias sebentar. Aisyah membalikkan badan menyentuh bahu Shelvia dan menatapnya " maaf Kak, tapi aku harus pergi. Tidak akan benar jika aku tetap di sini sementara orang yang menyelamatkan ku tak tau gimana keadaan nya. "
Aisyah melepaskan tangan nya dari bahu Shelvia, dia berlari menyambar tas selempang dan langsung pergi keluar.
" Aisyah,, Aisyah!! ishh.. bagaimana ini? " bingung Shelvia.
Baru saja Aisyah keluar Keisha masuk membuat Shelvia semakin bingung dan juga panik.
" Shelvia, kamu kenapa? dan dimana Aisyah? " tanya Keisha yang begitu bingung saat melihat Shelvia yang sangat takut dan menautkan kedua tangan nya.
" hem... hem... Aisyah.. "
" iya, dimana Aisyah? " Keisha semakin mendesak.
" maaf tante, maaf Shelvia tidak bisa mencegah Aisyah, dia pergi ke rumah sakit menyusul kak Rico. Dia sangat khawatir. Dan dia merasa bersalah " ucap Shelvia menjelaskan.
"apa maksud mu, Shelvia? Aisyah pergi? " pekik Keisha.
" iya, Tante. Aisyah pergi " ucap Shelvia seraya menunduk takut.
Keisha pun ikut merasa bingung, bagaimana dia akan mengatakan ini pada suaminya. Dengan ragu Keisha dan Shelvia tetap pergi ke tempat acara bagaimanapun semuanya harus tau kalau Aisyah telah pergi ke rumah sakit untuk menyusul Rico.
Semua tersenyum melihat kedatangan mereka berdua namun senyum itu pudar dikala mereka tak melihat Aisyah bersama mereka berdua
Rayyan langsung mendekati Keisha, dia celingukan mencari Aisyah bahkan dia juga keluar untuk memastikan kalau Aisyah ada di belakang mereka. Rayyan kembali masuk saat dia tak melihat Aisyah di manapun dan langsung menanyakan pada Keisha yang sedari masuk terus menunduk.
" Ma, dimana Aisyah.? " tanya Rayyan.
" Aisyah... Aisyah.. "
" iya. dimana Aisyah, Ma. " Rayyan semakin mendesak.
" Aisyah... Aisyah pergi ke rumah sakit, Pa. Dia menyusul Rico karena dia merasa bersalah " jawab Keisha sama seperti yang di jelaskan oleh Shelvia tadi.
" pergi!!?? " pekik Rayyan.
Keisha mengangguk pelan, dia takut kalau suaminya akan marah saat itu. Keisha pun merasa bersalah karena tak bisa menahan Aisyah.
Rayyan begitu frustasi dia mengusap wajahnya kasar. Acara yang sudah di persiapan harus gagal karena kejadian yang terjadi.
Marco yang melihat itu dia mendekat dan menanyakan apa yang terjadi. Sampai akhirnya Rayyan mengatakan kalau Aisyah pergi ke rumah sakit dan meninggalkan acara pertunangan ini.
Rayyan merasa bersalah dan terus meminta maaf pada Marco dan juga Farel. Dia juga sangat malu karena acara pertunangan itu akhirnya resmi di undur.
" saya minta maaf, Marco, Farel. Saya benar-benar minta maaf " ucapnya menyesalkan.
Kecewa pasti Marco rasakan, dia sudah mempersiapkan semuanya dengan matang, bahkan Marco sudah memberikan hadiah khusus untuk adiknya di hari pertunangan nya, namun semua harus gagal sekarang.
Meskipun begitu Marco tetap memaklumi, semua yang terjadi ini di luar kemampuan mereka jadi mereka tak bisa saling menyalahkan satu sama lain.
" tidak apa-apa, Om. Acara bisa kita lakukan lagi di lain waktu. Sekarang atau besok sama saja kan, kalau tidak? kita akan gelar pertunangan mereka sekaligus pernikahan mereka secara langsung nantinya. " ucap Marco menyarankan.
" kamu benar. " jawab Rayyan lega.
___________
_____________________
INILAH BUKTI KATA2 RICO KE IQBAL KMARIN DI RESTO...
RICO - AISYAH
IQBAL - SHELVIA
DANTE - MEYKA
FAREL - FELISHA..
YG MSH TANDA TANYA
FAISAL DGN SIAPA...? AIRA ATAU ANA...??
DN JUGA HASAN - (?????)..
SKRG IQBAL MATI2AN KEJAR2 SHELVIA SEPUPUNYA IHKSAN & AISYAH...