NovelToon NovelToon
Oh! My Bee

Oh! My Bee

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Kelanjutan cerita dari "The Promise"

Setelah tubuh Bianca kembali ternyata membawa dampak buruk bagi Arsenio.

Arse menderita Thantophobia yaitu ketakutan akan kehilangan seseorang. Yang mana membuat dirinya begitu posesif terhadap Bee, dia melakukan segala sesuatu secara berlebihan.

Bagaimana cara Arse untuk kembali sembuh?

Kembali hadirnya Lyra dan Bellena menambah kemelut hubungan mereka.

Mereka dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit.

Apakah hubungan mereka bisa bertahan?

Simak kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Sahabat

🐝🐝🐝

"Aku sudah menjambak rambutku semalaman dan berpikir bagaimana caranya minta maaf! Jadi sudah ku putuskan, bunuh saja aku, Bee."

Bianca mendengus pelan, bisa-bisanya dia menyukai pria yang berlutut di depannya ini dan selalu mengatakan hal yang di luar nalar manusia.

"Jangan mengatakan hal itu lagi, kau sudah membuat mama Lili ketakutan gara-gara kiriman karangan bungamu itu, kemarilah!" Bianca berkata sambil menepuk tempat kosong disampingnya.

Arse menurut dia segera duduk disamping kekasihnya.

"Jadi apa yang membuatmu melakukan itu? Aku ketakutan tahu tidak!"

"Maafkan aku! aku janji tidak akan mengulanginya lagi, jika aku melakukannya nyawaku menjadi taruhannya!"

"Sudahlah tidak perlu di bahas lagi sepertinya memarahimu percuma, kau itu tidak peka! Jangan membuat janji yang tidak bisa kau tepati, kau sudah mengatakan hal itu berulang kali tapi lihatlah kau tetap ingin melakukannya padaku!"

"Aku hilang kendali, Bee. Sorry." Arse menunduk.

"Aku takut kehilanganmu, Aku takut kau akan membuangku! Aku pengecut bukan! Aku pikir saat melakukannya kau akan menjadi milikku seutuhnya," sambung Arse.

Bianca menatap nanar pria disampingnya, di genggam tangannya kuat. Dia menekan semua egonya saat ini yang waras mengalah pikirnya.

"Dengar! Jika kau melakukannya justru aku akan membencimu seumur hidupku jadi jangan berpikir untuk melakukannya lagi. Dan Arse, apa kau meragukan cintaku? aku sangat mencintaimu bagaimana mungkin aku meninggalkanmu tanpa alasan. Jadi, berhentilah berpikiran seperti itu."

Bianca masih berpikir jika Arse melakukan itu semua karena hilang kendali atas penyakitnya. Tanpa dia tahu jika Arse memiliki masalah besar yang sedang dihadapinya saat ini.

"Katakan kau mencintaiku sekali lagi, Bee!"

"Aku mencintaimu, puas!"

Arse yang mendengar itu langsung memeluk Bianca, seolah itulah kekuatannya. Baiklah, dia tidak akan menjadi pengecut. Dia akan menemui Bellena dan berbicara padanya.

"Aku lebih mencintaimu, My Bee. Sangat, sangat mencintaimu." Arse berkata penuh penekanan.

Bianca hanya bisa mengelus punggung pria itu. Sebenarnya dia juga ingin bercerita tentang mama Lyra pada Arse tapi sepertinya waktunya tidak tepat mengingat Arse yang emosinya begitu labil. Mungkin dia akan mencari solusi sendiri.

"Aku meninggalkan kelasku yang berharga jadi jangan sia-sia kan waktuku. Ayo, kita pergi mencari udara agar otakmu kembali normal," ucap Bianca saat Arse sudah melepaskan pelukannya.

"Hem, James bilang padaku ada makanan yang namanya seblak. Aku ingin mencobanya," ucap Arse.

"Seblak? Tapi kau tidak akan membuangnya seperti waktu di mall itu bukan?"

"Tentu tidak, aku sudah membuat daftar makanan aneh yang ingin ku coba, Bee. Bahkan aku sudah membuat daftar jadwal honeymoon kita nanti," ucap Arse dengan bangga.

"Ya ampun berhentilah mengkhayal seperti itu."

"Bee, saat di dekatmu aku begitu tak berdaya. Jantungku berdetak dengan cepat, akal sehatku selalu hilang saat melihat wajah cantikmu."

"Lebay!"

🐝🐝🐝

Lili saat ini sedang duduk santai ditemani teh herbal sambil membaca majalah favoritnya. Saat semua anggota keluarganya melakukan aktifitasnya masing-masing Lili selalu punya banyak waktu untuk me time.

Lili memang tidak suka berkumpul-kumpul dengan teman-teman ala sosialita padahal bisa saja Jaya memfasilitasi itu semua tapi dia lebih mementingkan keluarganya. Menjadi ibu rumah tangga biasa yang mengurus suami dan anak-anaknya itu saja yang diinginkan Lili. Keinginan sederhana tapi membuatnya bahagia apalagi sekarang Bianca jauh berubah lebih baik selalu hangat padanya dan mau berbagi cerita dengannya. Walaupun dia tahu jika Bianca bukan anak kandung Jaya ataupun dirinya tapi dia begitu menyayangi Bianca sebagai putri kandungnya sendiri.

"Buk, di luar ada tamu mencari ibuk," ucap salah satu asisten rumah tangga.

"Siapa ya, Bik?" tanya Lili.

"Seorang perempuan Buk, tapi bibik lihat kok wajahnya mirip sama Non Bianca."

"A-apa?" Lili tergagap. Dia segera menghentikan aktifitasnya dan segera menuju ruang tamu dan benar saja seorang wanita yang sangat dikenalnya dulu duduk santai sambil menghisap rokoknya.

"Lyra.. " ucap Lili dengan lirih.

Lyra yang mengetahui Lili sudah berdiri di hadapannya langsung memberi senyuman sinis padanya.

"Kenapa Lili? terkejut melihatku? Kau pasti sekarang bahagia menikmati hidupmu setelah merebut Jaya dariku," ucap Lyra dengan tatapan penuh kebencian.

"Lyra dari dulu kenapa kau tidak pernah berubah? bukankah kita sama-sama tahu masalah sebenarnya seperti apa. Kita sudah sama-sama dewasa sekarang jadi mari kita berbaikan dan jangan saling membenci."

"Cih! Aku tidak sudi, kau menghancurkan semuanya. Kau tahu dari dulu aku menyukai Jaya tapi kau merebutnya dariku saat aku sudah menikah dengannya pun kau selalu jadi penghalang! Dia tidak pernah menyentuhku gara-gara dia hanya memikirkanmu. Tapi aku selalu berusaha untuk menjadi istri yang baik, aku selalu jadi ibu yang baik untuk anakku. Tapi apa yang ku dapat sebuah perceraian! Aku sangat membencimu Lili!"

"Lyra, tenanglah. Jaya melakukannya karena kecewa padamu yang membohonginya."

"Tidak! Semua gara-gara kau Lili. Sekarang aku datang lagi untuk mengambil yang menjadi hakku! Baiklah kalian berbahagialah dengan hidup kalian tapi Bee harus ikut denganku."

"Kau bicara apa Lyra? Bukankah hak asuh ada di tangan Jaya dan sebelumnya kau juga sudah setuju. Kenapa tiba-tiba ingin mengambilnya dari kami?"

"Dia anak kandungku Lili jadi aku yang lebih berhak daripada kalian!"

"Jangan begini Lyra kita bisa berdamai dan menjaga putri kita bersama."

"Tidak! Aku hanya ingin anak itu sekarang tinggal denganku. Kita lihat saja dia akan memilih siapa? Aku atau keluarga palsunya ini."

Lili langsung menjatuhkan dirinya di hadapan Lyra diraihnya tangan Lyra digenggam tangan itu walaupun beberapa kali ditepis oleh Lyra tapi Lili tetap meraihnya.

"Aku rindu persahabatan kita yang dulu Lyra, aku sungguh tidak tahu jika dulu kau menyukai Jaya jika tahu aku pasti akan mundur dan kejadian yang menimpamu aku turut sedih, kau pasti merasa depresi dan sendirian. Kenapa tidak cerita padaku Lyra? Aku tulus menyayangimu. Aku rindu Lyra yang dulu," ucap Lili dengan derai air mata.

"Tidak usah sok baik padaku Lili, bukankah justru kau senang melihat keadaanku begini? Aku tetap pada keputusanku untuk mengambil anakku dari kalian dengan atau tanpa ijin kalian aku akan menyeretnya keluar dari rumah ini."

"Jangan Lyra, Bee baru saja mengalami masa sulit dia baru saja selamat dari kematian. Biarlah dia menjalani hidupnya sebagai putri dari keluarga ini."

Lyra langsung melepaskan tangannya dari genggaman Lili.

Dia sangat tidak suka Bianca bisa mendapatkan begitu banyak cinta dari keluarga Jaya.

"Keputusanku sudah bulat! Aku akan kembali saat Jaya ada dirumah!"

Setelah berkata seperti itu Lyra pergi meninggalkan Lili yang masih berurai air mata.

Lili tidak menyangka jika Lyra bisa berubah begitu kejam bukan Lyra yang pertama dia kenal dulu.

🐝🐝🐝

1
Ney
hadirrr
Nur Aqilah
Luar biasa
Nur Aqilah
Biasa
Arie
Luar biasa
💖 sweet love 🌺
Nick.. oowwhh hot duda..
arse buang ke laut
Miya
Luar biasa
Miya
Lumayan
destiana
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣
aku senang arse nelangsa slma 7 mlm
Atoen Bumz Bums
agak laen memang🤣🤣🤣🤣🤣
Atoen Bumz Bums
arse butuh sekolah arab kayaknya😅😅😅
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣
Har Tini
Luar biasa
Hikmah Zie
kan klo waras mnis kamu arse
Hikmah Zie
astagaaaa Ada* klakuan si arse
Bahari Sandra Puspita
waow waow waow...
keren banget kak..
marvelous.. marvelous.. marvelous..
kisah ini sungguh luar biasa..
walopun tetap didominasi dg kesomplakan Arse, tapi alur ceritanya sungguh mengharu biru bikin termehek-mehek.. 🥺🥺😭😭
tapi akhirnya tetap happy ending.. 🥰🥰🥰
g sabar baca sekuel lanjutannya..

sehat2 terus ya kak.
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🥰🤩
Deistya Nur
daebak 👍
fujichen
CEO geblek
YELLOW
nick dongggggg
Lyn
kebetulan aja bambang, adeyy Arse sumpahh manusia paling bodoh sedunia novel keknya, sontolyo wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!