"Ternyata Mencintai itu sulit."
Ken & Kinan
•••
Ken Presdir muda dari Anggara Crop yang memiliki seribu pesona dan mendapatkan julukan sebagai serbuk berlian. Tak hanya itu, Penggemar Ken saja punya nama yaitu Kenline.
Ken membenci perempuan karna alasan banyak yang menyukainya. Ia malah mencari gadis yang membencinya.
Kinan, anak yatim piatu dari salah satu panti asuhan. Perempuan tegar dan kuat ini selalu ceria apa pun yang terjadi. Perempuan tegar yang harus bekerja part time karna biaya sekolahnya yang kurang.
Suatu saat, Kinan membuat masalah dengan Ken yang membuat Ken berjanji akan membuat hidup Kinan sengsara.
Apakah masalah itu? Bisakah Kinan bertahan dengan semua kekejaman Ken? Dan bisakah Kinan melembutkan hati Ken yang keras kepada wanita asing?
Simak kisah selengkapnta di novel Ken & Kinan ya. Jangan lupa dukungan kalian untuk author ya, agar author terus semangat untuk menulis setiap episode dari novel ini ya.
Ig : @kim_jaenni
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Jaenni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ujian
Kinan panik karna baru saja Aira memberi tahunya jika besok ada ujian kenaikan kelas. Kinan sangat kesal kepada Aira karna baru menberitahukannya tadi. Kinan belajar keras karna besok mata ujiannya adalah Matematika dan Biologi.
Berbeda dengan Ken yang kesal karna Bulan menyuruhnya untuk tinggal bersama Kinan beberapa hari lagi. Tentu saja Ken yang benci setengah mati dengan Kinan menolaknya mentah-mentah.
"Bun, yang benar aja?!" ucap Ken kesal.
"Kenzard, kamu harus dengarin kata bunda!" ucap Bulan dari seberang sana karna mereka sedang terhubung dengan panggilan telfon.
"Bun, Ken gak mau ya bunda jodoh-jodohkan Ken. Ken gak mau nikah muda Bun!" ucap Ken.
"Siapa yang jodohin kamu? Bunda cuman minta tolong jagain Kinan aja kok." ucap Bulan
"Gak, Ken mau pulang ke apartemen Ken. Besok Ken bakalan pulang!" ucap Ken.
"Kenzard Adnanlio Anggara! Dengarin bunda atau bunda coret kamu dari kartu keluarga!" ancam Bulan. Ken terdiam, Bundanya ini selalu paling bisa untuk mengancamnya.
"Oke, tiga hari aja gak lebih dan gak kurang." ucap Ken.
"Lima hari Kenzard!" ucap Bulan.
"Yaudah seminggu! Puas bunda?" ucap Ken kesal langsung menutup panggilan telfon antara diringa dan Bulan.
"Aishhh!" ucap Ken kesal sambil memberantakkan rambutnya.
"Seminggu? Sehari saja gua gak kuat apa lagi seminggu?!" ucap Ken kesal. Ken pun naik ke tempat tidurnya dan segera menutup matanya agar lupa kejadian tadi.
Sementara Kinan sedang panik di kamarnya
"Aduh materinya banyak banget lagi. Lagian Aira tega banget kasih tau ujiannya mendadak kaya gini. Kan repot!" oceh Kinan yang sibuk dengan materi untuk ujian kenaikan kelas besok.
"Hoaamm." Kinan mulai mengantuk dan tertidur di meja belajarnya.
•••
"Kau!" teriak Ezra kepada seorang pria. "Apa yang kau lakukan pada surat Tes DNA itu?!" tanya Ezra marah.
"Cih, seberapa keras pun kau menanyakan itu kepada ku, aku tidak akan menjawabnya!" ucap pria itu. Ezra menodongkan pistolnya kepada pria itu. Raylo hanya diam saja, dia membiarkan Ayahnya berbuat semaunya.
"Aku tidak takut!" ucap pria itu.
Dor!
Satu peluru bersarang di kaki kiri pria itu.
"Aish!" sengahnya merasa sakit. Kali ini Ezra menodongkan pistol ke kepala pria itu.
"Kau juga yang menyembunyikan Sayla atas perintah Kevin! Dan Kevin yang menculik Kayla!" ucap Ezra.
"Memang Kevin yang menyulik Kayla tapi bukan dia yang menyenbunyikan mayat Sayla!" ucap pria itu.
Dor!
Satu peluru lagi bersarang di kaki kanannya. Sekarang Ezra akan benar-benar langsung menembak ke jantungnya.
"Di mana surat hasil tes DNA itu?!" tanya Ezra sekali lagi.
"Di saku ku!" jawab pria itu tidak tahan lagi dengan rasa sakit di kedua kakinya. Ezra pun memberi kode kepada Raylo untuk memeriksa saku jas dari pria itu. Raylo pun menemukan sebuah surat dan langsung membacanya.
"Ini surat asli!" ucap Raylo. Ezra pun menghampiri Raylo dan membaca surat itu.
"Dad emang sudah yakin Kinan itu Kayla. Besok kita akan mencarinya!" ucap Ezra. Raylo mengangguk.
"Dan kau, sebaiknya pergi saja ke neraka!" ucap Ezra.
Dor!
Satu peluru langsung mengenai jantung dari pria itu dan Ezra langsung mengerahkan anak buahnya untuk mencari Kinan.
Pagi hari telah tiba, Kinan tergesa-gesa untuk berangkat sekolah. Ken heran melihat Kinan yang terburu-buru.
"Kok buru-buru?" tanya Ken.
"Ada ujian kenaikan kelas. Kinan harus cepat!" ucap Kinan.
"Yaudah, pergi sekarang aja. Saya juga ada meeting." ucap Ken. Kinan mengangguk. Mereka pun langsung pergi tanpa sarapan terlebih dahulu.
Lima belas menit kemudian Kinan sampai di sekolahnya. Ia langsung berjalan dengan cepat ke kelasnya, padahal situasi sekolah saat itu masih sepi. Kinan membuka bukunya dan belajar lagi. Ia mengulangi semua pelajaran yang ia pelajari tadi malam.
Tak lama, satu persatu siswa datang. Aira juga baru datang, sejak Ken tinggal bersama Kinan, Aira di perbolehkan membawa mobil sendiri.
"Kinan, udah rajin aja." ucap Aira.
"Kamu mah gak bilang-bilang ada ujian kenaikan kelas! Kan aku panik." ucap Kinan.
"Ya kamunya kelamaan di rumah sakit." ucap Aira.
"Ya aku harus belajar sekarang." ucap Kinan.
"Udah mau masuk tuh. Nanti aja lagi." ucap Aira. Kinan pun memasukksn bukunya keadalam tas dan tak lama datanglah guru pengawas mereka.
"Semuanya, tas kalian letak di depan! Dan tidak ada buku atau kertas di laci meja kalia. Jika ada yang ketauan menyimpan buku atau kertas di dalam laci kalian, saya tidak segan-segan itu merobek kertas ujian kalian. Paham?!" tanya guru pengawas.
"Paham pak!" ucap para siswa. Mereka pun meletakkan tas mereka di depan dan kerfas ujian langsung di bagikan.
•••
"Saya mau masuk!" ucap seorang wanita.
"Tidak bisa Nona. Presdir sedang rapat, anda tidak boleh menganggunya." ucap resepsionis.
"Setidaknya saya tunggu Ken di ruangannya lah!" ucap wanita itu kesal.
"Tapi tidak sembarang orang bisa masuk kedalam ruangan tuan muda, Nona." ucap resepsionis itu.
"Kalian tidak tau saya? Saya akan membuat kalian di pecat oleh Ken!" ucap wanita itu
"Ada apa ribut-ribut?" tanya Ken.
"Tuan Muda, nona ini memaksa kami untuk memperbolehkannya bertemu dengan anda tuan muda." ucap resepsionis itu. Ken pun melihat wajah wanita lalu membelalakkan matanya karna terkejut.
•••
Hayooo siapa tuu? Yang tau boleh banget komen di kolom komentar yaa.
Jangan lupa like, vote, hadiah, rate lima dan commentnya ya. Karna itu termasuk juga dukungan untuk author 😆
Ryan SM Nathan ribut melulu kaya bapak nya...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
mentang² mereka udah punya pasangan,,, si Arkan jd di jebak SM Vivi yg polos...
auto pagi² bakalan di grebeg,,, Andrew pasti bakalan marah besar...
btw thor, besok upnya tengah malem aja thor biar subuh" aku langsung baca;)
semangat trus thor>∆<